
"Jadi apa ada yang ingin kau bicarakan?"
"Tidak ada."
"Hah Kau, apa kau main - main denganku? Kalau tidak ada yang ingin kau bicarakan maka Pergi sana, aku mau Istirahat."
"Astaga, tidak usah semarah itu, lagi pula alasan aku datang kesini bukan karena ingin bicara denganmu melainkan kaulah yang ingin bicara denganku, Benarkan Bocah Brengset? atau mungkin...AKU HARUS MEMANGGILMU DIRMAN."
____________________________________
_______________________________
Selena menyebut namaku di kehidupanku Sebelumnya, yang dimana membuat aku untuk Sesaat lansung menatap ia.
"....."
Setelah beberapa detik aku tatap tak lama kemudian aku menghela nafasku "Haaa..." kemudian Berkata...
"Jadi begitu, Brid sudah memberitaumu semuanya kan?"
"Benar. Ketika pertama kali ia memberitauku Kalau Kau itu adalah Dirman. Jujur saja Aku terkejut dan tidak percaya sama sekali, malahan aku anggap Ia itu mungkin sudah Gila."
Aku lansung tertawa mendengar itu.
"Pfffth kata - katamu kasar sekali."
"Ya mau gimana lagi, lagi pula mana ada Orang yang percaya kalau kau ini adalah Dirman. Bahkan Jika Brid memberitau Seluruh Anggota KSP, aku yakin mereka semua juga tidak akan percaya."
"Yaaa itu benar Juga sih."
Balasku yang setuju dengan pendapat Selena. Lalu aku bangun dan duduk di Sofa, kemudian aku melihat Selena dan bertanya...
"Jadi apa yang membuatmu percaya kalau aku ini adalah Dirman?"
"Ada Tiga hal yang membuatku percaya-
-Yang Pertama. Meskipun awalnya aku tidak percaya apa yang di katakan Brid, tapi setelah ia memberitaukan soal Para TUPXION dan juga kekuatan Reinkarnasi yang TUPXIONmu miliki, Aku mulai sedikit percaya.-
-Karena bagaimanapun Juga, aku ini memiliki Kekuatan Teleportasi yang sangat sulit untuk di Percaya juga. Jadi mau tidak mau Aku harus percaya juga kalau kau ini adalah Dirman yang sudah Reinkarnasi Ke tubuh anak ini."
"Jadi Begitu."
Gumanku, Lalu kemudian Selena melanjutkan lagi...
"Sedangkan yang kedua, Saat itu waktu kau berhasil menghancurkan Topengku kau memanggil Namaku kan? padahal aku sama sekali tidak pernah bertemu denganmu.-
-Di tambah lagi saat itu kau hanya menghacurkan Sebagian Topengku saja tapi kau bisa lansung tau kalau itu aku, kenapa Bisa? Itu karena kau melihat Luka Goresan inikan?"
Tanya Selena sambil menunjuk Luka Gerasan yang terdapat di pipinya. Dimana luka itu aku berikan ketika melawannya dulu.
"Kau benar. Memang benar Alasan kenapa aku bisa tau kalau itu adalah dirimu itu karena aku melihat luka Goresan yang ada di pipimu. tapi jangan Salah paham meskipun Aku tidak lihat luka itu, aku masih bisa memperkirahkan kalau itu adalah kau."
"Bagaimana Caranya?"
"Pertama gaya Bertarungmu, kemudian Suaramu lalu Tinggi badanmu dan yang terakhir... Itu adalah ukuran Dadamu."
Sontak saja Selena lansung Shock dan membatu mendengar itu.
"Eh U-Ukuran dadaku?"
"Benar. Kau mungkin bisa menyembunyikan Wajahmu Tapi jangan lupa Ukuran Dadamu itu tidak bisa di sembunyikan.-
__ADS_1
-Sebab Ukuran dada Wanita tidak akan bisa menipu mata Pria. Contohnya saja aku."
Ucapku dengan bangga sambil menunjuk diriku sendiri, dimana membuat Selena lansung menatapku dengan Jijik.
Namun meski begitu ia juga merasa tersengan. Karena dari yang ia tau satu - satunya Orang Atau Pria yang berani mengatakan hal seperti itu tanpa ada rasa malu sedikitpun hanyalah dia yaitu...Dirman.
(Sepertinya dia ini benar - benar Si Playboy Gila.) Pikir Selena.
Aku menepuk kedua tanganku untuk membuat Selena kembali sadar. lalu mencoba kembali ke topik pembicaraan kami sebelumnya.
"Baiklah Sudah cukup untukku bicara sekarang Giliranmu, apa alasan ketiga yang membuatmu percaya kalau aku ini adalah Dirman."
