Ku Temukan PENGGANTINYA

Ku Temukan PENGGANTINYA
Eps 221


__ADS_3

"Sayang... Kenapa ada video seperti ini, tolong hentikan ini, matikan video nya...!" Teriak Angel yang mulai panik.


Sayangnya video itu tidak di hentikan, kali ini video beralih ke sebuah lobi hotel, dimana bukan lagi Jason yang bersama angel, melainkan laki-laki lain yang terlihat usia nya jauh di atas Angel.


"Selain menjadi model, inilah oekerjaan lain dari kekasihku yang tercinta inj...!" Ucap Vino dengan menggunakan microfon yang di pegangnya.


Angel dan pria itu masuk ke dalam sebuah lift. Video kemudian beralih lagi ke sebuah lorong hotel, dimana Angel dan pria itu berjalan berpelukan hingga mereka sampai di seoan sebuah kamar. Sebelum masuk, mereka berciuman dengan sangat panas seolah mereka sudah lama tidak bertemu.


"Seorang perempuan masuk ke dalam sebuah kamar hotel bersama pria sambil berciuman?? Mungkin anda semua disini bisa menebak sendiri kira-kira apa yang terjadi di dalam kamar itu??? Btw ini ada di hotel yang sama seperti saat tadi Angel ku ini berciuman dengan Jason, berbeda hari saja...!" Ucap Vino lagi melalui microfon.


"Sayang... Tolong hentikan video nya, kau salah paham, itu bukan aku... Please hentikan video nya...!" Angel mebdekat dan memegang lengan Vino, merengek kepada laki-laki itu. Vino tidak bergeming sama sekali dan Video itu juga masih terus berlanjut.


Kali ini video berganti lagi, menayangkan keadaan di sebuah lift, seorang perempuan masuk ke dalamnya dan jelas terlihat bahwa itu adalah Angel kemudian Angel keluar dari lift, dan kamera beralih ke sebuah lorong hotel. Angel berjalan menyusuri lorong hotel itu kemudian masuk ke dalam sebuah kamar.


Keringat dingin mulai mengucur di dahi Angel, dia tahu itu hotel mana dan dia sedang menemui siapa saat itu, Angel ingat semuanya. Dia masih bingung kenapa Vino bisa mendapatkan vudeo itu dan bagaimana caranya Vino tahu kemana saja dia pergi. "Sayang... Tolong hentikan ini...!" Pinta Angel.


Semua orang masih terfokus di layar yang menampilkan rekaman cctv. Video masih berada di tempat yang sama tetapi waktu nya menunjukkan pukul yang berbeda.


"Tiga... Dua... Satu....!" Ucap Vino menghitung mundur, sedetik kemudian ada seseorang yang keluar dari kamar hotel yang di masuki oleh Angel tadi. Seorang laki-laki, dan beberapa saat kemudian Angel menyusul keluar. Angel dan laki-laki itu keluar berpelukan sambil tersenyum. Di kamera terlihat jelas bahwa laki-laki itu adalah Jason. Mereka berdua kembali berpelukan dalam lift, dan sesekali Angel mencium pipi Jason.


Mereka terlihat keluar dari dalam lift, kamera kembali berganti dari awalnya di dalam lift, kini beralih di sisi lain, seolah di sengaja untuk melihat kemanakah Angel dan Jason akan pergi. Lagi dan lagi kamera berganti, kali ini menunjukkan suasana dalam sebuah restoran. Terlihat ada beberapa orang yang keluar masuk dari pintu restoran itu, sampai akhirnya ada lingkaran merah yang muncul, kemudian video di perbesar perlahan dan itu lagi-lagi adalah Angel dan Jason. Mereka berhenti sejenak seperti mencari sebuah meja kosong untuk mereka duduki. Terlihat tangan Jason menunjuk ke sebuah arah kemudian kedua nya kesana.


kamera kembali berganti, dan tepat mengarah ke Angel dan Jason yang sedang duduk. Mereka melakukan kegiatan seoerti biasa ketika di restoran, terlihat memesan makanan, mengobrol dan ketika makanan datang mereka berdua menikmati nya. Hingga di tengah acara makan siang mereka, tiba-tiba saja Jason langsung berdiri dan berlari hingga hampir terjatuh karena menabrak meja lain yang ada di sebelah meja yang dia duduki dengan Angel.


Video terus berlanjut. "Dan seseorang datang untuk menghampiri Angel ku... Kedatangan seseorang itulah yang membuat pangeran Jason lari terbirit-birit... Menurut anda semua siapakah yang datang itu hingga Jason ketakutan???" Tanya Vino kepada seluruh tamu undangan sambil tersenyum. Sementara wajah Angel berkeringat, dia mulai menyadRi bahwa ketidak beresan akan terjadi, Vino sudah mengetahui tentangnya dan Jason, dan dia masih bingung bagaimana Vino bisa mendapatkan foto dan video itu.


