BOCAH MAU DI LAWAN

BOCAH MAU DI LAWAN
BERTEMU KEMBALI DENGAN GADIS ITU


__ADS_3

"Tunggu dulu bukankah kau ini gadis yang waktu itu?"


Bukan hanya Brid saja yang terkejut melihat gadis yang pernah ia culik di pulau, tapi gadis itupun sama terkejutnya saat melihat Brid.


"Ka-Kamu kan salah satu teman Kak Carla. Apa yang kamu lakukan di sini?"


"A-aku sedang......."


Sebelum Brid menyelesaikan kata - katanya gadis itu segera menjawab..


"Jangan bilang kamu yang sedang menyerang tempat ini?"


Brid terkejut mendengar itu dan buru - buru mengalihkan pandangannya ke arah lain seolah tidak mau memberitahu nya.


Namun Dari itu saja Gadis itu tau bahwa apa yang ia tanyakan kepada Brid kemungkinan besar tepat sasaran.


"Sepertinya aku benar. Kenapa,...kenapa kamu-!!..tidak, kalian semua(KSP) melakukan itu?"


"Tanpa ku beritahu pun kau seharusnya sudah tau sendiri kan alasannya?"


Tentu saja gadis itu tau, semua ini di sebabkan oleh satu orang yang mereka hargai dan juga kagumi yaitu ketua mereka(Dirman).


Beberapa bulan yang lalu ketua mereka telah di bunuh oleh salah satu pengguna TUPXION(Sherlie). dan saat ini Alexei mencoba melindungi Pengguna TUPXION itu, yang dimana hal itu pastinya membuat Carla dan yang lainnya sangat marah sampai - sampai mereka mencap Jendral Alexei sebagai penghianat karena telah mencoba melindungi orang itu. Oleh sebab itulah Carla dan yang lainnya menyerang tempat ini.


Meski begitu, tetap saja...


(Kalian salah. Tuan Alexei tidak pernah sekalipun menghianati kalian. Tuan Alexei melakukan ini semua agar bisa melindungi dunia ini.-


-Selain itu, aku juga baru - baru ini mengetahui kalau orang itu(Dirman) atau ketua kalian sebetulnya masih hidup dan saat ini ia hidup di suatu tempat. Karena itulah penyerangan ini harus di hentikan sebelum semuanya terlambat dan kalian tidak akan bisa kembali lagi.) Pikir gadis itu.


Kemudian gadis itu menguatkan dirinya dan memutuskan untuk memberitahu Brid apa saja yang ia tau.


Seperti soal jendral Alexei yang tidak menghianati mereka sampai kebenaran bahwa ketua mereka selama ini masih hidup.


"A-anu ada sesuatu yang ingin ku beritahu kan padamu jadi dengarkan baik - baik. Sebetulnya...."


_________________________________________


_____________________________________


>Setelah Beberapa menit kemudian.


"Hmn jadi begitu." Guman Brid.

__ADS_1


Seusai Gadis itu memberitahu semuanya pada Brid. gadis itu menatap Brid dan menunggu bagaimana respon Brid setelah mendengar bahwa ketua mereka selama ini masih hidup. Tapi yang ia dapatkan malah sebaliknya. Dimana Brid terlihat biasa - biasa saja seolah ia sudah tau itu.


"Se-Sepertinya anda tidak terkejut sama sekali."


"Benarkah?"


"Ya, aku pikir anda akan terkejut saat tau bahwa orang itu masih hidup tapi ternyata tidak."


Memang benar, jika itu orang lain seperti Carla, Mael atau Dux yang dengar bahwa Dirman masih hidup, Brid yakin mereka pasti akan sangat terkejut. Tapi sayangnya Brid sudah tau itu. Brid juga tau bahwa sejak awal Alexei memang tidak pernah menghianati Carla dan yang lainnya.


"Yaa sebetulnya aku sudah tau itu."


"Eh apanya?" Tanya gadis itu yang terlihat sedikit kebingungan.


"Maksudku soal Ketua kami yang masih hidup dan Jendral Alexei yang tidak menghianati kami. Aku sudah tau itu semua."


Gadis itu sontak langsung melebarkan matanya karena terkejut. Saking terkejutnya ia sampai melongo dengan ekspresi yang imut.


"Eeeeeeh ka~kamu sudah tau itu, bagaimana bisa?"


"Itu karena aku sudah bertemu dengannya."


"Ka~Kamu bertemu dengannya? Maksudmu orang itu(Dirman)?"


