BOCAH MAU DI LAWAN

BOCAH MAU DI LAWAN
ALASAN BRID DATANG KE SINI


__ADS_3

Seusai Rangga Mendengar Cerita Brid, Suasana di antara mereka berdua menjadi sunyi dan tidak ada yang mengatakan apapun.


"......."


"......."


Setelah beberapa detik kemudian Rangga pun menghela nafasnya "Haaa.." lalu berkata...


"Jadi begitu, aku sudah mengerti apa yang anda katakan.-


-Dengan kata lain, Semua yang anda lakukan itu, hanya untuk membalas orang yang telah membunuh ketua kalian atau Guruku kan?"


"Yah. Meskipun kami tau Menyerang Fasilitas itu adalah tindakan yang Konyol dan sangat berbahaya, tapi bagaimanapun juga kami harus mendapatkan Senjata S Gear itu, jika tidak kami tidak akan pernah bisa membunuh orang itu."


Ucap Brid yang Frustasi sekaligus marah. Lalu ia tambahkan...


"Selain itu, Pihak Sana memiliki 4 Pengguna TUPXION Di tambah lagi ia juga di Lindungi Oleh Jendral Alexei. Sedangkan kami....-


-Kecuali Carla, kami semua tidak memiliki kekuatan apapun, bahkan menahan mereka sekalipun kami tidak akan bisa, itulah sebabnya kami...."


Seolah tidak sanggup lagi mengatakannya Brid lansung terdiam dan menundukkan kepalanya ke bawah.


Di sisi lain Rangga yang tau apa yang ingin Brid katakan lansung tersenyum.


"Aku mengerti kok. Tapi aku ingin pastikan lagi, apa anda benar - benar yakin, Jendral Alexei menghianati kalian?" tanya Rangga dengan Serius.


"Yah. Meskipun aku tidak mendengarnya secara lansung tapi aku percaya dengan apa yang di katakan Carla."


"Hmm Begitu,...ya sudah kalau gitu aku akan diam soal masalah ini dan tidak akan ku beritau siapapun."


"Benarkah? Makasih Rangga."


Balas Brid yang senang.


Setelah Suasana mereka mulai menjadi lebih baik, Rangga mencoba berahli ke topik pembicaraan lain.


"Oh iya, omong - omong apa Paman Brid sudah menemukan Tempat tinggal?"


"Tidak, aku belum temu. Yaa kalau bisa aku ingin tinggal di tempatmu saja."


"Eh! Tempat tinggalku? Memang Kenapa?" Tanya Rangga yang kebingungan.


"Yaa sebetulnya aku punya Tugas lain selain Menangkap Selena di sini, yaitu melindungi Adekmu."


Sentak Saja Rangga lansung menyipitkan matanya mendengar hal itu..


"Adekku? Maksudmu Leon?"


"Yah."


"Kenapa Paman Brid ingin melindungi Leon?"


"Hmm Mungkin lebih baik kalau kau melihat ini"


Brid mengeluarkan Hpnya dari saku lalu ia berikan ke Rangga. Dan dari layar Hp itu Rangga melihat sebuah Foto seorang anak di Forum Dunia Bawah.


Dimana Foto itu berisikan beberapa kata yang intinya menyuruh orang - orang dunia Bawah terlebih KSP untuk Membunuh anak itu yang tidak lain adalah Leon.


"I~ini...."


Sentak saja Rangga lansung mengepalkan tangannya dengan erat dan Tatapannya benar - benar terlihat sangat marah.


Sebab ia tidak pernah mengirah bahwa Adeknya akan di jadikan target di dunia bawah.

__ADS_1


"~A-apa - apaan ini, kenapa Leon?....Tunggu! Jangan Bilang Selena datang kesini juga karena..."


"Benar, dia ingin menargetkan Adekmu."


Meskipun Rangga merasa marah mendengar hal itu, tetapi ia berusaha untuk tetap terlihat tenang dan berpikir.


