Ku Temukan PENGGANTINYA

Ku Temukan PENGGANTINYA
Eps 22


__ADS_3

Beberapa hari kemudian....


Jeany akhirnya mendatangi kantor Edward, dimana dia langsung mengatur janji dengan temannya itu. Edward begitu sibuk sehingga pertemuan ini juga molor selama beberapa hari, tetapi Jeany tidak bisa melewatkan kesempatan yang bagus ini. Sebenarnya bisa saja dia mengobrol by phone dengan Edward, tetapi tentu jika menyangkut hal seperti ini lebih baik jika di obrolkan secara langsung. Jeany masuk ke kantor itu, dan menanyakan ruangan Edward. Setelah menyebutkan nama, ternyata Jeany langsung disambut baik dan langsung diantar karena sudah ditunggu oleh Edward.


Sebuah ketukan pintu mengalih Edward dari layar komputernya, lalu mempersilahkan masuk. "Oh hai Jean...!!" Sapa Edward dan langsung berdiri memeluk Jeany, mempersilahkannya duduk, kemudian meminta pada stafnya untuk membuatkan Jeany minum.


"Woho....! Kau memang luar biasa Ed...! Punya kantor sekeren ini...!"


"Jangan lebay....! Jadi kapan kau akan memintaku datang ke restoranmu!!?"


"Datang saja kapanpun, hubungi aku sebelumnya agar aku bisa menyambutmu.... Hahaha!!! Oh iya, btw soal restoran, aku jadi ingat saat kita bertemu di pusat perbelanjaan itu, tidak sengaja aku melihatmu bertemu dengan seorang wanita, apa dia kekasihmu? Tapi kau bilang kau akan bertemu dengan modelmu, sorry sorry jika aku bertanya seperti ini, biasa kepo hahaha" Jeany tertawa untuk menutupi rasa keingintahuannya tentang Veronica, agar Edward juga tidak curiga dan menganggapnya bercanda.


"Oh itu...! Dia bukan kekasihku, tetapi model yang ingin aku temui...! Kau ini masih sama saja seperti dulu, hobi sekali bercanda...!"


"Model??? Masa???" Tanya Jeany lagi.


"Iya, masa kau tidak tahu! Dia itu Angelica Kimberly, alias Angel Kimmy, dia model profesional, aku sedang ada proyek untuk pemotretannya, kenapa memangnya Jean???" Tanya Edward.


"Ah tidak....! Oh jadi dia modelmu, pantas saja cantik sekali! Dan dia model profesional ya, berarti sudah lama dong, aduh kudet banget dah diriku ini.... hahaha!"


Edward juga ikut terkekeh. "Banget deh Jean...! Hahaha!"

__ADS_1


Jeany pun akhirnya mendapat sebuah petunjuk besar, ternyata Veronica adalah seorang model tapi kenapa namanya adalah Angelica Kimberly, dan tidak ada nama Veronica nya. "Kalau dia model profesional, dia pasti memiliki akun media sosial dong ya...?" Tanya Jeany lagi.


"Ya itu sudah tentu, tetapi akunnya hanya untuk pekerjaan saja, dia sangat tertutup untuk hal pribadi!! Kau ini kenapa? Kepo sekali? Kau ngefans dengannya???"


"Katakan saja begitu, dia cantik sekali...!"


Jeany pun tidak ingin membahas Angel atau Veronica itu lebih jauh lagi, takut Edward curiga. Nanti ketika pulang dia akan berusaha lagi menggali informasi tentang Angel atau Veronica itu. Jika dia seorang model profesional tentu akan ada berita atau artikel tentangnya, juga tadi Edward bilang bahwa Angel memiliki akun media sosial, nanti dia akan mengeceknya, sama halnya seperti yang dia lakukan beberapa hari yang lalu untuk mengetahui i fo tentang Vino, dan dia menemukan lagi fakta tentang saudara Vino bernama Vitto.


Jeany kemudian membahas hal lain dan mengingat semua masa sekolahnya dulu bersama dengan Edward. Mereka tertawa dan bercanda. Ya, Jeany melakukan itu lyaknya teman yang sudah lama tidak berjumpa, meskipun sebenarnnya niatnya sendiri hanyalah mencari tahu tentang Veronica.


Tiba-tiba saja terdengar suara telepon dari meja Edward."Bentar ya Jean...!"


Edward pun kembali ke meja kerjanya dan mengangkat teleponnya. Ternyata itu dari klien nya. Edward pun mengatakan pada Jeany bahwa dia akan sedikit lama menerima teleponnya, dan Jeany mengangguk mempersilahkan karena dia tahu sekali jika Edward sangatlah sibuk.


