BOCAH MAU DI LAWAN

BOCAH MAU DI LAWAN
AWAL KONTAK ANTARA AKU DAN KSP


__ADS_3

Di Masion KSP(kelompok Serigala Pemburu), tepat di Ruang tamu di sana terlihat Selena sedang baring - baring di Sofa dan menontong siaran Tv.


Dimana di sofa yang satunya terlihat juga Brid dan Mael sedang duduk sambil membersihkan senjata mereka.


Dimana Brid membersihkan senjata Belatinya yang terdapat noda darah, sedangkan Mael Membersihkan Senjata Snipernya.


Di saat mereka berdua lagi asiknya membersihkan senjata mereka. Tiba - tiba Hp Brid bergetar dimana ia mendapatkan sebuah Pesan Dari Pihak Forum Dunia bawah yang mengatakan bahwa seseorang sedang ingin menyewa Jasa mereka.


Terlebih lagi Orang yang ingin menyewa jasa Mereka adalah Orang yang sama, Yang beberapa hari yang lalu mereka meminta Kelompok Serigala Pemburu untuk Membunuh seorang Bocah beserta orang yang melindunginya di belakang layar.


Tetapi Brid mengabaikan Permintaan tersebut, sebab ia mengira tidak ada gunanya menerima permintaan itu dengan situsi Kelompok ia saat ini.


Itulah sebabnya ia menolaknya.....


Namun kali ini berbeda, dimana Orang itu sepertinya sudah menambahkan sebuah Code QR ke dalam Pesannya.


Yang dimana Code itu menunjukkan bahwa ia adalah salah satu Anggota VIP Kami, dimana kami tidak bisa menolak permintaanya...


"Kau pasti bercandakan."


Guman Brid dengan Ekspresi serius. Selena yang menyadari itu lansung melihat Brid kemudian bertanya...


"Brid ada apa kau terlihat serius begitu?"


"Tidak! Bukan apa - apa, hanya saja,......Selena, kamu masih ingatkan, beberapa hari yang lalu ada orang yang Buat permintaan ke KSP(Kelompok Serigala Pemburu)?"


"Yah aku ingat, kalau tidak salah kau menolaknya kan?"


"Benar, namun kali ini sepertinya kami tidak bisa menolaknya."


"Eh memang kenapa?"


"Itu karena....."


Sesaat Brid berhenti, Ia memperlihatkan Pesan tersebut di hadapan Selena, dimana terdapat Code QR di sana. kemudian Brid pun menjawab....


"ORANG ITU,...KALI INI DIA MEMAKAI CODE VIP KAMI."


"Co-Code VIP?"


Guman Selena sambil bertanya - tanya Code apa itu.


Namun, berbeda dengan Selena di sisi lain Mael yang tau Code apa itu lansung berhenti Membersihkan Snipernya.


Kemudian sorot matanya melirik Code itu dengan tajam dan bertanya....


"Brid, apa Code itu asli?"


"Yah ini asli, aku sudah mengScan dan memastikannya." jawab Brid.


"Hmm,...yaa sudah, kalau gitu kita tidak punya pilihan lain selain menerimanya."


"Yah Kau benar tapi, semua Orang sudah punya tugas masing - masing jadi siapa yang akan Pergi?"


Ketika Brid bertanya, mereka berdua(Brid dan Mael) mulai memikirkan siapa yang akan pergi menerima permintaan ini.


Dan di saat mereka sedang memikirkan itu, tepat di depan mereka terlihat Selena lansung mengangkat tangannya, dimana ia berkata...


"Bagaimana kalau aku saja yang pergi."


Mendengar hal itu sentak membuat Brid dan Mael lansung menatap Selena dengan tatapan datar, dimana mereka secara serentak berkata...


""SELENA APA KAU BODOH.""


"APA MAKSUDMU BILANG BEGITU?"


Tanya Selena yang merasa kesal. Namun mengabaikan itu Brid dengan tenang menjelaskan....


"Selena apa kau lupa saat ini kau dan Kelompokmu sedang di kejar - kejar oleh beberapa Negara dan juga Organisasi di dunia bawah.-

__ADS_1


-jika kau keluar dari pembatas Radio atau penghalang Komunikasi milik Carla, maka keberadaanmu mungkin saja bisa di temukan, dan jika itu terjadi kau tau sendirikan apa yang akan kita alami?"


"Y-Yah aku tau."


Jawab Selena sambil terlihat Murung. Namun beberapa detik kemudian tiba - tiba ia kembali bersemangat dan berkata...


"Tapi mau gimana lagikan, lagi pula saat ini kau dan semua anggotamu tidak bisa pergi, jadi kita tidak punya pilihan lain selain aku yang pergi."


"I-itu memang benar, tapi-!!"


Sebelum Brid Selesai bicara, Selena lansung memotongnya dan berkata...


"Selain itu apa kau lupa? Baik Aku, kau, Mael dan juga Gregori. Kita berempat sudah jadi pengguna S GEAR, dan kau tau sendirikan kekuatan S Gear ku itu apa?"


Di saat Selena menanyakan itu Untuk sementara Brid tidak mengatakan apapun dan hanya diam saja.


"....."


Namun beberapa detik kemudian, ia menghela nafas "haaa...!!" dan berkata...


"Baiklah - Baiklah aku mengerti kau bisa pergi, tapi kau harus berjanji, kau harus menutup wajahmu itu dengan topeng. Mengerti?"


"Ba-baik aku mengerti."


Jawab Selena.


"Bagus, Kalau begitu kau tunggulah di sini, aku akan pergi beritau Carla terlebih dahulu soal ini."


Ucap Brid sambil mencoba berdiri dan pergi ke arah tangga, kemudian Ia naik ke lantai Dua, dimana Kamar Carla berada.


