
"Sudah jam segini, kita lebih baik mandi dan bersiap-siap untuk subuh, sudah terlambat sekali..." Ucap Arindah.
"Ya... Kau duluan... Dan jangan lama-lama... Sudah terlambat sekali..."
"Kau yang bangun lebih awal kenapa tidak membangunkanku tadi???"
"Aku tidak tega, kau terlihat sangat lelap... Kau mandi dulu, dan aku akan memesan sarapan, kita sarapan disini saja..."
Arindah turun dari tempat tidur dan langsung berlari ke kamar mandi. Sementara Vino, turun dan memunguti pakaiannya semalam kemudian memakainya lagi dan baru akan berganti setelah mandi.
__ADS_1
##
Sementara itu, setelah sarapan, Vitto mengajak Rana untuk mengunjungi Bakery Rana dan melihat persiapan disana. Rana juga akan mengatur penempatan furniture nya. Vitto duduk di ruang tengah menunggu Rana selesai bersiap, sudah sejak satu jam tetapi istrinya itu belum keluar juga. . Vitto mencoba memaklumi kebiasaan istrinya itu. Karena setiap perempuan pasti akan memiliki sikap dan kebiasaan yang sama ketika sedang bersiap untuk pergi, yaitu lama.
Vitto duduk dan mengambil ponselnya dan membalas beberapa pesan masuk, sambil menunggu Rana untuk turun. Hingga tiba-tiba sebuah notifikasi muncul. Memberitahu jika Vino telah memposting foto di laman sosial media nya, yang memang di ikuti oleh Vitto. Vino sangat jarang sekali menggunakan sosial media nya, dan cukup mengejutkan jika dia akhirnya memposting sesuatu. Karena penasaran, vitto pun membuka nya.
Vino membuat sebuah postingan berisi dua foto yang membuat Vitto sangat terkejut. Dimana ada dua tangan laki-laki dan perempuan saling menggenggam tangan, menunjukkan cincin di jari manis mereka, lalu di foto kedua adalah foto Vino dan Arindah yang saling berhadapan. Dan Vino melempar senyumnya pada perempuan itu, yang Vitto yakini itu adalah Arindah. Lebih mengejutkannya lagi caption yang di tulis Vino di bawahnya
__ADS_1
Begitulah caption yang di tulis Vino pada postingannya. Yang memiliki arti (Aku berharapa bisa jadi selimut dan jadi bantal di bawah kepalamu. Aku ingin ada di sekitarmu. Aku ingin jadi orang yang beruntung yang menciummu sambil mengucapkan selamat tidur, kamu membuat aku bahagia dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain)
Sebuah caption yang luar biasa dan memiliki arti yang begitu manis. Vino seolah ingin mengungkapkan kebahagiaannya setelah menikah dengan Arindah. Akan tetapi Vitto tidak tahu apakah itu hanya sebuah postingan untuk memberitahu orang- orang jika dia sudah menikah dengan Arindah. Dan itu hanya sebuah foto dan caption, karena pada akhirnya hubungan suami istri mereka tidaklah seperti pada umumnya karena mereka tidak tidur bersama. Tetapi Vitto tetap merasa senang jika hubungan kedua nya tidak memiliki masalah dan tetap saling mendukung.
. Vitto tersenyum, setelah melihat postingan dari Vino dan berharap Vino segera bisa memiliki Arindah seutuhnya. Dan ketika sedang asyik melihat foto itu, ponsel Vitto berdering dan sebuah nomor tidak di kenal menghubungi nya.
Vitto mengernyit, dan enggan mengangkatnya karena takut itu hanyalah orang iseng saja. Vitto pun mengabaikannya. Sayangnya sudah di abaikan, ponsel itu terus berbunyi dan tidak mau berhenti. Dengan kesal Vitto akhirnya mengangkatnya.
__ADS_1
"Vitto sayang....!" Ucap seorang perempuan yang ada di seberang telepon.