
Sementara Leon dan Boktis mulai membicarakan langkah mereka selanjutnya.
Di waktu bersamaan di kamar Carla. Seperti biasa saat ini Carla sedang mengawasi setiap lubang yang terbuka di dunia ini, Mulai dari Eropa, Afrika hingga Asia.
Lalu di bagian Monitor kanan Carla tiba - tiba muncul sebuah AI yang bentuknya sama seperti karakter Lolita yang ada di anime.
Dimana AI itu adalah Roh TUPXION milik Carla bernama Noel.
{Master, aku kembali.}
"Oh Noel, syukurlah kamu sudah kembali, jadi bagaimana? Apa kamu menemukan sesuatu?"
{Yah, seperti yang Master perkirakan anak ini(Leon) tidak biasa. Dalam penyelidikan ku aku menemukan beberapa hal yang sangat menarik. Dimana anak ini sepertinya sering melakukan sesuatu yang secara tidak langsung itu berhubungan dengan Kelompok Serigala Pemburu.}
"Ooh itu sungguh menarik, bisa kau ceritakan lebih lanjut lagi soal itu?"
{Tentu, kalau begitu....}
Noel mulai menceritakan semuanya pada Carla apa saja yang ia temukan ketika mengakses Hp Leon. Dimana ia menemukan beberapa hal seperti chattingan rahasia antara Leon dengan Brid dan juga Selena. Serta akun palsu yang sering Leon gunakan untuk masuk ke forum dunia bawah dan beli beberapa barang ilegal di pasar gelap seperti Belati militer, Alat Anti Camera CCTV, Granat hingga juga Senjata Api.
Tidak hanya itu saja Noel juga berhasil menemukan satu hal yang membuat Carla kaget yaitu kenyataan bahwa Pemiliki akun yang pernah memberitahukan Kelompok RED GARDEN soal keberadaan Selena itu tidak lain adalah Leon.
Setelah Carla mendengar itu semua, ia merasa sangat terkejut. Meski begitu ia berusaha untuk menenangkan dirinya sambil berkata...
"Hmm jadi begitu, tidak ku sangka anak ini ternyata memiliki rahasia sebanyak ini. Apa lagi di lihat dari caranya berkomunikasi dengan Brid, Memang benar anak ini seperti memiliki hubungan dekat dengan Kelompok Serigala Pemburu. Terlebih lagi....."
Carla mengingat kejadian waktu ia melakukan komunikasi video dengan Brid dan juga Selena. Dimana saat itu Leon juga ada di sana dan Leon mengatakan sesuatu yang membuat semua orang kaget saat itu termaksud Carla, yaitu....
Tentu saja hal itu pasti membuat orang bertanya - tanya, nih anak ngomong apa sih?
Tapi bagi Carla hal itu tidak berlaku baginya, sebab ia tau betul bahwa apa yang di katakan Leon saat itu bukanlah omong kosong belaka melainkan hal itu mungkin saja bisa terjadi.
(Aku semakin penasaran siapa sebenarnya anak ini? Tidak seperti Kakaknya(Rangga), anak ini penuh dengan misteri.) Pikir Carla.
Sementara itu, Noel yang sejak tadi memperhatikan Carla diam saja langsung memanggilnya..
{Master, ada apa? Anda diam saja dari tadi?}
Carla langsung kembali sadar dan melihat ke arah Noel.
"Hah maaf, aku hanya sedang memikirkan beberapa hal tadi.-
-Yang lebih penting Noel, bagaimana dengan kabar anak itu, apa anak itu benar - benar pergi ke sana(Negara CN) menemui Boktis?"
__ADS_1
{Yah itu benar Master.} jawab Noel.
"Hmm Jadi, apa kau sudah tau tujuan anak itu pergi ke sana apa?"
{Tidak Master aku belum tau. Karena sebelum anak itu sampai ke tempat Boktis anak itu di serang oleh seseorang sehingga hpnya jatuh dan aku tidak bisa mengikutinya lebih jauh lagi.}
"Begitu, omong - omong kau bilang anak itu di serang, apa anak itu baik - baik saja?"
{Maaf aku juga tidak tau.}
Balas Noel, Carla terlihat cemas. Noel pun merasa khawatir dan ia pun mencoba menyarankan sesuatu pada Carla.
{Master, apa anda ingin aku mencari tau keadaan anak itu?}
Carla memang ingin Noel melakukan itu tapi sayangnya Carla juga harus membawa Noel besok di pertemuannya dengan Alexei jadi...
"Tidak perlu, aku yakin anak itu pasti baik - baik saja.-
-Selain itu kita masih punya hal penting yang harus kita lakukan besok, jadi setidaknya aku ingin kau terus berada di dekatku sampai pertemuan itu selesai. Setelah itu kau baru bisa mencari tau keadaan anak itu lagi."
