
Pada saat Carla Dan Selena saling menatap satu sama lain, beberapa Detik kemudian Selena menyipitkan matanya dengan tajam sambil Mencoba bertanya..
"Carla. Kau melakukan ini pada kami, apa kau tidak takut kami membunuhmu?"
Ucap Selena sambil menatap Carla dengan tajam, namun, bukannya takut Carla dengan tenang menjawab..
"Membunuhku yah,...Sejak Ketua kami meninggal, aku tidak takut lagi yang namanya kematian, Bahkan aku tidak masalah jika kau ingin membunuhku, namun-
-sebelum kau membunuhku, setidaknya bantulah aku untuk membunuh orang itu, sebab....."
Sesaat Carla berhenti, tiba - tiba Selena lansung terkejut melihat Wajah Carla. Bukan hanya Selena saja, Bahkan Brid, Dux maupun Gregori juga sama.
Alasannya, itu karena tepat di mata Carla mereka semua melihat bahwa Air matanya sedang menetes, dimana tatapannya terlihat marah namun bercampur dengan kesedihan.
"....~sebab, jika aku tidak membunuhnya, aku merasa malu menemui Ketua di alam sana."
Ucap Carla sambil tersenyum, dimana Wajahnya terus berlinang air mata.
Selena yang melihat itu, tanpa sadar menjauhkan belatinya dari Leher Carla. Setelah itu ia bertanya...
"Carla, kenapa kau segitunya ingin bantuan kami? Apa pasukan yang kau miliki saat ini tidak cukup untuk membunuh orang itu?"
"~jangankan membunuh Orang itu, bahkan menahan Jendral Alexei pun kami tidak bisa."
Mendengar itu, membuat Selena dan Gregori lansung menyipitkan matanya.
Sebab jika di pikir baik - baik, tidak mungkin pasukan yang Carla punya saat ini tidak bisa menahan Alexei. Apa lagi ia punya banyak sekali Alutsista, jadi itu tidak mungkin.
**********
Author: di sini maksudnya Alexei doang, bukan Kekuatan militernya.
**********
Terlebih lagi, jika ia menggunakan Kecerdasannya untuk membuat Rencana, agar bisa menahan Alexei.
Sudah Pasti ia akan berhasil dan mungkin saja ia juga bisa membunuh orang itu, namun jika Carla sampai mengatakan .
itu berarti, Ada Orang kuat di pihak Alexei dimana Pasukan Carla sekalipun tidak bisa hadapi.
(Tapi siapa?)
Seolah - olah tau apa yang di pikirkan Selena, Carla lansung menjawab...
"Kau pasti berpikir kenapa aku tidak bisa menahan Jendral Alexei kan?"
Saat di tanya, Selena hanya terdiam dan terus menatap Carla. Melihat itu, Carla lansung menjawab...
"Alasannya gampang, itu karena pihak sana punya 4 orang, yang memiliki kekuatan di luar akal Sehat manusia."
***********
Author: kalian pasti sudah taukan siapa 4 orang ini. Ia para Pengguna TUPXION.
2 di pihak yang bunuh MC dan 2 lagi di pihak Alexei. Di tambah lagi si Alexei, berarti ada 5 wkwkwkwk😂😂
Kasihan sih CarlaðŸ˜
***********
"kekuatan di luar akal Sehat manusia?"
Tanya Selena
"Yah, meskipun Gregori melawan salah satu dari mereka, aku yakin Gregori akan kalah. Bahkan tidak butuh 1 menit pun."
Mendengar hal itu, membuat Selena lansung terlihat marah. Sebab Carla seolah - olah meremehkan Kekuatan Gregori.
"Carla, Aku Tidak Tau Sekuat Apa Mereka Tapi, apa kau pikir Gregori selemah itu, untuk bisa di kalahkan secepat itu?"
Ucap Selena sambil menatap tajam Carla. Meskipun Carla di tatap seperti itu, ia tetap terlihat tenang dan menjawab...
"Aku tidak pernah bilang Kalau Gregori itu lemah, hanya saja kekuatan Mereka itu sangat kuat."
Ucapnya, setelah itu Carla melirik ke arah Gregori, di mana tatapannya terlihat sangat Serius dan berkata...
"Jangankan Gregori, Bahkan Alexei sekalipun tidak bisa mengalahkan salah satu dari mereka."
Mendengar hal itu, Sentak Membuat Selena dan Gregori lansung melebarkan mata Karena terkejut.
"Ca- Carla, kau pasti bercanda, Tidak mungkin Alexei bisa di kalahkan, Bahkan ketua kalian Sekalipun, Sulit mengalahkan dia.."
"Aku mengerti apa yang ingin kau katakan. Namun ini adalah kenyataan-
-Baik, Gregori, Jendral Alexei maupun Ketua kami. Tidak ada satupun dari mereka yang bisa mengalahkan orang - orang itu (Pengguna Tupxion). Apa lagi...."