TAP!!.....Tap!!......tap!!..........


Setelah suara Langkah kaki Brid tak terdengar lagi. Disana Terlihat bibir Selena lansung melengkun seperti Bulan sabit sambil berguman.....


"Hehehe akhirnya ia pergi juga...kalau begitu, saatnya aku bersiap - siap."


Setelah mengumankan itu, Selena mencoba meninggalkan Ruangan ini.


"Selena kau mau kemana? Bukankah Brid tadi menyuruhmu untuk menunggu di sini?"


"Yah memang kenapa?"


"Kenapa? Apa kau tidak takut jika Brid nanti marah?"


"Heh Siapa juga yang peduli dengannya, Lagi pula sudah lama aku bosan tinggal terus di tempat ini, jadi sudah saatnya aku pergi keluar."


Di saat Selena mengatakan itu, Brid seolah menyadari sesuatu dan lansung berkata...


"Kau,...jangan bilang alasan kau mengajuhkan diri tadi, itu karena supaya..."


"Benar, supaya aku bisa meninggalkan tempat ini dan bersenang - senang di luar sana."


Sambung lansung Selena yang terlihat senang. Kemudian ia berbalik dan berkata...


"Kalau gitu, aku pergi dulu."


Melihat Selena Mencoba meninggalkan Ruangan ini, Mael pun berusaha menghentikannya.


"Selena tunggu...tunggu dulu,...jika kau meninggalkan Ruangan ini kau pasti akan menyesal nanti."


Namun Selena mengabaikan Perkataan itu dan hanya membalas...


"Bodoh amat."


Setelah itu ia pun meninggalkan Ruangan ini, dan hanya menyisahkan Mael seorang di dalam.


"Dasar Wanita Sialan...."


__________________________________

__ADS_1


_______________________________


>Di waktu bersamaan.


Pada saat Brid sudah sampai di depan pintu kamar Carla, ia lansung mengotok - ngotok pintu Kamarnya Tok!!..Tok!!...Tok!!.. dan bertanya....


"Carla, apa kau di dalam?"


Carla yang berada di dalam sana lansung menjawab...


"Yah, ada apa?"


"Ada sesuatu yang ingin ku bicarakan denganmu." ucap Brid


"Denganku?...Baiklah Masuk saja, pintunya tidak terkunci."


Mendapatkan Izin dari Carla, Brid pun perlahan membuka Pintu dan berjalan masuk ke dalam, dimana ia perhatikan kamar Carla terlihat sedikit berantakan dan agak gelap, dimana hanya di terangi oleh cahaya dari 3 monitornya.


(Setelah kematian Ketua, Carla sudah jadi seperti ini. Aku ingin tau, apa istriku akan begini juga jika suatu saat aku mati?)


Di saat Brid memikirkan itu, tiba - tiba ia kembali sadar Tujuan ia berada di ini dan buru - buru mengelangkan kepalannya.


Kemudian ia pergi mendekati Carla, Dimana Carla saat ini sedang meneliti sebuah Lubang berwarna Putih di Monitor bagian Tengah.


Dimana Lubang itu baru pertama kali Brid lihat.


"Aku tidak pernah Lihat Lubang ini, Apa ini Lubang Baru?"


Ketika Brid menanyakan itu, Carla dengan singkat menjawab "yah." kemudian ia melihat Brid dan bertanya mencoba balik....


"Omong - omong apa yang ingin kamu bicarakan?"


Di saat Carla menanyakan itu, Brid lansung memperlihatkan Hpnya, Dimana Terdapat sebuah pesan yang berisikan Sebuah Code di bagian paling bawah.


"Code ini kan......"


Seolah tau apa yang Ingin Carla katakan, Brid lansung menjawab...


"Benar ini adalah Code salah satu anggota VIP yang buat permintaan ke kita. sepertinya mereka ingin kita membunuh seorang Anak dan juga Orang yang melindunginya di belakang layar."


"Hmm...tapi kalau tidak salah bukankah Kalian semua sudah punya tugas masing - masing, jadi siapa yang akan pergi?"


Ketika Carla menayakan itu Brid terlihat sedikit bermasalah, meski begitu ia tetap berusaha memberitau Carla...


"Se-Sebetulnya....yang akan pergi adalah SELENA."


Mendengar perkataan Brid sentak membuat mata Carla lansung melebar dan membatu. Kemudian ia melihat Brid dengan kaku dan bertanya....


"B-Brid kau bercandakan? Kau tau sendirikan Saat ini ia sedang di cari - cari di luar sana? Tidak mungkin kita membiarkannya pergi."


"Aku mengerti perasaanmu, tapi kamu taukan kekuatan S Gear Selena apa, selama dia menggunakan itu, Seharusnya tidak ada masalah."


"I-itu memang benar sih."


Ucap Carla yang terlihat serius, namun tidak berhenti sampai di situ Brid melanjutkan lagi....


"Selain itu, masih ada banyak hal yang harus kita lakukan. Jadi biarkan saja dia pergi."


Di saat Brid mengatakan itu, untuk sementara Carla berpikir dan tidak mengatakan apapun.


"......"


Namun, Setelah beberapa saat kemudian ia kembali melihat Brid dan menjawab...


"Baiklah aku mengerti."


Ucapnya.


Setelah itu Carla mengambil Hp Brid dan mencoba untuk Skrol ke atas, dimana ia ingin membaca seluruh bagian isi pesannya.

__ADS_1


Namun, di saat Carla baru saja mau membaca, tiba - tiba ia berhenti saat melihat Sebuah Foto dibagian paling atas, "I~ini kan....." Dimana Foto itu tidak lain adalah Foto Seorang Anak lelaki yang Carla kenal Sekaligus Adek Rangga yang bernama...


"LEON."


__ADS_2