Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 510


__ADS_3

Pagi ini Ryan dan Maya mengantar Tan pulang yang membawa Damar dan Yuda berserta istrinya Dan juga mengantar Tian dan Queen ke Amerika..


" Hati hati ya sayang kata Maya memeluk Cia dan Zia juga Queen


" Ya mah " kata Ketiganya


" Ling main lagi ke indonesia ya nak ." kata Maya. pada Ling dan Yuda.


" Ya tante insya allah kami akan mampir kalo pulang .


Ima dan Kim memeluk Zia dengan rasa haru karna harus melepas putrinya itu. Begitu juga Ken dan Fatimah yang ikut mengantar..


" Kalian hati hati di sana ya sayang , Mar


titip Zia ya nak " kata Ima pada Damar menantunya itu.


" Iya bun itu pasti " kata Damar seraya menyalami keduanya mertuanya itu Dan juga papah mamahnya Yang ikut mengantar Yuda ke bandara.


" Hati hati kalian disana ya " kata mamah pada Damar dan Yuda


" Iya mah nanti kalo modal Yuda sudah banyak pasti akan pulang kesini .Yuda akan membangun usaha lagi " kata Yuda


" Ya nak semangat lah dan bahagia lah jaga istrimu " kata Papah yang akhirnya tenang putranya itu menikah juga Malah dengan Ling yang lebih muda dari Kayla.


" Mah Tan berangkat ya Kalo mamah mau kesana bilang Tan biar Tan kirim pesawat " kata Tan mencium pipi mamah nya itu cukup lama Tan memeluknya. Setelah itu Tan memeluk Ryan.


" Ya nak " kata Maya lalu memeluk Queen putrinya yang kini hamil muda itu kadang membuatnya khawatir .Namun karna besan nya sangat sayang Dan perhatian pada Queen .Membuat Maya sedikit lega. Karna Tian bahkan terkesan memanjakan nya .Tian juga sangat menyayangi putri nya itu.


" Hati hati ya sayang jaga cucu mamah dan papah " kata Maya.


" Kami akan slalu menjaganya mah pah kami pamit " kata Tian


" Ya nak hati hati." kata Maya .


Maira yang ikut mengantar pun memeluk Kakaknya itu Dengan menangisinya karna pasti ia merindukan Queen.


" Hei jangan cengeng sudah besar , bukan anak kecil lagi kan " kata Queen memeluk Maira dan menghapus air mata adik bungsunya itu


" Sudah nanti kalo liburan main ke tempat Kak Tan ya de masalah tiket tinggal telpon kakak saja " kata Tan mengacak acak rambut adik bungsunya itu Yang jarang bisa ia temui .


" Tapi yang banyak ya transfernya ya kak " kata Maira


" Santai pastinya lebih banyak dari gaji suami mu " kata Tan pelan namun masih bisa didengar Kelvin.

__ADS_1


" Cih .... sombong " kata Kelvin yang merasa tersindir karna Tan


" Tapi itu real kan Vin ,Dan ingat jangan macam macam sama adik kecil ku ini bisa ku buat kau menderita nanti " kata Tan


" Aish kau ini kapan aku menyiksanya " kata Kelvin gusar.


" Hahaha...... begitu saja emosi kau bro. Ya sudah kak Tan berangkat ya de " kata Tan yang memeluk Maira dan mencium adik bungsunya itu dengan rasa sayang. Yang kadang membuat Kelvin cemburu.


Melihat kemesraan istrinya itu dengan para kakak iparnya. Karna mereka sangat menyayangi Maira bahkan memanjakan istrinya Lebih dari dirinya Apalagi Aska


Yang paling menyayangi dua adik perempuannya itu. Yang membuat Aska cepat emosi bila adik adiknya itu di usik orang lain . Itu yang membuat Kelvin sedikit takut berhadapan dengan Aska. Hingga tak pernah bersikap kasar pada Maira. Dan itu wajar bagi Kelvin seperti ia juga menyayangi Della sang adik .


Setelah semua berpamitan mereka pun masuk pesawat. Yang membuat papah Damar bersyukur putra nya itu bisa mempunya istri dari kerabat Tuan Lee. .Walau Zia dari anak orang berada Tapi tak sombong dan banyak tingkah seperti Kayla . Hingga ia memperlakukan Zia sangat spesial. Dari menantunya yang lain


Pa Adi kita mampir restoran dulu ya sambil ngopi mumpung hari minggu " kata Ryan pada papah Damar


" Boleh tuan Lee ayo besan " kata pa Adi pada Kim


" Ok ayo " kata Kim yang lalu melangkah menuju mobil


" Papah mah Kelvin langsung pulang ya sama Maira " kata Kelvin pamit.


" Maira juga pulang " kata Maya .