Angel panik dan menyadari bahwa seperti nya selama ini pasti ada yang mengikuti nya hingga Vino bisa mendapatkan semua itu. Tetapi Angel berharap Vino tidak tahu mengenai siapa Jason dan apa hubungan Jason dengannya, itu akan membuat semua nya jadi semakin pelik. Ingin rasanya dia pergi dari tempat ini tetapi dia tidak bisa melakukan itu karena dia harus melakukan sesuatu untuk membuat Vino percaya kepada nya. Dia akan meyakinkan Vino nanti, dia harus bertahan untuk beberapa saat.

__ADS_1


Vino dan Papa nya serta sekretarisnya muncul dan menghampiri Angel. "Stop...!" Pinta Vino pada operator yang langsung menghentikan video nya.


"Menurut kalian siapa itu???" Tanya Vino lagi kepada seluruh tamu.


Vino tersenyum. "Vitto....!" Panggil Vino kepada Kakanya yang sedang duduk di depan. "Menurutmu siapa yang ada di video itu..???"


Vitto terdiam sesaat dan ekspresi nya sejak tadi terkejut. "Itu kau dan Papa juga sekretarismu kan??? Apa kau sengaja mengikuti Angel???" Tanya Vitto balik.


"Kebetulan saja aku berada disana, dan karena Angel ku yang tersayang ini cerdik, jadi dia bisa menyembunyikan semua nya selama ini dengan rapi, tetapi secerdik apapun dia, kebohongannya selama ini pasti tetap akan terungkap juga pada akhirnya suatu saat nanti...!" Ujar Vino, kemudian dia meminta agar video kembali di hentikan karena dia ingin menyampaikan sesuatu lagi.


"ini adalah bagian terakhir dari video ini dan beberapa foto lagi,yang akhirnya membuka mata ku bahwa perempuan yang saat ini berdiri di sampingku adalah pengkhianat besar, dan benalu yang menyerap sumber makanan yang ada di pohonku kemudian lambat laun menghancurkanku juga" Ucap Vino kemudian memutar tubuhnya dan mentap Angel sambil tersenyum. " Kau juga harus melihat ini lagi..." Gumamnya kepada Angel. Vino menjentikkan jari nya dan video kembali di putar.


Sekali lagi terlihat seperti suasana di lobi, kali ini kamera cctv berada di belakang meja resepsionis. Angel dan seorang laki-laki kembali muncul, laki-laki yang sama seperti di video sebelumnya. Mereka terlihat mengobrol dengan resepsionis dan terlihat resepsionis memberi lelaki itu acces card, tak lama Angel dan lelaki itu pergi.


Video berganti lagi kali ini di dalam lift, di dalamnya ada Angel, pria itu dan seorang peremouan lainnya, mereka bertiga mengobrol hingga akhirnya pintu lift terbuka, ketiga nya keluar dari lift bersamaan. Dari kamera di dalam lift, beralih lagi ke koridor, tiga orang yang berada di dalam lift tadi berjalan menyusuri koridor menuju kamar mereka. Sampai akhirnya, perempuan satu nya meninggalkan Angel dan pria itu masuk ke kamarnya, setelah itu Angel justru berpelukan dengan pria itu, berciuman dan masuk ke dalam kamar.


"Lalu bagaimana ini bisa terjadi??? Dan apa kesalahan gang amu perbuat hingga kekasih yang selama ini aku percaya tega melakukan pengkhianatan sebesar ini??? Mungkin dari kalian berpikir bahwa Angel melakukan ini karena Rana mantan istriku, dan Angel marah kepadaku karena Rana hamil???" Vino tersenyum lalu menggelengkan kepalanya.


"Tidak sama sekali, bukan karena Rana, karena seperti yang aku bilang bahwa pernikahanku dengan Rana juga di ketahui oleh Angel, lalu apa alasan yang mendasari semua ini terjadi???? Aku akan menjelaskan kepada kalian nanti, tetapi yang pasti pengkhianatan ini sudah terjadi jauh sebelum aku bertemu dan menikah dengan Rana, jadi ini tidak ada sama sekali hubungannya dengan itu... Dan sebelum aku menjelaskan semua nya, aku punya beberapa foto lagi dengan foto itulah aku akan menjelaskan kepada kalian semua... Lanjutkan...!" Pinta Vino pada operator untuk memainkan lagi video nya.


Sebuah foto muncul menunjukkan seorang laki-laki sedang memeluk seorang wanita dengan topi lebar, di foto ini masih belum jelas tetapi di foto berikutnya cukup jelas. "Ini adalah Jason, dan Mama nya...!" Ucap Vino menjelaskan siapakah yang ada di foto itu, sontak hal itu membuat Angel sangat terkejut dan wajahnya semakin merah padam, mulutnya terbuka, dan kenapa bisa Vino juga memiliki foto ini.


