Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 397


__ADS_3

Setelah sarapan Bima menyempatkan diri menelpon sang ibu dan juga kakaknya. Karna mengingat ia sering di ajak makan di restoran itu. Dan ibu pun menceritakan kronologis kejadian tadi malam. Yang membuat Bima terkejut


" Astagfirullah jadi tadi malam ibu ada disana dan kak May juga " kata Bima kaget.


" Iya nak " kata ibu


" Inalilahi pantas perasaan ku tidak enak terus semua baik baik saja kan bu " kata Bima penuh selidik.


" Alhamdulilah semuanya aman kami selamat sampai rumah " kata ibu.


" Syukur lah Bima hanya khawatir " kata Bima


" Iya nak , Lalu bagaimana Azzam dan Nur sehatkan? "kata ibu


" Alhamdulilah sehat bu , Nur titip salam buat ibu dan semua yang ada dirumah " kata Bima


"' Ya nak semoga kita semua nya sehat


Ya sudah ibu tutup dulu ya nak , ibu mau melihat kakak mu .Kak May mu sedang hamil muda Bim " kata Ibu


"' Alhamdulilah Bima mau punya ponakan lagi Salam ya bu buat kak May " kata Bima.


" Iya nak assalamualaikum " kata ibu.


" Walaikum salam " kata Bima tersenyum..


Bima pun meletakan ponselnya diatas meja dan lalu mencium bayi Azzam.


" Kak May hamil lagi Nur " kata Bima .


" Ya ampun by rezeki nomplok ya by tambah lagi makin heboh pasti dan Azzam pasti ada teman nya.


" Iya pasti makin heboh aja pas ngumpul, nanti kalo ade sudah besar dikit kita juga nambah ya umi " kata Bima. mengoda

__ADS_1


" Ya by insyaallah " kata Nur tersenyum sambil mengusap pipi bayi .Azzam .


Bima pun ikut tersenyum keduanya bahagia menatap bayi Azzam yang terlelap.


" Nur besok setelah Aqiqah Azzam kita pulang kerumah utama ya sayang . Biar aby bisa kerja tenang kalo disana. Nanti ngak masalah kan Nur dijaga ibu . Atau mau disini saja..Karna aby harus kembali ke Dubai lusa. " kata Bima menatap Nur


" Berapa lama aby disana ?" kata Nur


" Sekitar dua minggu sekali abang pulang nanti Nur setelan 3 bulan baru kesana. Karna kerjaan aby ngak bisa ditinggal Dan juga ada cabang baru yang baru buka dan harus aby awasi " kata Bima.


" Ya ngak papa by . Nur akan baik baik saja disini ada ibu dan kak May juga " kata


Nur Yang tersenyum karna ia tak mungkin terus menahan Bima . Karna suaminya itu juga harus bekerja .Untuk menafkahinya dirinya dan anak nya .


" Trimakasih sayang " kata Bima yang merangkul istrinya itu Yang tak banyak menutut dan juga bisa mengerti pada keadaan suaminya. Walau Bima sudah membuatkan Atm untuk Nur Tak sekalipun istrinya itu berfoya foya . Padahal gaji Bima cukup besar mencapai 1, 3 milyar perbulan belum termasuk bonus yang ia dapat . Apalagi sekarang ia sudah bisa membuka cabang baru. Yang otomatis gajinya tambah berlipat lipat.


" Atm Nur masih kan , aby tiap bulan akan transfer buat Nur " kata Bima.


" Masih by dan Nur juga belum pernah memakai dan menggeseknya ." kata Nur tersenyum.


" Bagaimana mau memakainya by orang semua sudah terpenuhi Apalagi dirumah kak May hanya tinggal makan dan tidur juga tinggal pesan semua sudah ada " kata Nur . Itu sebab nya ia senang tinggal di rumah utama semuanya serba gratis. dan disediakan Dan juga sudah tinggal duduk manis. " kata Nur. Yang memang selama menikah dengan Bima tidak pernah kekurangan Tidak seperti ia masih kuliah dulu. Karna abi nya terbatas memberi uang saku. Sedang dengan Bima ia bisa membeli apapun Tampa takut uangnya habis Dan Nur sangat bersyukur karna hidupnya berkecukupan.