Sesaat Carla berhenti ia mengertakkan giginya dengan kuat sambil tatapannya terlihat sangat marah dan berkata...
"SALAH SATU DARI MEREKALAH YANG SUDAH MEMBUNUH KETUA KAMI."
Mendengar hal itu, sentak membuat Selena dan Gregori lansung terlihat shock.
Mereka tidak pernah menyangkah kalau salah satu dari mereka, yang sudah membunuh Dirman.
(Tapi jika itu memang benar, itu berarti tidak ada gunanya Carla meminta bantuan kami?
Sebab di lihat dari manapun, Dirman Lebih kuat dari Gregori. jadi tidak ada gunanya kami membantu mereka, atau mungkin ia masih punya Rencana lain?)
__ADS_1
Pada saat Selena memikirkan itu, ia melihat Carla dengan serius dan mencoba bertanya..
"Carla, boleh aku tau, apa yang kau Rencanakan untuk mengalahkan mereka?"
"Soal itu, aku akan beritau, setelah kalian bergabung ke kelompok ku."
Mendengar itu membuat Selena lansung terlihat Jengkel sambil mendecatkan Lidahnya.
"Cih, itu lagi, tidak bisakah kau beritau kami dulu?"
"Tidak bisa."
Jawab lansung Carla. Seolah - olah ia mencoba mengolok - olok Selena.
Selena yang tau itu lansung menggaruk kepalanya. Setelah itu ia menjauh sedikit dari Carla dan melihat ke arah Gregori.
(Bagaimana?)
Seolah - olah tau apa yang ingin di katakan Selena, Gregori lansung mengangguk Setuju.
Melihat hal itu, Selena lansung mendesah "haaa.." sambil berpikir...
(Begitu,..jadi kau penasaran juga yah.)
Setelah Mengucapkan itu, Selena melihat ke arah Carla lagi sambil berkata...
"Baiklah, aku akan bergabung dengan kalian."
"Eh, Be~Benarkah?"
Tanya Carla.
"Yah."
Jawab Selena dengan tegas.
Mendengar itu membuat Brid, Gregori dan Dux merasa lega dan lansung menurunkan Pistol mereka masing - masing.
Begitupun Dengan Carla, yang terlihat senang.
"Selena, makasih."
Ucap Carla sambil tersenyum. Di sisi lain, Selena yang melihat senyumannya itu Entah kenapa ia lansung tersipu malu dan buru - buru mengalihkan pandangannya ke tempat lain..
"Ti~Tidak perlu berterima kasih. Yang lebih penting, bisa beritau aku sekarang Rencanamu?"
"Tentu saja."
Jawab Carla Dengan Serius.
************
Jadi, kita Skip saja di sini..
************
________________________________
___________________________
Setelah Carla menjelaskan Rencananya, saat ini mereka semua sedang duduk kembali di Sofa
Dimana Selena terlihat tengah bersandar, sambil melihat ke arah atas.
"Begitu,..jadi Koper Platinum itu yah, kunci dari Rencana ini?"
Bisik Selena, dan lansung di balas oleh Carla.
"Yah, Selama kita punya Koper itu dan kalian, aku yakin kita bisa menahan mereka."
"Menahan? Apa kita tidak membunuhnya?"
Tanya Selena.
Mendengar itu, Carla lansung tertawa sinis sambil menjawab...
"Tidak, kita tidak membunuh mereka, kita hanya menahannya saja-
-Lagi pula, sekuat apapun kalian, kau tidak akan pernah bisa membunuh mereka."
Ucap Carla dengan tatapan Serius. Melihat hal itu Membuat Selena lansung mendesah sambil berkata...
"Haaa, baiklah aku mengerti. Selain itu..."
...Sesaat Selena berhenti, ia melihat Carla dengan Serius dan bertanya...
"-karena kami sudah bergabung dengan Kalian, itu berarti kau akan menyembunyikan kami dari orang - orang itu kan?"
Ketika Selena bertanya Soal Beberapa Pihak yang Mengincar kelompoknya, Carla lansung menjawab.
"Tentu saja."
"Baguslah,...Kalau begitu, bisa kau jemput anggota kami yang lain? Aku takut mereka nanti akan di tangkap."
"Oh Soal itu kau tidak perlu khawatir, lagi pula aku sudah membawa mereka semua kesini saat kalian menjalankan misi."
Selena yang dengar itu lansung terkejut.
__ADS_1
"Eh Benarkah?"
"Yah."
Jawab Carla, Mendengar itu membuat Selena lansung merasa lega dan bersandar kembali di Sofa.
Setelah itu. Ia melihat ke arah Carla dan berkata...
"Baiklah, karena semuanya sudah selesai, kalau begitu, bisa kita kembali ke topik awal?"
Mendengar itu Carla terlihat bingun, dan mencoba bertanya balik.
"Topik awal? Apa maksudmu?"
"Oi, jangan bercanda, Bukankah kau tadi bilang, jika kami bergabung dengan kalian, kau akan menjawab semua pertanyaanku."
