Ku Temukan PENGGANTINYA

Ku Temukan PENGGANTINYA
Eps 365


__ADS_3

Vitto melempar senyumnya lagi. "Well..... Bagaimana menurut kalian????" Tanya Vitto. "Rumah ini sudah dalam tahap pembekuan, dan kalian tidak akan bisa memiliki hasil penjualannya, itu akan disita.. Vino dan aku sudah melaporkan lagi tambahan aset yang kalian miliki ini.. Jangan pernah berpikir bahwa kami bodoh, kami bisa mencium kebusukan kalian sekecil apapun itu... Dan kau tidak akan memiliki apapun lagi, lalu membusuk lah kalian disini...! Bahkan kalian sudah tidak bisa lagi merencanakan niat busuk kalian kepada keluargaku... "


"Sudah cukup kegilaan kalian yang tidak ada akhirnya ini, sejengkal pun tidak akan aku biarkan kalian merasa bisa bebas.... Sudah banyak yang hilang karena ulah kalian jadi cam kan baik-baik... Kalian tidak akan aku lepaskan begitu saja... "


"Kau memang brengseeekkk.... Adiku juga brengseeekkk.... Aku selama ini sudah memberikan banyak hal kepada nya tetapi dia sama sekali tidak ingat dengan semua itu... Bahkan kalian juga merampas satu-satu nya yang kami miliki... " Ucap Angel.


Vitto kembali meledek. "Apa maksudmu yang sudah kau berikan pada Vino adalah tubuhmu???" Vitto terkekeh. "Memangnya kau meIacurkan dirimu untuk dapatkan uang??? Atau kau memberikan secara percuma??? Jika kau memberikan karena butuh imbalan uang berarti sama saja kau memang sengaja menjual tubuhmu, dan yang menjadi mucikari nya adalah ibumu sendiri??? Hahahaha... "


"Kalian memang kurang ajar..!!" Sela Mama Angel.


Vitto tertawa. "Masa...???? Uuummmppttt... Btw bagaimana rasanya berpisah seperti ini??? Kalian bertiga pasti tidak bisa threes0me ya??? Hahaha... " Ejek Vitto.


"Vitto... Kau brengsek... " Ucap Angel.

__ADS_1


"Kenapa???? Memang benar kan??? Kalian jika berkumpul pasti akan melakukannya ber sama-sama... Satu tongkat, menancap dua lubang... Aiiissshhh sedap kali itu pasti.. Hahaha"


"Diamlah Vitto... Busuk sekali mulutmu.... Jika sudah selesai berbicara pergilah...." Ucap Angel.


"750 juta.... Sebuah nominal yang tinggi untuk menghabisi seseorang.... Oh wow.... Mendatangi pembunuh bayaran yang terkenal.. Luar biasa sekali... "


Angel terperanjat. Dan menatap tajam Vitto tetapi laki-laki itu hanya tersenyum membalas tatapannya. Dia benar-benar terkejut. Bagaimana dan darimana Vitto bisa mengetahui itu. "Darimana kau tahu semua itu????" Tanya Angel.


"Kenapa??? Kaget ya?? Darimana aku bisa tahu segala nya??? Aku tadi sudah bilang bahwa aku selalu bisa mencium kebusukan kalian walau itu sangat kecil... Kau bekerja sama dengan mantan suami Arindah untuk membantu rencana mu, Dan kau menjajikan Arindah akan berpisah dengan Vino, bahahha Tidak semudah itu, Vino dan Arindah di takdirkan untuk bersatu dan mereka berbahagia setiap detiknya, tidak akan ada yang memisahkan mereka berdua, kecuali Tuhan... Si cecunguk Reino itu juga tidak akan mendapatkan apa yang dia inginkan... Bahkan aku bisa membawa nya menyusulmu disini jika dia berani merecoki rumah tangga Adikku... Aku tidak akan mengampuni nya... Oh iya, Vino sekarang sedang berbulan madu dengan Arindah, menikmati waktu nya setiap detiknya dengan penuh cinta dan saling melengkapi... Kau sudah di lupakan olehnya... Jangan berharap bisa kembali lagi dengannya... " Ujar Vitto.


"Jika kau terus saja berulah dan mengundang emosi ku, aku pastikan hukuman ku akan semakin di perberat. Hiduplah jadi orang yang baik, setidaknya kalian masih ada harapan masuk surga, jangan terus hiasi hidup kalian dengan kemarahan, serta kebencian, berguna lah untuk orang lain, selagi Tuhan masih memberikanmu kesempatan untuk hidup..."


