The Triplets STORY

The Triplets STORY
Eps 56


__ADS_3

Mobil Edrea kini perlahan berhenti di depan salah satu rumah yang Zico sangka itu adalah rumah Edrea.


Edrea kini perlahan mendekati mobil Zico yang juga turut berhenti disana kemudian ia mengetuk kaca mobil tersebut.


"Gue udah sampai. Lo hati-hati dijalan," ujar Edrea saat kaca mobil Zico terbuka.


"Gue balik dulu. Assalamualaikum," pamit Zico.


"Waalaikumsalam, bye." Tangan Edrea melambaikan kearah mobil Zico yang perlahan menghilang dari pandangannya.


"Ehem," dehem seseorang tepat dibelakang tubuh Edrea. Edrea yang sudah bisa menebak siapa orang yang berada dibelakangnya itu kini perlahan memutar tubuhnya dengan memasang senyum manisnya.


"Hay babang Farel," sapa Edrea masih berlagak sok manis.


Masih ingat dengan sosok Farel yang merupakan anak dari sahabat Mommy Della yaitu Mama Tania yang baru 1 minggu ini pindah rumah di dekat rumah Mommy Della dan Daddy Aiden. Dan sayangnya rumah itu sering dijadikan triplets rumah jadi-jadian mereka. Ya walaupun rumah itu masih terbilang mewah tapi setidaknya masih mending dibandingkan rumah mereka yang asli.


"Bawa siapa tadi? Mana ngaku-ngaku ini rumah kamu lagi," tutur Farel.


"Hehehehe temen doang bang. Oh ya Mama Tantan ada dirumah kan?" Tanya Edrea yang tampak mengalihkan pembahasan tadi.


Farel menghela nafas kemudian mengangguk dan tanpa dipersilahkan, Edrea langsung nyelonong masuk kedalam rumah tersebut, membiarkan mobilnya berada di pinggir jalan begitu saja.


"Mobil kamu jangan ditinggal kayak gini woy. Parkirin dulu di halaman rumah," teriak Farel.


"Abang aja yang parkirin, kuncinya masih di dalam," jawab Edrea dengan teriakan pula.


"Kutu kupret. Anak kecil main nyuruh-nyuruh orang yang lebih tua seenak jidatnya. Mana tuh kunci masih nancep di dalam lagi. Ngenakin orang mau curi mobil aja tuh orang. Untung sayang, kalau gak udah aku tuker sama kuda nil," gerutu Farel namun tetap saja ia juga memindahkan mobil Edrea masuk kedalam lingkungan rumahnya.


Setelah memarkirkan mobilnya tersebut, Farel segera masuk kedalam rumahnya dengan terus berdoa semoga Edrea tak menginjakkan kakinya didalam kamarnya.


"Rea mana Ma?" Tanya Farel karena tak mendapati Edrea bersama sang Mama.


"Tadi bilangnya keatas mau ke kamar, Sofia," jawab Mama Tania.


Farel memejamkan matanya sesaat sebelum ia beranjak menuju lantai dua, dimana kamarnya dan juga sang adik berada.


Saat sudah berada dilantai dua, Farel langsung menuju ke kamar Sofia. Dan tanpa permisi ia membuka pintu kamar tersebut.


"Rea ada disini?" Tanya Farel.

__ADS_1


Sofia menatap wajah farel dan menganggukkan kepalanya.


"Dia lagi di kamar mandi. Emang ada apa bang?"


Farel tampak menghela nafas lega.


"Cuma mau ngasih kunci mobilnya." Farel melemparkan kunci mobil tersebut kearah Sofia dan dengan reflek Sofia menangkap kunci tersebut.


Saat sudah menyerahkan kunci tadi Farel segera pergi dari kamar tersebut dan bertepatan saat Farel pergi, Edrea keluar dari kamar mandi dan sudah berganti baju menggunakan baju santai milik Sofia.


"Bang Farel tadi nyariin gue?" Tanya Rea sembari duduk di samping Sofia yang tengah sibuk menonton drama para oppa-oppa Korea.


"Iya, cuma mau ngasih kunci mobil Kakak doang," tutur Sofia sembari menunjuk kunci mobil tadi menggunakan dagunya.


Edrea menganggukkan kepalanya.


Baru juga Edrea akan fokus menonton film yang diputar lewat laptop milik Sofia tadi, teriakan dari Farel terdengar menggema memenuhi rumah tersebut.


"EDREA!!" teriak Farel.


Sofia dan Edrea kini saling pandang.


"Kita lihat aja deh kesana," ajak Sofia.


