Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 264. Positif


__ADS_3

Setelah sarpan Maya menyiapkan pakaian suaminya..Juga pakaian Queen untuk berangkat sekolah. Sedang Aska kembali ke kamarnya.


Sedangkan Tan dan Rey sedang diurus Nia dan Weni .Yang slalu siap melayani tuan muda mereka.


Sedang di rumah lain . Nur merasa kan kepalanya pusing .


" Ya Allah kenapa dengan ku " kata Nur yang masih di bawah selimut.


Bima yang baru pulang dari masjid . Lalu menghampiri istrinya itu yang belum sholat.


" By belum sholat?" tanya Bima.


" Belum Nur tayamum aja ya by . Kepala Nur tiba tiba pusing by " kata Nur.


" Mulai kapan ? apa mau kedokter " tanya Bima khawatir pada Nur


" Nanti aja by, mungkin karna kelelahan" kata Nur. Yang mencoba bangun .Namun masih terasa pusing


" Sudah jangan dipaksakan ,Nur sholat di sini saja. Biar abang ambil kan rukuh dan sarapan ya " kata Bima


" Ya by " kata Nur . Yang merasa kepalanya terasa berat.


Bima pun ke dapur setelah memberikan rukuh Nur .Untuk minta disiapkan sarapan untuk Nur. Lalu kembali lagi ke kamar membawa nampan berisi sarapan .


" Sarapan dulu ya , apa masih terasa pusing . Nanti sehabis sarapan kita ke dokter ya by " kata Bima.


" Ya by " kata Nur melepas rukuh nya.


Bima pun lalu menggeser meja kecil untuk sarapan Nur. Dan menyuapi istrinya itu pelan pelan . Nur menatap lekat suaminya itu. yang sangat perhatian.


" Trimakasih ya by . Maaf Nur ngerepotin aby terus " kata Nur.


" Itu sudah tugas aby . Sekarang istirahat lah ..Aby mau ngantar ini dulu ya " kata Bima .Yang membawa nampan bekas sarapan Nur keluar.


Umi yang melihat Bima membawa nampan dari kamar pun bertanya pada menantunya itu.


" Nur lagi pusing umi " kata Bima


" Ya sudah nak Bima sarapan dulu, biar umi panggilkan dokter " kata umi .


Bima pun sarapan dengan mertua dan kedua kakak iparnya. Dan duduk tenang menikmati sarapannya.


" Apa pusingnya baru saja de Bima " tanya Kak Salman.


" Iya kak. pas Bima pulang dari masjid tadi " kata Bima.

__ADS_1


" Mungkin lagi isi tuan, biasanya kalo ibu yang hamil muda sering pusing gitu ." kata bi Sumi.


" Hamil b maksudnya " tanya ustad Rahman bertanya.


Bima yang mendengarkan pun lalu saling tatap dengan Salman .Salman hanya tersenyum..Sedang Bima berpikir apa itu benar. Kalo memang akhir akhir ini Nur sedikit berbeda dari biasanya.


" Iya ustad. itu bisa jadi.." kata Bi Sumi.


" Bisa jadi Bim, bi . Karna Salman Lihat Nur berbeda dari biasanya " kata Salman.


" Mudah mudahan saja kak " kata Bima yang merasa senang. Karna memang akhir akhir ini ia dan Nur memang berencana punya momongan.


.....................................


" Selamat ya ustad ,umi kalian akan punya cucu " kata dokter yang sudah selesai memeriksa Nur


" Jadi positif hamil dok ?" tanya Bima.


" Iya ustad istri ustad hamil " kata dokter. Lalu menuliskan resep vitamin.


" Alhamdulilah " kata Semua orang yang mendengar kabar Nur hamil . Abi Rahman umi dan Salman juga Atikah


" By ......." kata. Nur.


" Iya by, kamu hamil " kata Bima yang lalu mendekati Nur di pembaringan.


" Wah berati abi bakal jadi kakek nih " kata abi tersenyum.


" Iya by, umi juga " kata Umi.


" Wah jadi Salman nanti di panggil pakde dong " kata Salman yang membuat semua orang tertawa. Termasuk Nur dan Bima


Nur tersenyum bahagia dan memeluk suaminya erat setelah sepeninggalan keluargganya. Karna ini lah yang ia tunggu tunggu.


