
Keesokan hari nya......
Setelah mengantar Naufal ke rumah orang tua Arindah, juga setelah mengantar Arindah ke rumah sakit, Vino pun langsung menuju ke kantornya. Tadi dia di hubungi oleh sekretaris nya jika di kantor sudah di tunggu oleh tamu. Karena Arindah ada praktek jam 9, maka Vino pun memilih datang ke kantor terlambat agar dia bisa mengantar Arindah sesuai dengan schedule istri nya itu. Sedangkan Vino sendiri tidak sedang ada meeting di pagi hari, sehingga bisa santai berangkat ke kantor. Dan hari ini Vino mengatur janji bertemu dengan beberapa orang yang akan dia beri tugas penting. Karena tadi dia mampir mengantar Naufal dan Vino menyempatkan mengobrol sebentar dengan mertua nya sehingga dia sedikit molor dari janji nya.
Vino keluar dari lift, dan menyusuri koridor kantor menuju ruangannya. Vino mempercepat langkahnya. Melihat kedatang Vino, kedua sekretaris nya berdiri, membungkuk memberi hormat pada Vino. "Pagi pak Vino... " Sapa kedua nya.
"Pagi.... Dimana tamu ku???" Tanya Vino.
"Mereka ada di ruang tunggu pak... Saya akan panggilkan.. "
"Ya, suruh mereka masuk ke ruanganku saja... Oh iya, bagaimana dengan recruitment untuk calon sekretaris baru Vitto????" Tanya Vino.
"Eh saya sudah memasang iklannya pak, karin, kita tunggu saja... Nanti akan langsung menjalani tes dan interview..."
"Lalu bagaimana dengan Davica???? Apa kalian sudah memberitahu jika dia akan di ganti dan di pindahkan ke Divisi lain??? " Tanya Vino lagi.
"Belum pak... Tapi nanti saya akan memberitahu nya, agar dia bisa bersiap untuk mengajari sekretaris baru juga bersiap untuk masuk ke tim divisi lain... "
"Oke... Segera beritahu dia... Sekarang cepat panggil tamu ku, dan buatkan minuman untuk mereka... Chiller ku juga sudah hampir kosong, segera minta orang untuk beli beberapa minuman kesukaan ku seperti biasanya... "
__ADS_1
"Baik Pak... "
Vinoengangguk dan masuk ke ruangannya. Sementara seorang dari sekretarisnya pergi untuk memanggil tamu Vino. Ada dua laki-laki bertubuh besar yang datang untuk bertemu Vino. Mereka seperti preman.
Hingga beberapa menit kemudian, sebuah ketukan pintu terdengar, Vino lekas menyuruh agar masuk. Sekretaris Vino datang ke ruangan Vino bersama dua orang laki-laki itu. Vino mempersilahkan kedua nya agar duduk di sofa. Selain Vino dan kedua tamu nya, tentu ada Papa Vino yang juga sudah kembali ke kantor setelah kemarin tidak datang karena harus check up ke rumah sakit. Vino sudah memberitahu Papa nya tentang siapa yang akan datang menemui nya, yaitu kedua orang ini.
Vino menghampiri kedua orang itu dan duduk di sofa, sementara Papa nya sibuk dengan pekerjaannya di depan komputer.
"Selamat pagi bos... Saya datang bersama Brams..." Ucap salah seorang dari lelaki itu yang memperkenalkan temannya pada Vino. Dan laki-laki bernama Bram itu menyalami Vino, memperkenalkan diri.
"Brams ini adalah rekomendasi langsung dari bos Randy, setelah semalam saya memberitahu nya jika anda dan bos Vitto membutuhkan orang untuk bertugas mencari informasi tentang seseorang... Dan Brams berpengalaman mengenai hal itu, sehingga bos Randy mengirimnya kesini untuk membantu anda dan juga bos Vitto.." Lanjutnya lagi.
"Saya akan sampaikan pada bos Randy... "
"Ya, Terima kasih... Oke, to the point saja... katakan padaku Brams, tugas seperti apa yang kau lakukan ketika ingin menyelidiki seseorang dan mencari informasi mereka...???" Tanya Vino.
