Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 369


__ADS_3

Salman pun lalu menoleh kebelakang Dan melihat apa yang terjadi.


" Astagfirullah de , biar nanti mbok jum aja yang bersihkan . De Atiqah masuk kamar aja " kata Salman yang bergegas mencari sapu dan serok intuk membersihkan pecahan piring


" Ada apa man " kata Kakek


" Kakek sarapan dulu Salman mau bersihkan pecahan kaca dulu kek " kata Salman


Kakek pun kembali kemeja makan. Dan Salman membersihkan pecahan piring


Yang tadi dipegang Atiqah .


" Sini den biar mbok lanjutin " kata Mbok Jum .


" Ya mbok, yang bersih ya takut nanti kalo ada yang lewat jadi terluka " kata Salman


" Ya den " kata mbok jum pengganti pembantu lama Yang lagi pulang kampung


Lalu Salman pun kembali kemeja makan dan sarapan . Karna sang kakek sudah sarapan dan sedang menyesap kopinya. Sedang nenek nya sarapan dikamar . Bersama tantenya .


Selesai sarapan Salman kembali kekamar dan melihat Atiqah yang mengurus Ali anak mereka .Yang sedang makan.


" De Atiqah sudah sarapan sini biar abi yang nyuapin Ali " kata Salman.


" Ngak usah kak , kan abi mau kerja " kata Atiqah yang menunduk .


Salman pun menatap istrinya itu. Dengan mata sembab seperti habis menangis.


Lalu mendekati nya dan mengusap punggung Aqiqah pelan


" Kenapa ?" kata Salman yang tahu istrinya itu pasti kaget Mendengar pembicaraan kakek dan dirinya.


" Apa kakek dan nenek slalu begitu bi, Apa mereka ngak kasihan sama kita Dan juga de Nur. Mereka makan dan tidur tampa mengeluarkan uang Begitu juga tante. Semua abi yang nanggung tapi kenapa masih belum bersyukur " kata Atiqah terisak


Yang tahu suaminya itu juga membantu keluargganya . Semenjak orang tua Atiqah kecelakaan Salman membantu keluargga Atiqah sampai sekarang . Bahkan ia juga menanggung semua kebutuhan dirumah.


Yang membuat Atiqah tak tega dengan suaminya itu . Yang bekerja suami nya bekerja tampa kenal lelah . Dan juga tak mengeluh.


" Sudah...Jangan sedih abi iklas sekarang abi pergi kerja dulu ya. Nanti kalo ada tamu . Atiqah yang menemani ya " kata Salman


" Ya bi" kata Atiqah.


" Ya sudah abi berangkat dulu " kata Salman yang lalu mencium kepala putra dan kening Atiqah lalu pergi untuk berangkat kerja.


*********


" Hah ..... Astagfirullah ngak salah man kakek minta 2 milyar ya Allah kaya minta permen aja . Apa dia pikir mencari uang itu mudah " kata Altaf yang memegang kepalanya. Yang mendadak pusing mendengar cerita Salman.


" Ya aku juga ngak mengerti bang jalan pikiran nya kakek. Tapi aku belum menyampaikan nya pada Bima bang " kata Salman. Yang bingung harus bagaimana menyampaikannya pada Bima.

__ADS_1


" Gila tuh kakek seenaknya trus gimana menurut mu apa Bima sanggup " kata Altaf


" Entah lah bang . padahal slama ini Bima juga sering bantu abi dan umi lewat rek Salman bang " kata Salman jujur.


' Ya lihat nanti apa pendapat Bima ." kata Altaf yang tak yakin Bima menyanggupinya.


************


Sedangkan dirumah sakit Nur sedang menyuapi abi nya makan. Sedangkan Bima kekantor karna ada urusan .


" Sudah Nur abi kenyang " kata abi .


" Minum dulu ya bi dan juga makan obat " kata Nur yang ingin abi nya cepat sehat


" Ya nak," kata abi yang lalu mengisap sedotan untuk minum Setelah itu Nur


melap wajah abi nya dan merapikan selimut nya.


" Nur ngak sarapan nak " kata abi


" Ini mau sarapan bi" kata Nur yang memang mau sarapan. Karna tadi Bima memesan bubur ayam untuk abi dan juga Nur . Biar abi nya tidak bosan makan makanan rumah sakit .


