Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 179 Hidup Baru


__ADS_3

Sedang kan disebuah rumah . Bayu baru saja menjemur pakaiannya dan Neti. Karna Neti sekarang sudah bekerja. Dan Bayu berangkat agak siang. Kini Bayu sudah punya rumah sendiri. Ia membeli rumah hasil tabungannya. Ketika bekerja di luar kota. Dan tinggal bersama adiknya. yang kini masih trauma untuk menikah lagi.


" Mas beli sayur ngak " kata abang sayur ketika lewat depan rumah Bayu.


" Iya bang sini biar buat stok. Saya baru belajar masak mas, kalo beli nunggu adik saya yang masak sehabis pulang kerja " kata Bayu.


" Duh mas ini sudah kerja, punya rumah masih lajang saja. Kenapa ngak nyari istri aja sih .Biar bisa ngurusin mas." kata si abang tukang sayur.


" Belum nemu yang cocok bang ,jadi ada yang hanyut kesini dulu " kata Bayu bercanda .


" Waduh kalo yang hanyut janda kembang gimana mas " kata si abang tukang sayur terkekeh.


" Ngak masalah asal janda tulen bang, asal jangan bini orang. Bisa di keroyok warga saya koek dong " kata Bayu.


" Iya mas, mending janda tulen ketimbang perawan tapi janda " kata si abang tertawa.


" Lah ada emang perawan janda , baru dengar saya bang " kata Bayu bingung.


" Ada ngaku perawan tapi sudah ngak perawan lagi " kata si abang berbisik.


" O......gitu, tak pikir perawan ting tong " kata Bayu terkekeh.


" Dih mas Bayu ini. Apa mau saya carikan mas banyak dikampung saya mas. Janda atau perawan masih original mantap " kata si abang sayur.


" Wah belum brani bang, nanti saya pikir dulu deh . Karna baru nabung lagi. ":kata Bayu yang masih memilih milih sayur .


" Tapi jangan kelamaan mas, tuh selang bisa karatan ngak di asah asah " kata si abang terlihat serius


" Ah ngak lah, kan di rawat tiap hari " kata Bayu cuek


" Hahaha ......tapi dirawat ngak ada temannya ya percuma mas, tetap pengen apalagi sudah pernah nyoba lah pasti galau deh......nyari buat pelampiasan " kata abang sayur tertawa.


Bayu hanya tersenyum tapi apa yang dikatakan nya ada benarnya. Karna Bayu kadang juga butuh pelampiasan . Walau hanya dengan sabun. Yang kadang membuatnya sedikit pusing. Tapi untuk menikah Bayu belum siap. lagi. Mengingat dulu pernikahannya dengan Maya. gagal karna perbuatannya sendiri.


" Sudah bang berapa semuanya " kata Bayu .

__ADS_1


" 90 ribu mas" kata si tukang sayur.


" Nih bang, kembalian nya kasih garam dan bumbu masak aja bang " kata Bayu.


" Ok mas, trimakasih " kata si abang sayur lalu pergi menjauh Mencari pelanggan lain.


Sedangkan Bayu masuk kedalam rumah. Sambil membawa sekantong belanjaannya. Dan memasukkannya kedalam kulkas.


Lalu setelah itu membuat kopi susu untuk dirinya sendiri.


" Andai dulu aku masih dengan Maya pasti nya kami sudah hidup bahagia " guman Bayu yang masih mengingat mantan istrinya tersebut. Yang belum bisa ia lupakan.


" Pasti Aska sudah bisa berjalan sekarang " Kata Bayu mengingat anaknya.


Bayu pun duduk sambil sarapan. Walau hidup sederhana .Namun kini ia bisa bernafas lega bisa hidup tenang bersama sang adik. Sedangkan sang kakak ikut suaminya. Pulang tinggal di pedesaan.


" Ya tuhan mudahan aku bisa menemukan wanita yang baik seperti Maya lagi . Aku menyesal karna sudah menyakitinya " kata Bayu lirih.


..................................


" Apa kakak lapar , ayo makan pasti sarapannya sudah dingin " kata Ima menatap wajah suaminya itu lekat


" Aku sudah kenyang memakan mu " kata Kim tersenyum mengecup bibir Delima. Entah mengapa ia sangat bahagia. Bisa memiliki gadis cantik yang mempunyai sifat lembut dan baik itu.


