
di waktu bersamaan, di lokasi pegunungan bebatuan.
ketika Respati sedang berjalan di atas bebatuan, sambil membawa sebuah Koper, yang panjangnya sekitar 2m di tangan kanannya.
agak jauh darinya, ia melihat sebuah batu yang sangat besar dan juga tinggi.
"disana ya,..aku cuma perlu menyimpang benda ini, setelah itu...."
saat Respati sedang membisikkan itu. tiba - tiba ia berhenti bicara, karena ia merasakan, ada beberapa Monster yang sedang lewat di depannya.
sentak, dengan cepat Respati lansung bersembunyi di balik bebatuan, sambil menunggu monster itu pergi.
dan tak lama kemudian, setelah monster itu pergi, ia mulai lagi melanjukan perjalanannya.
TAP!!....TAP!!.....TAP!!.....
setiap dalam perjalanannya, Respati sering menemukan Beberapa Monster, yang ketinggalan dari Rombongan Ogre King.
kadang ia bersembunyi dari Monster itu, atau kadang juga ia membunuhnya menggunakan Pisau dan menusuk tepat di lehernya secara sembunyi.
setelah melakukan hal itu beberapa kali, tak lama kemudian. ia akhirnya sampai ditempat tujuannya.
di mana, saat ini Respati sedang berdiri di atas bebatuan yang sangat besar dan juga tinggi. sambil memperhatikan Lubang Dimensi tepat di depan matanya, dimana para Monster itu terus keluar dari dalam sana.
Lubang Dimensi itu setinggi sekitar 25m dan lebarnya hampir 10m. dan Lubang itu memiliki warna Ungu gelap, namun bercahaya, sambil di kelilingi dengan aura hitam di sekitarnya.
ketika Respati sedang menatap Lubang itu, sesaat, ia merasa Merinding dan sangat pucat.
namun, setelah beberapa saat kemudian, perlahan Respati mengalihkan pandangannya ke arah bagian bawah Lubang itu.
dimana, disitu, terdapat beberapa rombongan Monster, yang secara terus - menerus keluar dari dalam lubang, sambil membaginya menjadi dua rombongan.
satu Rombongan berjalan ke arah samping kanan pegunungan, dimana lokasi Unit 12 berada. sedangkan yang satunya lagi, mengarah ke arah samping kiri pegunungan, dimana lokasi unit 13 berada.
"seperti yang di katakan Kapten Rangga. rombongan Monster yang dihadapi unit 12 dan 13 hanya untuk menahan atau pengalihan saja. sedangkan untuk Rombongan monster utama meraka,..."
sesaat Respati berhenti bicara. dan mengalihkan pandangannya ke arah belakang. dimana lokasi unit 9 berada.
"--saat ini, mereka menghadapi unit 9,...aku harap, Kapten Rangga baik - baik saja."
setelah mengatakan itu, untuk sementara Respati terus melihat ke arah unit 9.
setelah beberapa saat kemudian, perlahan ia mengarahkan pandangannya ke arah depan lagi,sambil menatap Lubang Dimensi dengan tatapan tajam.
"kalo begitu, ayo kita mulai."
ucap Respati dengan ekspresi serius.
setelah itu, perlahan ia mulai membuka isi Koper yang ia bawah, dan melihat ada dua benda silver di dalam koper itu. 1 berbentuk kotak yang panjangnya sekitar 70cm.
sedangkan yang satunya lagi, berbentuk seperti tongkat yang di atasnya, terdapat Sebuah bola Kristal berwarna Biru.
perlahan Respati mulai mengeluarkan benda itu dari dalam koper, sambil meletakannya tepat di depan. dan mengambil sebuah kertas yang ada di dalam koper.
ketika ia membuka lipatan kertasnya, Kertas itu berisi cara - cara untuk memasan dan menggunakan Benda ini.
"baiklah, pertama - tama tekan tombol berwarna hijau, yang ada di atas kotak."
setelah aku membacanya, aku lansung mencari dan melihat sebuah tombol hijau, tepat di bagian atas kotak itu. sambil menekannya.
seusai aku menekannya, perlahan Kotak itu mulai melebar ke atas, sampai setinggi sekitar 50cm.
dan di bagian depan kotak itu, terdapat sebuah Kristal berwarna Biru, yang bentuknya seperti bintang 4, dan lansung mengarah, ke arah Lubang Dimensi di depan.
"baiklah. selanjutnya,..tancapkan Tongkat itu ke dalam Lubang, yang terdapat di atas Kotak."
setelah aku membacanya. aku lansung menancapkan Tongkat itu kedalam lubang, tepat di atas Kotak.
dimana, kotak itu sekarang, hampir mirip seperti sebuah Tv yang membunyai Tiang antena di atasnya.
