
Setelah sarapan Ryan pun berangkat kekantor . Dan Maya mengantar nya sampai pintu depan . Setelah itu Maya kembali masuk kedalam apartemen . Namun belum lagi ia melangkah Evan memanggilnya
" Mine......." kata Evan
" Kak Evan kok tumben baru datang " kata Maya
" Ayo ikut kak Evan ." kata Evan manarik tangan Maya.
" Eh tunggu kak, Mine ganti baju dulu " kata Maya
"'Ok kak Evan tunggu 15 menit " kata Evan menunggu sambil mengecek ponselnya.
Alan yang mengawasi Evan sedari tadi cukup tenang . Karna memang Maya meminta tidak terlalu dekat Tak lama Maya sudah keluar Setelah berpamitan dengan bi Marni.
" Lan Saya berangkat dulu ya " kata Maya ketika Alan berdiri mendekati Maya.
" Ya non hati hati " kata Alan .
Lalu Maya pun pergi bersama Evan yang diikuti Alan diam diam dari jauh. Karna ia mengunakan motor dan jaket hitam. Alan hanya mengawasi gerak gerik Evan yang membawa Maya kerumah orang tuannya.
Sesampai nya disana Maya diterima baik oleh mami dan papi Evan .Yang senang Maya datang Lalu mami Evan membawa Maya kedapur Untuk memasak bersama. Sedangkan Evan berangkat Kekantor.
Maya yang sudah biasa berkutat didapur dengan sigap melayani mami Dan memasak semua yang diinginkan mami Evan . Sampai semuanya selesai Hanya dua jam Maya berkutat di dapur . Akhirnya acara memasaknya selesai
" Wah hebat enak sekali nak , papi sini cobain deh enak banget rendangnya " Kata mami yang sangat menyukai masakan Maya. Apalagi semuanya rasanya pas.
" Wah benaran mi enak banget ini luar biasa " kata papi memuji. Masakan Maya.
Maya hanya tersenyum . Lalu istirahat sebentar . Membiarkan Mami dan papi Evan menikmati masakan nya . Lalu Maya pamit untuk pulang Karna takut kelamaan pergi lalu menelpon taxi .
" Lho kenapa buru buru sih kan nanti Evan pulang untuk makan siang biar pulangnya bisa diantar sekalian " kata Mami.
" Iya nak kita makan sama sama dulu disini " kata papi
" Maaf pi mi Mine sudah janji tadi sama teman jadi ngak enak kalo ngak ditepati " kata Maya berbohong karna tak nyaman Berlama lama di rumah orang tua Evan
" Yah... padahal mami pengen ngobrol banyak sama jasmine , oh ya kapan Evan akan melamar Maya. katanya " tanya mami.
__ADS_1
Deg.......
Maya hanya diam . Karna tak mungkin ia menceritakan tentang dirinya yang sudah bersuami. Apalagi Evan mengaku ngaku
Kalo dia suami Maya
" Maaf mi masalah itu Jasmine tidak tahu . tanyakan saja pada kak Evan langsung " kata Maya . Yang merasa tak enak hati.
Setelah taxi datang. Maya bergegas pulang yang diikuti Alan yang mengawasinya sedari tadi. Sesampai nya di apartemen Maya langsung masuk kamar dan istirahat ..Lalu Alan memberi laporan pada Ryan Tentang kegiatan Maya .
Bi Marni menyiapkan makan siang ketika jam 1 siang sehabis sholat zuhur .Lalu membangunkan Maya .Karna minta dibangun kan di waktu sholat.
" Non ayo bangun " kata bi Marni.
" Sudah zuhur ya bi " kata Maya.
" Iya non, kok kelihatan capek banget sih ngapain aja non disana " kata bi Marni.
" Cuma masak buat mami dan papi bi " kata Maya.
" Ya Allah non, kalo tuan muda tahu bisa marah besar . Wong dirumah saja ngak tahu pegang macam macam " kata bi Marni ngedumel .
" Iya non , lagian non Maya bukan istrinya nak Evan . Kenapa dia ngak nyari istri aja biar bisa buat melayaninya " kata bi Marni.
