Ku Temukan PENGGANTINYA

Ku Temukan PENGGANTINYA
Eps 136


__ADS_3

Vitto meminta Mario untuk mensterilkan dan melihat keadaan area parkir basement, dia tidak mau ada keteledoran lagi, dan melihat dengan baik bahwa tidak ada yang mencurigakan disana. Sementara dia akan menemui Rana dan meminta perempuan itu agar bersiap untuk keluar dari apartemen. Vitto masuk ke apartemen nya dan mencari Rana yang ternyata sedang berada di ruang tengah. Rana menoleh ketika melihat Vitto datang dan lelaki itu memilh duduk disampingnya.


"Bagaimana???" Tanya Rana.


"Itu memang Mama....!" Jawab Vitto.


"Jadi dia benar-benar mengikutimu???"


Vitto mengangguk. "Sekarang bersiaplah, kemasi semua pakaianmu kita pergi dari sini...!"


"Sekarang???? Lalu akan kemana kita???"


"Aku sedang mencari tempat tinggal sementara, aku akan berbicara dengan Ariel, jika hari ini tidak dapat, kita bisa menginap di hotel, tapi aku berharap ada rumah kosong yang bisa langsung kita tempati...!"


"Lebih baik aku disini dulu, kau bisa mencari sampai dapat nanti...!"


"Turuti saja perintahku, kita akan ke rumah Aditya, aku akan bicara dengan Ariel disana, cepat berkemas, aku juga akan berkemas....!"


Rana tidak bisa membantah, dia pun beranjak dan pergi ke kamarnya. Sekali lagi dia harus menghadapi situasi yang menyebalkan ini tetapi dia tidak memiliki pilihan. Vitto memang selalu mikirkan keinginannya dan keamanannya. Vitto melakukan ini hanya karena dirinya.


****

__ADS_1


Setelah menghubungi Mamanya, Angel kembali ke ruang tamu menemui Vino dan Papanya, dia akan meminta Vino agar mengantarnya pulang saja. Suasana di rumah ini sedang tidak terlalu baik dan Angel juga sebenarnya merasa gelisah setelah melihat sikap yang ditunjukkan oleh Vino dan Vitto pada Mama mereka. Vita memang sudah kehilangan akalnya, padahal sudah jelas Jason menyuruhnya agar bersikap baik pada Anak dan suaminya tetapi wanita itu justru mengacau yang membuat keadaan bukannya membaik malah menjadi kacau. Bisa-bisa dia dan Jason serta Mamanya kehilangan kesemlaan.untuk mendapatkan uang jika Vitto dan Vino tidak memberikan uangnya pada Vita.


"Sayang... Sudah selesai di kamar mandinya???" Tanya Vino yang saat ini sedang duduk bersama Papamya di sofa.


Angel melempar senyum. "Sudah....!" Jawab Angel sambil melihat jam tangannya. "Sayang, maaf kepalaku tiba-tiba pusing, bisakah kau mengantarku pulang.... Maaf sekali....!"


Vino berdiri. "Kau pusing??? Ya sudah kita pulang saja dan kau istirahat di rumah saja kalau begitu...!"


Angel mendekat ke Papa Vino, meminta maaf karena tidak bisa lama-lama dan dia berpamitan untuk pulang lalu berjanji akan datang lagi besok. Vino pun melakukan hal yang sama, berpamitan dengan Papanya untuk mengantar Angel pulang. Sementara Papa Vino hanya mengangguk tanpa mengatakan apapun. Dia sendiri tidak suka jika harus berlama-lama melihat Angel ada di sekitarnta, dan dia juga tidak tahu, apakah tadi Angel benar-benar ke kamar mandi untuk sekedar buang air atau sedang melakukan hal lain. Ppa Vini sama sekali tidak percaya jika saat ini Angel sedang sakit kepala. Perempuan itu mungkin saja butuh waktu untuk merencanakan sesuatu. Entahlah.


Sementara itu, Vino berpikir untuk datang ke rumah Vitto setelah mengantarkan Angel pulang. Dia harus berbicara mengenai masalah tadi dengan sang Kakak sehingga mereka bisa berdiskusi dan merencanakan sesuatu .Vino masih butuh saran dari Vitto, mereka berdua harus bekerja sama untuk menghadapi masalah ini.


