Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 104 Obrolan Trio lebay.


__ADS_3

Maya bergegas mengangkat ponselnya. setelah Maya tadi mengantar Ryan berangkat kerja. Sampai teras depan.


" Nia tolong gendong Aska dulu ya .ibu angkat telpon dulu " kata Maya sambil melihat wajah manyun si penelpon.


" May lama amat pulangnya ,kita kangen " kata Desi merengek .Dari sebrang sana.


" Iya May, kangen pengen jalan jalan bareng lho. nih kita lagi di apartemen nya bang Alex " Kata Vani. Yang ikut nongol dibelakang Desi.


" Gue belum bisa pulang bang Ryan masih banyak kerjaan " jawab Maya sambil duduk di sofa.


" Yah trus kapan lho pulang, sampe garing nih nungguin " kata Desi.


" Dih siapa yang nyuruh lho berdua nungguin gue , emang sudah katam tuh belajar jungkat jungkit " ledek Maya.


" Hadeh, kalo itu mah gue sudah katam May. Malahan gue menang dari si Vani lah dikit " Kata Desi bangga .Seraya melirik Vani.


" Halah sombong lho Des, mentang mentang lobak garut gede, gue lokal juga ho oh ngak kurang .malah lihai " kata Vani tak mau kalah.


" Trus sudah jadi kecebong dong " kata Maya terkekeh. Yang melihat kedua temannya itu bersaing adu kuat jungkat jungkit.


"Ya belum lah May, kan baru pemanasan coy, paling sebulan lagi lah " kata Desi santai.


" Lah berarti menang gue dong kan gue udah jadi kecebong duluan sama Didi " kata Vani bangga.


" Lah kan baru positif belum ke dokter juga " Kata Desi.


" Ya kan mas Didi pulang nanti langsung periksa ke dokter Des " kata Vani


" Wah kalian kalah gue sudah dapat kecebong dua sekarang baru 3 minggu " kata Maya.. Tersenyum manis bersandar disofa.


" Astaga May, lho gercep banget sih baru juga ada Aska pake nambah lagi " kata Desi sewot.


" Lah kok lho protes sih Des, lakinya Maya yang buat ini .ya suka suka dia lah " kata Vani menimpali.


" Hehehe .........Bang Ryan bilang rezeki jadi ngak usah dipikiran nyantai aja. Bisa pake baby sister ini " kata Maya tersenyum.


" Yah curang lho May, harusnya kita duluan dikasih lho malah nambah lagi" kata Vani.


" Emang lho benaran hamil May, atau salah tuh dokter nya " kata Desi protes.


" Dih salah gimana, orang suaminya tajir gitu ngak mungkin dokter bilang telur cicak " kata Vani menimpali.


" Hahaha......iya gue hamil benaran kembar dua kecebong adiknya Aska " kata Maya terkekeh senang .


" Alamak .....alamat kalah terus kita Van, masa Maya sudah mau tiga kita baru star " Kata Desi manyun.


" Iya lho May, tapi ngomong ngomong oleh oleh buat kita sudah siap belum kalo lho pulang " kata Vani sambil memainkan alisnya.

__ADS_1


"'Sudah lah nih lihat " kata Maya. Memamerkan tas Hermes beda warna..Lewat layar ponselnya.


" Ya allah... tuh tas Hermes May" teriak Desi girang saking senangnya.


" Yup......." kata Maya.


" Alhamdulilah, rezeki anak sholehah. trus tuh tas sama lho nya kapan sampe sini May." tanya Vani.


" Ngak tahu kapan , gue nunggu yang ngajak pulang aja " kata Maya santai.


"'Yah kok gitu sih May, kita kangen banget lho May .Pengen masak bareng, rujakan bareng ,renang juga sama bergosip " kata Desi mellow.


" Iya May ,tuh laki lho suruh belakangan ngak masalah .nanti kita jemput di bandara " kata Vani semangat.


" Ogah masa bang Ryan ditinggal sih, mana bisa kan kalo ngak di koloni gue belum bisa tidur " kata Maya manja.


" Masyaallah May lho dah dua kali nikah aja masih manja manja , harusnya kita dong woi....!!!."teriak Desi sewot karna iri.


" Dih laki gue ini, kenapa lho yang sewot Des " kata Maya terkekeh .Karna memanasi kedua temannya itu.


" Tobat gue punya teman kaya dia Des, sok unyu unyu .Mbok ngalah sama kita yang baru nikah lah dikit.... aja " kata Vani sambil cemberut.