" Iya mah kita mau periksa apa ada dede di perut Maira " bisik Maira pada Maya


" Ya sudah kami duluan ya mah pah om Ken aku duluan " kata Kelvin


" Ya bro hati hati " kata Ken yang merangkul Fatimah yang kini juga hamil muda Satu bulan.


Lalu Kelvin pun merangkul istri kecilnya itu Sambil melangkah menuju mobil.


" Kita ke rumah sakit dulu kan kak ?" kata Maira. Yang masuk kedalam mobil


" Ya sayang " kata Kelvin yang berdebar debar ingin tahu Apakah Maira hamil atau tidak .Karena ia juga senang bila Maira hamil. Karna ingin memberikan cucu pada papi dan mami nya yang kini kesepian. Namun masih sabar menunggu. Karna tahu Maira masih belum siap.


Mobil melaju sedang membelah jalanan Tak lama berkendara kedua nya sampai Di rumah sakit Lalu langsung menuju dokter kandungan yang sudah di hubungi Kelvin tiga jam yang lalu.


" Silahkan masuk mas mba " kata perawat mempersilahkan keduanya


" Trimakasih suster " kata Kelvin yang lalu mengandeng Maira kedalam ruangan.


" Pa Kelvin ya " kata seorang dokter

__ADS_1


" Iya bu , Yang tadi sudah janji mau kesini " kata Kelvin.


" Oh iya ok ...bu Kelvin punya keluhan " kata dokter bertanya . Yang di jawab gelengan oleh Maira.


" Ok kita periksa ya ayo berbaring disini " kata dokter yang menyuruh Maira berbaring di ranjang pasien.


Maira pun beranjak dari kursinya dengan perasan gugup . Karna masih bingung Apa yang akan terjadi pada dirinya.


" Slamat ya pa bu, bayinya sehat ini baru tiga minggu " Karna dokter yang memeriksa Maira dan lalu menyuruh Maira melihat layar monitor usg


"Nih lihat masih bentuk kecebong " kata dokter Yang membuat mata Maira terbelalak .


" Jadi saya hamil dok , ada dede bayi dalam perut Maira ya kak " kata Maira dengan mata berkaca kaca antara senang dan tidak.


Kelvin langsung mencium pipi Maira dan membelai rambutnya pelan . Dan lalu mengusap perut Maira yang rata.


" Kita besarkan sama sama ya sayang kan ada mamah dan papah juga papi mami


Jadi Maira tak perlu takut ya " kata Kelvin yang membuat Maira langsung memeluk Kelvin .


" Iya kak " kata Maira yang terharu.. Karna tak tahu harus berkata apa . Tapi Maira juga senang karna dia akan punya bayi seperti kak Amina. dan Aisyah


*********


Desi berteriak senang ketika Kelvin memberi kabar pada sang mami Begitu juga Alex . Maya dan Ryan pun ikut bahagia karna putri dan menantunya semua hampir bersamaan hamil . Dan begitu juga Cia. yang tak tahu dirinya hamil karna Tan tak ingin Cia kaget. Dan akan memberitahukan nya pelan pelan .


" Alhamdulilah kini semuanya bisa bahagia bang May kira Maira akan kaget Tapi seiringnya waktu Ia bisa menerima nya." kata Maya.


Kini Maya tenang semuanya anak anak nya bisa hidup bahagia .Buah dari kesabaran nya .Membuat anak anak bisa dewasa dengan sendirinya Kini Ryan dan Maya bisa lega menikmati hari tuanya . Bisa berkeliling Melihat cucu cucu nya dari negara satu ke negara lain .Sambil menikmati liburan berdua. Dan Ryan senang bisa pensiun lebih cepat Untuk menikmati jerih payah sendiri. Sambil santai bersama istri tercintanya.


" Akhirnya hidup kita bisa tenang ya sayang kata akan jalan jalan keliling dunia setelah ibadah haji . Dan menikmati sisa umur dengan melihat cucu cucu kita " kata Ryan.


" Ya bang ini karma baik untuk kita Setelah melewati semua nya dengan sabar dan tawakal hingga anak anak tumbuh dewasa menjadi diri mereka sendiri.


Dan juga kalo kita tak ada pasti mereka bisa saling menyayangi " kata Maya ..Yang kini sudah menjadi seorang oma. Dan itu


membuat nya sadar . Bahwa ia sudah tua


Dan waktunya menikmati kebahagian sebenarnya


Bahwa sejatinya apa yang kita tanam baik maka akan menjadi baik dan menghasilkan buat karma yang baik..Namun bila kita tanam buruk maka kita juga akan memanen


hasil yang buruk. Apakah kita percaya karna memang Ada karma didunia ini

__ADS_1


********* TAMAT *********


Trimakasih author yang readers yang setia membacanya dan mendukung author slama ini harus nya kemaren sudah selesai tapi karna Author sempat sakit dan ada tetangga yang berduka juga hari ini ada yang tetangga sedang hajatan proses nya lambat . Karna belum sempat menulis .


__ADS_2