"dan yang terakhir, tekan Tombol Power yang ada di samping kotak, untuk menyalahkan benda ini."
tampa menunggu lama, aku lansung menekan Tombol Power yang ada di samping kotak. setelah itu, perlahan Kristalnya mulai mengeluarkan cahaya.
"baiklah, akhirnya selesai juga, kalo begitu, selanjutnya....."
__ADS_1
setelah aku selesai memasang dan menyalakan benda itu, perlahan aku mengerakkan jariku ke telinga kananku, dan menekan sebuah tombil, yang mirip seperti headsed di telingaku. untuk menghubingi Kolonel.
___________________________
_______________
di markas Militer, di salah satu tenda, di dalamnya, terdapat beberapa orang yang sedang mengendalikan Monitor.
Monitor itu memperlihatkan, Setiap lokasi dari masing - masing unit, yang sedang bertarung dengan para Monster saat ini.
dan di bagian belakang, orang - orang yang sedang mengendalikan Monitor itu. disana terlihat, ada seseorang yang sedang berdiri tegat, sambil menatap tajam Monitor di depannya.
ia adalah Ganendra, seorang Kolonel sekaligus pemimpin dari kelompok ini.
saat Ganendra terus menatap tajam monitor di depannya, tak lama kemudian, tiba - tiba salah satu Orang yang sedang mengendalikan Monitor, mendapatkan sebuah Panggilan dari seseorang.
"Kolonel, Kapten Respati sedang melakukan panggilan ke anda??"
ucap orang itu, sambil mengalihkan pandangannya ke arah belakang, dimana Kolonelnya berada.
tampa menunggu lama, Ganendra lansung menyuruh orang itu menjawab panggilannya.
"hubungkan sekarang!?"
setelah mengatakan itu. tak lama kemudian, suara Kapten Respati mulai terdengar di ruangan itu.
{Kolonel, di sini Kapten Respati, Ganti!?}
"oh, Respati ya, ada apa? apa kau sudah selesai memasang benda itu?"
{ya, baru saja aku selesai memasangnya!?}
"bagus, tidak ku sangka kau bisa secepat ini,....kalo begitu, sekarang menjauhlah dari sana dulu?"
{baik Kolonel.}
setelah Respati mengatakan itu.panggilan mereka lansung berakhir dan perlahan, Ganendra mengalihkan pandangannya ke arah salah satu Monitor di depan. yang memperlihatkan Seorang pria berumur sekitar 52 tahun
ia seorang pria bermartabat, dan memiliki tubuh yang terawat dengan baik, sambil memiliki kilatan tajam di matanya.
ia mempunyai rambut berwarna putih yang tercampur dengan rambut hitam sedikit, sambil memiliki postur tubuh yang sangat rapi ketika mengenakan setelan jas.
"kalo begitu, Jendral Alexei, mohon bantuannya!?"
ucap Ganendra dengan memakai bahasa asing.
{ya, aku tau.}
jawab Jendral Alexei dengan memakai bahasa asing juga.
_________________________
______________
di sebuah ruang yang sangat besar, di mana di depan mata Jendral Alexei, terdapat beberapa monitor dan beberapa orang yang sedang mengendalikannya di depan.
dan di bagian atas beberapa Monitor itu, terdapat sebuah Monitor yang sangat besar. dimana sedang memperlihatkan sebuah peta dunia, di ikuti dengan beberapa lingkaran kecil berwarna hijau dan ungu yang tersebar, di setiap tempat.
"baiklah, hidupkan sekarang!?"
""""""" BAIK JENDRAL."""""""
setelah Alexei mengatakan itu, beberapa orang didepanya lansung menjawabnya dengan nada tegas.
setelah itu mereka mulai mengendalikan dan mengontrol beberapa tombol yang ada di depan mereka.
dan tak lama kemudian, tiba - tiba sebuah suara seperti Robot, terdengar di dalam Ruangan itu.
[MULAI MENGKONFIRMASI. TUAN, APA ANDA INGIN MENGAKTIFKAN SISTEM TUTPOR?]
"ya, aktifkan sekarang."
[BAIK, PENGAKTIFAN TUTPOR AKAN DIMULAI DALAM HITUNGAN WAKTU,...5,....4,....3,....2,...1,..TUTPOR SUDAH SELESAI DI AKTIFKAN.]
setelah suara Robot mengatakan itu, tak lama kemudian, tiba - tiba Monitor besar yang tadinya memperlihatkan peta dunia, sekarang sudah di gantikan dengan gambar sebuah senjata besar, yang mirip seperti Bor.