Setelah itu abi nya pun tertidur Mungkin setelah makan obat efek nya membuat


abi nya tidur pulas.


Lalu Nur pun duduk sambil membersihkan meja dan tiba tiba ponsel Nur berbunyi.


📱" Assalamualaikum de Nur "


📱" Walaikum salam kak bagaimana kabarnya kak "


📱 " Baik de, Apa de .Bima punya uang sebanyak 2 milyar . Sepertinya kakek minta uang segitu sama de Bima "


📱" Hah....inalilahi kapan? kak mana ada punya uang segitu


📱" Kali aja Nur , tadi pagi tadi kakek bicara 'sama kak Salman Kakek sampai segitu senang nya katanya Bima bertanya mau minta berapa "


📱" Nur ngak tahu masalah itu kak "


📱 " Ya sudah de Nur hati hati saja kalo kakek dan nenek kesitu pasti nya mereka menagih janji Bima assalamualaikum. "


📱 " Iya kak walaikumsalam " kata Nur yang bingung di telpon kakak iparnya itu .


Nur pun lalu meletakan ponselnya hatinya serasa resah. Karna kakek dan neneknya meminta uang seenaknya perutnya Seperti meminta makanan .Yang membuatnya tak enak hati. Apalagi biaya rumah sakit semua di tanggung sang suami .Yang membuat Nur Tak habis pikir dengan keluargga pihak uminya itu.


Nur yang sedih hanya bisa beristighfar karna ia tak bekerja. Bahkan kalo bekerja pun Setahun belum sanggup mengumpul kan uang segitu banyak .Yang membuat Nur kecewa. pada kakek dan Neneknya .


Sedangkan Bima baru saja sampai kantor Dan menemui Ryan di ruangannya Yang sedang sibuk mengecek berkas berkas yang harus ia tanda tangani.

__ADS_1


Tok......tok .......tok.......


" Masuk ..."


Ceklek


" Pagi bang " kata Bima


" Hai Bim " duduklah dulu abang selesai kan berkas berkas ini dulu ya. " kata Ryan


" Ya bang " kata Bima yang lalu mengecek ponselnya nya Takut ada pesan masuk. Yang ia lewatkan


Hampir 30 menit menunggu Ryan pun lalu pindah duduk di sofa yang disusul Bima yang lalu langsung membuka Laptopnya


Yang menunjukkan grafik kenaikan hasil yang makin meningkat


" Sudah bagus Bim perkembangan nya Tinggal kita menangani saja " kata Ryan


" Oh ya Bima dulu ada teman mu yang kerja disini Apa mereka masih kerja " kata Ryan bertanya.


" Apa ada masalah bang ?" tanya Bima


" Tidak Ada apa mereka mau pindah ke Amerika membantu di cabang selama 3 tahun di New york dan san Fransisco " kata Ryan


" Entahlah bang nanti biar Bima tanya dulu


Mungkin saja mereka berminat " kata Bima


" Ya Bima lebih cepat lebih baik nanti Lim yang akan mengajari mereka selama di sana Dan masalah tempat tinggal banyak apartemen dan juga rumah yang disewakan ." kata Ryan


" Ya bang nanti Bima tanya kan dulu " kata Bima yang lalu memberikan data data tentang hasil survey mereka


Ryan pun lalu mengeceknya semua data yang sesuai . Dan menghitung semua untung yang disesuaikan dengan kondisi


perusahaan sekarang.


Lama keduanya diskusi hingga tak terasa Hari sudah siang Dan waktunya makan siang. Bima yang ingat Nur langsung memesan makanan online untuk Nur


juga abi nya .


" Kau pesan makanan buat Nur kenapa


nggak minta dari rumah saja . Kan lebih sehat" kata Ryan.


" Ya bang besok saja. Takut ngak enak merepotkan. " kata Bima.


" Ngak merepotkan Bim Kan semua pelayan sudah.abang gaji Begitu juga sopir jadi ngak masalah bagi mereka diberi tugas " kata Ryan


" Ya bang trimakasih sudah banyak merepotkan abang " kata Bima

__ADS_1


" Ya Bim sama sama " kata Ryan Sambil menelpon Alex dan Didi untuk makan siang..


__ADS_2