Mama Angel pun berusaha menghubungi Jason dan memberikan arahan kepada putra tirinya itu untuk melakukan rencana selanjutnya. Keputusan ini dia ambil karena dia tidak memiliki pilihan lain. Karena dia, Angel dan Jason harus segera menyelesaikan misi mereka dan mengakhiri semua ini lalh menikmati apa yang sudah mereka dapatkan dari keluarga prakarsa selama ini. Rencana ini akan menghancurkan lagi keluarga Prakarsa untuk kedua kalinya. Melihat mereka menghadapi masalah yang besar akan menimbulkan kepuasan sendiri bagi Angel, Mamanya dan juga Jason.


Jason mencoba meraih ponselnya yang sejak tadi berdering di atas meja. Matanya masih tertutup karena dia sedang tidur. "Halo....!!!" Suara Jason tersekat dan dia berusaha membuka matanya.


"Jason sayang.....!"


Mendengar suara itu, Jason langsung memhuka matanya dan dia melihat layar ponselnya yang ternyata adalah Mamanya. "Mama... Sorry... Aku sedang tidur....! Ada apa Ma....!???" Tanya Jason.


"Mama baru saja berbicara dengan Angel, dia baru saja mengatakan tentang perkembangan masalah Vita dan Andri, Vita berulah dengan membuat masalah dengan kedua anaknya serta Andri suaminya, wanita tua itu memang bodoh dan impulsif, disaat seperti ini justru mengacau, hal itu tentu saja akan memperkeruh keadaan, bukannya mendapat simpati dari Vino ataupun Vitto, dia malah mengacau..!"

__ADS_1


Jason mengernyit dan babgun lalu menyandarkan punggungnya di tempat tidur. "Aku sudah sering mengatakan pada Mama kalau wanita tua itu tidak berguna sama sekali...!" Gerutu Jason.


"Apa kau menyuruhnya melakukan ini???"


"Tentu saja tidak, aku hanya menyuruhnya agar memasang wajah memelas pada kedua anaknya bukan malah mengacau...!"


"Andri dan kedua putranya sudah membuat keputusan bahwa mereka tidak akan memberi Vita kesempatan kedua, dan kau pastinl tahu akibat dari hal itu, kita tidak akan mendapatkan uang lagi, satu-satunya cara adalah kau harus datang dan menemui serta berbicara pada Vita...!"


Jason terperanjat. "What???? Mama menyuruhku datang kesana??? Apa Mama sudah gila???"


"Sayang... Dengarkan Mama dulu, kita tidak punya pilihan lain, percuma kalau kau memberitahu Vita hanya lewat telepon, wanita tolol itu pasti akan selalu menggunakan kebodohannya yang justru akan merusak segalanya, kau temui dia dan lakukan apa yang Mama perintahkan padamu, kah disana akan bisa mengontrol wanita tolol itu...!"


"Well, lalu apa yg harus aku lakukan Ma???" Tanya Jason yang tampak bingung dan masih tidak mengerti kenapa Mamanya itu justru menyuruhnya untuk datang dan menemui Vita, padahal itu justru akan sangat berbahaya juka sampaj seseorang melihatnya bersama Vita. Masalah akan semakin rumit.


"Dengarkan Mama baik-baik, dan lakukan itu dengan hati-hati serta kau harus bisa meyakinkan wanita tua tolol itu agar mau melakukan semuanya..." Ucap Mama Angel kemudian dia memberi intruksi kepada Jason apa yang harus dilakukan putra tirinya itu nanti ketika bertemu dengan Vita.


Jason mendengarkan dengan seksama semuanya sambil memikirkan setiap perkataan Mamanya agar dia tidak salah mengambil keputusan nantinya. Jason langsung mengerti semuanya, dia tahu ini berisiko tetapi akan menimbulkan goncangan di keluarga Prakarsa nantinya. Ini akan menjadi tontonan seru sebenarnya, seperti saat dulu Vita memutuskan pergi dari keluarganya dan membawa kabur harta dari suaminya dengan nilai yang fantastis.


"Baiklah Ma, Jason akan datang menemui Vita besok atau lusa, dan akan melakukan semua yang sudah Mama arahkan tadi, lalu kita akan menikmati tontonan yang sangat menyenangkan tentang mereka.... Hahaha....!"


"Good boy....! Lakukan semuanya dengan hati-hati dan kau harus berhasil mempengaruhi Vita, karena itu kunci utamanya...!"

__ADS_1


__ADS_2