"Pertanyaan? Hah, maksudmu Soal Makluk itu?"
"Yah."
Jawab Selena secara singkat, setelah itu ia lanjutkan lagi...
"Bukan hanya itu saja, aku juga ingin tau dari mana kau dapat uang dan Alutsista sebanyak itu?"
Tanya Selena. Mendengar itu untuk sementara Carla hanya Terdiam, namun beberapa detik kemudian Ia mendesah "haaa.." dan berkata...
"Kau benar, karena kalian sudah bergabung ke kelompok kami, itu berarti sudah saatnya aku memberitau kalian. Rahasia dunia ini."
Selena yang dengar itu lansung terlihat bingun dan bertanya.
"Ah, Rahasia dunia ini?"
"Benar, sebuah Rahasia dimana para Pemimpin dunia, menyembunyikannya dari Publik."
Setelah Mengucapkan itu, Carla mulai memberitaukan Semuanya kepada Selena dan Gregori.
Mulai dari Fenomena Lubang yang di hadapi dunia ini. Sampai Pasukan di beberapa negara yang bertarung dengan para Monster.
Terlebih lagi Carla juga memberitaukan Soal Senjata S Gear yang digunakan Pasukan keamanan PBB. Namun, ia tidak memberitaukan Soal Para Pengguna TUPXION.
Alasannya, itu karena Carla mengirah bahwa belum saatnya Selena untuk mengetaui hal itu.
Adapun juga soal Bagaimana Carla bisa mendapatkan uang dan Alutsista sebanyak itu.
itu karena, dalam menghadapi Fenomena Lubang, kelompok Carla biasanya sering berperang penting.
Dimana kelompoknya sering di Sewah oleh beberapa negara. Untuk menghadapi para Monster, dan mengatasi Fenomena Lubang, salah satunya adalah...
LUBANG ABNORMAL
Apa lagi, menurut apa yang di katakan Carla. Satu - satunya yang bisa mengembalikan Lubang Abnormal saat ini hanyalah dirinya.
Jadi, untuk mengatasi Lubang Abnormal biasanya anggota PBB akan Membayar Carla dengan sangat banyak, agar bisa melindungi dunia ini.
Bukan hanya itu saja, bahkan kelompok Carla juga Sering di berikan beberapa Alutsista dari setiap negara. Salah satunya adalah negara terbesar di dunia.
Alasannya, itu karena agar bisa mempermudah dan membantu Kelompok Carla dalam menghadapi Fenomena Lubang.
Meskipun ada juga beberapa pihak yang menentang hal tersebut, namun tidak sedikit pula yang mendukung Carla Memiliki Alutsista sebanyak itu.
Setelah Carla memberitaukan Semuanya, awalnya Selana dan Gregori tidak mau percaya dengan Apa yang Carla katakan.
Namun setelah Carla memperlihatkan hasil rekaman Pertarungan antara pasukan dengan para Monster dan
Juga Pembayaran yang ia terima dari beberapa pihak.
Barulah Mereka berdua percaya kalau apa yang dikatakan Carla itu benar.
"Fuuu, jadi begitu..."
Bisik Selena sambil bersandar di Sofa, dimana wajahnya terlihat lelah. Bukan hanya ia Bahkan Gregoripun juga sama.
Namun, tanpa pedulikan itu, Selena lansung mendesah "Haaaa.." dan melihat Ke arah atas. Di mana Ia menyipitkan matanya dengan tajam sambil berkata....
"Fenomena Lubang yah,...Jujur, kami sering Dengar Rumor kalau kalian tuh di pekerjakan oleh Pihak PBB. Tapi, Tidak ku sangkah Ternyata itu benar."
Ucap Selena sambil melihat ke arah Brid dan Dux. Namun ketika tidak ada satupun dari mereka yang menjawab, Selena lansung tertawa sedikit "Heh.." sambil berkata..
"Yaa, Lupakan saja soal itu, yang lebih penting...."
Sesaat Selena berhenti ia berahli ke arah Carla dan mencoba bertanya...
"...Bisa beritau aku, kapan kita akan mulai?"
Carla yang dengar itu terlihat bingun dan mencoba bertanya balik.
"Mulai? Maksudmu?"
"Maksudku Rencana membunuh orang itu, kapan kita akan mulai?"
"Oh, soal itu yah."
Ucap Carla, setelah itu ia menatap Lurus semua orang yang ada di ruangan ini dan menjawab...
"Aku belum bisa pastikan kapan pertemuannya akan di adakan, namun, aku rasa, ITU TIDAK AKAN LAMA LAGI."
setelah mendengar Jawaban tersebut. Semua orang di ruangan ini lansung memiliki tatapan yang Serius dan juga Tajam.
__ADS_1
Dimana, mereka semua seperti memikirkan hal yang sama, yaitu...
TIDAK SABAR BERTEMU, DENGAN ORANG YANG SUDAH MEMBUNUH DIRMAN.