"Jangan deh," tolak Edrea sembari memegangi pergelangan tangan Sofia yang akan beranjak dari duduknya.


"Emang kenapa sih? toh kakak juga tadi di panggilan sama bang Farel. Buruan kita kesana sebelum dia semakin menjadi lho marahnya." Edrea menggigit bibir bawahnya.


"Edrea!! kesini gak lo!" teriak Farel terdengar kembali.


"Tuh kan. Ayo ah kesana, gue juga kepo nih kenapa bang Farel sampai teriak-teriak begitu." Kini Edrea perlahan berdiri dari duduknya karena tangannya terus ditarik oleh Sofia agar bergerak dari duduknya.


Kedua gadis yang hanya berjarak 1 tahun itu kini perlahan menghampiri sumber suara yang ternyata dari kamar Farel.


"Kenapa teriak-teriak sih bang?" tanya Sofia sembari masuk kedalam kamar Farel sedangkan Edrea, ia masih berdiri tegak di depan kamar Farel. Ia tak berani masuk dan berhadapan dengan Farel sekarang.


"Kamu lihat nih. Kamar abang berantakan seperti kapal pecah kayak gini." Sofia menatap setiap sudut kamar tersebut yang memang sudah berantakan dengan bad cover yang sudah lepas dari tempat tidur, televisi yang terdapat coretan tanda tangan dari Edrea ditambah busa sabun mandi dimana-mana.


"Sekarang tuh anak dimana?" tanya Farel dengan garangnya.

__ADS_1


"Lho lah tadi di belakang Sofi, sekarang tuh orang kemana coba?"


Sofia dan juga Farel kini bergegas keluar dari kamar tersebut dan tak juga mendapati Edrea disana.


Tak lama setelahnya terdengar deruman mobil, keduanya kini saling pandang kemudian berlari keluar dari rumah tersebut.


"Edrea!!! kurang ajar berhenti gak Lo!" teriak Farel sembari berusaha mengejar mobil Edrea yang masih berada di area halaman rumah tersebut.


Edrea menurunkan kaca mobilnya tapi tatapan matanya masih terfokus kedepannya.


"Maaf bang. Rea sengaja. Selamat membersihkan kamar, bye bye," ucap Edrea kemudian ia menancap gas keluar dari area rumah tersebut berbarengan dengan Farel melempar sendalnya kearah mobil tersebut.


"Sialan, punya Adik laknat. Awas aja kalau lo main kesini atau gue kerumah Mommy Della, gue pastiin kamar lo yang bakal jadi sasarannya," geram Farel, setelah itu ia masuk kedalam rumah tersebut dengan wajah yang sudah ditekuk yang membuat Mama Tania heran.


"Abang kamu kenapa?" tanya Mama Tania saat Sofia mendekatinya.


"Biasalah dikerjain sama kak Rea," jawab Sofia.


"Itu anak berdua berantem mulu gak ada habisnya. Yang besar juga gak mau ngalah. Huh," tutur Mama Tania sembari duduk disamping Sofia.


Sedangkan Edrea, ia kini telah sampai di kediamannya dengan senyum tanpa dosa.


"Assalamualaikum, yuhu, anak cantik sudah pulang dan sampai rumah dengan selamat. Mommy oh Mommy, Where are you?" teriak Edrea sembari mengombang-ambingkan tasnya.


"Waalaikumsalam. Mommy in here, princess," jawab Mommy Della.


Edrea tersenyum sembari menghampiri Mommy Della yang tengah duduk di sofa ruang keluarga sembari menonton acara televisi.


Saat Edrea sudah duduk disamping sang Mommy, dia langsung ditatap curiga oleh Mommy Della.


"Darimana kamu? Itu baju siapa yang kamu pakai? Dan dimana seragam sekolah kamu?" tanya Mommy Della dengan tatapan mengintimidasi.


"Tadi pulang sekolah mampir ke rumah Mama Tania dan baju ini aku pinjam dari Sofia. Kalau seragam sekolah, aman terkendali Mommy," jawab Edrea sembari menepuk-nepuk tasnya yang berisi beberapa buku pelajaran ditambah dengan seragam sekolahnya tadi.


Mommy Della tampak mengangguk.


"Ya udah, kamu cuci muka atau bersihin tuh badan gih, habis itu baru makan." Edrea berdiri dari duduknya sembari memberikan sikap hormat kepada Mommy Della.


"Siap laksanakan ibu negara." Edrea kini segera menuju ke kamarnya dan menjalankan perintah dari Mommynya tadi.

__ADS_1


__ADS_2