Ku Temukan PENGGANTINYA

Ku Temukan PENGGANTINYA
Eps 259


__ADS_3

Supir membuka pintu mobil, Vino keluar dari dalam mobil. Lelaki itu terlihat tampan dengan kemeja berwarna hitam dan setelah jas berwarna merah, membuat kesan elegan dan gagah. Vino mempercepat langkahnya ke sisi kiri mobil dan membuka kan pintu untuk seseorang. Arindah keluar dari dalam mobil, mengucapkan Terima kasih kepada Vino. Setelah Arindah keluar dari dalam mobil, Vino membantu Naufal keluar dari dalam mobil juga.


Arindah tampil cantik dengan Lace dress berwarna merah, dipadukan heels berwarna senada dan juga tas berwarna hitam. Membuatnya sangat cantik dan anggun. Sedangkan si kecil tampil modis dengan kemeja hitam dengan rompi rajut berwarna maroon, sangat menggemaskan sekali.


Arindah sebenarnya tadi ingin bergabung dengan para tamu undangan yang lainnya main bus, tetapi ternyata Vino mengajaknya untuk berangkat bersama dengan mobil. Arindah sempat menolak, tetapi Vino memaksa dengan alasan nanti Arindah akan kesulitan naik dan turun dari bus karena mengajak Naufal. Akhirnya Arindah setuju. Dan Arindah sangat terkejut karena dia dan Vino justru memakai pakaian dengan warna senada. Mereka sama sekali tidak janjian akan mengenakan pakaian apa, karena baju yang Arindah pakai juga bahannya dari Vitto serta Rana, dan Arindah hanya mengeksekusi nya sesuai keinginannya dengan menambah aksen kain berenda warna senada dengan kain yang di dapatkannya.

__ADS_1


Vino dan Arindah berjalan beriringan, Naufal meminta pada Vino agar di gendong. Dengan senang hati Vino mengabulkan permintaan bocah itu. Mereka berjalan memasuki area villa. Orang-orang yang berada di sekitar langsung mengalihkan pandangan mereka ke arah Vino yang datang dengan seorang perempuan dan anak kecil. Sayup-sayup mereka saling berbisik satu sama lain. Vino melirik tetapi mengabaikan orang-orang itu dan tetap melenggang masuk ke area villa.


"Mereka membicarakanmi sepertinya...!" Ucap Arindah pada Vino.


"Biarkan saja..! Selain bergunjing, mereka tidak memiliki pekerjaan lainnya..." Timpal Vino dengan ketua.

__ADS_1


Vino dan Arindah berjalan terus menuju tempat pesta yang ada di bagian belakang villa. Suasana mulai ramai, dan orang-orang juga sudah mulai berdatangan. "Kita harus mencari kursi kita sendiri-sendiri karena sudah di beri nama." Ujar Arindah.


"Ada namanya ya??? Kupikir bisa duduk dimana saja...!"


Sampai di area belakang, Vino memegang tangan Arindah karena mereka harus turun ke beberapa anak tangga yng ada. Arindah memaki heels, Vino khawatir perempuan itu bisa terjatuh nanti nya. Mereka benar-benar seperti sepasang kekasih jika di lihat. Vino juga tampan dekat dengan Naufal, padahal baru bertemu siang tadi, tetapi bocah itu tidak mau lepas dari Vino. Mungkin karena selama ini Naufal jarang merasakan perhatian dari ayahnya, atau mungkin tidak pernah sama sekali bertemu dengan Ayah kandungnya, sehingga Naufal merasa nyaman ketika ada laki-laki yang menggendongnya. Arindah juga tidak berusaha mengambil Naufal dari Vino, tahu bahwa putranya itu merasa nyaman dengan Vino.

__ADS_1


Tiba-tiba Arindah teringat dengan masa sekolahnya dulu, dimana dia pernah menaruh hati kepada Vino, sayangnya dulu Vino tidak meresponnya dan lebih memilih Angel untuk menjadi kekasihnya. Sedih dan patah hati sudah tentu Arindah rasakan, akan tetapi tidak ada yang bisa Arindah lakukan selain melihat kebahagiaan Vino. Dan hubungan itu berlangsung begitu lama. Melihat kebahagiaan Vino dan Angel, akhirnya membuat Arindah merelakan perasaannya benar-benar tidak terbalaskan. Dan saat ini hubungan Vino dan Angel sudah berakhir. Mendengar semua cerita Vino dari Vitto, Arindah merasa sangat kasihan, karena Vino benar-benar di tipu oleh Angel. Menurut Arindah apa yang di lakukan Angel sangatlah jahat, bagaimana bisa selama itu Angel mempermainkan perasaan dan kasih sayang Vino. Dan sekarang Vino juga harus melihat mantan istrinya menikah dengan kakaknya sendiri, sementara Vino sepertinya masih memiliki perasaan pada Rana. Arindah berharap Vino bisa benar-benar mengikhlaskan semua nya, membiarkan Vitto dan Rana berbahagia. Lalu Vino suatu saat nanti bisa menemukan pengganti Rana dan Angel sehingga Vino bisa menyusul kebahagiaan Vitto.


__ADS_2