
Maya sudah bangun ketika alarm subuh berbunyi .Dan lalu membangunkan Ryan.
" Bang sholat dulu " kata Maya
" Eugh........jawab Ryan .
" Abang ayo sholat kita berjamaah " kata Maya yang menarik tangan Ryan supaya duduk agar ngantuk nya hilang.
" Ayo May tunggu " kata Maya. yang sudah menyiapkan sajadah dan rukuh nya.
Ryan pun lalu beranjak dari tempat tidur dan berwudhu. Lalu sholat bersama Maya. Selesai sholat Maya pun merapikan rukuh dan sajadahnya kembali.
" Bang nanti siang Maya keluar sebentar ya sama Desi dan Vani " kata Maya.
" Ngak boleh " kata Ryan yang lalu naik kembali ketempat tidur .
" Ih abang kenapa sih ....kan cuma sebentar ngak lama ." kata Maya cemberut. karna ia tak mungkin pergi tampa izin dari suaminya
" Sini " kata Ryan menyuruh Maya mendekat
Maya pun mendekati Ryan . wajahnya yang yang cemberut membuat Ryan tersenyum Lalu menunjuk pipinya minta di cium Maya.
" Abang minta syarat dulu kalo mau pergi" kata Ryan menatap intens wajah Maya.
" Apa " kata Maya bingung lalu mendekati suaminya. yang berbaring.
" Mana ciumannya '" kata Ryan .
Maya pun lalu mencium pipi suami namun bukan Ryan kalo dia tak bisa mengerjai Maya yang lalu mencium bibir Maya. Maya yang sadar dikadali suaminya berontak, namun tetap kalah ia tak bisa bersuara ketika Ryan ******* bibirnya dengan menahan tengkuk kepalanya dan punggungnya. Dan Ryan pun tak pernah membuang kesempatan itu.
Selama seminggu Ryan berpuasa Dan ia membayarnya impas 5 ronde yang membuat Maya tak berkutik. setelah pelepasan terakhir ia masih belum mau beranjak dari atas tubuh Maya.
" Abang curang " kata Maya manyun yang membuat Ryan tersenyum
" Apa mau nambah lagi " kata Ryan dengan senyum kemenangan . dan kembali mengecup bibir Maya
" Sudah bang nanti Queen nyari May " kata Maya Yang sudah terkapar pasrah.
" Sekali lagi ya terus kita mandi bareng ." kata Ryan . Yang melanjutkan aksinya. Yang lagi lagi Maya hanya bisa pasrah . Karna tahu hasrat suaminya ketika di level 20 Tak akan bisa ditahan..Dan Maya sangat tahu itu.
__ADS_1
********
Seperti biasanya Maya sudah menyiapkan semua nya. Keperluan suami dan juga anak anaknya . Setelah semuanya berangkat ia pun lalu menelpon Desi dan Vani. Karena sudah janji akan bertemu dengan Evan tapi Maya tak.ingin sendiri.
Desi dan Vani cukup kaget ketika menjemput Maya. Untungnya anak anak mereka pulang sore . Jadi bisa menemani Maya.
" Lho serius May mau ketemu kak Evan " kata Desi penuh selidik .
" Iyalah masa aku harus bohong dia nanya ya aku tinggal jawab jujur. , lagian aku ngak mau punya banyak masalah Des. menghindar bukan jalan terbaik . Makanya aku mau selesaikan baik baik.
" Tapi dia mau bicara penting apa May, serius banget sih kelihatanya Padahal baru kemaren juga baru ketemu " kata Vani
" Mana aku tahu, makanya aku ajak kalian biar ngak kepo " kata Maya.
" Aish..... lho mah May slalu bikin sensasi. Penuh misteri " kata Vani.
" Sensasi apaan sih Van, wajar banyak yang suka karna Maya kan memang pendiam. Lagian juga cantik " kata Desi.
" Makanya aku bilang gitu diam diam menghanyutkan Untung waras cuma punya laki satu. Coba kalo jadi si Rara pasti mau genjot sana sini " kata Vani.
" Astagfirullah nauzubillah Van, amit amit ngak ada pikiran pengen gitu gue . Mending melayani suami sampai letoy deh dari pada melayani buaya blangsatan " kata Maya bergidik ngeri.
" Tapi no nya punya kak Evan kok " kata Maya yakin. Karna itu memang Evan.
