Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 253 Pengawalan


__ADS_3

Ryan memejamkan mata nya . Untuk beristirahat .Sedang Didi membawa mobil dengan kecepatan standar.


" Tuan apa nona Maya sudah dalam perjalanan " tanya Didi


" Iya sudah satu jam lalu. Dan kim sudah menelpon Ali untuk mengawal mereka " kata Ryan


" Bagus lah tuan. " kata Didi. Yang melirik tuan mudanya itu .Sambil memejamkan matanya.


Lalu Didi pun kembali fokus membawa mobil.


menyusuri gelapnya malam .


Sedang disisi lain Pa Ali membawa mobil dengan santai.


" Tuan akan ngak ngantuk Nanti kita mampir masjid dulu untuk sholat Magrib " kata pa Ali.


" Ya pa " kata Aska yang fokus melihat jalan dan mobil mobil yang berseliweran mendahului mereka.


Namun ada satu mobil yang menarik perhatian Aska. sedari tadi mobil itu ada di belakang mereka.


" Pa Ali.. ....." kata Aska


" Iya den kenapa? tanya Ali menoleh


" Apa pa Ali ngak sadar ada mobil yang mengikuti kita 30 menit yang lalu " kata Aska santai.


" Den Aska yakin " kata Pa Ali yang tetap tenang.


" Ya pa.....mereka berjarak 5 meter dari kita " kata Aska


" Ya sudah aden tenang saja mobil Alan dibelakang mereka " kata Pa Ali Yang mengambil ponsel Untuk menelpon Alan.


Setelah itu Alan pun menelpon Jhon menanyakan dimana posisi mereka .


Drt..........drt........


" Ya Km kami masih di km 18 " kata pa Ali.


" Ok kami meluncur " kat pa Ali menutup ponselnya. Sembari kembali menyetir dengan sedikit cepat.


" Apa pa Ali menghubungi om Kim " tanya Aska .


" Ya den mereka menunggu kita di km 30 kata pa Ali.


" Syukurlah " kata Aska yang masih mengawasi mobil yang masih mengikuti mereka.


Sedang Kim dan Jhon duduk santai. Ditepi jalan menunggu rombongan Nona mudanya .


" Mereka sudah dekat " kata Kim .Yang mengambil pistol dari bawah jok.


" Siapa mereka kim ?" tanya Jhon .


" Entah lah .sepertinya mereka tidak mengenal tuan muda dengan baik .Hingga ingin bermain main " kata Jhon. Sambil menyiapkan benda yang sama seperti yang di pegang Kim .


Sekitar 15 menit menunggu terlihat cahaya mobil di kejauhan .


" Tin...tin...."

__ADS_1


" Den Aska jangan turun. . tunggu saja di mobil ya " kata Pa Ali


" Ya pa " kata Aska. yang membuka pintu dan turun .Lalu mengunci mobil otomatis agar aman karna semua sedang tertidur.


Tak lama mobil Alan merapat dan mendekat mobil pa Ali.


" Itu mereka Kim " kata Jhon. Namun ketika hendak melangkah dua mobil berhenti dan langsung menyerang Ali


Kim yang melihat pun langsung bergegas mendekati Ali


" Ali awas ........!!!" teriak Kim yang langsung menghindari pukulan . Sedangkan Alan yang hendak turun tak jadi dan mengunci otomatis mobil.


Siapa kalian " kata Kim


Prak.......bug bug ....yang melawan Empat pria yang menyerang Ali. Ali pun ikut membalas yang dibantu Jhon.


Aska yang melihat perkelahian .langsung menurunkan badannya .karna ada seseorang tak dikenal mengetuk getuk pintu mobil.


" Mereka siapa bang " tanya Bima.


" Tidak tahu. den , aku akan keluar membantu mereka. Tolong den Bima tutup pintu dan kunci otomatis " kata Alan .


" Bang jangan " kata Mumun khawatir.


" Ngak pa pa abang sudah biasa " kata Alan . yang lalu melihat kiri kanan dan cepat cepat keluar. Dan Bima kembali mengunci pintu otomatis mobil. Sedang masih Nur terlelap.


Hiat. ...... ..bug......bug ..


Perkelahian makin seru ketika ada orang lagi membantu keempat pria yang tak dikenal


Ali Alan dan Kim juga Jhon saling siaga dan menyerang lawan mereka


" Kau tak perlu tahu siap kami ,serahkan Maya suruh dia turun " kata salah satu pria berotot.


" Jangan mimpi " kata Kim tersenyum sinis membuat pria yang ditanya gusar hingga kembali menyerang Kim.


