Ku Temukan PENGGANTINYA

Ku Temukan PENGGANTINYA
Eps 313


__ADS_3

Sampailah Vino dan Arindah di pengadilan. Vino turun lebih dulu dan berlari ke sisi kiri dan membuka kan pintu untuk Arindah. Mereka kemudian berjalan untuk masuk dan bertemu dengan Vitto juga Papa nya. Tadi Papa nya di jemput oleh Vitto di rumah, karena Vino harus ke kantor lebih dulu, sehingga Vino meminta Vitto agar menjemput Papa nya.


"Vitto dan Papa sudah ada di dalam, Rana juga ikut seperti nya, nanti kau bisa bersama Rana selama persidangan... Doakan semuanya lancar ya???" Gumam Vino.


Arindah menoleh ke arah suami nya. "Amin.... Semoga lancar dan permasalahan ini cepat selesai, sehingga kau dan juga keluargamu bisa mendapat keadilan..." Ucap Arindah.


"Amin...!!" Mereka melanjutkan berjalan memasuki area pengadilan.


Sampai disana, Vitto dan Papa nya juga Rana sudah berada disana bersama dengan pengacara keluarga mereka. Arindah dan Vino menghampiri mereka. Arindah langsung berpelukan dan cipika-cipiki dengan Rana. Mereka kemudian duduk dan mengobrol, sementara Vino bergabung dengan Vitto, Papa nya dan pengacara mereka untuk membahas sesuatu sambil menunggu waktu sidang tiba, yang akan di lakukan sekitar setengah jam lagi.


"Sudah lama sampai ya???" Tanya Arindah pada Rana.

__ADS_1


"Sekitar tiga puluh menit yang lalu... Kalian sudah mengantar Naufal ya???"


"Iya... Naufal juga sudah merindukan Oma Opa nya..."


"Karena dia sudah terbiasa bersama mereka jadi sehari tidak bertemu pasti kangen sekali..." Ujar Rana.


"Vino... Vitto...." Panggil seseorang yang membuat Vino, Vitto, aPapa nya serta pengacara juga Rana dan Arindah menoleh ke arah sumber suara.


Vita melempar senyum pada Rana dan Arindah. Kemudian mengusap rambut Rana berganti ke Arindah. "Senangnya, akhirnya aku bisa bertemu dengan kedua menantuku.. Kalian sangat cantik... Dan Arindah, sudah lama kita tidak bertemu... Senang sekali rasanya kalian berdua menjadi menantuku..."


Rana membalas senyum Vita, dan dengan sopan dia menyalami serta mencium punggung tangan wanita yang melahirkan suami nya itu. "Senang juga, akhirnya saya bisa bertemu dengan Mama.." Gumam Rana.

__ADS_1


Vita memeluk Rana. Dan mengusap lembut punggung Rana. "Maafkan Mama, selama ini tidak pernah bisa bertemu denganmu.... "


"Sekarang kita sudah bertemu kan??? Semoga Mama sehat selalu... " Gumam Rana.


"Vitto tidak salah memilih istri, kau sepertinya perempuan. puan yang sangat lembut, cantik dan Manis...."


"Terima kasih Ma... Mama juga sangat cantik dan baik..." Ucap Rana lagi.


"Vitto tidak salah memilihmu sebagai istri.." Vita kemudian beralih ke arah Arindah. Lalu memeluknya juga seperti hal nya tadi dia memeluk Rana. Dengan lembut, Vita mengusap punggung Arindah. "Aku juga senang kau jadi menantu ku... Sejak dulu aku sangat menyukaimu dan juga pribadimu yang ramah dengan setiap orang.. Vino sangat beruntung bisa menjadikanmu istri..."


"Arindah sangat senang bisa bertemu lagi dengan Tante, eh Mama maksudnya... Setelah sekian lama... Mama apa kabar???" Tanya Arindah.

__ADS_1


"Sangat baik.... Dan berharap sellau baik, juga sangat ingin putar-putra Mama mau memaafkan semua kesalahan Mama, karena Mama sudah sangat menyesali dengan apa yang terjadi... Dan bisakah kau dan Rana membantu Mama untuk meyakinkan suami kalian agar bisa menerima Mama lagi???" Ucap Vita. Dia sangat berharap bisa memanfaatkan kedua menantu Nha yang erlihat baik itu untuk bisa meyakinkan Vitto dan Vino. Karena tentu Gita masih ingin sekali pendapatan perhatian kedua putra nya karena kedua putra nya itu adalah sumber uang.


__ADS_2