" Ya sudah yuk berangkat, " kata Vani.
Ketiganya pun lalu pergi dimana Maya janjian dengan Evan disebuah restoran mewah di kawasan elit.
Dari jauh ketika masuk restoran Evan sudah duduk tenang. Maya menghampirinya seorang diri. Sedang Vani dan Desi mengawasi dari dekat. Mereka memesan meja yang tak jauh dari Evan dan Maya.
" Gila Van, benaran kak Evan, wah parah nih Maya Bakal ngamuk bon Cabe Level 20 . si tuan Lee bini nya di ajak selingkuh " kata Desi.
" Iya tuh pantasan kemaren gue lihat kak Evan ngeliatin Maya melulu. Rupanya dia ada hati " kata Kata Vani.
" Tapi hebat juga tuh sahabat kita bisa menaklukan cover boy kampus " kata Desi.
" Tapi Tuan Lee juga ngak karah keren Des . dia strong dan hot daddy masala genjot Maya pasti klepek klepek tuh " kata Vani.
" Cih ...kaya tahu aja, kira kira mereka ngomong apa ya " kata Desi kepo sesekali melirik kemeja Maya.
__ADS_1
" Mana aku tahu " kata Vani.
" Tapi Des , Menurutku dua duanya keren , ganteng tajir dan macho habis. wah bisa buat ban serep tuh si kak Evan.
" Ngawur Lho Van. pengen di amuk tuan Lee . Mana mau tuan Lee mau di poliandri " kata Desi
" Cih.......sesekali Maya bikin scandal beb, biar tuan Lee tahu. kalo Maya juga banyak yang suka " kata Vani
" Dih dosa Van, kamu ngak takut kualat ada karma di dunia ini Van,. setiap yang kita kerjakan itu akan berbalik pada diri kita sendiri. Untung nya Maya otaknya ngak error kaya lho bisa bisa kiamat dunia . kasihan anak anaknya " kata Desi menceramahi Vani .
" Iya tahu gue bercanda Des, Lagian juga tuan Lee sayang banget dengan Maya. Mana mau dia sama kak Evan. gue cuma iseng " kata Vani .
" Hadeh........kepo gue mereka ngomong apa ya " kata Desi sambil menyeruput jus orange .
Dimeja yang tak jauh dari dua sahabatnya Maya tegang . ketika Ewan mengatakan niatnya pada Maya.
" Maaf kak, saya sudah bersuami. dan juga sudah punya empat orang anak " kata Maya jujur. Tak mau berbelit belit.
" Aku pikir waktu itu kau bercanda, " kata Evan menatap Maya yang sedikit merasa kecewa karna Maya menolaknya .
" Maya yakin suatu hari kak Evan mendapatkan gadis yang baik dan sesuai dengan kriteria kakak" kata Maya.
" Tapi pertama kali melihatmu aku sudah jatuh cinta May, Dan aku ingin kamu jadi miliki . tinggalkan suamimu .Aku akan menanggung semua biaya sekolah anak anak mu." kata Evan.
" Tapi maaf kak , Maya ngak bisa Maya minta maaf . Karna bagaimana pun keluargga Maya lebih berharga dari apapun " kata Maya.
Evan hanya bisa membuang nafas kasarnya . Karna kecewa. Karna ia pikir uang dan kekuasaan bisa merubah keputusan orang lain. Tapi Maya tidak ia memilih keluarganya Adalah yang terbaik. dari apa pun .
Maya tersenyum pada Evan. " Kak Maya yakin kak Evan akan menemukan wanita yang bisa mencintai kakak apa adanya bukan karna kesuksesan, harta kekayaan dan . ketampanan dan Maya akan Berdoa untuk kak Evan " kata Maya.
" Trimakasih May " kata Evan .
" Sama sama kak, ya sudah Maya pulang dulu ya kak " kata Maya Yang beranjak dari duduknya . Dan lalu menenteng tasnya keluar restoran karna sudah menyelesaikan urusannya .
" Ya " kata Evan . Yang menatap punggung Maya sambil berdiri mengikuti dari belakang. .
Maya pun lalu menuju kemobil dimana Desi dan Vani menunggunya . Namun dari kejauhan sebuah mobil datang dengan kecepatan tinggi........
Brak............prank.......prank.......
__ADS_1
" Maya................