"Begitu,...itulah sebabnya anda ingin tinggal di tempatku supaya anda bisa melindungi Leon kan?"


"Seperti yang di harapkan darimu, kau benar - benar cepat mengerti."


Balas Brid yang terlihat senang. Namun tidak berhenti sampai di situ, Rangga lansung bertanya - tanya...


"Tapi, Siapa yang buat permintaan seperti ini? Bahkan ia sampai menyuruh Kalian(KSP) untuk membunuh Adekku."


"Sebetulnya Carla sudah mencoba mencari tau siapa pemilik akun itu, dan ia menemukan bahwa pemiliknya adalah salah satu Pembisnis terkaya di negara ini."


"Pembisnis Terkaya?"


Tanya Rangga dimana Brid lansung mengeluarkan sebuah Foto seorang Pria Genduk Berumur sekitar 40 Tahun dan menaruknya di atas meja.


Dimana pria itu mempunyai senyuman Sombong di wajahnya demi memperlihatkan Gigi emasnya.


"O-orang ini..."


"Oh apa kamu kenal dia?"


Tanya Brid.


"Ya, dia ayah dari Anak Yang sering buli Leon.-


-beberapa hari yang lalu aku punya permusuhan dengan mereka karena sudah menyerang anaknya. mungkin gara - gara itu."


"Begitu. Tapi kenapa ia malah menargetkan adekmu bukannya kamu?"


Meskipun Rangga di tanya seperti itu ia juga tidak tau. Lagi pula ia hanya tau bahwa anaknya saat ini telah hilang dan kemungkinan itulah yang membuat orang ini marah.


"Kau benar, tapi Kalau soal Selena kau tidak usah ikut campur, lagi pula meskipun kau ikut membantu hampir mustahil kau bisa menangkap dia."


Mendengar hal itu Rangga merasa kebingungan dan bertanya - tanya...


"Apa maksudmu?"


"Aku sudah memberitaumu bahwa Selena juga membawa salah satu Senjata S Gear yang kami curi kan?"


"Yah aku sudah dengar."


"Nah kekuatan dari Senjata S Gear yang Selena gunakan itu adalah...TELEPORTASI."


"APA!! Te~Teleportasi?"


Sentak saja Rangga merasa sangat terkejut mendengar itu, karena bagaimanapun juga meskipun Rangga tidak pernah lihat dengan mata kepala ia sendiri tetapi ia tau Bahwa kekuatan Teleportasi adalah kekuatan dengan memindahkan pemiliknya ke satu tempat ke tempat yang lainnya dalam sekejap mata.


Dan jika Selena memiliki kekuatan seperti itu, maka sangat sulit Rangga untuk menangkapnya bahkan meski ia menggunakan Senjata S Gearnya sekalipun. tapi....


(Bagaimana Cara Paman Brid menangkap dia? Di lihat dari apa yang Paman Brid katakan barusan soal ia yang tidak butuh bantuanku, itu berarti ia sudah punya Rencana untuk menangkap Selena?)


Pikir Rangga. Namun karena ia penasaran akhirnya ia pun bertanya ke Brid..


"Anu Paman Brid, Jika kekuatan ia memang teleportasi, kalau begitu bagaimana Cara anda menangkapnya?"


"Oh Kalau itu kau tidak usah khawatir, lagi pula aku juga punya Senjata S Gear.-


-terlebih lagi di bandingkan kekuatan dari Senjata S Gear yang lainnya, Senjata S Gearku lah yang Kemungkinan punya peluang paling besar bisa menangkap dia. Jadi kamu tenang saja."

__ADS_1


'Hmm memang kekuatan S Gear anda apa?"


Ketika Rangga menanyakan itu, Brid lansung menaruk Koper Silver yang ia bawah ke atas meja lalu ia buka yang di dalamnya terdapat beberapa Kristal Monster beserta sebuah Benda seperti Pipa Rokok yang di duga Senjata S Gear milik Brid.


"Apa ini Senjata S Gear anda?"