"Pergilah dan jangan ceramah disini... " Angel dan Mama nya berdiri kemudian langsung meninggalkan Vitto begitu saja.

__ADS_1


"Semua sudah berakhir.... Dan aku akan terus mengawasimu... " Vitto setengah berteriak. Dia juga berdiri dan pergi dari ruang kunjungan.


★★★


Sekitar satu jam kemudian.....


Vitto datang ke sebuah tempat untuk menemui seseorang. Dia sudah di tunggu sejak tadi. Vitto di persilahkan masuk oleh anak buahnya dan tersenyum ketika melihat Reino sedang di ikat di sebuah tiang. Hal yang kali ini harus Vitto lakukan adalah memberi peringatan kepada Reino. Si brengseek itu telah berani menabuuh genderang perang, dengan mendatangi seorang pembunuh bayaran.


Melihat kedatangan Vitto, Reino pun tanpak terkejut sekaligus bingung. Tanpa permisi, Vitto langsung menarik kerah baju Reino. "Kau.... Kau merasa bingung kenapa ada disini???" Tanya Vitto. "Akan aku beri tahu....!! Dan aku akan mengingatkanmu tentang satu hal, agar kau tidak bertindak bodoh untuk bisa memenuhi obsesi mu terhadap Arindah...!"


Vitto mengambil alat perekam dari saku nya dan memutarnya di depan Reino. Dimana tentu saja alat perekam itu berisi mengenai rekaman pembicaraan Reino dan Angel. Hal itu kembali mengejutkan Reino, bagaimana bisa Vitto mendapatkan rekaman itu. Rekaman terus memutar bahkan juga di lanjutkan dengan rekaman kedua dimana mulai membahas mengenai kunjungan Reino ke markas pembunuh bayaran. Setelah selesai, Vitto kembali memasukkannya ke dalam saku nya.


"Sebenarnya apa yang kau inginkan???? Kau dulu menyia-nyiakan Arindah, mengkhianati nya dengan begitu kejam, dan bahkan sampai saat ini kau tidak pernah peduli dengan Anakmu, tetapi kau dengan percaya diri selalu mengajak Arindah kembali lagi denganmu??? Sekarang dia sudah menikah dan kau terus merecoki nya....???? Mau mu apa???" Tanya Vitto dengan suara tegas dan tatapan penuh kemarahan.

__ADS_1


"Kau menggugat hak asuh Naufal, silakan kau melakukannya dan aku yakin kau tidak akan dapatkan apapun, dan sepertinya kau belum puas sampai disitu, berani sekali kau mendatangi pembunuh bayaran dan bernegosiasi dengannya untuk menghabisi Papa ku.. Bisa-bisanya kau mengajak Angel bekerja sama denganmu hanya karena ingin Arindah kembali denganmu??? Selama nya aku jamin dia tidak akan pernah mau kembali dengan manusia toIoI dan tidak tahu diri sepertimu...." Vitto menujuk ke mata Reino.


"Ingatlah satu hal, jangan pernah mencari masalah dengan keluarga ku, karena cecuunguk seperti mu bukanlah lawan yang sepadan... Aku dan Vino akan tahu segala nya jika kau berani melakukan hal seperti ini lagi dan mengancam nyawa keluarga ku, dan kau tidak akan pernah menyangka darimana aku akan mengetahui segala nya... Sekali lagi kau berani bersikap seperti ini dan membahayakan, dalam waktu kurang dari 24 jam kau akan aku seret ke penjara, dan bukti rekaman itu akan aku serahkan ke polisi, berakhirlah kehidupanmu saat itu juga... Kau tahu kan hukuman bagi seorang yang merencanakan pembunuhan??? So, berhentilah bersikap egois dan kekanak-kanakan.... Kau harus ingat sedang berhadapan dengan siapa. Menghancurkan rumah tangga orang lain juga tidak pernah di benarkan, apalagi berniat menghabisi orang lain?. Sebenarnya ingin sekali aku menghajar mu sampai kau babak belur, tetapi aku sangat menyayangkan jika tanganku yang halus ini menjadi ternodai dengan darah cecunguuk sepertimu... Sekali lagi aku ingatkan, jangan membuat bara dengan keluargaku atau kau akan mendapatkan balasan yang tidak pernah kau duga... "


__ADS_2