Tiga Yang Terpilih

Tiga Yang Terpilih
241. Gadis Bergaun Kuning


__ADS_3

Iyaz dan Izar masih menyusuri proyek pembangunan ruko itu. Selain dua kepala tanpa tubuh tadi, Iyaz dan Izar juga melihat penampakan lain di proyek itu. Keduanya tersenyum karena melihat penampakan wanita yang terlihat malu-malu bak gadis desa saat melihat mereka.


“ Tuh Zar, ditungguin sama cewek...,” kata Iyaz saat pertama kali melihat makhluk itu.


“ Cewek, mana...?” tanya Izar sambil menoleh ke kanan dan ke kiri.


“ Tuh yang di bawah pohon pisang...,” sahut Iyaz cuek sambil berlalu.


Izar menoleh kearah yang dimaksud Iyaz dan melihat sosok wanita cantik tengah berdiri sambil menatap malu-malu kearahnya. Izar berdecak sebal lalu bergegas mengikuti Iyaz yang terdengar tertawa puas.


Para pekerja nampak menatap heran kearah Iyaz dan Izar yang terlihat santai saja saat mengetahui keberadaan makhluk lain di lingkungan proyek. Para pekerja yang tahu jika di bawah pohon itu ada sosok kuntilanak pun hanya bisa berdehem dan saling mengingatkan agar para pekerja tidak diterror oleh makhluk itu.


“ Ayo kerja kerja..., jangan bengong...!” kata tukang kayu sambil memotong kayu.


“ Yo kerja yooo, jangan ganggu yaa...!” sahut tukang batu yang tengah memasang keramik dinding kamar mandi yang memang letaknya dekat dengan kebun pisang dimana kuntilanak itu berada.


“ Semua harus fokus, jangan lupa dzikir...,” kata Icon yang lewat sambil membawa ember berisi adonan pasir dan semen ke kamar mandi.


“ Iya iya..., kalo ga fokus diikutin ndas meringis lagi kaya Icon...,” sahut tukang kayu yang disambut tawa teman-temannya.


Sedangkan Icon hanya cemberut mendengar ucapan si tukang kayu. Tapi ia tak bisa berbuat apa-apa selain tersenyum kecut.


Bukan tanpa alasan para pekerja saling mengingatkan dengan cara berteriak seperti itu. Para tukang yang biasa bekerja di proyek itu memang sering mengalami hal ghaib tiap kali bekerja membangun gedung atau rumah. Dan


kali ini mereka harus berhadapan dengan Miss K yang terkenal iseng dan penyuka pria itu. Namun Miss K yang terlihat malu-malu bak gadis desa nampaknya memiliki kekuatan yang besar karena mampu memperlihatkan diri hampir setiap saat.


Miss K itu biasanya memperlihatkan diri saat para pekerja tengah duduk santai saat jam istirahat siang atau saat malam hari jika mereka terpaksa lembur, seolah sedang mencari perhatian para pekerja itu.


Dua minggu sebelumnya seorang pekerja bahkan diganggu hingga tak berani lagi kerja di sana. Waktu itu pekerja bernama Johan itu sedang memotong besi. Johan yang tinggal tak jauh dari proyek itu tak tahu jika kegiatannya diawasi oleh Miss K yang berpenampilan seperti gadis remaja itu.


Saat Johan pergi ke toilet untuk buang air, miss K itu mengikutinya. Johan memang pergi ke toilet yang sedianya diperuntukkan untuk para pengunjung ruko nantinya. Toilet dengan empat bilik toilet itu memang baru rampung sebagian namun sudah bisa digunakan oleh para pekerja.


Setelah menyelesaikan hajatnya, Johan bermaksud keluar dari toilet. Namun langkahnya terhenti saat melihat seorang gadis berdiri di depan pintu toilet itu.


“ Lho, Mbak kenapa di sini...?” tanya Johan sambil menatap gadis di hadapannya dari atas kepala hingga ujung kaki untuk meyakinkan jika wanita di hadapannya adalah manusia bukan hantu.


“ Saya mau pipis Mas...,” sahut gadis itu.

__ADS_1


“ Toilet sebelah bisa kok Mbak, kenapa nunggu Saya selesai pake toilet ini...?” tanya Johan tak mengerti.


“ Ga bisa Mas. Airnya ga ngalir. Masa Saya pipis ga dibasuh sih...,” sahut gadis itu malu-malu.


“ Oh, mungkin krannya macet Mbak. Ya udah silakan kalo mau ke toilet...,” kata Johan sambil melangkah keluar bilik toilet.


“ Mmm..., Mas bisa tolong tunggu di sini aja ga...?” tanya gadis itu.


“ Kenapa emangnya...?” tanya Johan tak mengerti.


“ Saya takut kalo ada yang ngintip Mas...,” sahut gadis itu cepat.


“ Saya juga cowok Mbak, apa situ ga takut kalo Saya intip juga...?” tanya Johan sambil tersenyum.


