Ku Temukan PENGGANTINYA

Ku Temukan PENGGANTINYA
Eps 141


__ADS_3

"Hai sayang, aku sudah ada di taksi, sudah jalan menuju rumah!!"


Senyum Vita mengembang. "Iya sayang, aku sudah menunggumu sejak tadi, aku juga menyiapkan makanan kesukaanmu, cepat sampai dan kita bisa makan bersama lalu melepas rindu...!"


"Oke... Sampai jumpa nanti, aku mencintaimu...!"


"Aku juga...!"


Vita beranjak dari tempat tidurnya, dan dia akan bersiap-siap menyambut Jason yang sangat dirindukannya. Vita juga sudah membeli sebuah lingerie yang transparan hanya untuk Jason. Dia sudah menyiapkan dirinya untuk menghabiskan waktu bercinta dengan Jason. Dia merasa tidak sabar, sudah lama dia tidak berhubungan sejak datang kesini, dan sangat merindukan sentuhan Jason, dan tubuh laki-laki itu. Sejak semalam Vita tidak bisa tidur karena tidak sabar untuk bertemu kekasih hatinya. Dia bisa sejenak melupakan permasalahannya kemarin dengan Vino, Vitto dan juga suaminya. Kedatangan Jason membuatnya sangat bahagia hingga rasanya dia ingin sekali memeluk lelaki itu.


Ini juga menjadi kesempatan yang bagus untuknya bisa berdiskusi dengan Jason mengenai permasalahan perceraiannya dengan Papa Vino dan Vitto. Hanya Jason yang bisa membantunya memikirkan cara-cara cerdas. Lelaki itu selalu punya ide bagus untuk memcahkan setiap permasalahan yang sedang dihadapinya. Kedatangan Jason akan sangat membantunya nanti.


★★★★


Rana dan Cahya terlihat sibuk sekali di dapur, mereka sedang menyiapkan bahan-bahan untuk membuat kue. Rana menepati janjinya untuk mengajari Cahya membuat beberapa kue dan pastry yang Cahya belum bisa dan belum pernah membuatnya. Kali ini Rana memberi ide untuk membuat Choux Pastry, sebuah pastry dari Perancis dengan isian krim di dalamnya. Ini salah satu yang menjadi andalannya di Bakery miliknya dulu. Dan sangat disukai oleh anak-anak, karena Rana memberinya topping marshmallow beraneka bentuk hewan-hewan imut, juga isian krim yang tidak kalah enaknya. Rana berharap ini bisa membuat Kyra dan Kyros senang dan menyukainya.


Rencana ini sudah jadi pembicaraan Cahya dan Rana sejak semalam, sehingga Rana menyarankan untuk membuat marshmallow lebih dulu karena butuh waktu lama untuk mendiamkan adonan marshmallow itu agar mengeras. Tadi malam setelah makan malam Rana dan Cahya mulai membuat adonan untuk marshmallow yang ternyata sangat simple dan Cahya memiliki seluruh bahannya, sehingga mereka langsung membuatnya dan mencetaknnya dengan cetakan jelly atau biasa digunakan Cahya untuk mencetak cokelat yang di lelehkan. Saat ini Kyra dan Kyros saat ini sedang bermain dengan Aditya di halaman belakang rumah, sehingga Cahya bisa merasa sedikit bebas sekarang.


Rana memeriksa hasil dari marshmallow yang dibuatnya, senyumnya melebar karena marshmallownya mengeras dengan sempurna. "Sempurna....!!" Gumamnya.


Cahya mendekat ke Rana. "Benarkah???"


Rana menoleh. " Iya, tinggal memberinya hiasan saja, seperti mata dan mulut dengan marshmallow cair, aku akan membuatnya lagi sedikit saja... Anak-anak pasti akan sangat menyukainya...!"


Cahya tersenyum. "Hmmmm itu sudah pasti, lalu Ky dan Kyra tidak akan berhenti mengunyah.... Hahahaha... Jadi kita akan membuat isiannya rasa apa???" Tanya Cahya.


"Semua bisa diatur, ada apa saja di kulkas???"

__ADS_1


"Ayo lihat, dan pilih saja apa yang bagus....!" Cahya mengajak Rana ke kulkas dan membukanya.


Ada banyak buah-buahan. Rana pun bertanya pada Cahya buah apa yang menjadi kesukaan dari Kyros dan Kyra. Cahya menjelaskan jika kedua anaknya itu menyukai segala jenis buah-buahan, yang menjadi faforit mereka adalah pisang. Rana pun menyarankan agar mereka membuat isian chouxnya dengan pisang.


Akhirnya mereka mulai untuk membuatnya. Rana mengajari Cahya dengan sangat baik, dan Cahya melakukannya dengan baik juga. Rana tidak berhenti memujinya. Rana membuat adonan chouxnya sementara Cahya membuat krim pisang untuk isiannya.


Mereka mengobrol, hingga akhirnya adonan sudah selesai, Rana mulai meletakkannya di loyang sehingga bisa segera dimasukkan ke oven. Setelah semua siap, Rana mengajak Cahya untuk menghias marshmallownya.


