Ku Temukan PENGGANTINYA

Ku Temukan PENGGANTINYA
Eps 272


__ADS_3

Vitto dan Rana turun dari kapal yang membawa mereka ke dermaga resort yang akan mereka tinggalin selama satu minggu ini di Maldives. Setelah mereka dari airport mereka harus menempuh perjalanan untuk naik pesawat amfibi atau pesawat yang bisa mendarat di air. Setelah itu, Vitto dan Rana masih harus menaiki kapal untuk membawa mereka ke villa.


Sampai di dermaga, Vitto dan Rana di sambut oleh beberapa petugas dari villa. Rana dan Vitto di beri fasilitas sepeda untuk bisa menuju villa mereka. Senyum bahagia Rana tidak memudar sama sekali sejak sampai di tempat yang indah bagaikan surga yang di turunkan ke bumi. Tidak henti nya Rana bersyukur karena dia berada di titik membahagiakan ini.




Vitto dan Rana mengendarai sepeda masing-masing, menyusuri jalanan yang terbuat dari kayu, menuju villa mereka. Rana sudah tidak sabar untuk sampai disana, beristirahat dan menikmati pemandangan laut biru dengan pasir putih yang sangat cantik. Tadi Vitto sudah menawarkan Rana untuk makan di restoran sebelum ke villa, tetapi Rana menolak dan ingin makan di villa saja, karena dia tidak sabar. Vitto pun menuruti dan memesan makanan agar di antar ke villa mereka nanti.


Rana menghentikan sepeda nya ketika menemukan nomor villa nya. Dan dia bergegas turun dari sepeda dan menurunkan standart sepeda nya, Vitto menyusul di belakang. Mereka lalu membuka pintu villa dan masuk.


Mereka berdua langsung di suguhi dengan ruang tamu yang cukup luas. Memiliki sofa melingkar, dan pintu kaca yang menghadap ke laut dan di depan pintu kaca itu ada sebuah kolam renang yang panjang menghadapi laut tentu nya. Selain sofa melingkar, ada juga sofa panjang di pojok ruangan yang bisa digunakan untuk duduk dan berselonjoran, bersantai dan di bawahnya ada lantai kaca yang bisa melihat air laut dan ikan-ikan.



Rana dan Vitto mencoba mengecek satu persatu ruangan yang ada di villa itu. Mereka mendapati ada sebuah tangga, mereka naik. Sampai di atas ternyata ada balkon dengan sofa dan meja panjang, di gunakan untuk bersantai. Dan tentunya ada seluncuran air panjang yang langsung menuju laut. Rana kembali tersenyum, karena ini yang di inginkan nya. Bermain seluncur air yang langsung terjun ke laut dengan airnya yang biru bening, seperti kolam renang raksasa. Dan pasti akan sangat menyenangkan sekali berenang di laut sambil bermain seluncuran.


Selain ruang tamu, dan lantai dua dengan seluncuran air, di ruangan itu ada ruang kecil yang di fungsikan sebagai pantry yang di dalamnya ada kulkas berisi berbagai minuman seperti jus yang ada di botol kecil, dan juga buah, camilan seperti kue dan cokelat. Sedangkan di rak, ada beberapa botol minuman alcohol, seperti wine, Champagne, tequilla, hingga martini.



Rana dan Vitto keluar dari pantry, dan melanjutkan room tour mereka di tempat yang akan mereka tinggali selama satu minggu ke depan ini. Mereka berdua beralih ke ruangan selanjutnya, dimana ternyata itu ada ruangan kecil lagi sebelum mereka masuk ke kamar. Yaitu ruang kecil yang sepertinya bisa di gunakan sebagai ruangan kerja. Memiliki sofa memanjang dan meja yang cukup tinggi. Pas di gunakan untuk duduk menatap laptop sambil bekerja dan tetap bisa memandangi luas dan biru nya laut di depannya.

__ADS_1



Mereka membuka pintu penghubung ke kamar utama. Dimana kamar itu sangatlah luas, dengan satu tempat tidur ber sprei putih dan di selimutnya di beri hiasan berupa tulisan Happy Honeymoon. Rana dan Vitto saling melempar pandangan sambil tersenyum. Vitto memilih Villa yang hanya memiliki satu kamar saja, karena memang tujuannya untuk merasakan bulan madu bersama Rana. Dan sebenarnya ada banyak pilihan villa yang memiliki kamar lebih dari satu, dan biasanya yang seperti itu di gunakan untuk menginap bersama keluarga.


