BOCAH MAU DI LAWAN

BOCAH MAU DI LAWAN
KEBENARAN PEMBUNUHAN KETUA


__ADS_3

setelah beberapa saat Carla dan Gadis itu ngobrol dan duduk di sana. tanpa sadar matahari pun mulai tenggelam.


"sepertinya, sebentar lagi malam, ayo kita pulang?" tanya Carla


"baik kak."


jawab Gadis itu, sambi tersenyum.


setelah itu, mereka berdua lansung berdiri dan mencoba meninggalkan tempat itu,


namun, ketika Carla mulai berjalan, ia merasa kalau Gadis itu tidak mengikutinya dari belakang. sehingga ia lansung berhenti dan melihat ke arah belakang.


dimana terlihat Gadis itu sedang berdiri di dekat tebing sambil memandang matahari yang sebentar lagi akan tenggelam.


"apa yang kamu lakukan? Cepat kita Pulang?"


Ketika Carla memanggilnya, perlahan gadis itu berbalik dan menatap Carla dengan Serius.


"hmm."


melihat tatapan itu. entah kenapa Carla merasa suasana di sekitar gadis itu sedikit berubah.


"Kak, apa kamu percaya, jika di dunia ini ada kekuatan yang berada di luar akal sehat manusia?"


"hah..apa yang kau katakan tiba - tiba begitu??"


"aku hanya ingin bilang, seandainya kakak punya kekuatan seperti itu, apa kakak tidak ingin balas dendam, dengan orang yang mengambil nyawa kekasih kakak?"


mendengar itu, sentak membuat Carla lansung tersipu malu.


meskipun Carla tau, kekasih yang di maksud Gadis ini siapa. namun, ia mencoba pura - pura untuk tidak tau.


"ke- kekasih?..Gadis Kecil, apa yang kau katakan? siapa yang kau maksud kekasihku?"


"tentu saja orang yang tidur nyenyak di bawah sana."


jawab Gadis itu sambil menunjuk ke arah Kuburan, yang ada di dalam pembatas.


meskipun di dalam pembatas itu ada 9 kuburan, namun Carla tau Kuburan yang di tunjuk Gadis itu adalah Milik ketua.


"Jujur saja, aku sangat menyukai pria itu." ucap Si Gadis.


mendengar itu, Carla lansung menyipitkan matanya dengan tajam, namun tanpa pedulikan Gadis itu berkata..


"setelah aku datang ke tempat(Dunia) ini, aku sering di perlakukan seperti sebuah alat untuk keinginan mereka-


-Bahkan, mereka Sering menjadikanku kelinci percobahan hanya untuk menciptakan sesuatu yang seharusnya tidak di ciptakan oleh manusia."


ucap Gadis itu dengan nada Serius. mendengar itu, Carla terlihat bingun dan mencoba bertanya.


"alat? kelinci percobahan? dari tadi apa yang sedang kau bicarakan??"


meskipun Carla bertanya, namun Gadis itu tidak mendengarkanya dan terus mengatakan Sesuatu yang tidak Carla mengerti.


"Awalnya aku pikir orang - orang di tempat(Dunia) ini, adalah Orang baik tapi, sayangnya aku salah...."


wajahnya yang tadinya serius tiba - tiba berubah menjadi sedih. Setelah itu ia berkata..


"Tidak kusangkah, saat aku baru datang ke tempat(Dunia) ini, aku sudah di perlakukan Seperti itu oleh manusia, yang aku anggap baik.-


-bahkan, aku merasa ingin membunuh mereka, karna sudah memperlakukanku seperti itu. namun, sayangnya aku tidak bisa melakukan itu."


ucapnya dengan sedih, melihat itu, Carla yang sepertinya sudah mulai mengikuti alur pembicaraan mencoba bertanya.


"kenapa??"


"itu karena, aku bukan dari tempat(Dunia) ini, tapi berasal dari tempat(Dunia) lain, itulah kenapa aku di larang membunuh manusia yang ada ditempat(Dunia) ini. karena aku sudah buat perjanjian."


"Perjanjian? dengan siapa?"


tanya Carla


"Bukankah sudah jelas, pemilik tempat(Dunia) ini."


"hah???"


sekali lagi Carla tidak mengerti apa yang Gadis itu katakan. namun tanpa pedulikan Gadis itu melanjutkan..


"alasan aku bisa masuk ke tempat(Dunia) ini, itu karena aku dan Sang pemilik membuat perjanjian, dimana aku bisa masuk ke Tempat(Dunia) ini, dengan syarat-


-JANGAN PERNAH MEMBUNUH MANUSIA DI TEMPAT(DUNIA) INI, JIKA TIDAK TEMPAT(DUNIA) KU AKAN DIHANCURKAN."


mendengar itu, entah kenapa Carla lansung mengerti apa yang ingin gadis itu katakan.


dengan kata lain, jika Gadis itu membunuh Orang Di Negara(Tempat) yang ia sebutkan tadi. maka pemimpin(Pemilik) Negara(Tempat) itu, akan memBom Nuklir negara(Tempat) ia berasal.


