Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 350


__ADS_3

Maya bahagia mendengar semua cerita Desi dan Vani kalo mereka sudah menikah semua. Dan juga punya anak .Dan hampir seumur dengan anak anaknya . Yang membuat Maya mengumpulkan ingatannya dengan perlahan .


" Ayo kita makan tadi bi Marni sudah masakin kita cumi asam manis dan udang crispy yang dibawa dari villa pantai lho " kata Maya.


" Wah curang lho May ngak ngajak kita kesana Padahal lama kita ngak plesir lho May " kata Vani


" Ya besok lagi kalo kalian mau ikut boleh Tapi nunggu bang Ryan ngak sibuk kita kesana bateng bareng " kata Maya.


" Iya May biar tambah seru " kata Desi.


" Iya itu dipikir nanti aja Sekarang yuk... kita makan aku lapar " Kata Maya Yang beranjak dari kursi.


" Yuk........ lets go " kata Vani Yang merangkul Maya dan Desi mengandeng tangan Maya.Yang mengingatkan mereka pada masa masa mereka kerja .


Ketiganya pun makan siang dengan lahap dan menikmati makan nya dengan lahap mereka sambil ngobrol Tentang perkerjaan dan juga rencana membeli rumah. Yang membuat Maya ingat tentang mereka membeli rumah kecil Hasil keringat sendiri. Dicicil dengan gaji hasil kerja .


Dan kini ketiganya sudah sama sama menikah dan berkeluarga..


*******


Ryan merapikan meja nya setelah pekerjaan beres . Ada rasa kesal dihatinya hari ini melihat tingkah Evan yang sepertinya nekad ingin menemui Maya. Yang membuatnya harus berhati hati dan mengawasi Maya .


Bagi Ryan ini bukan masalah sepele.. Karna ia tak ingin kecolongan Sehingga ia harus


Memutuskan kerjasama nya Dengan pihak Evan yang takut akan bermasalah di kemudian hari . Makanya ia menyuruh Didi memutus kan hubungan kerjasama mereka. lebih awal Ketimbang nanti semakin rumit .Namun sekarang ia merasa Ryan lebih tenang.


" Kim kita beli roti dulu buat nona mu " kata Ryan .


" Baik tuan " kata Kim ketika mereka hendak pulang. Keduanya mampir toko roti langganan Ryan..


Ryan lalu memilih roti dan cake kesukaan Maya Dan juga menyuruh Kim memilih untuk Ken dan Zia anak anak Kim . Yang juga keponakannya . Setelah itu keduanya langsung pulang.


Kim yang matanya awas Dan juga peka melihat sebuah motor. Yang sedang mengikuti mereka sedari tadi . Lalu Kim langsung menelpon Jeff.


" Iya Kim mereka mengawasi.mu. Berhati hatilah aku tak jauh dari kalian " kata Jeff.


" Ok.....biar aku panggil Jhon dan Ali untuk mengalihkan perhatian mereka " kata Kim sambil menoleh Ryan yang duduk tenang di kursinya .


" Kita bawa mereka keapartemen Kim Agar mereka tak mengikuti kita ke rumah utama." kata Ryan.

__ADS_1


" Baik tuan nanti kita akan tukar posisi " kata Kim Yang membawa kecepatan mobil sedang menuju apartemen Ryan..


" Seperti nya Evan nekat dia tak main main dengan ucapannya Kim " kata Ryan


" Iya bos kita harus hati hati " kata Kim yang masih mengawasi motor yang mengikuti mereka dan juga Jeff dari kejauhan.


" Ok kim kita tunggu jhon di apartemen . Laku kita tukar mobil " kata Ryan.


" Baik tuan " kata Kim lalu melaju keapartemen. Ryan.


Sesampainya di apartemen Ryan pun menunggu Jhon datang untuk bertukar posisi . Tak lama jhon pun datang bersama Ali .Yang langsung menemui Ryan .


" Gimana tuan apa kita kecoh " kata Ali yang baru masuk .


" Iya li, bawa ke pinggir kota beri dia pelajaran agar dia tahu kita juga bisa membuatnya terkecoh " kata Kim .


" Iya li, tapi kalian harus hati hati." kata Ryan yang khawatir Evan punya rencana lain..


" Baik tuan , kita berangkat dulu tuan " kata Ali pamit.


