BOCAH MAU DI LAWAN

BOCAH MAU DI LAWAN
VALDO VS GREGORI


__ADS_3

Gregori di bawa terbang oleh sebuah tombak yang terus mendorong tubuhnya menjauh dari lokasi Carla.


Tombak itu mendorong Gregori dengan sangat kuat hingga menghempaskan beberapa pohon yang ada di bawahnya.


Sampai akhirnya tombak itu baru berhenti tepat setelah tubuh Gregori menghantam tebing tinggi yang berada di pegunungan salju.


~Aghhhh!


Walaupun Gregori terhantam dengan cukup keras tetapi tidak ada tanda - tanda bahwa ia mengalami luka parah di bagian tubuhnya. Malahan sebaliknya ia terlihat baik - baik saja.


"Sudah ku duga, serangan seperti ini tidak akan bisa melukai mu."


Valdo yang tiba di lokasi Gregori terbang di atas langit, menggunakan pedangnya yang bisa melayang di udara dan berdiri di sana.


(Yaa meskipun aku tidak berhasil melukai nya tetapi setidaknya tujuan awalku tercapai dengan menjauhkan ia dari tempat Tuan Alexei.) Pikir Valdo.


Lalu setelah itu Valdo mengangkat tangannya ke atas. Tombak yang mendorong tubuh Gregori lansung menjauh dan kembali ke tempat Valdo, dimana Valdo lansung menangkapnya.


Di sisi lain, tubuh Gregori yang sudah tidak di tahan oleh tombak itu perlahan mulai jatuh dari tebing, namun ia dengan cepat mencengkram bebatuan yang ada di tebing itu dan menempel di sana.


"Oh kau masih ingin bertahan? Padahal meskipun kau jatuh dari tebing itu kau tidak akan terluka sama sekali. atau mungkin ada alasan kenapa kau bertahan di situ?"


"......"


Gregori tidak mengatakan apa - apa dan diam saja sambil memperhatikan Valdo yang sedang terbang di atas sana.


"Sepertinya kau tidak ingin bicara. kalau begitu...."


Valdo menjentikkan jarinya, saat itu juga sebuah lingkaran sihir besar muncul di belakang Valdo.


Lingkaran sihir itu sangat besar hingga hampir memenuhi pegunungan ini.


!


Gregori sadar bahwa lingkaran sihir itu sangat berbahaya baginya. Jadi sebelum Valdo membuat sebuah gerakan, Gregori lebih dulu bergerak dimana ia mengumpulkan kekuatan di kakinya.


Setelah itu Gregori mengambil ancang - ancang lalu tak lama kemudian ia dengan kuat melompat tinggi ke atas dan menerjang Valdo.


"APA!!"


Valdo yang tidak menyangka hal itu merasa kaget dan buru - buru menghindari nya.


(Tidak ku sangka ia akan lompat setinggi ini. Jadi inilah alasan kenapa ia tidak mau membiarkan dirinya jatuh dari tebing itu. Supaya ia bisa menjangkau diriku.)


Pikir Valdo.


Lalu kemudian Valdo mencoba menjauh dari Gregori. Bagaimanapun juga Gregori tidak bisa terbang jadi ia pasti akan jatuh.

__ADS_1


Itu yang Valdo pikirkan. Namun hal yang tidak terduga terjadi, dimana Gregori menggunakan kekuatan kakinya untuk menginjak udara sehingga bisa mendorong tubuhnya ke arah Valdo.


"Kau pasti bercandakan!!"


Valdo sangat shock melihat itu. Ia sadar bahwa dirinya tidak akan sempat menghindari pukulan Gregori jadi ia buru - buru mengeluarkan pedang besarnya yang ia gunakan tadi untuk menangkis serangan Gregori.


BUSSSSTT!!


Serangan Gregori sangat kuat hingga menciptakan sebuah daya ledakan dan menyebabkan langit di atasnya berhemburan.


Tidak hanya itu saja. Bahkan daya ledakan itu sampai bisa di rasakan oleh anggota KSP lainnya, yang sedang berperang di Gerbang.


Sementara itu, Valdo yang sadar bahwa dirinya tidak akan bisa menahan serangan Gregori lebih lama lagi memutuskan untuk menepis pukulan itu ke arah samping agar ia bisa menjauh.


Namun Gregori tidak membiarkannya pergi begitu saja, ia sekali lagi menginjak udara kosong dan menerjang Valdo. Dan tidak hanya sekali tapi beberapa kali, hingga membuat mereka bertarung di atas udara.