" Kak....." kata ima malu.


" Mhem......kenapa ?" tanya Kim lekat menatap manik mata ima.


" Apa tuan muda tak memarahi kita kalo bangun kesiangan " kata Ima . Yang merasa tak enak .


" Kau ini. Tuan muda ngak akan mengganggu kita bila hari libur. Pasti beliau juga sibuk dengan nona muda dan anak anaknya " kata Kim


" Berarti kak Maya sangat beruntung mempunyai suami yang baik dan perhatian seperti tuan muda " kata Ima.


" Itu pasti, apa kaka kurang perhatian sama ima sampai membanding banding kan kaka dan tuan muda " tanya kim menatap ima.

__ADS_1


" Maaf bukan maksud ima bicara begitu ,kaka juga perhatian dan baik" kata ima yang merasa tak enak hati.Karna membicarakan orang lain.


" Kau ini, kaka ngak marah kenapa minta maaf. Kaka hanya bercanda " kata Kim yang kembali mencium istrinya itu.Bahkan kali ini lebih lama.


" Kak sudah, ayo sarapan " kata Ima yang tadi menyiapkan sarapan lebih awal Sebelum Kim terbangun.


Nanti saja, kaka mau nambah " kata Kim yang lalu mulai melancarkan aksinya.


Kini Kim sudah bisa menikmati hidup barunya. Setelah sekian lama mencari sang pujaan hati. Tapi jodoh mempertemukan mereka kembali ketika terjadi kecelakaan naas itu. Rupanya ada hikmah dibalik kejadian itu.. Yang membuat Kim sangat bahagia. Apalagi istrinya itu masih kerabat istri tuan mudanya.


Setelah pergumulan panas itu selesai . Kim pun sarapan bersama Ima . Dan menyuruh ima bersiap siap untuk pergi ke mall.Untuk belanja sekaligus mengajak istrinya untuk mengenal dunia luar.


" Kau sudah siap "kata Kim yang melihat Ima bersiap.


" Sebentar lagi kak " kata Ima yang merias dan mempercantik dirinya sendiri.


Setelah selesai Ima pun lalu menghampiri Kim.Yang duduk tenang menunggunya disofa .Kim yang melihat Ima berdandan terpaku melihat kecantikan istrinya itu.Yang berdandan rapi dan elegan.



Delima dan Kim mau jalan jalan


" Kau terlihat Sangat cantik " kata Kim mengusap pipi ima .


" Kak kata nya mau pergi, tapi kok masih merayu juga " kata Ima gemas . Pada suaminya itu yang menatapnya intens.


" Oh iya ayo berangkat " kata Kim lalu tersenyum dan mengandeng tangan Ima menuju pintu keluar. Untuk pergi mencari udara luar dan bersenang senang


....................................


Waktu pun terus berjalan Tak terasa si kembar sudah bisa berjalan. Maya pun sudah mulai ketat untuk mengawasi ketiganya. Ryan membayar dua orang baby sister untuk menangani putra kembarnya. Sedangkan Queen di tangani Maya langsung. Karna gadis itu sangat manja dan mudah rewel dengan orang lain.


Ryan pun sekarang semakin sibuk , Apalagi Lim jarang menemuinya. Karna menangani perusahaan nya di Dubai dan di Amerika.Yang membuat Didi dan Alex juga semakin sibuk. Karna mereka juga harus membagi waktu dengan istri dan anak anaknya.Desi melahirkan anak laki laki dan Vani anak perempuan. Yang membuat mereka sibuk masing masing ditambah anak anak Maya yang sudah aktif berjalan dan mengoceh.


" Rey hati hati nak " kata Maya yang melihat Bayi Rey mulai naik ke sofa yang langsung di bantu pengasuhnya.

__ADS_1


Maya yang slalu mengawasi setiap tingkah laku anak anaknya. Harus siaga karna kalo lengah sedikit saja berbahaya. Karna mereka kadang sudah mulai memanjat meja dan tangga. Jauh membuat semua anak tertantang untuk melakukannya.


__ADS_2