
Kelima anak muda itu kumpul diruang tamu setelah semuanya beres. Menunggu pesanan makanan datang. Nur yang membawa cemilan ringan .Membawa toples dan meletakkannya dimeja . Sedangkan Bima tadi sempat membeli minuman kemasan .
" Wah nanti kalo ngak ada tugas bareng kita bisa belajar di sini ya Bim" kata Andra .Yang melihat rumah kontrakan Bima lumayan cukup besar untuk berdua.
" Boleh asal ngak ngerepotin "sahut Amel
" Dih asal nyamber lho mel " kata Andra sewot.
" Lah lagian kalian aneh .Orang lagi bulan madu diganggu " kata Amel.
" Hah......." kata Amin kaget. Lalu melirik Bima.
seakan meminta jawaban.
" Boleh, tapi lihat waktu kalo cuma belajar bersama ku rasa ngak masalah " kata Bima.
" Tuh mel......yang kepala keluarga aja santai, kenapa lho yang larang " kata Andra .
" Dih... baperan orang cuma bercanda doang sudah ngambek ngak asyik " kata Amel .
" Hahaha......biasa mel dia memang begitu bawaan nya " kata Amin terkekeh.
" Yah lho kenapa belain dia min, ada hati lho sama si Amel " kata Andra.
" Dih mulai deh....tuh nyindir. Santai bro kita baru pedekate iya kan Mel " kata Amin sambil mengedipkan matanya sebelah. Untuk diajak kerja sama.
Bukannya menjawab Amel.malah tersenyum. Melihat polah Amin yang lucu.
" Tahu ah terserah " kata Amel tersenyum.
" Cih......haram bro pacaran . Nanti bisa hilap " kata Andra.
" Bercanda bro, benar si Amel baper aja lho " kata Amin.
Sedangkan Bima dan Nur hanya diam sambil tersenyum mendengan obrolan receh ketiga teman temannya itu.Sampai ada suara orang memberi salam.
" Assalamualaikum " kata seseorang diteras rumah.
" Walaikum salam sahut kelimanya .Lalu Bima dan Amin pun berdiri . Dan melangkah menuju teras menemui orang yang memberi salam.
" Mas ini pesanannya total semua 250 ribu " kata seorang anak remaja. Yang tak lain anak pemilik warung.
Bima pun langsung meraih dompet disaku celanannya.Yang lalu mengambil beberapa lembar uang.
" Oh ya ini uangnya trimakasih ya de " kata Bima yang memberi kan uang pas .Dan menambah kan 20 ribu untuk si anak pengantar.
" lho ini kelebihan mas " kata remaja itu jujur.
" Ini buat ade ya. Yang sudah mau ngantar kesini " kata Bima ramah.
" Oh gitu trimakasih ya mas. ya sudah saya pamit dulu assalamualaikum " kata remaja tanggung itu. Yang berlalu pergi.
__ADS_1
" Walaikum salam kata Amin dan Bima bersamaan yang lalu membawa satu kantong masing masing .Dan masuk kembali kedalam rumah.
" Ayo makan , Nur tolong ambilkan piring di dapur ya " kata Bima
" Iya " kata Nur bangkit dari tempat duduknya.
" Biar aku bantu Nur " kata Amel yang mengikuti Nur mengambil piring dan juga mangkok dan juga sendok.
Sedangkan Amin dan Andra menggeser minuman mineral dekat meja agar mudah dijangkau.
Lalu Nur menyiapkan semuanya..Kelimanya pun makan dengan Lahap. Karna Bima sengaja memesan lebih untuk tambahan.Kalo ada yang masih ingin nambah
..............................
Sedang di rumah utama Lee . Ryan baru saja bangun setelah sholat subuh tidur lagi. Sedangkan Maya baru saja selesai membantu Queen untuk berpakaian setelah berenang bersama kakak kakaknya.
" Papah belum bangun ya mah " tanya Queen.
" Belum mungkin capek " kata Maya tersenyum.
" Dih papah pemalas " kata Queen cemberut.
" Kok de Queen bilang gitu. kan tadi malam Papah baru pulang dari luar kota..Mungkin masih capek " kata Maya memberi pengertian sang putri bungsunya.
" Iya tapi Queen ingin main sama Via. Kerumah Via boleh ngak sih mah . Queen bosan di rumah Queen mau beli beli coklat " kata Queen.
" Kalo perginya sama om jhon dan mba Nia mau, Tapi ngak sama mamah. Kan mamah mau nemani papah dulu. Queen belanja sama abang dan kakak ya " kata Maya.
" Asyik....boleh , berarti Queen boleh bawa kartu ajaib buat belanja dong " kata Queen tersenyum.
