
Angel melihat sekitar, dan tidak ada sipir karena sipir yang mengantarnya sudah pergi. "Siapa kau????" Tanya Angel setengah berbisik dan duduk berhadapan dengan Reino.
Reino hanya senyum-senyum. "Aku adalah mantan suami Arindah, dan Vino telah merusak rencana ku untuk mengajak Arindah rujuk denganku... Aku ingin Arindah ku kembali dan kau pasti juga ingin Vino kembali denganmu lagi kan???? Kita bisa bekerja sama untuk menghancurkan pernikahan mereka berdua lalu kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan.. Bagaimana???"
Angel diam dan hanya menatap Reino. Mencari sesuatu di lelaki itu. Dia harus berhati-hati dan tidak boleh gegabah, apalagi dia baru bertemu dengan lelaki ini.
"Aku sudah tahu segala nya tentangmu, bagaimana hubunganmu dengan Vino dulu, hingga kau akhirnya mendekam disini.. Aku juga tahu kau pasti sangat terkejut ketika tahu Vino menikah... Segala nya aku tahu, termasuk saat di persidangan beberapa waktu yang lalu, kau mengemis pada Vino agar dia mau menerima mu lagi dan memaafkanmu, tetapi dia justru menunjukkan kemesraan nya pada istrinya yang ternyata adalah teman sekolahmu dulu...."
"Kau tahu darimana???" Tanya Angel.
"Tidak penting aku tahu darimana semua itu, yang jelas aku bisa membantumu untuk bisa mendapatkan Vino lagi, dan tentu nya aku juga bisa mendapatkan Arindah lagi.. Jika kau mau, tentu kau harus membantuku mencari cara bisa menghancurkan rumah tangga mereka.. "
"Bagaimana bisa aku membantumu???" Tanya Angel lagi. "Aku ada disini, dan tidak bisa melakukan apapun.. "
__ADS_1
"Kau tidak perlu melakukan apapun, hanya cukup memikirkan sesuatu yang bisa menghancurkan rumah tangga mereka, untuk eksekusi nya, biar aku yang menjalankan... Kau hanya perlu gunakan otakmu untuk berpikir hal yang cerdas... Karena dari catatan kehidupanmu, kau begitu ahli dalam menjalankan sesuatu hingga bisa memiliki Vino selama bertahun-tahun, jadi aku rasa kau adalah orang yang tepat untuk membantuku...."
"Dan jika kau berhasil melakukannya, kau mendapatkan si Arindah toIoI itu, dan aku tidak bisa menjamin 100% akan bisa kembali dengan Vino.. Lalu apa kau pikir untuk bisa mengambil dan merusak sesuatu dari Vino itu mudah??? Dia bukan orang bodoh yang dengan mudah bisa kau tipu.. "
"Tetapi bukti nya kau bisa menipu nya selama bertahun-tahun kan???"
"Itu karena aku selalu memberi nya sesuatu yang bisa membuatnya senang, dan sekarang aku tidak bisa lagi melakukan apapun untuk membuatnya kembali oercYa denganku, aku sudah mencoba berbagai cara dan hasilnya nihil... "
"Pergilah.... Aku sama sekali tidak tertarik dengan ocehan mu, aku juga tidak tahu kau siapa, dan bagaimana aku bisa mempercayai mu begitu saja.... Aku tidak bodoh, sehingga bisa dengan mudah kau manfaatkan... Jika pun iya kau mantan suami si toIoI itu, aku tidak peduli, karena kalaupun rencanamu berhasil mendapatkannya, tidak ada jaminan aku juga bisa mendapatkan lagi Vino... Untung di dirimu, dan akan sangat merugikan ku... Lebih baik kau pergi... " Ujar Angel.
Reino memandang Angel. Dia mengumpat dalam hati karena ternyata tidak mudah membujuk perempuan ini, padahal dia benar-benar membutuhkan ide gila dari Angel untuk bisa mendapat kan Arindah kembali. Tetapi Reino tidak bisa menyerah, karena dia harus berusaha untuk mendapatkan kepercayaan Angel, agar bisa memuluskan semua rencana nya merebut Arindah dari Vino.
"Oke aku sangat mengerti keadaanmu sekarang, membuat Vino kembali lagi denganmu itu pasti sangat sulit, akan tetapi apa kau tidak terpikirkan untuk balas dendam kepada orang-orang yang membuatmu berada disini??? Aku sangat tahu kenapa kau akhirnya ada disini, selain karena Vino yang melaporkan kejahatan mu, pasti ada orang-orang di belakangnya yang membantunya mengungkap semua kejahatan mu, dan aku akan dengan senang hati membantumu membalaskan dendam kepada mereka sebagai timbal balik ku jika kau bisa membantuku mendapatkan Arindah... Bagaimana???" Tanya Reino lagi.