Valdo merasa kesal karena tidak di beri waktu untuk menjauh darinya.


(Sial dia ngotok sekali.)


Sesekali Valdo berhasil melakukan serangan balasan namun seperti yang ia duga, serangannya itu tidak bisa melukai Gregori ataupun menghentikannya.


Pada akhirnya Valdo hanya bisa menepis dan menghindari setiap serangan Gregori. Karena jika ia tahan maka ia pasti akan kalah atau mungkin bisa saja terlempar. sebab bagaimanapun juga dalam hal aduh kekuatan Gregori lebih kuat darinya.


Meski begitu...


Valdo sebetulnya bisa merantai Gregori untuk menghentikan gerakannya. Namun selama Grerogi terus bergerak dan menyerang Valdo maka Valdo tidak akan bisa mengeluarkan rantai - rantai itu.


Karena itulah Valdo kesulitan menahan Gregori...


Seolah tau Masternya sedang mengalami kesulitan, LIEV(Roh TUPXION Valdo) langsung menawarkan bantuan.


[Master, biar ku bantu.]


"Eh!"


Valdo terkejut, hingga ia tidak sadar bahwa Gregori sedang mencoba melancarkan sebuah pukulan ke arah wajahnya.


Namun sebelum pukulan itu berhasil mengenai wajah Valdo, Tiba - tiba muncul lima lingkaran sihir di belakang Gregori.


Kelima Lingkaran sihir itu mengeluarkan rantai yang langsung melilit kaki, tangan dan leher Gregori hingga Gregori tidak bisa bergerak.


[Master giliran anda!]


"Aku tau."


Sebelum ada yang sadar, Valdo telah memunculkan satu lingkaran sihir yang sangat besar di belakangnya. Lingkaran sihir itu bercahaya dan naik ke atas awan.

__ADS_1


"........"


Awalnya suasana di tempat itu menjadi sunyi dan tenang. Namun tak lama kemudian tiba - tiba mata Valdo bercahaya di ikuti dengan sebuah pedang besar berwarna emas yang muncul dari atas langit.


Pedang itu sangat besar, hingga hampir menutupi seluruh wilayah ini.


Sekejap semua pertempuran di setiap lokasi terhenti. mulai dari yang di gerbang, di tempat Carla sampai di tempat Mael.


Mereka semua memperhatikan Pedang besar itu dengan tatapan yang beda - beda. ada yang takjub, ada yang takut dan juga yang merasa ngeri.


"Wo~Woy apa - apaan itu!" Ucap Greg.


"Apa itu pedang? itu besar sekali." Ucap Betris.


"Apa sebenarnya yang sedang terjadi di sana?" Tanya Mavra.


"Saa aku juga tidak tau." Jawab Betris.


**************


>Sementara itu di lokasi yang berbeda.


Saat ini Carla merasa shock melihat pedang besar yang tiba - tiba muncul dari atas langit.


saking shocknya, Ia bahkan sampai lupa kalau saat ini ia sedang marah pada ketiga orang(Sherlie, Vincent, Alexei) yang ada di depannya.


Bahkan garis TUPXION yang tadinya terlihat di wajah Carla perlahan mulai menghilang juga.


"Tunggu, pedang itu kan...jangan bilang...."


Seolah tau apa yang ingin Carla katakan, Alexei langsung jawab...


"Benar, itu adalah salah satu pedang terkuat Valdo yang pernah ia gunakan saat menghadapi Dragon yang muncul di negara ini."


Bukan hanya Carla saja yang terkejut mendengar itu tapi Sherlie dan Vincent pun sama.


Dimana mereka semua pernah sekali dengar ada Monster yang sangat kuat muncul di negara ini(RS).


Monster itu sangat kuat hingga berhasil membakar habis dua desa dan juga menghancurkan ratusan alutsista seperti Tank, Helikopter dan Pesawat tempur.


Bahkan banyak korban jiwa yang berjatuhan saat itu.


Namun pada akhirnya Monster itu berhasil di kalahkan oleh salah satu pengguna TUPXION Yang tidak lain adalah Valdo.


(jika ia sudah mengeluarkan pedang itu. itu berarti ia ingin mengakhiri pertarungan ini.) pikir Carla.


"Sepertinya aku juga harus secepatnya menjalankan rencana ku ke tahap selanjutnya."

__ADS_1


Carla membisikkan itu sambil melirik Alexei dengan tajam.


__ADS_2