" Hadeh.......Lebay lho Van, kan bang Ryan bucin sama gue . kenapa lho berdua yang baper " ledek Maya


" Yah.....emang iya bucin, tapi jangan sampe mewek juga May " kata Vani.


" Lah kan rezekinya masing masing.Makanya lho berdua cepat bikin yang rajin." kata Maya tersenyum.


" Hadeh situ enak ngomong ya May , gue tiap malah sudah dihajar Alex aja . Bikin sehari 3x bukannya jadi malah hancur remuk nih badan " kata Desi cemberut.


" Iya gue juga, ngomong sih enak May. lho kan banyak pelayan. nah kita harus bersih bersih sendiri tahu ngak " kata Vani ikut cemberut.


" Lah minta aja pembantu satu kenapa pusing mikir " kata Maya santai.


" Dih lho punya suami bos, nah kita cuma asisten ya jelas kalah lah" kata Desi.


"Iya kita kudu demo nih sama laki lho May, minta naik gaji " goda Vani protes


" Lah gaji laki kalian kan pada gede kenapa kudu demo lagi , orang gajinya sudah banyak gitu kok" kata Maya cuek.


" Emang berapa May, lho tahu " kata Desi penasaran.Karna kepo gaji Alex.


" Mana gue tahu, orang gue bukan bininya tanya aja langsung " kata Maya meledek


" Dasar lho May, mana kita berani nanya kan baru nikah juga. Nanti dikira mau sok ngatur lah, mau ini lah barebe dong " kata Vani.


" Lah nanyanya pas lagi main lah, kan bisa sambil dirayu " kata Maya tersenyum.

__ADS_1


" Oh jadi gitu May, kalo lagi gituan, sambil tanya gaji si abang " kata Desi.


" Sialan lho May, mana brani gue makin digoyang aja terus " kata Vani.


" Lah kan malahan bagus, bisa cepat jadi .Lagian kalo ngak ngasih tahu ngak usah dikasih goyang " kata Maya terkekeh.


" Wah parah lho May, entar gue praktikin deh tapi kalo marah lho tangung jawab ya " kata Desi tertawa.


" Iya tuh May, takut gue bayangin laki gue marah bisa balikan sama tuh si mantan nanti " Kata Vani cemberut.


" Lah apa hubungannya Van, kok mantan dibawa bawa." kata Desi.


" Ya bisa aja kan " kata Vani.


" Heh Van, kalo luh laki lho brani ninggalin lho karna tuh mantannya. Sunatin aja tuh perkutut Didi " kata Maya.


" Lah habis dong " kata Desi melotot.


" Wah parah lho , kalo masalah sunat menyunat gue ngak mau lah, trus gue make yang mana ?" kata Vani cemberut.....


Hahaha........Desi pun tertawa ngakak bersama Maya. Karna dikerjain Maya.


" Asem lho pade , punya bang Ryan aja tuh dipangkas " kata Vani gusar. Karna jadi bahan tertawaan.Kedua sahabatnya.


" Mana bisa dia punya uang banyak." kata Maya yang masih tergelak.


" Nah lho May, ngak punya nyali kan May " ledek Desi mengejek Maya.


" Bukan ngak.punya nyali , gue kalah set. Bisa ngenes gue dibuang si abang " kata Maya tersenyum.


" Jelas lah orang lho masih butuh duitnya." Kata Desi menyindir


" Bukan masalah duit Des, kako duit mah gampang umpan pake anaknya duit pasti datang. tapi kalo cari yang lain gue sakit hatilah .Kan tuh si abang masih ganteng " kata Maya tersenyum .


" Yah capek deh......tapi iya juga tuh laki lho bikin gue kebawa mimpi membayangkannya May " kata Desi jujur.


" Iya tuh, lho beruntung tuh May. Kalo gue yang jadi lho May,. Bakal gue tawan dikamar seharian tuh laki " kata Vani keceplosan.


" Hah......Gila lho Van. Mana bisa ngak bisa nyari duit dong hahaha......... tawa Desi terkekeh.


" Wah pantasan aja dia cepat jadi Des, orang Didi seharian dikurung Vani. " sindir Maya. Yang membuat Vani mati kutu.Namun akhirnya tertawa.


Hahaha.........ketiganya pun tertawa senang .bisa ngobrol dan becanda.Walau hanya Vc namun Maya masih punya hiburan dan bisa ngerjain kedua temannya itu.


Hello guys beri bunga dan hadiah dong kok sepi athor sedih nih !! he he he buat semangat athor ....semoga kalian sehat semuanya. dukung penulis amatir ini ya ....


makasih .....banget bila perlu nonton iklannya ya.......ya........salam buat kalian

__ADS_1


__ADS_2