The Triplets STORY

The Triplets STORY
Eps 249


__ADS_3

Setelah Zabrina tadi sudah benar-benar keluar dari kamar tersebut. Semua orang yang masih tertinggal didalam kamar itu kini tengah berkumpul di sofa tadi.


"Kalian sudah tau kan tugas kalian?" tanya Erland yang diangguki oleh teman-temannya tersebut.


"Kalau kalian sudah tau, kita selesaikan semuanya sekarang juga," ujar Erland lagi.


Dan semua orang kini bergegas untuk melaksanakan tugas mereka untuk segera membobol situs web pribadi milik sekolah agar memudahkan mereka untuk menaruh foto tingkah laku Kayla tersebut. Tapi tak hanya itu saja, mereka juga berusaha keras untuk menghack media sosial milik kedua pasangan yang terlibat, terlebih media sosial Kayla.


Dan hampir 30 menit mereka berusaha untuk menghack situs web sekolah, akhirnya mereka berhasil melakukannya.


"Web sekolah aman. Gimana dengan kalian?" tanya Azlan.


"Bentar lagi," ujar Septian yang masih sibuk dengan laptop didepannya tersebut.


"Yessss berhasil," teriak Odi kegirangan.


"Instagram punya Kayla aman," ujar Erland yang juga sudah berhasil membuka salah satu media sosial milik Kayla.


"Oke, media sosial punya Kayla yang Erland dan Odi pegang aman semua. Gimana dengan kalian berdua?" tanya Azlan memastikan.


Tak ada jawaban dari pertanyaan dari Azlan tadi, hingga beberapa detik setelahnya, Septian tampak menghela nafas lega.


"Aman," ucap Septian.


"Gue juga aman," ujar Hito.


"Oke kalau gitu, kirim semua foto Kayla ke media sosial yang kalian pegang. Ingat foto saja jangan video," tutur Azlan yang membuat semua orang kini menatap kearah dirinya.


"Lah emang kenapa?" tanya Odi penasaran.


"Ck, katanya mau hancurin mereka secara perlahan. Jadi untuk hari ini kita buat semua orang gempar dengan foto-foto itu sebelum di hari berikutnya, mereka akan dibuat terkejut dengan video yang kita miliki saat ini. Tapi sekali lagi ingat, kita harus sensor bagian sensitif mereka. Karena itu merupakan privasi buat mereka berdua. Ya walaupun kita sudah melihat sekilas sih, tapi tak apalah anggap saja sebagai imbalan kita karena sudah di buat capek mempersiapkan penjebakan hari ini," jelas Azlan yang membuat semua orang kini hanya bisa menggelengkan kepala mereka.


Dan sesuai dengan arahan Azlan tadi, mereka semua kini bergegas untuk mengunggah foto Kayla ke seluruh media sosial milik kedua tokoh utama dan web sekolah tentunya.

__ADS_1


Semua kegiatan yang mereka lakukan itu hampir memakan waktu satu jam lamanya karena mereka juga harus menghapus jejak di media sosial itu agar tak ada yang bisa melacak perbuatan mereka semua.


"Huh akhirnya selesai juga," ucap Odi sembari merentangkan kedua tangannya.


"Kalau kalian sudah selesai, silahkan pulang atau tidur disini juga tidak apa-apa," ujar Erland.


"Pulang jam dua? Gak dulu deh. Mending gue tidur disini daripada gue kenapa-napa dijalan," tutur Odi yang diangguki semua orang disana.


"Terserah kalian saja kalau kalian mau berbagi tempat tidur buat 6 orang," ucap Azlan.


"Gak masalah," tutur Odi yang sudah merebahkan tubuhnya di atas ranjang di kamar tersebut, diikuti oleh Septian dan dua orang lainnya.


"Anjir, jangan peluk-peluk gue," ucap Hito sembari mendorong tubuh Septian agar menjauh dari tubuhnya.


"Jangan dorong-dorongan woy, bisa jatuh gue nanti," geram Odi yang hampir saja bisa tertidur itu.


Dan hal tersebut langsung memancing keributan kecil diantara keempat orang tadi, sedangkan Azlan dan Erland yang sedari tadi hanya menatap kehebohan tersebut mereka kini menghela nafas panjang dan keduanya memilih untuk menjauh dari mereka dan berniat untuk tidur di sofa di ruangan tersebut.


...****************...


Bahkan tak sedikit orang yang tengah berbisik-bisik mengenai Kayla.


Dan hal itu membuat Azlan, Erland dan teman-temannya kini tersenyum sangat tipis sampai tak terlihat oleh siapapun.


