
"Ah ya ampun, kenapa aku harus melihat ini juga...!" Gumamnya dalam hati.
Benar saja, tampak juga pak Sony mulai melepaskan pakaiian Angel dan beberapa detik kemudian, Angel dan pak Sony mulai bercinta dengan panaasnya di atas ranjang.
"Yeeeeeesssss......!!!!" Teriak Vitto membuat Rana terlonjak karena kaget. Ekspresi kebahagiaan Vitto pun terlihat jelas dan sangat puas sepertinya karena berhasil mendapatkan yang dia inginkan, bahkan wajah Angel terlihat begitu jelas sekali di rekaman itu, dan sangat menikmati bercinta dengan pria tua seperti Sony. Kamera Vitto memang memiliki resolusi yang cukup baik dan berwarna sehingga gambar dan suaranya juga terdengar baik. Bahkan suara dessahaan Angel juga terdengar jelas sekali dan begitu menikmatinya. Perempuan ini memang sudah tidak waras, begitulah yang ada di pikiran Vitto sekarang.
"Berakhir sudah Angel riwayatmu sekarang....!" Gumam Vitto
Rana memundurkan langkahnya, dia tidak bisa melihat hal seperti itu lagi. Angel, Rana sudah pernah melihat Angel melakukan itu dengan Vino, dan itu sama seperti dulu ketika Angel dan Vino bercinta di depannya. Ekspresi Angel sama, suara desaahan yang sama ketika Angel menikmati setiap gerakan yang di buatnya untuk menyenangkan Vino. Tetapi Rana merasa senang, Vitto sudah mendapatkan bukti yang selama ini sudah di persiapkannya sejak lama.
Rana membalikkan badannya dan hendak pergi meninggalkan kamar Vitto, tetapi langkahnya terhenti ketika Vitto tiba-tiba memanggilnya. "Kau mau kemana???" Tanya Vitto.
__ADS_1
Rana menoleh lagi dan mendapati Vitto berjalan ke arahnya. "Kau mau kemana???" Tanya Vitto lagi.
Rana tersenyum. "Aku mau menyiapkan makan siang untukmu, kau lanjutkan saja...!"
"Menyiapkan makan siang??? Aku kan sudah makan tadi di restoran...!"
"Oh iya lupa...!"
"Kau ini....! Aku hanya tidak pernah melihat yang seperti itu, risih saja..." Ujar Rana. "Aku hanya pernah melihatnya secara langsung dan itu di lakukan oleh suamiku sendiri dengan perempuan lain...! Kau lanjutkan saja, aku akan mengambilkanmu minum...!" Ucap Rana kemudian meninggalkan Vitto.
Sementara Vitto hanya terdiam. Menyadari bahwa Rana memang pernah melihat Vino melakukan itu dengan Angel. Melihat Angel seperti itu pasti ingatan Rana terbang ke kejadian beberapa bulan yang lalu. Vitto merasa bersalah telah menunjukkan video itu pada Rana. Vitto kembali menuju meja kerjanya kemudian melanjutkan memeriksa rekaman itu dan ketika Rana datang dia akan menghentikannya. Dan Vitto harus mengeditnya lebih dulu sebelum kemudian menyalinnya ke flash disk yang sudah dia siapkan sebelumnya. Setelah seluruh bukti nantinya di lihat oleh Vino, tentu Vitto akan menghilangkan semuanya agar tidak timbul masalah di kemudian hari karena ini hanya untuk keprluan bukti saja dan tidak ada niat untuk menyebarkannya. Selain video ini tentu Vitto juga nanti akan ke hotel dan meminta rekaman cctv hotel baik itu di lorong atau cctv yang ada di lift sebagai bukti tambahan.
__ADS_1
Vitto mencoba mempercepat lagi rekaman itu, hingga dia menghentikannya ketika pria itu berjalan menuju pintu dan membukanya. Seorang perempuan masuk yang ternyata adalah sekretaris dari Sony. Mereka tersengar mengobrol sebentar sebelum kemudian Alana mengikuti Sony masuk ke kamaar. Vitto tampak serius sekali menonton video itu dan dia sangat terkejut ketika pada akhirnya dia melihat Sony mulai melucuuti pakaian Alana juga Angel dan mereka bertiga melakukannya.
"Shiiiiitttt..... Wah giiillaaaaa......!! Mereka benar-benar kehilangan akal.. Bisa-bisanya melakukan itu bertiga...!" Gumam Vitto.
"Melakukan apa???" Tanya Rana tiba-tiba sudah berada di dalam sambil membawa gelas berisi jus untuk Vitto.
Vitto menutup laptopnya dan menoleh ke arah Rana.
"Kenapa kau menutup laptopmu???" Tanya Rana.
"Ah tidak... Aku masih menonton yang tadi, maaf seharusnya aku tidak mengajakmu melihatnya...!
__ADS_1