"Aku sudah lama tidak melakukan ini, maksudku membuat Choux hahah, dulu setiap hari aku membuatnya, lalu aku menikah dan Bakeryku terbakar, duniaku seolah hilang begitu saja....! Bukan kebahagiaan yang aku dapat, pernikahanku justru membuat semua yang aku sukai dan aku miliki hilang..." Gumam Rana.


"Kesabaranmu kemarin sudah membuahkan hasil, kau sudah mulai mendapatkan lagi kebahagiaan yang sempat hilang... Tuhan mempertemukanmu dengan orang-orang baik sekarang, dan Vitto juga selalu ada disampingmu serta mendukungmu..."


Rana menghadap ke arah Cahya yang ada disampingnya. "Kau benar, aku selalu bersyukur untuk yang terjadi sekarang....! Aku tidak tahu akan seperti apa hidupku saat ini jika tidak ada Vitto yang membantuku melewati semuanya...!"


"Segala kesulitan selalu punya kebahagiaan yang sedang menunggunya di depan..." Ujar Cahya.


Cahya tersenyum menatap Rana. "Tidak semua yang kita inginkan akan menjadi kenyataan..! Sebelum aku menikah dengan Adit, aku juga pernah hancur ketika pengharapanku pada kekasihku saat itu tidak terwujud, dia mengakhiri hubungan kami begitu saja, meninggalkanku dalam kedukaan yang begitu pedih..!"


"Lalu???" Tanya Rana.


Cahya kembali tersenyum. "Lalu??? Lalu Tuhan memiliki rencana indahnya, dia mengirimkan seseorang yang luar biasa dan mencintaiku serta menerima segala kekuranganku dengan tulus, hidupku benar-benar indah bersama Adit, yakinlah Ran bahwa kau juga akan mendapatkan hal itu, seseorang akan datang dan membahagiakanmu, menghapus segala lukamu, kau akan benar-benar lupa dengan kepedihan yang pernah kau alami dulu...!"


Rana menebaskan kedua telapak tangannya agar tepung maizena yang menempel di tangannya hilang, kemudian memeluk Cahya. "Amin.... Semoga saja.... Aku sangat berharap aku bisa bahagia lalu memiliki keluarga sepertimu dan Aditya...!"


"Kau pasti akan mendapatkannya, Vitto pasti akan membahagiakanmu...!" Gumam Cahya.


Rana melepaskan pelukannya dan menatap Cahya bingung. "Vitto???"

__ADS_1


Cahya terkekeh. "Ya, kulihat dia sangat menyayangimu, dia rela melakukan banyak hal untuk memastikan kebahagiaan dan keamananmu, laki-laki yang seperti itu pada seorang perempuan sudah pasti memiliki sesuatu dihatinya yang dia simpan, aku bisa melihat bahwa Vitto sepertinya menyukaimu...!"


"Dia hanya merasa bertanggung jawab saja padaku, mana mungkin menyukaiku...!" Rana mencoba membantah.


Ting......


Oven berbunyi menandakan bahwa kue yang ada di dalamnya sudah matang. Choux pastry buatan Cahya dan Rana memang sudah matang, Rana mengambilnya dari oven, mendinginkannya sebentar sebelum nanti menghiasnya dengan marshmallow diatasnya. Lalu sudah bisa untuk dinikmati. Baunya begitu harum hingga membuat Cahya ingin sekali segera memakannya, dan yakin kalau anak-anaknya akan sangat menyukainya nanti. Untuk yang satu ini, Cahya menyerahkan semuanya pada Rana.


Rana membiarkan sebentar agar dingin. Beberapa menit kemudian ketika choux itu sudah sedikit dingin. Rana mulai meletakkan marshmallow diatas Choux pastry buatannya. Cahya tersenyum melihat betapa lucunya Choux pastry ini, Kyra dan Kyros pasti akan sangat menyukainya.



"Astaga lucu sekali...!" Ucap Cahya.


"Cobalah ini....!" Rana memberikan satu Choux untuk Cahya.


Cahya mencobanya, dan isian chouxnya langsung meleleh di mulutnya. Cahya memejamkan matanya merasakan kue buatan Rana yang sangat enak ini. Dan dia tidak bisa berhenti memujinya. Karena ini benar-benar enak sekali. Kyros dan Kyra pasti sangat menyukainya.


"Ky dan Kyra akan sangat menyukai ini...!" Ungkao Cahya.


"Semoga saja, oh iya kenapa tidak memanggil Gienka kesini juga, aku akan senang kalau dia juga memakan ini....!"


"Hmmm Ide bagus, aku akan menghubungi Elea, Mamanya Gienka, semoga tidak sibuk jadi bisa datang kesini, Kyra dan Kyros juga punya sahabat lain, namanya Louis, dia anak dari sahabatku dan sahabat Aditya juga, tinggal disekitar sini, aku akan menghubungi mereka, bolehkan???"


"Tentu saja....! Aku sangat menyukai anak-anak...!"


Cahya pun mengambil ponselnya dan menghubungi Elea dan Chitra sahabatnya untuk.mengundang mereka datang kesini membawa anak-anak mereka. Cukup banyak Choux pastry yang dibuatnya dengan Rana, sangat menggemaskan dan anak-anak pasti akan menyukainya.

__ADS_1


__ADS_2