BOCAH MAU DI LAWAN

BOCAH MAU DI LAWAN
SENJATA S GEAR TIPE BARU?


__ADS_3

>Sementara itu di lokasi yang berbeda.


Saat ini Greg dan yang lainnya sedang bersembunyi di balik mobil baja yang sedang memblokir pintu masuk gerbang sambil menembaki setiap pasukan Alexei yang mencoba menerobos masuk ke dalam gerbang.


Beberapa di antara mereka berhasil di tumbangkan dan sebagian lagi masih ada yang selamat dan berlindung di balik pepohonan.


Mereka mencoba melancarkan serangan balik ke arah Kelompok Greg tapi sayangnya hampir semua tembakan mereka tidak tepat sasaran sehingga mereka semua di habisi oleh trio bodoh hingga tak tersisa.


"Apa sudah selesai?" Tanya Betris.


"Tidak..masih ada. Seharusnya sebentar lagi bala bantuan Alexei akan datang ke sini, dan Kita di suruh menahan mereka juga." Jawab Greg.


"Hmm begitu." Guman Betris.


Lalu kemudian Betris mengambil korek nya di dalam saku dan membakar rokoknya yang sudah di letakkan di mulut.


~Fuuuuu!


Setelah itu Betris bersandar ke mobil dan melihat satu mayat di bawah kakinya. mayat itu adalah salah satu penjaga yang berhasil ia bunuh sebelumnya.


"Meski begitu Greg, bukankah kau merasa ada yang aneh dengan para penjaga ini?"


Greg merasa kebingungan dan bertanya..


"Apa maksudmu?"


"Seperti yang kau tau para penjaga ini sangat kuat di tambah lagi mereka memancarkan aura yang mengerikan, tapi saat mereka melepaskan tembakan entah kenapa aku merasa kalau tembakannya itu tidak pernah mengenai tepat sasaran, malahan di antara mereka ada juga yang sampai menembak ke atas langit.-


-Di lihat dari manapun sudah jelas kalau ini aneh apa lagi mereka ini kan bawahan jendral Alexei yang di tugaskan untuk berjaga di sini, jadi mana mungkin mereka tidak ahli dalam menembak."


"Kalau di pikir - pikir itu benar juga."


Balas Greg yang setuju juga dengan Betris. Lalu kemudian Betris melanjutkan lagi...


"Selain itu coba kau lihat luka penjaga ini. Bukankah luka dia tidak mengeluarkan darah sedikitpun."


Betris melihat mayat di dekat kakinya dan memperhatikan terdapat luka tembakan di sekujur tubuh mayat itu, Mulai dari kepala, punggung, leher, dada hingga jantung. Namun tidak ada satupun dari luka itu yang mengeluarkan darah. Sudah jelas kalau ini aneh.


"Kau benar, mereka tidak mengeluarkan darah sama sekali. Apa mungkin darah mereka tersumbat di dalam?"


Tanya Greg dengan wajah serius. Betris seolah tidak senang di bercandai seperti itu dan langsung memberikan sebuah tamparan di kepala Greg.


~PATTT!!


"Dasar bodoh, mana mungkin darah dia tersumbat. Kau pikir ini selang apa?"


"Yaa habisnya tidak ada gunanya juga memikirkan hal itu. Selain itu kita juga sudah mengeceknya sendiri dan mereka ini benar - benar sudah mati jadi aku rasa itu sudah cukup."

__ADS_1


"A-aku mengerti itu, tapi...."


Betris seolah masih ingin mengatakan sesuatu namun iba - tiba ia dengar suara kendaraan tidak jauh di depan mereka.


Saat Betris melihat ke sana, samar - samar ia melihat ada lebih dari sepuluh kendaraan angkut militer sedang menuju ke arah mereka.


Kemungkinan besar kendaraan itu adalah bala bantuan Jendral Alexei.


"Greg."


Betris memanggil Greg, dimana Greg menyadarinya juga dan langsung membalas dengan serius.


"Yah aku tau."


Lalu kemudian Greg mengambil senjatanya kembali dan melihat semua anggotanya


"Baiklah semuanya sudah cukup waktu istirahat nya sekarang bersiaplah, musuh sudah datang."


Mereka semua secara serentak langsung menganggukkan kepalanya. Lalu kemudian mereka mengambil senjata dan kembali ke posisinya masing - masing.