" Sudah bi ngak usah dibahas May iklas kok , Nanti biar Maya cari kan istri yang cocok. " kata Maya
" Emang dia mau ?" kata bi Marni.
" Ya jangan kasih tahu, diam diam aja bi " kata Maya berbisik. Membuat bi Marni terkekeh mendengarnya
" Ya sudah bi, Maya sholat dulu ya " kata Maya.
" Ya non, bibi tunggu dimeja makan sama Alan ya " kata bi Marni.
" Ya bi " kata Maya yang lalu beranjak untuk sholat Sedangkan bi Marni pun lalu keluar meninggalkan Maya menuju dapur. Sedangkan Alan baru saja .selesai menelpon Ryan dikantornya.
Dikantor Ryan merasa lega karna istrinya itu baik baik saja. Karna Evan langsung kekantor setelah mengenalkan Maya pada orang tuanya Dan Maya pulang dengan naik taxi. itu info yang Ryan dapat dari Alan.
__ADS_1
Ryan ekstra hati hati mengawasi Evan yang menjadi rekan bisnisnya Ryan juga menunda proyeknya untuk mencari tahu apa yang Evan lakukan Makanya Ryan menunda proyek sementara Agar bisa melihat sifat asli Evan. Karna Ryan tidak akan mau bermain kotor. Juga tak ingin bekerja sama Dengan orang yang senang bermain curang
" Aku akan menyuruh Jeff untuk mengawasi nya .Karna aku curiga ada yang sedang di rencana kan diam diam ." bathin Ryan.
Lalu Ryan menelpon Jeff dan menyuruh nya untuk mengawasi Evan Namun Ryan juga menyuruh Jeff berhati hati. Karna Evan cukup licik .
Setelah urusannya selesai Ryan kembali kemeja nya Untuk melanjutkan pekerjaan nya. karna ia ingin cepat pulang untuk bisa bersama Maya.
Di apartemen Maya baru saja selesai mandi dan terlihat cantik .Karna Maya ingin bersantai sambil menunggu Ryan pulang.
Dan menikmati hari nya sambil menikmati coklat hangat buatan bi Marni..
"' Non Maya hari ini kok terlihat senang sekali " kata bi Marni.
" Iya bi tadi bang Ryan telpon May mau mengajak May kepantai di akhir pekan " kata Maya.
" Alhamdulilah berarti non Maya bisa bersantai dengan tuan muda untuk Quality time Dan juga untuk mengulang masa masa indah. kalian " kata bi Marni . Yang senang melihat Tuan mudanya itu bisa menyenangkan nonanya. Setelah beberapa bulan bermasalah.
" Iya bi Itu lah sebabnya May senang " kata Maya. Yang lalu tersenyum ..
" Ya sudah bibi ke belakang dulu ya non untuk istirahat " kata bi Marni .
" Ya bi istirahat lah Maya ngak kemana mana kok cuma disini " kata Maya .
" Ya non " kata bi Marni..Lalu meninggalkan Maya yang asyik menonton acara televisi. Sambil menyesap coklat panasnya.
*********
Ryan merapikan mejanya setelah semuanya selesai. Dan bergegas pulang karna ia akan berangkat ke villa pantai nanti malam . Agat Evan tak bisa menemui Maya. Dan Evan membuat rencana mendadak Agar pagi besok Maya bisa melihat indahnya pantai i ketika matahari terbit.
" Kim kita mampir supermarket dulu untuk belanja penuhi bagasi. Setelah itu kita berangkat setelah Maya tidur " kata Ryan.
" Baik tuan " kata Kim. Yang membawa mobil menuju supermarket terdekat .
Ryan turun bersama Kim dan membeli beberapa roti dan makanan siap saji yang mudah dibawa Dan juga praktis agar tak repot memasak. Karna mereka cuma sehari di sana. . Karna Ryan ingin Maya bisa mengingat nya sedikit demi sedikit . Tampa paksaan .
" Sudah tuan apa lagi " kata Kim
__ADS_1
" Cukup .Kim " kata Ryan yang lalu menuju kasir. Yang ditemani Kim dan tampa sengaja Kim melihat.........
.