"Luas... Cantik... Dan pemandangan lautnya sangat luar biasa...!" Gumam Rana.


"Tetapi bagiku tetap kau yang luar biasa dan cantik..!" Vitto memeluk Rana dan mencium kening istrinya. "Ah iya... Aku lupa memberitahu mu jika atapnya bisa di geser dan kita bisa melihat pemandangan langit di atas tempat tidur..." Ujar Vitto.


"Oh ya??? Bagus sekali dong... Sebelum tidur kita bisa melihat langit malam dan bintang-bintang.. "


Vitto tersenyum dan mengajak Rana mendekati tempat tidur. Dia membuka laci, menemukan sebuah remot dan dia mencoba menggunakan remot itu untuk membuka atap otomatis di atas tempat tidur.




"Aku senang kau menyukai nya...! Eh itu ada ruangan apa??? Kita cek lagi???_ Ajak Vitto ketika melihat ruangan gelap di belakang tempat tidur, berpikir mungkin itu toilet.


Sayangnya tebakan Vitto salah, ternyata ruangan itu memiliki tempat tidur kecil dan meja. Dan Vitto mengasumsikan bahwa itu adalah tempat tidur untuk anak. Sengaja di persiapkan bagi tamu yang datang membawa anak. Dan toilet ada di ruangan sebelahnya. Dan di sisi kiri , ada pintu lagi dan ketika di buka, pintu itu terhubung dengan ruangan ganti atau walk in closet yang bisa di gunakan untuk menyimpan barang-barang bawaan tamu seperti pakaian. Ada lemari dan gantungan baju, meja rias yang cukup besar, meja untuk meletakkan koper serta dia handuk kimono yang sengaja di siapkan untuk tamu.


Vitto dan Rana kembali melanjutkan room tour mereka, ke ruangan sebelah yang terhubung dengan kamar dan walk in closet dimana itu adalah kamar mandi yang langsung terhubung dengan laut. Karena ada sebuah bathtub dan shower di bagian luar, sementara di dalam meja wastafel dan juga sebuah tempat untuk massage. Lagi-lagi ada lantai kaca yang bisa di gunakan untuk melihat air laut, dan letaknya di depan ranjang massage. Sementara di luar ada tangga kayu yang bisa di gunakan untuk turun ke laut atau naik dari laut dan bisa langsung membilas badan dengan shower setelah berenang di laut.


__ADS_1



"Aku membayangkan kita bisa berada di bathtub itu berdua, dan....???" Vitto tidak melanjutkan ucapannya tetapi mengangkat alisnya dengang nakal.


"Dan apa????" Tanya Rana.


"Apa ya???? Masa kau tidak tahu??? Hehe...!"


"Diiihhh... Genit... Sekarang kita keluar, aku tidak sabar melihat kolam renangnya dan juga lautnya...!"


Rana menarik Vitto mengajak masuk lagi ke kamar dan baru setelah itu berjalan keluar menuju kolam renang. Sangat luar biasa dan cantik sekali, kolam renang yang panjang dan di depannya ada laut yang luas dengan air yang jernih berwarna biru. Ada 2 kursi santai yang bisa di gunakan rebahan dan memandangi laut. Di tengah bagian depan jjuga ada lubang kotak dengan kursi dan meja, cocok di gunakan untuk makan sambil menikmati pemandangan laut. Ada tangga kayu lagi untuk naik ke ke atas ketika sudah selesai berenang di laut dan bermain seluncuran.




Rana memeluk Vitto. "Terima kasih.... Ini akan jadi


honeymoon kita yang luar biasa lagi setelah kemarin kita menghabiskan waktu di villa milik Cahya dan Aditya, ini juga tidak kalah luar biasanya..."


"Sama-sama, aku juga senang bisa melihat kebahagiaanmu setelah kita menikah, dan aku ingin kau bersiap lagi untukku, aku tidak akan membiarkanmu keluar dari tempat ini, dan aku meminta padamu lagi seperti kemarin, kau tidak boleh mengenakan daIaman apapun, karena aku ingin menghabiskan hariku hanya denganmu, ketika kita ingin berenang, kau baru aku ijinkan memakai biikini, kau mengerti kan..???"


Rana mendongak dan tersenyum menatap Vitto. "Iya.. Aku akan menuruti semua keinginanmu.. "

__ADS_1


"Good Girl...!" Puji Vitto dan mengecup bibir Rana.


__ADS_2