Sedangkan di sisi lain, Betris masih diam saja di situ sambil memperhatikan mayat di dekat kakinya. Ia sepertinya masih penasaran dengan keanehan mayat itu.


Melihat hal itu Greg langsung meneriakinya dan berkata....


"Betris sadarlah, saat ini kita punya tugas yang lebih penting dari pada mengkhawatirkan mayat itu. jadi cepat kembalilah ke posisimu sekarang juga dan bersiaplah bertempur."


Setelah Betris mengatakan itu ia lalu kembali ke posisinya dan mengendalikan senjata auto turret yang terpasang di dekat mobilnya.


Lalu Kemudian Betris menargetkan kendaraan yang menuju ke arah mereka dan tak lama kemudian adu tembak pun terjadi.


____________________________________________


________________________________________


>Kembali di tempat Carla.


Saat ini Carla memandang Alexei. ia melihat bahwa Alexei dan yang lainnya sudah mulai sedikit waspada terhadap Kelompok Carla dibandingkan sebelumnya.


Ini Semua mungkin di karenakan kedatangan Gregori di sini.


Sebab mereka semua pasti sudah tau seberapa kuatnya Gregori, apa lagi mereka juga pasti sudah sadar bahwa Gregori lah yang memegang satu Senjata S Gear terakhir yang telah Carla curi di Fasilitas itu.


(Baiklah, aku rasa sudah waktunya kita serius.) Pikir Carla.


Carla lalu melangkah ke depan kemudian menatap Alexei dengan tajam.


"Alexei, ini peringatan terakhir dariku. Apakah kau benar-benar berniat melindungi gadis itu?"

__ADS_1


Awalnya Alexei diam saja dan tidak memberikan jawaban, namun tak berselang lama dia pun memberikan jawaban dengan tegas.


"Ya, aku akan tetap melindunginya, meskipun harus melawan kalian sekalipun."


"Hmm baiklah, kalau begitu Gregori, Selena, Mael bersiaplah."


Ketiganya segera bersiap-siap. Mulai dari Selena dimana ia mengambil posisi untuk bersiap melompat agar bisa menggunakan kekuatannya. Lalu Mael yang mengambil posisi untuk menembak. Kemudian Gregori, ia berdiri tegak di paling depan, Seolah menjadi benteng pertahanan.


Setelah semuanya selesai, Gregori lalu melepaskan bajunya yang dimana membuat Alexei beserta yang lainnya terlihat sangat shock.


Sebab di bagian dada Gregori terdapat semacam parasit yang bentuknya seperti laba - laba sedang menempel di sana. terlebih lagi parasit itu memiliki sebuah kristal yang tertanam di tubuhnya.


"Apa itu?" ucap Alexei.


"Itu terlihat agak sedikit mengerikan" kata Amaliya.


Tidak hanya mereka berdua saja yang merasa ngeri melihat parasit itu, tetapi Vincent juga merasa sama.


Dengan wajah yang pucat, Vincent mencoba memanggil Alexei.


"Je~Jendral Alexei."


Alexei langsung melihat ke arahnya dan memperhatikan bahwa Vincent terlihat sedikit gemetar.


"Vincent, ada apa?"


"Parasit di tubuh orang itu(Gregori), tidak salah lagi, itu adalah Senjata S Gear nya."


"Apa!... Apa kau serius?"


"Ya."


Vincent menjawab dengan tatapan serius, lalu Kemudian Vincent menambahkan lagi..


"Anda masih ingat, beberapa hari yang lalu aku memberitahu Anda bahwa aku sedang mencoba melakukan penelitian untuk menciptakan Senjata S Gear yang baru."


"Ya, aku masih ingat," balas Alexei.


"Nah sebetulnya penelitian itu sudah kulakukan beberapa bulan yang lalu. Dan sudah ada lebih dari 5 Senjata S Gear yang saat itu di uji coba mengalami kegagalan sehingga penelitian itu pun di hentikan untuk sementara waktu."


"Dihentikan? Tunggu! Apa mungkin Senjata S Gear yang dipegang Gregori saat ini..."


Seolah-olah tahu apa yang ingin dikatakan Alexei, Vincent lansung menjawab.


"Ya, itu adalah salah satu Senjata S Gear yang mengalami kegagalan saat itu.-


-Dan senjata S Gear yang mengalami kegagalan bentuknya akan berubah menjadi seperti....MAHKLUK HIDUP.-

__ADS_1


-Sama seperti parasit yang terdapat di tubuh orang itu."


__ADS_2