__ADS_1
Angel berdiri dan menatap tajam Reino. "Aku ingin beristirahat, jadi pergilah.....!!!"
Reino berdiri dan tersenyum. "Aku menawarkan sesuatu yang sangat bagus untukmu, aku bisa melakukan balas dendam untuk orang-orang yang membuatmu seperti ini, jika kau marah karena Vino mengabaikanmu dan meninggalkanmu, aku juga bisa membalaskan dendammu padanya... Itu mudah untukku... Aku akan pergi sekarang, tetapi kau harus pikirkan baik-baik setiap ucapanku tadi, aku tidak pernyataan ingkar janji... Jika kita bisa saling membantu, itu adalah hal yang baik... " Reino memberikan sesuatu di tangan Angel. "Itu kartu namaku, ada nomor telepon disana, kau bisa menghubungiku melalui telepon rutan ini dengan meminta ijin sipir yang ada disini... Hubungi aku jika kau tertarik dengan tawaran ku, cukup katakan siapa kau dan juga berpura-pura kau meminta di antarkan sesuatu, aku akan datang menemui mu... " Ucap Reino lalu pergi meninggalkan Angel.
Angel menatap kepergian Reino, kemudian melihat ke tangannya. Membaca kertas yang adalah kartu nama dari Reino. Ada nama, tempatnya bekerja hinga nomor telepon yang bisa di hubungi. Angel tidak membuang kertas itu, dan membawa nya ke sel nya. Angel berpikir mungkin nanti bisa jadi di memerlukan itu.
Angel kembali di antar ke sel nya oleh petugas sipir. Angel masuk dan duduk di lantai. Dia memikirkan setiap perkataan Reino tadi. Balas dendam, menghancurkan rumah tangga Vino dan Arindah, serta membuat Vino bisa kembali lagi kepada nya. Jika kemungkinan ketiga tidak mudah untuk di wujudkan dan di pastikan akan sangat sulit bisa membuat Vino kembali lagi kepada dirinya. Masih ada dua alternatif untuk bisa membuatnya puas meskipun sedang di dalam penjara, yaitu balas dendam terhadap orang-orang yang ada di belakang Vino yang sudah mengompori serta membantu Vino mendaptkan bukti seluruh kebohongan dan permainannya selama ini. Dan alternatif yang kedua adalah membuat rumah tangga Vino hancur.
Angel sangat tahu siapa orang yang sudah membantu Vino kemarin, tidak lain tidak bukan adalah Papa Vino dan juga Kakaknya yaitu Vitto. Mereka berdua yang berperan penting, sehingga Vino akhirnya bisa menyeretnya ke penjara. Melihat dan mendengar nama Vitto, Angel selalu merasa muak sekali, lelaki siaIan itu selalu saja bersikap sesuka nya dan selalu mencari cara untuk membuat Vino mau meninggalkannya. Angel sangat tidak bisa menerima itu sebenarnya tetapi dulu dia mencoba menahan diri di depan Vino, seolah tidak terlalu memperdulikan ketika Vino memberitahu nya jika Vitto sangat ingin hubungan mereka berakhir.
Dan Angel sangat yakin jika hal ini di dalangi oleh Vitto, apalagi saat sidang dia mendapatkan fakta bahwa memang Vitto yang sudah mengumpulkan semua bukti itu, termasuk juga menjebaknya dengan om-om yang menjadi selingkuhannya. Semua karena Vitto, dan sampai kapanpun Angel tidak akan memaafkan apa yang sudah di lakukan oleh Vitto. Lalu jika seandainya dia bisa keluar dari penjara, tentu dia akan membalaskan dendamnya pada Vitto, menghancurkan lelaki itu sampai benar-benar hancur. Setelah Vitto, tentu Papa nya juga. Pria lumpuh dan tidak berguna itu juga selalu mencampuri urusannya dan Vino dulu, dan mendukung Vitto untuk melakukan apapun agar dia dan Vino bisa berpisah. Angel benar-benar tidak bisa memaafkan mereka berdua.
"Apa aku harus menerima tawaran si Reino, dan membalaskan dendam ku pada si brengseek Vitto dan Papa nya yang lumpuh itu melalui bantuan Reino??? Si Reino tampaknya menaruh kemarahan yang luar biasa pada Vino, dan ingin Vino berpisah dengan si Arindah.... Ya, jika aku bisa membantunya menghancurkan rumah tangga Vino, aku akan minta agar dia bisa membalaskan dendam ku pada Vitto..." Gumam Angel dalam hati.
__ADS_1