__ADS_1
senjata itu sedang melayang di luar angkasa, seperti layaknya satelit, sambil di kelilingi dengan Beberapa piringan Kristal, berwarna Biru di sekitarnya.
senjata ini disebut sebagai TUTPOR, salah satu Senjata yang di buat oleh pengguna TUPXION.
"Baiklah, aktifkan energi sihir sekarang!?"
ucap Jendral alexei dengan nada Tenang. setelah itu, suara Robot mulai terdengar lagi di ruangan ini.
[BAIK, ENERGI SIHIR AKAN DI AKTIFKAN DALAM HITUNGAN 1 MENIT DARI SEKARANG.]
Setelah mendengar suara itu, di bagian dalam TUTPOR, Terdapat sebuah bola biru besar yang secara perlahan mulai berputar, sambil di iringi dengan suara seperti percikan gasing.
suara itu makin keras, seiring berjalannya waktu, sambil mulai mengeluarkan aura biru di sekitarnya.
Setelah 1 menit kemudian, perlahan Bola itu mulai berhenti berputar, sambil mengeluarkan cahaya dan aura biru di sekitarnya.
[ENERGI SIHIR SUDAH SELESAI DI AKTIFKAN. TUAN, APA ANDA INGIN MENGHUBUNGKAN SEKARANG?]
"ya."
jawab Jendral Alexei secara singkat.
[BAIK, PENGHUBUNGAN AKAN DIMULAI DALAM WAKTU, 3,...2,....1, PENGHUBUNGAN SUDAH DIMULAI.]
setelah suara robot mengatakan itu, di dalam TUTPOR. perlahan bola itu mengeluarkan cahaya yang sangat terang, di iringi dengan getaran yang sangat kuat.
setelah beberapa saat kemudian, dengan cepat bola Itu lansung mengeluarkan cahaya laser bewarna Biru, sambil melaju dengan kecepatan tinggi dan keluar dari ujun duri Bor.
setelah itu, ia lansung masuk ke dalam atmosfir bumi.
_______________________________
_______________________
Di atas pegunungan.
ketika Respati sedang istirahat di bebatuan, sambil melihat ke arah atas bebatuan tinggi, dimana Benda yang ia letakkan tadi.
sesaat kemudian, tiba - tiba di atas langit, ia melihat sebuah cahaya laser berwarna Biru, sedang turung ke arah bawah, dengan kecepatan yang sangat tinggi. sambil menabrak Bola kristal yang ada di Tongkat. benda yang aku letakkan di atas sana.
setelah menabrak bola Kristal, dengan cepat, cahaya laser tadi, lansung keluar dari Kristal bintang 4 yang ada di depan kotak, dan lansung menabrak lubang Dimensi yang ada di depannya.
melihat hal itu, Ekspresi Respati lansung terlihat tercengan sambil kebingungan.
"a- apa,...apa yang sedang terjadi?"
bukan hanya Respati saja yang kebingungan, bahkan dari unit yang lainpun sesaat berhenti bertarung, sambil melihat ke arah cahaya itu dengan ekspresi kebingungan.
kecuali untuk Rangga dan juga Kolonel yang mengetaui apa arti Cahaya itu.
""AKHIRNYA SUDAH DIMULAI.""
ucap Rangga dan juga Kolonel secara terpisah.
____________________________
_____________
kembali lagi, di Ruangan yang sangat besar, dimana Jendral Alexei berada.
ketika ia melihat ke arah monitor besar, yang memperlihatkan laser itu sudah terhubung dengan Lubang Dimensi. tiba - tiba Terdengar suara Robot di ruangan ini.
[TUAN, PENGHUBUNGAN TUTPOR KE LUBANG DIMEMSI SUDAH SELESAI. SISTEM TUTPOR SUDAH BISA DIGUNAKAN KAPAN SAJA.]
"Bagus, kalo begitu...."
sesaat Alexei berhenti bicara dan mengalihkan pandangannya ke arah salah satu Monitor di depan.
dimana, Monitor itu memperlihatkan seorang wanita yang berumur sekitar 26 tahun.
ia memiliki rambut berwarna orange kehitaman sedikit, dan mengikat rambutnya yang berantakan kearah belakang. seperti ponytail. sambil memperlihatkan sebuah headsed bandol di lehernya.
ia bernama Carla, ketua sekarang dari kelompot Serigala Pemburu, setelah ketua sebelumnya meninggal.
"Carla sekarang giliranmu?"
__ADS_1
{ya, aku mengerti.}
ucap Carla di dalam Monitor sambil menunjukkan senyum di bibirnya.