Ya sudah aby bantu bantu lihat didapur ya. Tadi malam abi bilang nanti buat Kak May dan abang akan diantar saja Karna Bang Ryan ngak bisa datang " kata Bima.


" Ya by oh ya apa Amel dan Mala mau kesini nanti " tanya Nur.


" Iya Umi , karna kalo Andra dan Amin kesini ngak mungkin mereka ngak ikut " kata Bima tersenyum .


" Ya sudah aby kebelakang dulu ya " kata Bima yang ingin melihat proses pemotongan kambing aqiqah putra nya yang wajib ada 2: yang 5 ekor buat syukuran karna pasti nya juga buat di bagi untuk santri dan para tamu.


Disisi lain Ustad Rahman sedang duduk ngobrol dengan besan nya Dari istri Salman. Yang baru pulang kemaren sore.


" Tad .....banyak banget tuh kambing sampai 7 ekor tambah ayam 50 kg apa ngak terkuras toh dompet " kata Ustad Bilal abi nya Atiqah mengingat Salman saja hanya 2 ekor dan itupun sudah mewah karna ditambah masakan lain

__ADS_1


" Yang beli yang punya hajat san ,saya terima jadi saja Dan semua orang yang membantu dibayar .Katanya sekalian untuk anak pondok. Semua boleh hadir dan juga para tetangga ." kata ustad Rahman.


" Masyaallah , luar biasa ngak tanggung tanggung dia bikin hajatan malah mengalahkan Salman dan Altaf " kata Ustad Bilal


" Itu jelas paman, orang pendapatannya juga besar sama kita belum ada apa apanya kita mah cuma seujung kuku " kata Altaf yang ikut bergabung dengan Salman.


,"' Heh..... kok bisa bukannya mereka seumuran .Abi pikir jabatannya biasa " kata Ustad Bilal kaget


"' Siapa bilang dia dulu direktur sekarang naik jadi Presdir dan sudah bisa membuka cabang baru nah di dubai lagi . Abi bisa bayang kan tuh gajinya beuh....." kata Altaf


" Masyaallah , pantas ustad Rahman santai masuk ruang vvip ya " kata ustad Bilal terkekeh.


" Ya iyalah bi orang yang menyokong tinggal gesek ini mah kecil belum seberapa nya " kata Salman yang tahu adik iparnya itu bahkan terlihat santai ketika membantu sang kakek . Mungkin kalo dirinya sudah ketar ketir .Dan itu wajar bagi seorang Bima . Apalagi Bima adik ipar tuan Lee ngak sulit baginya mendapatkan uang .Dalam jumlah besar.


" Ustad Pesanan roti dan cake nya sudah datang mau ditaruh dimana " kata Yusuf yang tergopoh gopoh datang menghampiri Salman .


" Langsung diruang taruh di ruang tengah suf atau kamar tamu dulu " kata Bima yang datang menghampiri mereka.


" Ya tad , oh ya apa semua nya 900 kotak benar tad " kata Yusuf


" Iya yang 50 kotak bawa kesini buat yang bantu bantu " kata Bima.


" Siap tad " kata Yusuf . lalu bergegas pergi meninggal kan para tertua pondok


" Banyak banget Bim , apa ngak mubazir nanti " kata Salman .


" Kan ada para santri wati juga abi , Nanti juga pasti habis. buat cadangan kalo ada tamu jauh yang butuh . Kan lebih baik lebih dari pada kekurangan " kata Bima


" Alhamdulilah " sahut semuanya serempak. Karna memang lebih baik kelebihan dari pada kurang. Toh nanti juga akan habis karna banyak yang membantu. Yang membuat Bima tak mau tangung tanggung beramal . Mumpung ada rezeki


toh Allah juga sudah memberinya lebih


****Salam buat kalian semuanya semoga slalu sehat dan berlimpah rezeki ya ....jangan lupa like dan votenya *****"

__ADS_1


Happy reading mudahan rezeki author dan kalian kaya Bima hehehe.....amin 99x


__ADS_2