" Iya li ,Jhon hati hati jangan sampai menghilangkan nyawa orang bahaya " kata Ryan .


" Yap biar dia tahu rasa.." kata Jhon yang gatal lama tak menghajar orang .


" Ok tuan kami berangkat dulu. Mungkin dia tak sabar menunggu kita " kata Jhon .Yang Lalu berjalan lebih dulu.


" Ya " kata Ryan yang membiarkan Ali dan Jhon memakai mobil nya. Dan ia pulang dengan mobil yang dibawa jhon dan Ali.


Setelah 15 menit mereka pergi Ryan dan Kim pun turun untuk pulang kerumah utama.


Dengan perasaan lega . Ryan sampai kerumah disambut Maya yang menunggu nya diruang tamu utama.


" Abang ...." kata Maya.


" Hai sayang , apa kangen sama abang Sampai menunggu abang " kata Ryan yang langsung memeluk Maya.


" Iya bang, Oh ya tadi May bertemu dengan Desi dan Vani teman May kuliah dulu Apa Abang ingat " kata Maya bercerita.


" Hah........ jadi mereka main kesini " kata Ryan pura pura kaget padahal dia lah yang menyuruh istri para asistennya itu menajamkan ingatan Maya.

__ADS_1


" Iya bang, ngak pa pa kan mereka main kesini " kata Maya .


" Ngak pa pa boleh boleh abang senang kok biar May punya teman ngobrol " kata Ryan yang lalu merangkul Maya sambil menuju kamar mereka


" Trimakasih ya bang , berarti May boleh ajak mereka main kesini lagi kan " kata Maya .


" Boleh sayang tiap hari juga ngak masalah " kata Ryan Yang memang ingin ingatan Maya kembali pelan pelan .


" Abang serius , trimakasih bang Maya Senang banget " kata Maya .Memeluk Ryan lalu mencium pipi nya.


Hahaha .......Ryan pun tergelak mendapat ucapan teimakasih manja Maya. Yang membuat nya terkejut . Tapi Ryan sangat terharu Maya memberinya ciuman manis. Yang belum pernah dilaku kan Maya


" Trimakasih sayang abang sangat mencintai May " kata Ryan yang menangkup pipi Maya dan mengecup bibir Maya .


" May juga " kata Maya yang memeluk pinggang Ryan. Dan keduanya berpelukan mesra. Cukup lama keduanya berpelukan . Dan Ryan melepaskannya karna harus mandi dan sholat .


" Abang mandi dulu ya lalu kita sholat berjamaah " kata Ryan.


" Ya bang " kata Maya Mengurai pelukannya .


Maya pun lalu melepas kancing pakaian suaminya . Setelah selesai Ryan bergegas kekamar mandi. Untuk membersihkan diri.


Sedang Maya menyiapkan pakaian untuk di pakai Ryan..


Selesai mandi dan berpakaian Ryan dan Maya pun makan malam bersama. Karna Bima sedang pulang kampung .


" Bang kapan anak anak kita pulang " tanya Maya.


" Mungkin seminggu lag.i Apa May ingin menyusul kesana " tanya Ryan .


" Ngak usah bang biar May tunggu aja, biar mereka senang disana..Nanti pulangnya pasti mereka akan bercerita ." kata Maya tersenyum..


" Ya sayang itu pasti , besok Bima pasti sudah pulang bersama Nur . Jadi May punya teman ngobrol di rumah " kata Ryan melihat istrinya itu tersenyum ceria .


" Ya bang May juga kangen bertemu Bima " kata Maya Yang tahu kalo adiknya itu sudah menikah dan istrinya sedang hamil tua. Dari Desi dan Vani.


Selesai makan malam keduanya bersantai ditaman belakang sambil melihat lihat kolam renang Yang lama tak terjamah karna anak anak belum pulang liburan. Dan Ryan mengajak Maya santai. Sambil melihat langit yang sedang bertaburan bintang.


" Bagus ya bang May baru sadar rumah kita besar dan mewah " kata Maya Seraya menyandarkan kepalanya ..di bahu Ryan

__ADS_1


" Ya sayang ini rumah spesial untuk May" kata Ryan yang merangkul .bahu Maya dan mencium pucuk rambut Maya. Sambil menikmati suara jangkrik ditaman .


__ADS_2