Ku Temukan PENGGANTINYA

Ku Temukan PENGGANTINYA
Eps 93


__ADS_3

Rana dan Vitto diantar masuk ke kamar mereka. Vitto ternyata hanya memesan satu kamar suite, itu dilakukannya agar dia bisa mengobrol bersama Rana. Kamar itu hanya ada satu tempat tidur besar, tetapi memiliki fasilitas lengkap. Ada beberapa alaat gym, bilyard dan ruang santai yang luas dengan sofa panjang. Juga ada ruang makan dan pemandangan yang begitu cantik. Vitto nanti akan tidur di sofa saja dan membiarkan Rana tidur di ranjang besar yang ada. Sebenarnya dia bisa saja memesan dua kamar tetapi Vitto tidak.melakukannya karena dia ingin bisa mengobrol dengan Rana.


Setelah petugas hotel keluar, Vitto langsung duduk di sofa dan dia terdiam sesaat. Hal yang sama juga dilakukan oleh Rana. Mereka berdua masih memikirkan apa yang tadi mereka lihat.


"Itu tadi Angel kan???" Gumam Rana.


"Lalu kau pikir siapa lagi???" Vitto menimpali.


"Dia bersama siapa???" Tanya Rana lagi.


"Mana aku tahu.....! Dia berciuman dengan begitu panasnya dengan pria tua bangka, melihatnya saja membuatku jijik....! Pria itu bahkan lebih tua dari Papa..."


"Lalu menurutmu ada hubungan apa mereka berdua...!"


"Pria tua itu seperti bukan pria biasa, dari jas, sepatu serta accesories yang di pakai itu adalah barang-barang mahal, hanya satu yang saat ini ada di dalam otakku....!" Vitto bergumam sambil terkekeh.


Rana mengernyit. "Memang apa yang sedang kau pikirkan???"


"Sejak awal firasatku selalu mengatakan bahwa ada hal yang mengerikan dibalik tampilan Angel yang menawan...! Dia seperti memiliki rahasia gelap yang besar, jadi seperti inilah rahasia besarnya, dia juga menjual dirinya pada pria-pria kaya raya seperti si tua itu....!"


"Apa???!!!!" Seru Rana.

__ADS_1


"Ayolah Rana....! Be smart....! Kau harusnya mengerti hal seperti ini, oke maybe karena kau orang yang belum pernah terjum ke dunia pekerjaan seperti diriku, Angel ataupun pebisnis seperti Vino, hal seperti ini wajar...! Teman-teman perempuan seprofesi denganku juga banyak yang mencari tambahan uang dengan melakukan hal seperti itu, mereka akan dekat dengan pengusaha-pengusaha kaya dan tidak akan memperdulikan umur si pengusaha itu, bagi perempjan yang penting adalag uang... Ku pikir si Angel double job juga dengan melakukan ini, dan aku yakin Vino tidak mengetahuinya...!"


"Jadi maksudmu Angel menjual dirinya???" Tanya Rana lagi dengan ekspresi masih tidak percaya.


Vitto mengangguk. "Ya, sudah pasti dia melakukan itu, orang-orang kaya raya seperti pria tua itu bingung bagaimana cara untuk menghabiskan uangnya, itu sebabnya mereka mencari hiburan dengan membeli perempuan-perempuan seperti Angel. Tetapi tidak hanya pria saja, ada banyak juga wanita tua kesepian atau tante-tante, mereka juga mencari pria mudah yang bisa menyenangkannya lalu mereka akan memberikan segalanya....! Jika pria itu mau, sudah pasti kehidupannya akan terjamin..."


Vitto juga menjelaskan pada Rana bahwa Angel melakukan ini pasti tanpa sepengetahuan dari Vino. Karena jika Vino mengetahui semua ini pasti dia akan marah besar. Vitto merasa bahwa Angel selama ini pasti hana memanfaatkan kekayaan Vino untuk dirinya sendiri, Angel memanfaatkan cinta dan kasih sayang Vino untuk kesenangannya, karena Angel tahu bahwa Vino sangatlah mencintainya. Dan Vitto mengatakan ini mungkin adalah karma Vino karena sudah menyakiti Rana. Vino menyakiti perempuan baik seperti Rana dan dia sekarang justru dkhianati oleh Angel, kekasih yang sudah bertahun-tahun bersamanya.


"Lalu apakah kau pernah menerima tawaran seperti itu?" Tanya Rana.


Vitto terkekeh. "Setiap hari aku mendapatkannya, bayangkan saja para wanita tua yang haus belaian itu, mereka bahkan berani memberi rumah atau apartemen.. Apapun yang diminta akan dituruti...!" Jawab Vitto.


"Aku????" Vitto terlihat melirik ke atas langit-langit kamar hotel seolah sedang mengingat sambil menghitung. "Hmmm Tidak ada.... Aku terlalu kaya dan terlalu memilki segalanya hingga aku tidak butuh hal seperti itu.... Aku bisa memilih perempuan manapun yang aku mau, tentunya seumuran denganku, tidak untuk yang jauh lebih tua...! Hahahaha...."


Ditengah obrolan itu, ponsel Vitto berbunyi dan itu dari Papanya. Vitto mengangkatnya dan mengaktifkan speakernya sehingga Rana juga bisa mendengar suaranya. Vitto menyapa Papanya, dan Papanya menanyakan apakah mereka sudah sampai di hotel atau belum. Vitto mejelaskan jika dia dan Rana saat ini sedah berada di hotel.