"Yah, dan kekuatan S Gear ku adalah..."


Brid mengambil satu Kristal Monster di dalam Koper lalu ia masukkan kristal itu ke dalam Lubang Pipa Rokok.


Beberapa detik kemudian Kristal itu perlahan Menjadi Butiran cahaya yang melayang - layang di udara yang pada akhirnya menghilang.


(Yosh, pengisian Energi Selesai, sekarang...)


Brid Menggigit Jari jempolnya hingga berdarah lalu ia Tuangkan Darahnya itu ke dalam Lubang Pipa Rokok. Dan tak lama kemudian dari dalam Lubang Keluar sebuah Garis - garis merah yang menyelimuti seluruh bagian Pipa Rokok tersebut.


Rangga sedikit terkejut melihat itu. Namun tanpa Pedulikan itu, Brid lansung Menghisap Pipa Rokok tersebut lalu ia semburkan Asapnya keluar dari Mulut, yang dimana Asapnya itu bukannya menghilang di udara kosong malahan ia lansung menyelimuti seluruh bagian Tubuh Brid hingga ia tidak kelihatan.


"Paman Brid!"


"Tenang saja, aku tidak apa - apa."


Ucap Brid yang mencoba menenangkan Rangga yang sedikit panik. Lalu Tak berselang lama Asap itu pun perlahan mulai Menghilang, Di ikuti Brid yang sudah tidak ada di sana.


"I-ini..."


Saking terkejutnya Rangga tidak bisa berkata apa - apa dan memilih untuk mencari keberadaan Brid di ruangan sekitar tetapi ia tetap tidak bisa menemukannya di manapun. Bahkan keadirannya pun ia tidak bisa rasakan.


"Paman Brid, apa kau masih di sini?"


Rangga mencoba bertanya. Lalu saat itu juga tiba - tiba Suara Brid terdengar dari udara yang Kosong.


"Yah, aku masih duduk di sini, tepat di depanmu."


"Eh di depanku? Aku sama sekali tidak bisa merasakan Keadiranmu."


"Yaa itulah Fungsi dari kekuatan ini. Ia tidak hanya menghilangkan Tubuhku saja tapi Ia juga menghilangkan seluruh keadiranku."


Ucap Brid, dimana Tubuhnya yang hilang secara perlahan mulai kembali Kelihatan.


"Dengan ini kamu sudah mengertikan alasan aku ingin menangkap Selena Sendiri."


"Yah, aku mengerti."


Jawab Rangga.


Lagi pula ia juga sadar jika ia ikut membantu Brid kemungkinan ia hanya akan membuat Selena melarikan Diri jika Keadirannya sampai di ketaui, tetapi jika Itu Brid sudah pasti Ia bisa menangkapnya, Selama Selena tidak mengetaui keberadaan Brid sebelum ia menggunakan Kekuatan S Gearnya itu.


"Baiklah, karena kamu sudah mengerti, kalau begitu mari kembali ke topik sebelumnya.-


-Bagimana Rangga, apa aku bisa tinggal di tempatmu."


"Yaa aku tidak masalah, malahan aku sangat berterima kasih karena anda ingin melindungi Adekku, Hanya saja...Tolong beri aku waktu Satu hari, aku ingin minta izin dulu ke Orang tua ku.-


-lagi pula mereka pasti akan kaget jika aku tiba - tiba bawah Orang ke rumah Tanpa pemberitauan."


"Hmm Kau benar juga, Kalau gitu malam ini aku nginap di Hotel saja, besok aku akan menemuimu lagi."


"baik aku mengerti."


Balas Rangga.


Lalu Brid pun mulai memasukkan kembali senjata S Gearnya ke dalam koper kemudian ia berdiri dan melihat Rangga.

__ADS_1


"Baiklah, Kalau gitu aku permisi dulu."


Sambil meninggalkan kata - kata itu Brid lansung berjalan keluar dari Ruangan dan hanya menyisahkan Rangga seorang di dalam sana.


__ADS_2