"Eeeh ja~Jadi begitu."


(Itulah kenapa ia tidak terkejut sama sekali saat mendengar itu.) Pikir Gadis itu.


Kemudian Gadis itu tiba - tiba menyadari sesuatu dan segera kembali melihat Brid.


"Tu-Tunggu dulu, jika kamu sudah tau itu semua, kalau begitu kenapa kau tidak menghentikan Kak Carla dan malah tetap membiarkannya menyerang tempat ini."


"Itu karena dia(Dirman) yang menyuruhku melakukan itu."


Sekali lagi gadis itu terkejut mendengar itu.


"A-Apa! Orang itu!"


"Ya, Jujur saja aku juga tidak terlalu tau alasan kenapa ia menyuruhku melakukan ini, yang pasti ia mengatakan kalau ini semua demi melindungi kelompok kami dari kehancuran, termasuk Carla."


"Tidak,....kamu salah."


Gadis itu seolah menolaknya. Meskipun Gadis itu belum lama berada di dunia ini tetapi setidaknya ia sudah sedikit tau soal bagaimana cara kerja dunia ini.

__ADS_1


Jika Carla dan yang lainnya terus melanjutkan penyerangan ini maka bukan hanya negara ini saja(RS) yang mengincarnya tetapi seluruh dunia mungkin akan mencap mereka sebagai penjahat yang harus di musnahkan.


(Karena itulah, kita harus menghentikan penyerangan ini.) Pikir Gadis itu.


Gadis itu berjalan melewati Brid dan mencoba meninggalkan ruangan ini, tetapi ia langsung di tahan dari belakang.


"Tunggu kau mau kemana?" tanya Brid.


"Aku mau pergi ke tempat Kak Carla. Aku tidak boleh membiarkan ini terus berlanjut. kita harus menghentikannya, jika tidak Kak Carla akan dalam bahaya."


Brid bisa lihat dengan jelas bahwa Gadis itu sedang cemas. Kemungkinan besar ia sedang mengkhawatirkan Carla.


Bukan berarti Brid tidak mengerti perasaan gadis itu, hanya saja ia tidak ingin Gadis itu meninggalkan tempat ini apa lagi pergi ke tempat Carla, bisa - bisa semua rencana yang telah Leon buat kacau.


"Oi tenanglah, aku tau kau mencemaskan Carla tapi kau tidak usah khawatir. Karena semuanya akan baik - baik saja."


"Kenapa kamu berpikir seperti itu?"


"Yaa itu karena dalam penyerangan ini orang itu bergerak juga secara diam - diam di belakang layar. Karena itulah semuanya pasti akan baik - baik saja."


Gadis itu langsung tau orang yang di maksud Brid tidak lain adalah ketua mereka, yaitu Dirman.


(Begitu, jadi orang itu terlibat juga ya.)


Selama Gadis itu tinggal di tempat ini, Gadis itu sering kali menemui Alexei dan bertanya Soal orang seperti apa itu Dirman.


Dari situ ia mengetahui bahwa Dirman adalah salah satu orang yang paling di takuti di dunia ini. Saking di takuti nya ada banyak negara yang mencoba mengincar nyawanya tapi sayangnya mereka semua gagal.


Itu semua di karenakan Dirman bisa memprediksi dan mengantisipasi segala kemungkinan ancaman yang mengincar nyawanya, karena itulah ia bisa terus selamat.


Tidak hanya itu saja. Ia bahkan sudah banyak menghancurkan organisasi besar di dunia bawah, meskipun anggota ia sedikit.


Dan satu hal lagi yang membuat dirinya di takuti orang - orang adalah caranya membuat taktik.


Taktik dia sering kali membuat musuh seolah - olah berada di atas angin tapi kenyataannya mereka semua sebetulnya sedang menari di telapak tangannya.


Inilah kenapa banyak orang yang takut menghadapi dia, karena ketika kau menghadapi dia maka kamu hanya bisa mendapatkan satu hal yaitu....KEKALAHAN MUTLAK.


(Meskipun aku tau itu tapi tetap saja apa aku memang harus mempercayainya?)


Gadis itu merenung dan berpikir. Melihatnya saja Brid tau terdapat keraguan di tatapan Gadis itu.


(Sepertinya ini tidak mudah untuk membuat nya mengerti, dari apa yang aku pikirkan.) Ucap Brid di dalam pikiran.

__ADS_1


__ADS_2