"Bukan Mama kandung, lebih tepatnya adalah Mama tiri, wanita itu adalah Shabella Winatama, Ibunda tercinta dari kekasihku ini... Angelica Kimberly Winatama... Bukankah itu namamu yang sebenarnya sayang????" Vino kembali menatap Angel yang terperangah.


Di layar kembali muncul foto lagi dimana Jason sedang berciuman dengan wanita itu yang tak lain adalah Shabella. Vino mendekatkan lagi microfon ke mulutnya kemudian terkekeh. "Lihatlah apa yang di lakukan ibu dan anak ini??? Betapa berbakti nya dia terhadap Ibu nya hingga menciumnya seperti layaknya sepasang kekasih...!" Gumam Vino sambil terus terkekeh.


Angel mengernyit, ternyata Vino sudah mengetahui segala nya dan sudah menyembunyikan semua ini dari nya. Artinya dia jarus segera pergi dari tempat ini sebelum semakin di permalukan, Vino pasti akan menunjukkan lebih banyak lagi. Angel semakin panik, dia benar-benar harus meninggalkan temlat ini. Angel mambalikkan badannya dan hendak pergi tetapi dengan cepat Vino menahannya dengan memegang pergelangan tangannya. "Mau kemana sayang??? Film nya belum selesai, sekarang ayo duduk dan kita lanjutkan...!" Vino kemudian menarik Angel dan dia duduk lebih dulu di kursi lalu menarik Angel agar duduk di atasnya kemudian memeluk perempuanitu dan menahannya dengan lengannya.

__ADS_1


Vino kembali menjelaskanmelalui microfon tentang foto itu, dimana Angel, Jason dan Shabella adalah sebuah keluarga. Mereka bekerja sama untuk menghancurkan keluarga Prakarsa untuk.membalaskan dendam mereka atas kematian dari suami Shabella yang adalah ayah kandung Jason. Semua berawal dari permasalahan yang di lakukan Ayah Angel dan Jason itu ketika bekerja di Prakarsa Corporate bertahun-tahun yang lalu, lalu terjadi masalah besar dan ada penyitaan aset milik keluarga Winatama. Mereka mengalami kebangkrutan itulah alasan Angel, Jason dan Shabella melakukan permainan ini selama bertahun-tahun. Di mulai dengan membuat permainan yang memanfaatkan Vania. Jason mendekati Vania, Angel mendekati Vino. Kedua nya berhasil melakukan tugas yang di berikan oleh Shabella.


Vania terjebak dengan pesona Jason, dan rela memberikan segala nya kepada lelaki itu, hingga rencana baru mulai di susun lagi oleh Shabella dimana Jason di minta untuk mendekati Vita yang tidak lain adalah Mama Vania dan Vino. Usaha itu berhasil sehingga Jason mempermainkan kedua nya. Sampai akhirnya penjebakan untuk menghancurkan Vania kembali di mulai. Angel sengaja menjadi bara api yang mulai mempengaruhi Vania untuk menaruh curiga terjadap Jason, Angel jugalah yang memberitahu Vania bahwa Jason sedang bersama perempuan lain di sebuah hotel. Kemudian datanglah Vania ke hotel itu dan memergoki Jason sedang bersama Vita yang adalah Mama nya.


"Adikku marah besar, di merasa frustasi karena di khianati oleh dua orang yang di percayainya, mereka bermain belakang... Hatinya hancur berkeping-keping, dan dia akhirnya mengambil jalan pintas dengan mengakhiri hidupnya, lalu kecelakaan itu terjadi dimana Vania membawa kabur sebuah taksi yang saat itu di kemudikan oleh Ayahnya Rana, kemudian Vania membawa taksi itu ke rel kereta api dan sengaja menabrakkannya ke kereta yang melintas, itu alasanku ingin membalaskan dendam pada Rana dan menjebaknya dalam pernikahan, tetapi kebenaran sudah aku dapatkan, Rana dan keluarga nya tidak bersalah dalam kematian adikku, yang bersalah adalah orang yang sudah mempengaruhi nya untuk melakukan itu, dan orang itu adalah Angel ku tersayang...!" Vino menoleh ke arah Angel yang ada di pangkuannya sambil tersenyum tengil mengejek perempuan itu.


"Satu lagi fakta yang mengejutkanku, ternyata kekasihku yang luar biasa ini adalah kekasih dari Jason juga, dan yang bisa kalian lihat si Jason yang tampan itu ternyata juga berhubungan dengan Shabella, Angel tahu itu dan mereka bertiga adalah lingkaran sebuah hubungan keluarga yang sebenarnya, Jason memenuhi kewajibannya sebagai anak laki-laki untuk adik dan ibu tiri nya dengan memuaskan mereka berdua bahkan sering melakukannya secara bersama-sama a.k.a Threesome...!"