“ Tapi Saya yakin Mas ga bakalan kaya gitu, kan Mas orang baik. lagian Saya bukan takut diintip sama manusia Mas, tapi sama hantu...,” sahut gadis itu.


“ Siang kaya gini mana ada hantu sih Mbak. Ya udah buruan Saya tungguin, tapi jangan lama-lama ya. Ntar Saya disemprot sama Pak Rusdi kelar deh...,” sahut Johan yang diangguki sang gadis.


Gadis itu melangkah ke bilik toilet dan Johan menunggu di depan pintu toilet persis seperti seorang pria yang menunggui kekasihnya. Setelah beberapa saat menunggu, Johan mulai gelisah. Ia tak ingin disebut malas karena hanya berdiri di toilet itu tanpa melakukan sesuatu sedangkan teman-temannya sedang bekerja.


Merasa tak ada pergerakan atau suara dari dalam toilet, Johan mencoba mengetuk pintu dan memanggil sang gadis.


Sepi tak ada sahutan. Karena khawatir dengan gadis itu, Johan mengetuk pintu tambah keras.


“ Mbak, kenapa Mbak. Jangan bikin panik ya. Mundur Mbak, biar Saya dobrak pintunya ya...!” kata Johan.


Mendengar suara lantang Johan membuat beberapa pekerja menghampirinya.


“ Kenapa Jo...?” tanya salah seorang pekerja dari luar toilet.


“ Kekunci Lo ya...?” tanya pekerja lain sambil tersenyum.


“ Gue gapapa. Ini Gue lagi nolongin cewek yang di dalam toilet...!” sahut Johan lantang.


Mendengar ucapan Johan membuat tiga pekerja itu saling menatap bingung. Kemudian ketiganya langsung menerobos masuk untuk memastikan kondisi Johan. Mereka melihat Johan sedang berusahmendobrak pintu dengan tubuhnya.


“ Hei, jangan Jo !. Kalo sampe rusak dipotong gaji Lo sama Pak Rusdi nanti...,” kata salah seorang pekerja.

__ADS_1


“ Terus gimana dong, kasian kan cewek itu...,” sahut Johan gusar.


“ Cewek mana sih, ga ada cewek di proyek kaya gini. Salah liat kali Lo...,” kata pekerja lain.


“ Tapi tadi ada cewek pake baju kuning masuk ke toilet, Gue ngobrol juga sama dia tadi...!” sahut Johan yakin.


“ Jangan-jangan itu bukan manusia Jo...,” kata salah seorang pekerja.


“ Maksud Lo, itu hantu...?” tanya Johan tak percaya.


“ Ya iya lah...,” sahut ketiga pekerja itu bersamaan.


Johan membulatkan matanya lalu menggeleng cepat. Karena penasaran, Johan pun memaksa ingin mendobrak pintu itu lagi.


“ Sini Gue aja...,” kata salah seorang pekerja yang dengan mudah langsung mendorong pintu itu hingga terbuka.


Johan tekejut karena pintu yang tadi terkunci mendadak bisa didorong dengan mudah oleh rekannya. Dan yang lebih mengejutkan lagi di dalam toilet itu tak ada siapa pun alias kosong !.


“ Ga ada siapa-siapa Jo...,” kata salah satu pekerja.


“ Tapi tadi...,” ucapan Johan terputus.


“ Udah yuk. Gapapa, biasa itu mah. Makanya jangan bengong Jo...,” sahut pekerja lain sambil menggamit tangan Johan agar keluar dari toilet itu.


Sekali lagi Johan menatap kearah toilet sebelum akhirnya mengikuti langkah ketiga rekannya itu. Johan yang berada di barisan paling belakang pun berhenti melangkah saat mendengar suara lirih memanggilnya.


“ Mau kemana Mas, kok Saya ditinggal...?” tanya suara itu hingga membuat Johan menoleh ke belakang dan melihat gadis bergaun kuning tadi tengah berdiri sambil menunduk di ambang pintu toilet yang tadi ia gunakan.


Tubuh Johan pun oleng dan jantungnya berdetak cepat saat gadis cantik itu mendongakkan wajah dan memperlihatkan wajahnya yang meleleh berlumur darah dengan bola mata yang mencuat keluar dan mulut yang lebar memperlihatkan isi rongga mulutnya. Johan pun jatuh pingsan saat gadis bergaun kuning itu tertawa melengking lalu terbang menembus atap toilet.


Ketiga rekan Johan juga sempat melihat siluet berwarna kuning terbang ke atas disertai suara tawa yang


mendirikan bulu kuduk.


“ Tuh kan, Gue udah nebak daritadi kalo Johan digangguin Miss K nih...,” kata salah seorang pekerja.


“ Ya udah bantuin gotong dulu lah. Kasian kalo pingsan di sini...,” sahut pekerja lainnya.

__ADS_1


Kemudian ketiganya menggotong tubuh Johan dan membawanya menjauh dari toilet. Johan siuman sejam kemudian dengan pandangan nanar dan nafas memburu. Setelah siuman Johan pun minta diantar pulang namun tak pernah kembali lagi ke proyek itu.


\=====


__ADS_2