(umm, jadi begitu,..sepertinya aku udah mulai mengerti, alur pembicaraan ini.)


pikir Carla, sambil mengangguk terus. namun,...


"itulah kenapa, jika Kakak Ingin balas dendam, maka aku bisa kasihkan kakak 1 TUPXION, agar bisa menemukan Orang itu dan balas dendam."


...Mendengar itu, membuat Carla sekali lagi tidak mengerti arah pembicaraan. sehingga ia mencoba bertanya..

__ADS_1


"EH, TUPXION?..APA MAKSUDMU?"


sayangnya Gadis itu sama sekali tidak mendengarkan apa yang Carla katakan dan terus saja bicara..


"bagaimana kak, bukankah ini rencana yang bagus??"


karena sudah Kesal, akhirnya Carla lansung membentaknya...


"RENCANA PALA KAU."


..dan dengan kuat memukul kepala Gadis itu.


BUKK!!


"~Aghh!!...itu sakit kak."


ucap Gadis itu sambil megenggam kepalanya. namun, tanpa pedulikan Carla berkata..


"salah kamu sendiri tidak mendengarkan ku. dan juga, bisa tidak kau jelaskan padaku dengan baik, supaya aku bisa paham-


-lagi pula apa - apaan itu TUPXION aku sama sekali tidak memgerti?"


"setelah kakak bilang, benar juga?"


ucap gadis itu, sambil mengubah ekspresinya yang tadinya kesakitan sekarang menjadi serius.


setelah itu, ia manatap Lurus Carla dan bertanya..


"apa kakak masih ingat, yang aku katakan tadi, soal kekuatan yang diluar akal sehat manusia?"


"tentu sajalah aku ingat, kau pikir aku ini bodoh!"


jawab Carla dengan nada bercanda, mendengar itu si gadis lansung tertawa manis sambil tersenyum..


"benar juga..Fufufufu."


setelah itu, ia menatap Cerla lagi dengan Serius dan berkata...


"kalau begitu, kekuatan yang aku maksud itu adalah-"


"TUPXION kan??"


sambung lansung Carla, mendengar itu. membuat Si gadis sesaat terkejut. namun beberapa detik kemudia ia kembali seperti semula dan menjawab...


"benar,..karena satu - satunya cara untuk bisa menemukan siapa yang membunuh kekasih kita adalah-"


"Hah, Barusan Kau Bilang Apa??"


"-DENGAN MEMAKAI KEKUATAN TUPXION?"


Bentak lansung Carla, namun pada saat ia melakukan itu, tiba - tiba ia merasa seperti ada yang janggal dengan apa yang di katakan gadis itu sehingga ia mencoba bertanya.


"tunggu dulu, aku sudah mengerti TUPXION adalah kekuatan yang luar biasa tapi, apa ini ada hubugannya dengan pembunuhan ketua kami? bukankah yang membunuh ketua kami itu seekor ku- ku- Kucing?"


"apa kakak pikir begitu?"


tanya Gadis itu, dimana untuk pertama kalinya ia kelihatan sedikit berbeda. seperti ia melihat ke dalam diri Carla.


merasa ada sesuatu yang aneh, Carla mencoba bertanya balik..


"apa maksudmu??"


"memang benar, orang yang kusuka itu mati di tangan seekor kucing-"


"WOY!"


"-tapi, seperti yang aku bilang sebelumnya, TUPXION itu adalah kekuatan yang berada di luar akal sehat manusia, jadi ada kemungkinan..."


sambil mengucapkan itu, Si Gadis menatap Carla dengan tenang namun Tajam.


melihat tatapannya itu. membuat Carla lansung menyadari sesuatu dan berkata..


"tu~ tunggu,...tunggu dulu, jangan bilang...kucing itu??"


dengan mata Carla yang sangat melebar, Gadis itu menjawab..


"benar, kucing itu bukanlah sebuah kebetulan berada di ruang operasi, tapi dia sedang dikendalilan oleh salah satu pengguna TUPXION."


mendengar itu, membuat Carla lansung terlihat shock sambil berpikir.


jadi begitu, itulah kenapa kami tidak bisa mengetauinya sama sekali, meski kami sudah menjaga ruang operasi ketua dengan ketat.


bukan karena kami menurunkan penjagaan, melainkan kucing itu sedang di kendalikan oleh akal sehat manusia, sehingga ia bisa bersembunyi di tempat yang tidak bisa kami lihat.


dan jika ia ketauan, ia bisa menggunakan identitasnya sebagai kucing untuk mengelabui kami.


(JADI KUCING YANG AKU BUNUH WAKTU ITU BUKANLAH PELAKU SEBENARNYA, MELAINKAN MASIH ADA YANG LAIN.)


pikir Carla, dimana tatapannya terlihat sangat tajam, sambil mengepalkan kedua tangannya dengan erat, seolah - olah ia ingin memukul seseorang.


terlebih lagi, tanpa Carla Sadari ia juga menggigit bibirnya dengan kuat, Hingga darah mengalir dari mulutnya.