"Itu....tentu saja karena kau masih Hidup."
"Huh, apa maksudmu?"
Tanyaku yang kebingungan.
"Kau masih ingatkan sebelum aku membuangmu di atas sana? Saat itu aku bilang Apa padamu?"
"Kalau tidak salah ingat kau bilang sesuatu seperti sedang menantangku."
"Benar, saat itu aku menantangmu, apa kau bisa hidup jika ku buang dari ketinggian ini atau tidak. Namun kau berhasil Hidup. Seolah - olah kau tidak ingin kalah dari Tantanganku.-
-Ini benar - benar sama seperti Dia(Dirman) yang tidak mau kalah dari siapapun."
Memang benar saat itu jika Bukan karena tantangan Selena maka aku Mungkin akan membiarkan diriku mati.
Karena meskipun Aku mati aku masih bisa Reinkarnasi.
Namun karena Tantangan dia saat itu sehingga membuat aku bergerak dan lansung mencari cara untuk selamat.
Meski cara Ekstrim sekalipun. Dimana aku Harus menderita beberapa Kali mulai dari Menahan Rasa sakit dari Ledakan, Tangan dan Kaki ku yang patah sampai berusaha menahan Nafasku saat tenggelam.
Karena bagiku Kekalahan adalah sesuatu yang sangat tidak bisa ku terima. Mau itu dia kuat atau sesulit apapun Tantangannya maka akan ku lewati semuanya, meski harus menghancurkan Diriku sekalipun.
(Karena itulah aku bisa mendapatkan julukan sebagai manusia tak terkalahkan.)
Pikirku. Lalu sesaat kemudian aku merasa ada beberapa Orang yang sedang mencoba menuju ke ruang Tamu, sehingga aku buru - buru melihat Selena dan berkata..
"Sepertinya semua orang sudah datang. Kalau begitu kita akhiri pembicaraan kita sampai disini dulu, nanti kita akan lanjutkan lagi."
"Um, aku setuju."
Jawab Selena sambil menganggukkan Kepalanya.
___________________________________
______________________________
Dimalam Hari, Setelah kami semua selesai makan malam saat ini aku sedang baring - baring di kasur. lalu tak lama kemudian Tiba - tiba aku dengar suara orang yang sedang mengetok Pintu kamarku.
Tok!!..Tok!!...Tok!!...
"Ini Aku Ketua."
"Masuklah."
Setelah aku memberinya izin untuk masuk, Pintu kamarku terbuka dan di sana aku melihat Brid berjalan masuk ke dalam, lalu diikuti oleh Selena yang berjalan di bekakangnya.
"Jadi, ada apa memanggil kami kemari?"
__ADS_1
Tanya Brid.
"Baiklah aku tidak akan panjang Lebar. Brid aku ingin kau beritaukan Semua Situasi yang kalian(KSP) Alami setelah aku meninggal."
"Semuanya?"
"Yah, semuanya."
Jawabku dengan Tegas. Lalu tanpa banyak tanya Brid mulai memberitaukan semuanya padaku.
Menurut apa yang ia katakan, setelah aku meninggal, Gadis kecil itu(Si pembawa TUPXION) memberikan Salah satu TUPXION nya ke Carla dengan Alasan agar bisa membantu Carla menemukan orang itu dan balas dendam.
Awalnya Carla memang menggunakan Kekuatan itu untuk mencari Orang itu.
Namun setiap kali ia berhasil menemukan Lokasi orang itu, orang itu sudah tidak ada di sana, di tambah lagi semua jejaknya juga Hilang seolah ia tidak pernah ada di sana.
Bukan hanya itu saja, Bahkan lokasi ia terus berpindah tempat, Yang dimana membuat Carla dan juga yang lainnya benar - benar kesulitan untuk menangkapnya.
Sampai akhirnya Jendral Alexei pun menemui Carla dan memberi Carla kesempatan Untuk bertemu dengan Orang itu secara lansung.
Namun dengan satu Syarat yaitu Carla dan yang lainnya harus ikut membantu Dunia ini menghadapi Para Monster. baru bisa dia di pertemukan Dengan Orang itu.
Tentu saja Carla yang saat itu pikirannya hanya di penuhi oleh balas dendam lansung menerima Syarat Alexei tanpa Mencari tau dulu masuk lain di belakangnya.
Lalu hari demi hari pun Carla dan yang lainnya mulai ikut membantu dunia ini menghadapi para Monster, Terutama menutup Lubang Abnormal.
Saking seringnya ia ikut membantu ia Sampai - sampai di beri penghargaan oleh Pihak PBB atas prestasi mereka, dan mulai di hormati oleh beberapa Kepala negara yang pernah mereka bantu, salah satunya adalah Negara RS.