Sontak riuh dari para tamu undangan kembali terdengar. Mereka saling berpandangan satu sama lain dan bergumam. Pandangan mereka juga tertuju kepada Angel yang semakin terlihat gelisah dan memberontak Vino tetapi Vino menahannya dengan keras.


Vino kembali menjelaskan jika selama ini Shabella, Angel, dan Jason sengaja menghancurkan keluarga Prakarsa dan juga ingin mendapat keuntungan dari mereka dengan mengumpulkan setiap uang dmyang mereka dapatkan. Angel mendapatkan uang dari Vino dan Jason mendapatkan uang dari Vita. Uang Vita yang berasal dari aset milik perusahaan Prakarsa Corporate yang di bawa kabur oleh Vita. Uang itu sekarang sudah di kumpulkan, nilai nya sudah sangat fantastic Dan Vino juga membocorkan kebohongan Angel mengenai pertunangan ini dan persiapan pernikahan mereka nanti, dimana Angel sengaja meminta banyak uang dengan alasan persiapan pernikahan tetapi kenyataannya Angel akan kabur membawa uang itu sebelum pernikahan di lakukan. Angel akan meninggalkannya di hari pernikahan.


"Aku bersyukur karena Tuhan sudah menunjukkan kuasa nya dimana aku mengetahui semua permainan Angel selama ini, aku hancur sekali, tetapi ada satu hal yang lebih menghancurkanku adalah ketika aku harus menerima kenyataan bahwa anakku yang ada di kandungan Rana meninggal dunia, mungkin kalian bertanya-tanya sejak tadi apa alasan yang membuat aku dan Rana kehilangan bayi itu??"


Vino menurunkan Angel dari pangkuannya tetapi tetap menahan oerempuan itu dengan memegang pergelangan tangannya. Vino kemudian berdiri dari kursi yang sedang di duduki nya. Senyum manisnya kembali tersungging di wajah tampan Vino.


"Bayi ku meninggal karena Rana mengkonsumsi makanan yang sudah di bubuhi Racun, sebenarnya makanan itu di tujukan untuk kakak ku Vitto tetapi ternyata itu justru di konsumsi oleh Rana, dan beredek pada bayi yang ada di kandungannya...!" Lanjut Vino lagi.


Angel terperangah mendengar itu, selama ini ternyata bukan Vitto yang mengkonsumsi nya.


"seseorang ingin membuat Vitto dan Papa kami mengalami kelumpuhan dengan memberikan sebuah obat yang di masukkan ke dalam makanan lalu di berikan kepada mereka, sayangnya baik Papa dan Vitto tidak pernah mengkonsumsi makanan itu, dan Rana yang memakannya, hal menyedihkan terjadi karena Rana keguguran akibat efek obat itu, apa anda semua tahu siapa yang memberikan makanan serta obat itu???" Tanya Vino yang kemudian kembali mamandang ke arah Angel.


"Orangnya ada disini, di sampingku, dialah orang nya...! Dialah yang sudah mengakhiri hidup dari dua orang, yaitu adikku Vania dan juga bayi ku...! Keserakahan dan dendam yang membara membuat dia lupa dengan kemanusiaannya." Vino menatap Angel sangat dalam dan tersenyum pada perempuan itu, kemudian menyentuh dagu Angel.


"Seharusnya nama mu memiliki arti yang begitu baik tetapi justru berbanding dengan sikap yang kau miliki, dan di balik wajah cantikmu seorang Angel adalah Devil yang sebenarnya..! Aku hanya ingin mengatakan teima kasih atas segala pengkhianatanmu sayang... Kau luar biasa sejak dulu... Cantik dan licik... Sekarang berakhir sudah segala permainanmu dan juga kekasih serta ibumu itu, kali ini tidak akan lolos karena kalian akan mendapatkan hukuman yang seharusnya..." Vino mengangkat lengan Angel ke atas kemudian menurunkannya dengan kasar membuat Angel terkejut dan merasa kesakitan karena hal itu. Sambil mengernyit, Angel melihat ke arah Vino yang saat ini sedang bertepuk tangan sambil terkekeh. Vino kemudian menggerakkan tangannya seolah sedang memanggil seseorang. Orang-orang menengok ke belakang dan menemukan beberapa polisi masuk ke tempat acara.


"Rana sayang...!" Panggil Vitto dengan suara lirih kepada Rana yang masih dalam panggilan video nya. "Lihatlah akhir dari permainan nenek lampir itu, kau pasti bisa melihat ketakutan di wajahnya sejak tadi " Ujar Vitto kemudian tertawa bahagia melihat Angel yang ketakutan saat ini.

__ADS_1


__ADS_2