"BEGITU, JADI ORANG YANG MEMBUNUH KETUA MASIH HIDUP!!"

__ADS_1


ucap Carla sambil mengeluarkan niat membunuhnya. merasakan hal itu. Si Gadis lansung menjerit ketakutan..


"~~Hiiii.."


...dan lansung terjatuh duduk di tanah. dimana tubuhnya sangat gemetar dan wajah terlihat pucat.


namun, tanpa pedulikan Carla lansung berjongkot di dekat gadis itu untuk menyamai ketinggiannya.


setelah itu, ia megenggang pundak Gadis itu dan berkata...


"SEKARANG BERITAU AKU, APA YANG HARUS AKU LAKUKAN, UNTUK MENEMUKAN ORANG ITU??"


"~~Hiii...ba~baik aku akan memberitaumu."


jawab Gadis itu, dimana ia terlihat sangat ketakutan.


________________________________


___________________________


kembali lagi di waktu sebelumnya, dimana Carla terlihat sedang memainkan Kompunternya di Ruangan yang gelap dan juga berantakan.


dimana hanya di terangi oleh cahaya dari 3 Monitor di depannya.


ketika Carla sedang memainkan Komputernya, di situ Carla terlihat seperti sedang MengHack sesuatu.


dimana jari - jarinya terus mengetik Keyboard dengan kecepatan tinggi.


setelah beberapa saat melakukan itu, tak lama kemudian ia menekan tombol entar, dan berahli ke arah monitor bagian kiri.


"NOEL, apa kau disana??"


pada saat Carla mengatakan itu, muncul sebuah karakter anime lolita di layar Monitor bagian kiri.


dimana karakter itu memiliki rambut ponytail berwarna putih, sambil memeluk sebuah boneka panda.


dia adalah CODE NAME TUPXION 03, nama panggilan NOEL.


kekuatan dia ada pada Komputer, dimana, setiap kali ia berhubungan dengan sebuah Komputer atau alat elektronik lainnya, maka otomatis NOEL Bisa mengatasinya dengan muda.


salah satunya adalah, ia bisa menembakkan Bom Nuklir milik negara lain secara otomatis, jika ia ingin.


namun, saat ini tujuan Carla bukanlah itu, melainkan ia ingin menemukan keberadaan Orang yang sudah membunuh ketuanya.


[Master, ada apa memanggilku??]


ketika Noel bertanya, Dengan nada Lesu Carla menjawab..


"NOEL, apa kamu belum mendapatkan pentunjuk orang itu??"


tanya Carla.


[yah master, aku belum mendapatkannya.]


jawab Noel, setelah itu ia lanjutkan lagi..


[jujur, aku juga tidak mengerti, kenapa aku susah mendapatkan petunjuk orang itu-


-namun, setelah aku pikirkan baik - baik, akhirnya aku memdapatkan 1 jawaban kenapa aku tidak bisa menemukan orang itu.]


"Oh, boleh aku tau?"


tanya Carla sambil menyipitkan matanya ke arah Noel.


[yah,..alasan aku tidak bisa menemukan 1 petunjukpun orang itu, kemungkinan besar, itu karena pihak sana punya TUPXION bertipe yang sama denganku, sehingga ia bisa terus menghalangi dan Memblokir pencarianku.]


"setelah di pikir - pikir, benar juga."


ucap Carla.


memang benar, beberapa minggu terakhir ini, Carla dan Noel sudah menggunakan berbagai cara untuk mencari Petunjuk, keberadaan orang itu.


namun, Tetap saja mereka tidak bisa menemukannya.


sehingga satu - satunya alasan yang bisa menjelaskan semua ini adalah. karena pihak sana punya TUPXION yang bertipe sama seperti NOEL.


sehingga mereka bisa menghalangi pencariannya.


setelah memikirkan itu, Perlahan Carla mendesah 'Haaa..." setelah itu ia melihat ke arah Noel dan berkata..


"NOEL, teruslah Cari keberadaan orang itu, jika kamu menemukan petunjuk, langsung beritau aku."


[Baik master.]


jawab Noel, dan lansung menghilang dari layar Monitor.


setelah itu, Carla kembali melihat Monitor bagian tengah, dimana terdapat sebuah gambar yang memperlihatkan beberapa Kamera CCTV yang ada di seluruh dunia.


"Sepertinya tikus kali ini sangat jago bersembunyi." Bisik Carla


setelah itu, Ia mulai mengetik kembali keyboardnya sambil berkata..


"yaa, apapun yang kau lakukan, aku pasti akan menemukanmu. Setelah itu-

__ADS_1


-AKU AKAN MEMBUNUHMU DENGAN KEDUA TANGANKU SENDIRI."


ucap Carla dengan nada tajam, dimana tatapannya terlihat seperti memancarkan Cahaya di balik bayangan.


__ADS_2