Dambil menunggu Edward selesai bertelepon, Jeany pun langsung terpikirkan untuk membuka ponselnya dan mencari tahu tentang Angel alias Veronica itu. Jeany mulai mengetik nama Angel di kolom pencarian dan dia langsung menemukannya. Jeany tersenyum, ternyata pengikutnya cukup banyak. Ada ratusan foto perempuan itu disana, dan semua memang foto ala model. Entah kenapa Jeany berpikir bahwa sepertinya Angel ini memang seorang model bukanlah staf kantoran, dan bisa jadi dia telah berbohong kepada Rana mengenai pekerjaan aslinya, tetapi kenapa? Itulah yang ada di pikiran Jeany.


Sayangnya Jeany tidak menemukan petunjuk apapun, selain hanya foto Angel yang kesemuanya itu hanya pekerjaan. Seperti menjadi brand untuk beberapa produk serta hal lainnya. Bahkan tidak ada satupun foto Angel bersama dengan orang lain, baik itu teman ataupun keluarganya, dan anehnya juga Jeany mencoba untuk beralih ke foto penandaan tetapi disana justru tidak ada foto apapun, karena Angel tampak sudah mengatur privasi sosial medianya dengan baik. Seperti halnya dengan Vitto, Angel pun hanya mengikuti beberapa akun sosial media beberapa brand saja serta akun para model kelas dunia yang sudah terverivikasi.


"Kenapa sulit sekali ya menemukan sesuatu tentang dia? Aku semakin curiga saja. Untuk apa dia berbohong tentang pekerjaannya ini? Apa yang dia sembunyikan sebenarnya?? Shiiitt....!" Gumam Jeany dalam hati, tetapi tentu itu tidak membuatnya menyerah.


Jeany kini berganti ke laman pencarian umum, dan menutup sosial medianya. Jeany kembali memasukkan nama Angel disana. Munculah beberapa artikel tentang Angel, dan itu artikel gosip tentang beberapa laki-laki yang diduga dekat dengannya. Penasaran, Jeany langsung membuka satu persatu. Jeany kembali kecewa, karena dari semua berita itu dia todak mendapatkan informasi apapun. Itu hanya gosip murahan yang juga tidak terlalu penting.

__ADS_1


Sampai akhirnya Edward sudah selesai menerima telepon dan meminta maaf karena sudah membuat Jeany menunggu lama. Mereka kembali mengobrol lagi, hingga akhirnya waktu sudah siang, Jeany harus segera ke restorannya. Dia pun berpamitan pada Edward.


"xAku juga sebentar lagi ada meeting lagi dengan idolamu!" Ujar Edward.


Jeany mengernyit. "Idolaku??? Siapa???" Tanyanya lagi.


"Angel, hahaha dia akan datang..! Tiba-tiba saja dia ingin menemuiku lagi, ada perubahan tema fotonya, entahlah sepertinya dia akan membawa kekasihnya, tapi ini sangat rahasia, kau jangan mengatakan pada siapapun....!"


"Kekasihnya?? Lalu kenapa rahasia...!"


"Ya karena ini bersifat privasi, dan dia tidak pernah mengungkap sosok kekasihnya itu pada siapapun, dia sekarang ingin memiliki kenangan yang bagus dengan kekasihnya itu, ku dengar sih kekasihnya itu seorang CEO perusahaan besar, tapi aku tidak tahu siapa, eh tapi ini rahasia ya Jean? Bisa gawat kalau ini mencuat di publik...!"


Merasa mendapat angin segar, Jeany pun tersenyum lebar. Ini adalah kesempatan yang bagus untuk menggali informasi lebih dalam tentang Angel itu. "Tenang saja, lagipula aku juga baru tahu kalau dia model, memangnya siapa kekasihnya???"


Edward menggelengkan kepalanya, dia sendiri sebenarnya juga oenasaran dengan kekasih dari Angel, mengingat selama ini Angel terkenal tertutup dengan kehidupan pribadinya. "Tidak tahu...!" Jawab Edward.


"Kaoan kau akan memotret dia?" Tanya Jeany.


"3 hari lagi sih!"


Jeany tersenyum lalu menyalami Edward dan pergi meninggalkan kantor temannya itu. Kesempatan yang bagus juga untuknya memantau Edward 3hari nanti, dan berharap kali ini dia bisa dapat petunjuk lebih tentang Angel alias Veronica itu.

__ADS_1


__ADS_2