Bukan hanya itu saja Bahkan mereka juga di beri izin Khusus untuk memiliki beberapa senjata dan juga Alutsista mematikan, Contohnya saja Pesawat Tempur.
Namun sayangnya masih Ada beberapa Kepala Negara lainnya yang tidak menerima itu dan menolaknya. karena menurut mereka Memberikan Alutsista kepada KSP yang di kenal kelompok jahat hanya membuat dunia ini dalam bahaya.
Tentu saja sebagian dari mereka ada Juga yang Ngotok dan tetap mendukung Carla memiliki Alutsista, contohnya saja Negara RS. Dan pada akhirnya Pihak Carla pun Menang.
Lalu satu Bulan lebih setelah Carla Dan yang lainnya Ikut membantu Dunia ini menghadapi Para Monster. Kelompok Mereka perlahan mulai Semakin besar, di tambah lagi anggota yang bergabung pun semakin Banyak.
Tentunya yang mengurus Mereka semua bukan Carla melainkan Brid, dan jika Brid tidak ada atau sedang keluar Menjalangkan Misi maka Yang mengurus mereka adalah Dux.
Saat ku tanya alasan Kenapa Bukan Carla yang mengurus mereka melainkan kalian berdua, Brid menjawab...
Itu karena Setelah diriku mati, Carla terus mengurung dirinya di kamar, di tambah lagi ia jarang sekali Keluar. Biasannya dalam 3 Minggu ia hanya keluar 2 kali dan paling banyak itu 4 kali. Itu pun saat ia mengadakan Sebuah pertemuan dengan Orang - orang yang punya Status Tinggi.
Di saat aku mengetaui itu tatapanku terlihat Rumit. sebab aku tidak tau Ekspresi apa yang harus ku perlihatkan pada mereka setelah mengetaui penderitaan Yang di alami Carla di karenakan Kematianku.
Di tambah lagi penderitaan Carla tidak berhenti sampai di situ, Menurut apa yang Brid katakan. Setelah beberapa Bulan Lebih mereka menghadapi Para Monster Carla akhirnya Mengetaui Bahwa Alexei sedang Berniat menghianati Mereka. Terlebih lagi ia juga ingin melindungi orang yang ingin sekali Carla bunuh. sehingga membuat Carla dan yang lainnya saat itu benar - benar sangat marah, sampai - sampai Carla ingin menggunakan seluruh kekuatan TUPXIONnya hanya untuk menghancurkan Alexei.
Namun sayangnya ia lansung hentikan itu, sebab ia tau jika ia sampai Memusuhi Alexei maka tujuan dia yaitu membunuh Orang itu tidak akan pernah tercapai.
Sebab mereka pasti akan Di sibutkan oleh pasukan Alexei yang terus mengejar mereka.
Karena itulah Carla mencari cara lain dimana Ia tidak akan memusuhi Alexei namun masih bisa membunuh Orang itu, yaitu.....dia hanya perlu menahan Alexei Saja.
Selama Ia bisa menahan Alexei maka Carla yakin ia pasti bisa membunuh Orang itu.
Namun untuk Melakukan itu tidaklah mudah, Karena di pihak Alexei punya 2 Pengguna TUPXION di tambah lagi Orang itu dan juga partnernya berarti ada 4.
Jadi satu - satunya Cara agar Carla bisa menahan mereka adalah mencari Kekuatan yang bisa membuat Anggotanya setara dengan Mereka berempat yaitu...SENJATA S GEAR.
Lalu akhirnya Rencana Carla pun di mulai dimana ia mulai Menyerang Salah satu Fasilitas Penelitian para Monster dan mencuri Senjata S Gear.
Tidak lupa Ia juga melibatkan Kelompok Gregori ke dalam Rencana itu dan menjebak mereka agar membuat mereka mau bergabung ke KSP.
__ADS_1
Setelah Brid memberitaukan Semuanya, aku lansung berguman. "Jadi begitu." kemudian aku turung dari kasur lalu pergi ke dekat jendela, dimana aku duduk di atas sana Sambil memikirkan beberapa Hal, salah satunya adalah Penghianatan Alexei.
Dari yang aku dengar memang benar Alexei terlihat seperti sedang menghianati Carla dan yang lainnya tetapi jika aku gabungkan Setiap puzzel atau informasi yang sudah aku kumpulkan sampai saat ini...AKU MERASA ALEXEI SEBETULNYA TIDAK SEDANG MENGHIANATI KALIAN MELAINKAN DIA SEDANG BERUSAHA MELINDUNGI KALIAN DARI BAHAYA.