Ku Temukan PENGGANTINYA

Ku Temukan PENGGANTINYA
Eps 192


__ADS_3

Papa Vitto kemudian melanjutkan ceritanya jika setelah meninggalnya Irvan, Shabella mengajak kedua anaknya untuk pergi entah kemana. Mereka kehilangan seluruh harta mereka karena Irvan harus menjual segalanya untuk ganti rugi. Kejadian itu sudah lama sekali, bahkan mungkin Vitto sendiri baru masuk Sekolah Menengah Pertama.


"Papa berpikir mungkin mereka datang masuk ke keluarga kita adalah untuk balas dendam dan menghancurkan keluarga kita Vit, Shabella masih tidak terima kehilangan banyak hal di hidupnya sehingga dia menyuruh Angel dan Jason menghancurkan kita...! Itu yang Papa pikirkan setelah mengetahui mengenai ini, bahwa Angel dan Jason adalah anak dari Irvan dan Shabella...!" Ujar Papa Vitto. "Bagaimana menurutmu???" Tanya Papanya.


Vitto speechless, informasi seperti ini sama sekali tidak di sangka olehnya. "Tapi Pa, jika mereka saudara, lalu kenapa Angel dan Jason bermesraan, bahkan Shabella juga melakukan hal yang sama dengan Jason, mereka seperti pasangan... Aneh..! Mereka berciuman dan bermesraan..!"

__ADS_1


"Mereka saudara tiri, dan Shabella juga ibu Tiri, tidak ada penghalang untuk mereka melakukan itu, kita tidak tahu hubungan keluarga seperti apa yang mereka jalani, ya mungkin saja mereka saling membutuhkan satu sama lain hingga melakukan itu....!"


Vitto mengernyit. "Wah gila sih.... Jika mereka saling berhubungan layaknya kekasih.... Sudah benar-benar hilang akal sehat mereka....! Menjijikkan...! Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang Pa???" Tanya Vitto.


Vitto mengangguk. "Baiklah Pa, sebenarnya semua sudah siap, aku akan memberitahu Vino sebelum dia bertunangan dengan si nenek lampir itu nanti...!" Ujar Vitto penuh dengan keyakinan.

__ADS_1


Vitto pulang sedikit lebih awal dari kantor, dia baru saja pulang sebentar ke rumahnya sendiri sebelum nanti ke rumah yang di tinggali oleh Rana seperti biasanya. Rana juga tadi memintanya untuk membeli beberapa barang sebelum datang kesana. Jadi Vitto akan ke supermarket lebih dulu untuk membeli barang yang di inginkan oleh Rana. Vitto memilih hanya pulang ke rumahnya seminggu sekali, itupun hanya untuk sebentar saja dan selalu memilih pulang ke rumah Rana.


Vitto sangat menikmati hubungannya dengan Rana. Setelah Rana mengungkapkan semuanya, Vitto merasa sangat bahagia sekali dan hari-hari mereka juga terasa lebih menyenangkan. Meskipun hanya melewati semuanya di dalam rumah, dan Rana juga tidak pernah keluar selain untuk keperluan cek kandungan. Kehamilan Rana sudah mulai memasuki 15 minggu dan dalam keadaan yang sehat. Vitto selalu memastikan bahwa segala yang di butuhkan Rana harus terpenuhi. Rana juga beberapa kali mulai merasakan ngidam, dan meminta kepada Vitto agar membelikan sesuatu yang di inginkan oleh perempuan itu, tetapi masih dalam batas normal dan tidak terlalu sulit untuk di cari.


Vitto juga mulai belajar untuk menjadi kekasih yang sigap dan itulah kenapa dia memilih untuk tinggal bersama Rana, takut jika malam-malam Rana membutuhkan sesuatu dan perempuan itu akan kesulitan nantinya. Sedangkan jika Vitto disana, Vitto akan langsung bisa membantunya. Rana sendiri yang memutuskan untuk tidak pergi keluar dari rumah menghindari hal seperti yang terjadi sebelumnya dimana dia hampir saja bertemu dengan Angel di supermaket beberapa waktu yang lalu. Rana lebih memilih menyuruh bodyguard nya untuk pergi membeli kebutuhan seperti bahan makanan dan lain nya. Dan hari ini, Rana meminta Vitto agar membelikannya cokelat yang cukup banyak, selain untuk stok di konsumsi, Rana juga ingin menggunakannya untuk membuat kue. Rana juga meminta Vitto agar membeli beberapa es krim karena dia sedang menginkan es krim.

__ADS_1


__ADS_2