Ku Temukan PENGGANTINYA

Ku Temukan PENGGANTINYA
Eps 281


__ADS_3

"Taaruf????" Tanya Arindah dengan terkejut. Sementara Vino tersenyum dan mengangguk.


Melihat itu, Arindah mendengus dan memalingkan wajahnya. Terlihat semakin kesal dengan Vino. Bisa-bisa nya laki-laki kembali mengatakan sesuatu tanpa memikirkan kebenarannya dari ucapannya dan seolah itu hal yang mudah untuk di lakukan. "Apa kau tidak berpikir dengan apa yang kau katakan itu??? Kau ini kenapa Vin??? Ini pernikahan, bukan sebuah permainan... Bagaimana bisa kau mengajakku taaruf, kau tahu tidak apa itu taaruf!?? Oh ya Ampun...!"


"Iya tahu pernikahan tetapi kan biasa nya orang yang melakukan itu pernikahan mereka justru langgeng, dan ku dengar mereka melakukan pendekatan setelah menikah, itu hal yang bagus bukan... Kita bisa melakukannya, walaupun sudah lama kenal tetapi kan kita sudah lama juga tidak bertemu dan kita bisa pendekatan lagi.." Ucap Vino kemudian dian sedikit menarik maju kursi yang di duduki nya dan membungkuk mendekat ke wajah Arindah.


Vino memelankan suaranya. "Dan tadi aku sudah bilang, bahwa kau tidak perlu khawatir, aku tidak akan memaksamu satu kamar denganku, kau bisa tidur di kamar lain, aku akan memberimu ruang dan kita bisa saling mengenal dan lebih dekat lagi sampai kita bisa menerima satu sama lain.... Aku yakin aku tidaklah terlalu buruk untukmu, dan kau juga tidaklah buruk untukku... Kau pernah mencintaiku dan aku tidak mengetahui itu, jadi bisakah kau memberiku kesempatan untuk dekat denganmu, mengenalmu lebih jauh lagi, dan aku akan membuka diri untukmu... Kita bisa saling mengenal Ndah...!"

__ADS_1


"Itu lama sekali Vino... Sudah bertahun-tahun yang lalu, hampir sepuluh tahun, aku bahkan sudah melupakannya sejak kau tidak datang di acara ulang tahunku karena aku kecewa padamu...... " Ujar Arindah berbohong. Dia sebenarnya tidak pernah melupakan Vino bahkan selama bertahun-tahun, dan baru berusaha melupakannya saat dia menjalin hubungan dengan Reino sekitar 3 tahun silam.


"Iya itu memang sudah lama sekali, jika perasaanmu sudah hilang kepadaku, tidak bisakah kau memberiku kesempatan untuk bisa menyukai dan mencintaimu??? Dan mungkin kau juga akan bisa mencintaimu lagi, ini bisa jadi hal yang baik untuk pernikahan kita..."


"Aku ingin mencari suami yang baik Vin, aku tidak bisa langsung menerima mu begitu saja, masalalu mu membuatku tidak tenang... Terlalu menakutkan untuk di bayangkan bagaimana perlakuanmu terhadap Rana dulu, juga aku tidak mau menjadi pelampiasan dan kau jadikan alat untuk menggantikan Angel, aku sangat tahu kau mencintai nya, bahkan setelah kau di bohongi selama ini, sedikit banyak kau pasti masih memiliki perasaan dan cinta untuknya.. Benar bukan apa kataku???" Tanya Arindah menelisik.


"Ya, aku tidak memungkiri, bahwa masih ada perasaan cinta terhadap Angel mengingat selama bertahun-tahun aku bersama nya, butuh waktu untuk menghilangkan segala nya hingga benar-benar hilang... Itulah kenapa aku berpikir untuk memulai sebuah hubungan baru... Aku terkejut mengetahui kau pernah memiliki perasaan kepadaku, bagiku ini momen yang tepat untuk kita bisa saling mengenal lebih dekat lagi... Kita bisa memulai nya dari awal lagi.." Ujar Vino seraya meyakinkan Arindah.

__ADS_1


Berusaha mencintai Arindah????


Vino diam-diam mengejek dirinya sendiri. Bahkan untuk saat ini saja dia belum terpikirkan untuk mencintai perempuan lain dan mencari pengganti dari Angel dan Rana. Hatinya sedang benar-benar kacau dan tidak atau belum ada niat sama sekali membuka diri untuk perempuan lain. Dan hanya ingin menolong Arindah. Vino juga tidak tahu akan seperti apa nanti nya jika dia benar-benar menikah dengan Arindah. Akan tetapi Vino akan berusaha keras untu tidak mengulangi kesalahan yang sama seperti apa yang dulu di lakukannya pada Rana dan juga akan belajar untuk menghargai seorang perempuan serta tidak memaksakan kehendaknya sendiri. Karena Vino ingin belajar untuk bisa menjadi orang yang lebih baik lagi, agar dia juga bisa menuai kebaikan yang di tanam nya ini. Apa yang terjadi sebelumnya adalah pelajaran berharga untuknya agar tidak mudah mempercayai seseorang dan juga tidak mempermainkan seseorang yang benar-benar baik. Vino sudah kehilangan Rana yang memiliki hati yang murni dan tulus kepada nya dan terjebak dengan perangkap Angel. Vino tidak ingin mengulang kebodohan yang sama, dia benar-benar ingin berubah.


"Ndah... Setidaknya percayalah kepadaku, aku benar-benar ingin mengenalmu lebih dekat lagi, siapa tahu kita menemukan kecocokan, dan aku berjanji aku tidak akan bersikap egois atau memaksakan kehendakku seperti dulu, aku akan menghormatimu, menjaga mu dan Naufal, kau bisa memberikan catatan apa saja yang kau inginkan dan tidak kau inginkan dalam pernikahan itu, aku akan melakukan segala nya sampai kau benar-benar merasa nyaman nanti nya... Jika kau takut aku akan berbuat kasar kepadamu, aku janji aku tidak akan melakukan itu, please setidaknya beri aku kesempatan untuk bisa mengenalmu lebih jauh lagi lalu kita menikah.. "


Arindah terdiam dan mencoba mencari sesuatu di mata Vino. Dia memang hanya menemukan ketulusan dan juga keyakinan dari ucapan laki-laki itu. Tetapi Arindah masih memiliki keraguan. Entah kenapa ada perasaan senang di hati Arindah ketika mendengar bahwa Vino ingin mengenalnya lebih dekat lagi. Arindah tidak tahu apakah ini akan menjadi jawaban dari doa nya dulu ketika begitu mengharapkan Vino mau menerima cinta nya. "Entahlah... Aku butuh waktu untuk berpikir...." Gumam Arindah.

__ADS_1


Vino tersenyum. "Baiklah aku akan menunggu hawabanmu, tetapi please beri aku kesempatan untuk bisa dekat denganmu, niat yang baik tidak boleh di tunda-tunda Ndah, aku benar-benar ingin menikahimu selain untuk menolongmu dari Reino, aku juga ingin dekat denganmu, jika kau mengijinkan nya.. "


Arindah menganggukkan kepala nya dan tidak menanggapi. Dia memang butuh waktu untuk berpikir dan mungkin butuh juga pendapat dari beberapa orang. Arindah tidak ingin tergesa-gesa dalam mengambil keputusan yang justru akan membuatnya nanti akan menyesali nya.


__ADS_2