"Untuk pmyang pertama adalah tentu saya harus mengetahui data dari orang itu, foto sekaligus beberapa hal lain seperti alamat, hingga kebiasaan dan juga informasi tentang orang yang dekat dengannya. maksudnya yang mengenal baik dia... Itupun jika ada.. Setelah itu, saya baru bisa mencari tahu lebih detail lagi tentang orang itu sesuai dengan permintaan..."
"Oke.. Jika seperti itu..." Ucap Vino lalu berdiri tampak mengambil sesuatu. Dan setelah mendapatkannya, Vino kembali duduk di sofa, menyodorkan sesuatu pada Brams.
__ADS_1
"Ini adalah Clarence atau biasa di panggil Ckara, data lengkap nya ada di belakang, itu yang aku tahu dulu, untuk saat ini aku tidak tahu apakah dia masih tinggal di tempat lama nya atau tidak... Kau bisa mengeceknya, jika dia sudah tidak ada disana, cari dan aku akan membantumu..." Ujar Vino.
"Siap bos...!" Ucap Brams. "Lalu apa yang ingin anda ketahui dari orang ini????" Tanya Brams pada Vino.
"Ikuti dia, dan gali informasi sekecil apapun tentang dia... Bertemu dengan siapa saja dan apa saja yang di obrolan di pertemuan itu, jika kondisi nya mendukung, seperti bertemu di ruang terbuka... Karena sebelumnya dia bertemu dengan Mama ku, aku sangat penasaran dengan akan pembahasan mereka... Karena aku sangat yakin, jika ada sesuatu yang di rencakan, pasti mereka akan bertemu lagi kapan-kapan... Kau bisa meminta data Mama ku padanya... Karena dia yang bertugas mengawasi Mama ku... " Ucap Vino sambil menunjuk ke arah pria satu nya lagi yang ada di samping Brams.
"Siap bos... " Ucap Brams.
"Jika kau bekerja dengan baik dan juga membawa informasi yang bagus tentang Clara, seperti hal nya dia.. " Vino kembali menujuk ke arah teman Brams yang bertugas mengawasi Mama Vino dan Vitto. "Aku dan Kakak ku akan memberimu bonus tambahan yang besar juga untuk setiap keberhasilanmu menjalankan misi ini... Jadi lakukan dengan sangat baik dan berhati-hati... Cari beberapa orang lagi untuk membantumu dengan berganti shift setiap hari... Kau mengerti???" Tanya Vino.
"Mengerti bos... Saya tentu punya tim sendiri uhh ntuk setiap pekerjaan... "
"Oke bagus....! Pokoknya dapatkan sedetail mungkin informasi mengenai Clara... Aku sangat percaya padamu, seperti hal nya Randy yang mengirim mulai kesini, karena dia yakin jika kau bisa membantu ku dan kakak ku Vitto..." Ucap Vino kemudian mengeluarkan sebuah amplop berwarna cokelat, menyodorkan nya pada Brams. "Anggap ini adalah permulaan... Setelah berhasil kau pasti akan dapatkan lebih besar lagi... " Ujar Vino pada Brams. Vino juga memberikan 3 amplop lain kepada pria satu nya lagi yang juga memiliki tugas untuk mengawasi Mama Vino. Itu adalah uang bonus u ntuk pria itu dan teman-temannya yang lain yang setiap hari bekerja sesuai sift yang ada.
"Ini untuk kau dan dua temanmu lagi, isi nya sama jadi bagi dengan baik.... Aku memberi hadiah lebih awal untuk kalian bertiga..." Lanjut Vino lagi.
"Thanks bos.... Akan saya berikan pada yang lain... "
Vino kemudian memmnyurjh kedua nya untuk pergi dan melanjutkan pekerjaan mereka lagi. Bertugas mengawasi Mama nya juga Clara.
__ADS_1
Di tempaain, seorang post man datang ke rumah orang tua Arindah untuk memberikan surat yang di kirim untuk Arindah. Karena Arindah tidak ada di rumah, surat berwarna cokelat itu di Terima oleh Mama Arindah. Dan berapa terkejutnya dia ketika membaca bagian depan amplop, siapa nama pe girim surat itu.