" By akhirnya Allah memberikan ganti buat kita " kata Nur tersenyum.


" Iya Nur ......aby senang " kata Bima yang memeluk tubuh istrinya itu dan mencium pucuk rambut Nur berkali kali.


Nur makin erat memeluk tubuh suaminya itu.Rasa bahagia di hatinya tak bisa diurai dengan kata kata. Karna apa yang ia harapkan .Menjadi kenyataan. Karna Nur sendiri merasakan perubahan dirinya .Yang akhir akhir ini manja pada sang suami.


................................


" Alhamdulilah ya Allah " kata bu Lastri yang baru saya menerima telpon dari Bima .Yang mengabarkan Nur hamil.


" Mak Sanah benar mak , Nur hamil " kata bu Lastri pada Mak Sanah ketika mereka sarapan bersama.

__ADS_1


" Alhamdulilah....tri berarti cucumu nambah " kata mak Sanah.


" Iya mak , mudahan Nur sehat sampai melahirkan " kata bu Lastri senang.


Karna Bima memberikan nya cucu .Setelah sempat keguguran. Yang membuat Bu Lastri sempat khawatir Takut Nur trauma Namun kini .Sepertinya khawatir bu Lastri menguap begitu saja .Setelah mengetahui Nur dan Bima bahagiia


Maya yang mendengarkan kabar itu pun ikut senang. Karna mereka akan kedatangan anggota keluarga baru. Apalagi kini Bima sudah bekerja. Yang membuat Maya bangga pada adiknya itu.


......................................


" Wah jadi kita bakal punya keponakan dong May. tambah rame nih rumah " kata Vani.


" Iya aku juga ikut senang , karna Nur dapat ganti yang baru " kata Desi.


" Iya Des, Van akhirnya mereka dapat ganti juga. Dan aku berharap kandungan nya sehat sampai melahirkan " kata Maya.


" Aamiin. " kata Desi dan Vani yang siang ini datang untuk luluran bareng Perawatan dirumah Maya . Karna mereka lebih bebas ngobrol dari pada di salon.


Lalu ketiganya pun ngobrol sambil bercanda apalagi di tambah Ima yang juga ikut bergabung . bersama Yang sedang di pijitin bi Maryam dan anak buahnya yang jadi langganan rutin selama 7 tahun ini.


.................................


" Bagaimana hasilnya ? " tanya Ryan. yang menanyakan sketsa wajah yang ingin di gambarkan.


" Dia akan datang kesini nanti bos, jadi Bos bisa menyuruh nona Maya kekantor " kata Alex .


" Baiklah nanti aku akan menyuruh Ali untuk membawa Maya . Membayangkan sketsa wajah itu .Biar pelakunya cepat tertangkap. " kata Ryan yang tak langah. Apalagi menyangkut tentang istrinya.


" Iya bos makin cepat kita tahu makin baik. Agar bisa berjaga jaga" kata Didi.


"'Iya aku pun berharap seperti itu.Aku tak mau keluargaku terancam . Dan hanya duduk manis tampa berbuat apapun " kata Ryan .


" Iya bos . Lagian dia terlalu brani menyerang tampa perhitungan " kata Alex.


" Iya bahkan terang terangan " kata Didi.


Lalu setelah itu ketiganya pun makan siang. Karna memang sudah waktunya makan dan lalu mereka pun keluar dari kantor . Menuju restoran terdekat. Bersama Kim yang membawa mobil .


Setelah sampai mereka lalu memesan makanan . Yang juga ada Kim ikut bergabung Namun tak sengaja Mata Kim menangkap bayangan seseorang . Yang mengikuti dan mengawasi mereka berempat. Yang membuat Kim curiga dan lalu Mengikuti orang itu yang masuk ke toilet restoran.


"Saya ke toilet dulu tuan muda " kata Kim pamit.


" Ya Kim jangan lama keburu dingin nanti makanan mu " kata Alex.


" Ya bang " kata Kim yang bergegas membututi orang yang ia curigai. itu

__ADS_1


.


__ADS_2