Mereka terus berjalan menelusuri loby sekolah tersebut, hingga panggilan seseorang menghentikkan langkah mereka.


"Er!" panggilnya yang membuat keenam orang tersebut kini memutar tubuh mereka kearah sumber suara.


"Er, lo harus lihat ini," ujar orang tadi dengan heboh saat dirinya sudah berdiri didepan Erland.


Dan kini tangannya bergerak untuk menunjukkan sebuah foto Kayla kearah Erland.


"Ini siapa?" tanya Erland berlagak tidak tau siapa orang yang ada difoto tersebut.

__ADS_1


"Ck, masak lo gak tau sih orang di dalam foto ini tuh siapa. Lihat baik-baik lah Er," ucap orang tersebut yang tampak geram.


Erland kini tampak mengerutkan keningnya sebelum ia kini menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya.


"Astaga. Itu Kayla?" ucap Erland dengan ekspresi kaget yang ia buat-buat.


"Ck iya lah. Siapa lagi kalau bukan dia? Kalau lo gak percaya, lihat nih video dia saat ciuman," ujar orang tersebut sembari memutar video yang tak mereka punya sama sekali.


Dan hal tersebut kini menyita perhatian keenam orang tadi. Lalu setelah mereka semua selesai melihat adegan tersebut, mereka kini tampak saling pandang satu sama lain.


"Nah sekarang lo sudah percaya kan kalau foto itu adalah foto Kayla. Sumpah ya gue gak nyangka Kayla yang terlihat polos ternyata oh ternyata didalam tubuh dia jauh dari kata polos," ucap orang tersebut.


"Dan untungnya lo sekarang sudah lepas dari jerat rayu perempuan malam itu," sambungnya.


"Sebentar, gue mau tanya. Lo dapat video itu darimana?" tanya Erland.


"Dari web sekolah lah darimana lagi coba. Ck, makanya kalau punya hp tuh di gunakan dengan baik dan benar biar tau informasi terupdate setiap harinya," ujar orang tersebut yang membuat keenam orang itu kini langsung bergerak untuk membuka web sekolah tersebut.


Dan benar saja apa yang dikatakan oleh orang tersebut karena di web tersebut bukan hanya foto-foto yang mereka kirim tadi malam melainkan ada beberapa foto lainnya yang lebih panas dan video singkat yang tadi mereka tonton itu.


"Jadi apa yang akan lo lakuin buat menyelesaikan masalah ini?" tanya Azlan tiba-tiba kepada orang di hadapannya tersebut yang ternyata adalah Virza sang ketua OSIS.


"Hmmm entahlah gue juga gak bisa mutusin begitu saja atas kasus ini. Karena kemungkinan kasus ini akan diselesaikan langsung oleh pihak sekolah. Dan mungkin Kayla akan di skors dari sekolah ini atau lebih parahnya malah di keluarin dari sini," ujar Virza.


Dan tatapan Virza kini beralih kearah Erland yang tampak bengong itu.


"Udahlah Er, cewek kayak dia mah gak usah di pikirin lagi. Gue yakin suatu saat nanti lo pasti dapat pengganti dia yang jauh lebih baik dari Kayla. Jadi gue dukung dan kasih semangat buat lo biar cepat move on dari Kayla," ucap Virza dengan kepalan tangan yang ia acungkan ke atas. Dan hal tersebut membuat Erland kini tersenyum.


"Thanks atas dukungan dan semangatnya. Kalau ada kabar mengenai putusan pihak sekolah atas masalah ini, lo kasih tau gue," tutur Erland.


"Tenang aja, gue akan update mengenai masalah ini ke lo," ujar Virza yang mendapat tepukan di bahunya oleh Erland.


"Sekali lagi gue ucapin terimakasih. Kalau gitu gue ke kelas dulu," tutur Erland yang diangguki oleh Virza. Dan setelah itu Erland kini bergerak untuk meninggalkan area loby tersebut dengan otak yang penuh tanda tanya.

__ADS_1


Dan keterbengongan dirinya yang dianggap Virza dengan artian kalau dia belum move on dari Kayla, itu sangat salah besar. Pasalnya yang sedari tadi memenuhi otaknya bukan masalah perempuan tersebut melainkan tentang video yang terunggah di situs web sekolah tadi. Tidak mungkin jika salah satu dari temannya itu yang mengunggahnya karena mereka tidak ada yang memiliki videonya. Tapi jika bukan mereka pelakunya, berarti ada orang lain yang juga mempunyai niatan yang sama dengan mereka berenam tadi.


__ADS_2