{Baik aku mengerti. Kalau begitu karena aku sudah kembali bagaimana kalau kita mulai saja rencananya?}
"Kau benar, kalau begitu Noel tolong lakukan."
{Siap Master.}
Dimana Satelit itu di namakan TUTPOR, Salah satu alat yang di buat oleh Pengguna TUPXION 02 untuk mengembalikkan Lubang Abnormal menjadi seperti semula.
{Master aku sudah selesai.}
Setelah Noel selesai mengakses TUTPOR Itu. Carla lalu mengoperasikan komputernya
👩💻, dimana ia mencoba meretas Sistem pertahanan TUTPOR Itu dan mengambil alih sebagian fungsinya.
PIT!...PIT!....PIT!...
Setelah setengah jam kemudian akhirnya Carla berhasil mengambil ahli TUTPOR itu.
"Bagus aku rasa ini sudah cukup, sekarang kita tinggal menunggu waktu untuk mengaktifkan nya."
Sambil mengatakan itu, Carla tersenyum tipis di iringi dengan matanya yang memancarkan cahaya di balik bayangan.
____________________________________________
_____________________________________
__ADS_1
>Keesokan paginya.
Pada pukul 06 : 02, Selena melakukan joging pagi di sekitar markas, dimana sesekali ia juga menyapa beberapa anggota KSP yang sedang melakukan latihan pagi termaksud Mael dan juga Gregori.
Setelah Selena joging pagi, ia kembali ke Mansion dan pergi ke dapur untuk mengambil air es di dalam kulkas dan meminumnya.
Glup!!...Glup!!...Glup!!..
"~Fuaaa aku merasa segar kembali."
Seusai Selena minum ia pergi ke lantai atas dan mencoba kembali ke kamarnya. Namun di tengah perjalanan Selena melihat Carla sedang keluar dari Mansion lewat pintu belakang dan mencoba masuk ke dalam hutan.
(Carla? Apa yang ia lakukan, masuk ke dalam hutan pagi - pagi begini?)
Karena Selena penasaran jadi Selena pun memutuskan untuk turun lagi ke bawah dan mengejar Carla sambil mengikutinya dari belakang.
Tap!!...Tap!!...Tap!!...
Setelah beberapa menit kemudian akhirnya mereka sampai di atas pegunungan yang lokasinya tidak jauh dari Mansion.
Dimana di atas pegunungan terdapat sebuah daratan yang cukup luas serta pembatas dan juga beberapa kuburan dari Anggota KSP yang telah meninggal. Dimana salah satu di antara mereka ada juga kuburan Dirman, Ketua dari KSP sebelumnya.
Saat ini Selena sedang bersembunyi di balik pohon sambil mengawasi Carla dari jauh. Dimana Carla saat ini sedang duduk bersandar di samping kuburan Dirman sambil memandang langit biru yang terbentang di atas awan, di iringi dengan tatapannya yang terlihat sedih.
"Ketua, hari ini cukup cerah ya? Ini mengingatkan ku hari - hari saat kita berdua duduk di sini bersama."
Tidak ada satupun yang merespon perkataan Carla yang ada hanya kesunyian. Meski begitu Carla tidak berhenti dan terus bicara.
"Ketua kamu tau setelah hampir setengah tahun lebih aku menunggu, akhirnya tiba juga waktunya untuk ku balas dendam pada orang yang telah membunuhmu.-
-Aku tau ini tidaklah mudah dan pastinya sangat sulit untuk di lakukan tapi aku akan berusaha.-
-Aku akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa membunuh orang itu. Karena itulah tunggulah sebentar lagi. Setelah semua ini selesai maka aku pasti akan menyusul mu."
Dengan tatapan kosong di iringi dengan wajahnya yang benar - benar terlihat sedih, Carla melepaskan semua beban di tubuhnya dan terbaring di sana.
Di satu sisi, Selena yang sejak tadi mengawasi Carla dari jauh hanya bisa meratapinya dengan rasa kasihan.
(Kau salah Carla. Kamu tidak boleh menyusul dia sebab orang itu masih hidup.)
Selena ingin sekali memberitaukan hal ini pada Carla tapi ia sadar jika ia melakukan itu maka semuanya hanya akan menjadi tambah buruk lagi.
Selain itu Leon juga sudah mengatakan bahwa alasan ia menyembunyikan keberadaannya dan tidak kembali ke KSP itu semua karena demi melindungi KSP.
Karena itulah......
__ADS_1
(Lihat saja Carla aku pasti tidak akan membiarkan mu mati, aku pasti akan melindungi mu meskipun aku harus mengikuti perintah dia(Leon) sekalipun dan menghianati harapanmu.)
Rasa kuat terpancar di mata Selena yang ingin melindungi Carla dari apapun.