Hiat.......jleb......plak......


Entah berapa lama mereka saling mengadu kekuatan 2 lawan satu. Namun masih imbang. Karna anak buah Jhon sudah terlatih Dan juga sudah terbiasa bertarung..Membuat Kedelapan pria itu kewalahan .


" Sampai akhirnya pria itu mengeluarkan pistol dan mengacam.


" Cepat keluar kan Maya Maka kalian akan selamat " kata salah satu pria itu mengacungkan pistolnya ke wajah Ali.


" Lakukan kalo berani " kata Jhon yang juga menodongkan senjata pada leher pria yang mengacam Ali.


Semua orangpun tegang. Namun sebuah mobil langsung berhenti .dan Ryan langsung turun dari mobilnya. Dan menembakkan pistol nya ke udara.


Dor .....dor.........


" Kami petugas kepolisian " teriak Ryan


Hingga membuat semua pria itu kaget dan langsung berlari. Kembali kemobil nya . masing masing .Dan bergegas pergi meninggalkan tempat itu.


" Ayo pergi " kata mereka kabur.


" Woi......jangan kabur " kata Ali mengejek . setelah mereka pergi .Sedang Alan langsung menghafal plat mobil mereka.

__ADS_1


" B 4379 AZ dan B 9114 BM " kata Alan memberi tahu Didi. Dan Didi langsung mengirimkannya pada Alex untuk diselidiki


Sedang Maya dan anak anaknya kaget didalam mobil mendengan suara letusan senjata api..


" Astagfirullah " kata Maya yang bangun bersama sang ibu dan anak anaknya


" Mah ada apa " kata Queen kaget. Yang langsung minta gendong sang mamah


Sedangkan Ali langsung kembali membuka otomatis mobil Aska yang bersembunyi langsung membuka pintu ketika melihat sang papah yang menghampiri mobil mereka.


" Papah " kata Aska


" Kalian baik baik saya ?" tanya Ryan


" Bang, ....


" Papah ......" kata Queen Yang langsung melompat ke tubuh Ryan yang lalu disambut oleh Ryan. Dan mengendong Ratu kecilnya itu.


" Bang ada apa ini , kok tadi May mendengar suara pistol " kata Maya.


" Ngak ada apa ayo pulang " kata Ryan yang mengandeng Aska dan mengedong Queen.


" Ada apa ini May " kata bu Lastri yang juga kaget.


" Ngak tahu bu, oh ya titip Tan dan Rey ya bu . May pindah kemobil abang " kata Maya .


" Ya Nak " kata bu Lastri . Yang membiarkan Maya masuk ke mobil Ryan. Yang dibawa Didi.Sedang kan Alan kembali ke mobilnya Begitu juga dengan Ali


Mobil pun kembali berjalan .Empat mobil saling beriringan dengan mobil yang dibawa Kim dan Jhon di urutan terakhir.


Mereka sempat mampir masjid untuk sholat lalu mampir dirumah makan untuk makan mengisi perut .


.............................


" Sialan kata Alex yang mendapatkan info siapa pemilik mobil itu. "


" Jimmy ....jimmy kau kira bisa menipu kami " kata Alex yang tahu sekarang jimmy sudah sembuh.


Lalu ia pun menghubungi Didi. Untuk memberikan informasi yang ia dapatkan.


" Kau jangan bercanda Lex, dia baru saja dimakamkan kemaren dengan Cindy .ngak mungkin dia bangkit dari alam kuburnya kan " kata Didi serius.


" Hah bagaimana bisa " kata Alex memijat keningnya di ruang kerjanya.


" Aku tidak tahu pasti .Tapi tolong selidiki lebih teliti lagi " kata Didi lagi.


" Baiklah , aku akan mengerahkan orang orang ku " kata Alex. yang lalu menutup ponselnya dan menghubungi seseorang detektif rahasianya.


Sedang kan Ryan duduk disebelah Didi Sambil memangku putrinya .


Sedangkan Maya memeluk Aska sambil bersandar..Memikirkan apa yang barusan terjadi.


Sedangkan disebuah gudang tua .Seorang pria mengamuk karna mereka tak berhasil menculik Maya.


" Bodoh kalian........bagaimana bisa kalian tak bisa mengalahkan mereka berempat" kata nya kesal.


" Kami sudah mengacam mereka bos. Tapi tiba tiba polisi datang " kata salah satu anak buahnya.

__ADS_1


" Sialan ............" kata pria itu menatap foto Maya yang terpasang didinding.


__ADS_2