" Ok.....asyik... Queen mau bilang abang dan kakak dulu ya mah " kata Queen yang lalu berlari keluar kamar.
" Ya " kata Maya tersenyum . Yang tahu putrinya itu mulai senang belanja.
Maya pun lalu keluar dari kamar Queen
Terdengar keempatnya langsung heboh ketika tahu mereka di izinkan pergi untuk belanja. Dan bermain di mall
Mba Nia titip anak anak ya, sebentar ibu ambil kartu nya dulu " kata Maya yang bergegas melangkah masuk kekamarnya.
Ryan yang lagi diatas ranjang .Yang melihat Maya tergesa gesa mengambil dompet .Dan membukanya mengambil sesuatu Hanya menatap gerak gerik sang istri . Namun ketika Maya hendak keluar...
" Sayang sekalian bawakan jus dan roti ya " kata Ryan yang masih di tempat tidur .
" Eh abang sudah bangun. iya sebentar ya bang " kata Maya yang lalu keluar dari kamarnya.
Maya langsung menemui mb Nia yang menyuruh Mumun ikut Sekalian membeli buah untuk persediaan.
" Ini Ni, ingat pilih buah yang bagus ya. Dan awasi anak anak jangan sampai lengah " kata Maya.
" Iya bu " kata Nia.
__ADS_1
" Ya sudah sana ganti baju. Jangan lupa Mumun diajak " kata Maya. Karna Mumun biasa pintar memilih buah yang bagus dan tua.
"'Ya bu saya permisi " kata Nia .Bergegas kekamarnya. Untuk berganti pakaian. Karna keempat anak majikannya itu sudah berkumpul diteras
Sedangkan Maya keruang makan untuk mengambil sarapan untuk sang suami. Dan meminta bi Inah membuatkan jus Alpukat. Lalu membawanya kekamar.
Ceklek ....
Maya pun masuk sambil membawa nampan Dan meletakkannya diatas meja nakas.
" Bang ini sarapannya " kata Maya .
" Ya biar disitu dulu " kata Ryan .
Yang baru saja keluar dari kamar mandi. Sehabis cuci muka .Lalu menuju pintu kamar yang terbuka dan menutupnya. Lalu menguncinya.Dan kembali melangkah mendekati sang istri.
Cup......
" Kok wangi." kata Ryan .Yang memeluk istrinya itu dari belakang.
" Kan May sudah mandi bang, abang mandi sana " kata Maya.
" Nanti saja " kata Ryan yang langsung mengangkat tubuh Maya ke atas ranjang.
" Aaaa abang ...bikin kaget Maya " kata Maya berteriak.
" Apa anak anak bermain?" tanya Ryan yang sudah berada di atas tubuh Maya .
" Mereka sedang belanja di temani Nia dan Mumun juga diantar Kim dan Jhon " kata Maya.
" Bagus lah " kata Ryan yang lalu mencium bibir Maya. Karna selama 3 hari keluar kota. Jadi wajar ketika sudah pulang Ryan ingin melepaskan hasratnya. Menghabis kan waktu bercinta dengan sang istri. Mumpung tak ada gangguan dari para Krucil .
Sedangkan di tempat sebuah rumah sakit Frans baru saja menemani Mey ying yang baru saja melahirkan.
" Anaknya laki laki tuan dan selamat bayinya sehat " kata dokter .Yang menangani sang istri.
" Syukur lah , trimakasih dok " kata Frans .
" Tapi kondisi nyonya tidak baik. Ada kanker di rahimnya . Dan kami akan mengoperasikan nya segera " kata dokter.
Frans terdiam. Lalu mengangguk sambil mengenggam.tangan Mey ying dengan erat.
" Kau harus bertahan demi anak kita " kata Frans menatap lekat wajah Mey ying.
" Iya Gee aku akan bertahan semampu ku. Tapi kalo aku tak bisa selamat .Tolong titipkan bayiku.pada Maya . Untuk dirawat karna aku percaya ia wanita yang sangat baik " kata Mey ying .
" Kenapa ?" kata Frans lirih
" Karna ia sangat penyayang. Aku ingin anak ku tumbuh dengan kasih sayang ibu yang berhati lembut. Kau boleh mengambilnya. ketika ia sudah berumur 7 tahun " kata Mey ying. Seraya meraba wajah sang suami.
Mey. bukan tidak tahu dirinya sekarat. Sejak kehamilannya. Tapi ia berjanji pada dirinya sendiri Untuk memberikan buah cintanya untuk Gee. Walau nyawanya jadi taruhannya.
__ADS_1
.Ryan baru keluar dari kamar mandi........