"Papa sekarang sedang dimana??" Tanya Vitto, dia ingin menceritakan apa yang tadi dilihatnya tentang Angel sehingga dia juga harus memastikan Papanya sedangbtidak bersama dengan Vino.


"Papa sedang dikantor, ada beberapa pekerjaan yang harus Papa selesaikan karena adikmu sedang meeting diluar...!"


"Baguslah jika Vino keluar, karena ada yang ingin aku ceritakan pada Papa...!"

__ADS_1


Vitto kemudian menceritakan apa yang dilihatnya hari ini di hotel tentang Angel. Vitto juga mengatakan bahwa dia sempat merekam kejadian yang sampai saat ini membuatnya enggan mempercayainya tetapi dia sangat yakin bahwa itu adalah Angel.


Mendengar itu Papa Vitto yang sebelumnya berniat untuk merahasiakan perihal kecurigaannya dan niatnya untuk membongkar kedok Angel pun akhirnya memilih menceritakan semuanya. Segala fakta yang sudah dia ketahui tentang Angel selama ini. Dan siapa Jason sebenarnya. Semua diungkap oleh Papa Vitto kepada Vitto dan juga Rana. Sekali lagi itu adalah sebuah fakta yang sangat mengejutkan bagi Vitto. Ternyata dalang dibalik semua kekacauan dari keluarganya selama ini adalah Angel. Vitto merasa geram sekali dan dia tidak berhenti mengumpat Angel.


"Perempuan jal*ng....! Aku harus segera mengirim video ini pada Vino Pa.... Supaya dia tahu bagaimana kelakuan kekasih yang dibanggakannya itu....!" Ujar Vitto.


"Tidak sekarang Vit.....!" Papanya mencoba menahan.


"Not now???? But why Pa???" Tanya Vitto.


Papa nya kemudian menjelaskan bahwa mereka jangan buru-buru mengatakan hal ini pada Vino. Papa Vitto meminta agar Vitto menyimpan bukti video itu lebih dulu dan mereka harus menyusun rencana untuk memergoki Angel dan itu harus bersama dengan Vino, sehingga jika Vino melihat semuanya di depan matanya secara langsung itu akan lebih baik. Satu bukti belum mampu untuk menyadarkan Vino dari orang seperti Angel, perlu bukti lain juga, serta yang paling penting juga adalah bukti tentang kerjasama Angel dan Jason selama ini.


"Lalu apa yang harus kita lakukan Pa? Bagaimana bisa kita mendapatkan semua itu???" Tanya Vitto lagi.


Setelah mendengar ucapan Vitto tentang Angel tadi, Papa Vitto langsung memiliki ide untuk mencari orang yang setiap hari bisa mengawasi gerak-gerik Angel baik ketika Angel kembali kesana atau saat Angel bepergian ke luar negeri. Karena pasti akan ada waktunya Angel bertemu dengan Jason ataupun laki-laki yang menjadi pelanggannya. Disitu akan bisa diambil foto, ataupun Video serta hal lainnya yang bisa dijadikan bukti untuk Vino. Tetapi kemudian Papa Vitto meminta Vitto agar mengirim video itu kepadanya dan dia ingin melihat hal busuk lainnya yang dilakukan Angel dibelakang Vino. Panggilan itu di tutup, Vitto kemudian mengirim video itu kepada Papanya.


Papa Vitto sudah menerima video itu dan dia langsung memutarnya. Dia memperhatikan dengan baik video itu dan memang itu adalah Angel. Dia mengernyit, perempuan ini memang sangat licik dan sudah pasti dia melakukan ini tidaklah gratis, pasti alasannya adalah uang, dia bisa mendapatkan uang dari hasil menjual dirinya. Meskipun sebenarnya bukti ini sudah cukup, tetapi semua kedok Angel harus diungkap secara bersamaan. Karena Angel tenti bisa saja berkelit ataupun tidak akan mudah untuk menyerah dan akan mencari cara untuk kembali dengan Vino. Tetapi ketika Vino mengetahui segalanya bahkan mengetahui juga siapa Jason sebenarnya, sudah pasti Vino akan marah besar.


Papa Vitto kembali mengulang video itu, dan dia merasa seperti pernah melihat laki-laki tua yang bersama dengan Angel. Dia seperti tidak asing dengan pria itu. Dia menjadi teringat dengan ucapa Vitto tadi bahwa pria itu sepertinya Pria yang kaya raya terlihat dari cara berpakaiannya. Mendapat petunjuk itu, Papa Vitto mencoba mengingat-ingat sesuatu. Jika pria itu kaya, artinya dia punya pekerjaan yang bagus. Pebisnis mungkin. Dan jika dia seorang pebisnis lalu Papa Vitto mengenalnya artinya mereka pernah bertemu sebelumnya.


Sambil mengingat-ingat siapa pria tua itu, Papa Vitto mengirim pesan kepada Vitto bahwa dia seperti pernah melihat pria itu dan pernah bertemu dengannya. Kemudian dia menjelaskan bahwa jika nanti dia bisa mengingat siapa pria itu, dia akan menghubungi Vitto lagi. Dan mungkin setelah itu dia bisa menyusun rencana untuk melakukan sesuati terhadap pria itu.

__ADS_1


__ADS_2