Ku Temukan PENGGANTINYA

Ku Temukan PENGGANTINYA
Eps 191


__ADS_3

Vitto keluar dari ruangannya untuk menemui Papanya di ruangan Vino. Saat ini Vino sedang pergi untuk meeting dengan klien di luar, dan Papanya memanggil Vitto agar datang karena ingin membahas sesuatu dengaan Vitto.


"Selamat siang pak Vitto, ada yang bisa saya bantu???" Tanya Davica yang langsung berdiri dan menyapa Vitto yang baru saja keluar dari ruangannya.


Tetapi seperti biasa, Vitto mengabaikannya dan tidak mengatakan apapun dan berlalu begitu saja. Davica setiap hari selalu di buat kesal oleh sikap cuek Vitto. Sudah hampir satu bulan dia menjadi sekretaris lelaki itu tetapi Vitto terus saja bersikap dingin kepadanya dan tidak menghargainya sama sekali. Jika dia menyerahkan berkas atau dokumen kepada Vitto, lelaki itu hanya mengambilnya tanpa pernah mau mengatakan terima kasih atau apapun itu. Vitto hanya diam saja, bahkan ketika Vitto ingin menyuruhnya untuk mengerjakan sesuatu, Vitto hanya menyerahkan berkasnya begitu saja dan dengan suara dinginya, lelaki itu hanya berbicara sekenanya kemudian berlalu begitu saja. Benar-benar menyebalkan sekalj bagi Davica Apakah sebegitu marahnya Vitto terhadapnya atas apa yang terjadi dulu, tetapi dia sudah meminta maaf pada Vittk dan lelaki itu malah mengusirnya.


"Menyebalkan....!!! Ingatlah aku pasti akan bisa meluluhkan sikap dinginmu itu suatu saat, dan kau pasti akan takluk kepadaku.... Silakan saja kau boleh angkuh....!!!" Gumam Davica dengan kekesalan yang sudah memuncak.


Vitto masuk ke ruangan Vino dan Papanya langsung mempersilahkannya untuk duduk. "Ada apa Papa memanggilku???" Tanya Vitto.

__ADS_1


Papa Vitto melempar senyumnya. "Kau tidak pernah pulang ke rumahmu ya???"


"Apa Papa dan Vino ke rumah???" Tanya vitto balik.


Papanya menggeleng. "Tidak...! Papa hanya menebak saja.. Bagaimana kabar Rana dan bayi nya?? Ingin sekali Papa bertemu dengannya tetapi belum menemukan waktu yang tepat karena Vino selalu bersama Papa...!"


Vitto tersenyum. "Dia baik, kehamilannya juga baik dan sehat...!"


"Rana setiap hari ada di rumah, kami memutuskan tidak mau mengambil resiko, tetapi dia sangat menikmatinya, sekarang Jeany sering datang ke rumah untuk menemani Rana, dia sudah sembuh meskipun belum sepenuhnya, Istrinya Aditya juga kadang-kadang datang untuk menemani Rana, jadi Rana tidak pernah merasa kesepian...!"

__ADS_1


"Syukurlah....! Papa memanggilmu kesini untuk membicarakan perihal wanita yang bersama Jason... Papa sudah mengingat siapa dia sebenarnya, dan Papa sudah menyelidikinya dari beberapa kenalan Papa, Papa harap kau tidak terkejut dengan cerita Papa mengenai ini...!"


Vitto memandang Papanya penuh dengan keingintahuan. "Memangnya dia siapa???" Tanya Vitto.


"Wanita itu bernama Shabella Winatama, istri dari Irvan Winatama, mantan staff Prakarsa Corp. beberapa tahun silam...!" Ucap Papa Vitto.


"Lalu???" Tanya Vitto penasaran.


Papa nya pun menjelaskan bahwa dulu Irvan Winatama pernah bermasalah dengan perusahaan kemudian dia harus di hukum atas kesalahan yang di lakukannya dan mengganti seluruh kerugian perusahaan. Di tengah masa hukumannya, Irvan meninggal. Dari informasi yang di dapat oleh Papa Vitto kemarin, ternyata Irvan memiliki seorang anak laki-laki dan menikah dengan Shabella yang juga memiliki seorang anak perempuan. Anak itu ternyata tidak lain adalah Angel dan Jason.

__ADS_1


"Angel dan Jason?????" Seru Vitto.


Papanya mengangguk. "Iya, Papa juga terkejut sekali mendengar itu...!"


__ADS_2