Tiga Yang Terpilih

Tiga Yang Terpilih
68. Berhenti Desiree...


__ADS_3

Faiq, Heru, Fatur dan Darta langsung meluncur ke kantor Hasman untuk menyampaikan pesan Hendrik. Mereka memutuskan mendatangi Hasman di kantornya hari itu karena tak ingin membiarkan arwah Desiree dan Siti terlalu lama berkelana tanpa tujuan.


Hasman tak terlalu terkejut saat melihat kehadiran Faiq, Heru, Fatur dan Darta di ruang kerjanya. Bahkan Hasman menyambut kehadiran mereka dengan ramah.


“ Senangnya melihat Bapak-bapak mau mampir ke sini...,” kata Hasman sambil tersenyum.


“ Terima kasih. Tapi ada sesuatu yang memaksa Kami datang ke sini...,” sahut Darta.


“ Apa itu...?” tanya Hasman penasaran.


Darta tak menjawab. Ia menoleh kearah Faiq berharap Faiq menjelaskan tujuan kedatangan mereka kali ini. Faiq pun langsung menjelaskan perihal terror hantu Desiree pada Hendrik.


“ Itu wajar. Apa yang Hendrik lakukan tak termaafkan dan telah melukai harga diri Desiree...,” kata Hasman dengan tatapan yang menerawang.


“ Tapi Hendrik menyesal dan sudah menerima hukumannya di penjara...,” kata Darta.


“ Itu resiko yang harus dia tanggung. Bukan kah berani berbuat harus berani bertanggung jawab...?” tanya Hasman sinis.


Hasman masih berusaha menolak membantu Hendrik meski pun Faiq telah memperlihatkan rekaman permintaan tolong Hendrik. Faiq tersenyum karena melihat kekecewaan dalam sorot mata Hasman. Faiq tahu jika cinta Hasman dan Desiree begitu besar.


“ Bagaimana jika Anda melakukan ini untuk Desiree dan Bu Siti...?” tanya Faiq sambil menatap lekat kearah Hasman.


Hasman tersentak kaget. Ia balik menatap Faiq seolah ingin menyelami makna yang terkandung dalam ucapannya.


“ Apa maksud Anda...?” tanya Hasman tak mengerti.


“ Arwah Desiree dan Bu Siti masih berkelana alias penasaran karena apa yang mereka inginkan di akhir hayatnya belum terwujud. Mau kah Anda membantu Kami mewujudkan keinginan mereka agar mereka bisa kembali ke haribaan Allah dengan tenang...?” tanya Faiq.


“ Maksud Anda ini semua adalah keinginan terakhir Desiree dan Bu Siti...?” tanya Hasman tak percaya.


“ Betul. Desiree sangat mencintai Anda dan ingin mempersembahkan mahkota berharganya untuk Anda. Desiree ingin Anda membawanya pergi lalu menikahinya...,” sahut Faiq.


“ Apa dia berharap begitu...?” tanya Hasman sedih.


“ Iya. Sedangkan Bu Siti ingin agar masyarakat tau dia ga bersalah apalagi terlibat dengan penculikan dan kematian Desiree. Lakukan ini untuk Bu Siti karena dia sangat menyayangimu dan menganggapmu Anaknya. Bayangkan betapa bahagianya dia mendapat pembelaan darimu...,” kata Faiq.

__ADS_1


Hasman nampak mengerjapkan matanya yang tiba-tiba basah karena terharu. Ia tersentuh mendengar keinginan dua wanita yang mencintainya dengan cara yang berbeda itu.


“ Baik. Insya Allah Aku akan datang untuk membantunya. Bisakan Kita cari waktu lain selain hari ini...?” tanya Hasman.


“ Bisa...,” sahut Darta dan Heru antusias hingga membuat Faiq dan Fatur tersenyum.


“ Terima kasih...,” kata Faiq sambil menjabat tangan Hasman dengan erat.


\=====


Di sebuah ruangan terlihat dua orang pria tengah berdiri berhadapan. Dua orang pria yang tak lain adalah Hendrik dan Hasman yang sama-sama pernah mencintai wanita yang sama yaitu Desiree. Perbedaannya adalah jika Hendrik mendapatkan tubuh Desiree, sedangkan Hasman justru mendapatkan hati dan cinta Desiree.


Hendrik nampak tersenyum lalu mengulurkan tangannya kearah Hasman yang nampak sedikit ragu.


“ Apa kabar Hasman. Terima kasih udah mau datang...,” sapa Hendrik.


“ Hmmm...,” sahut Hasman enggan.


“ Kita akan mulai proses ruqyahnya. Pak Hendrik dan Pak Hasman udah siap kan...?” tanya Faiq.


“ Siap...,” sahut Hendrik dan Hasman bersamaan.


Hendrik. Sedangkan dia mendampingi Hendrik dan Fatur akan duduk mendampingi Hasman.


Dzikir, doa dan lantunan ayat suci Al Qur’an pun bergema di ruangan itu. Tak lama kemudian Hendrik mulai memperlihatkan gerakan yang tak biasa disertai suara geraman. Darta dan Hasman yang baru kali ini menyaksikan reaksi berbeda dari Hendrik pun terlihat panik. Mereka khawatir jika Hendrik akan mengamuk dan menyerang mereka nanti.


“ Mereka datang Nak...,” kata Fatur.


“ Iya Om...,” sahut Faiq.


Tiba-tiba di dalam ruangan tercium aroma harum yang perlahan berubah menjadi busuk. Menyusul  aroma lumpur yang pekat ikut menyeruak masuk ke penciuman semua orang yang ada di dalam ruangan. Rupanya hantu Desiree dan hantu Siti hadir bersamaan di ruangan itu.


Hendrik nampak membelalakkan matanya saat melihat hantu Desiree tersenyum kearahnya. Bahkan Hendrik bergeser menjauh dari tempat semula saat hantu Desiree melayang kearahnya. Hasman nampak bergidik ngeri saat menyaksikan penampilan hantu Desiree yang melayang dengan tubuh yang membusuk dan tanpa busana itu. Sehelai kain tipis yang menutupi aurat Desiree nampak melambai tertiup angin.


Hantu Siti nampak mematung di sudut ruangan sambil menatap haru kearah Hasman. Sedangkan hantu Desiree belum menyadari kehadiran Hasman, mantan kekasihnya di ruangan itu. Hantu Desiree nampak fokus mengejar Hendrik. Kali ini amarah Desiree telah sampai pada puncaknya karena ia menganggap jika Hendrik tak pernah bisa bertobat.

__ADS_1


“ Maafkan Aku Desiree, tolong maafkan Aku. Jangan siksa Aku lagi Desiree, Aku mohon...,” kata Hendrik sambil memejamkan matanya saat tangan hantu Desiree mengarah ke lehernya.


Melihat bagaimana cara hantu Desiree mengejar Hendrik membuat Hasman tergugah. Apalagi ia juga melihat tubuh Hendrik yang gemetar ketakutan dengan suara yang terputus-putus.


“ Hentikan Desiree...!” kata Hasman lantang sambil berdiri dari posisi duduknya.


Hantu Desiree tersentak kaget saat mendengar suara yang lama ia rindukan itu. Ia bahkan menghentikan gerakan


tangannya yang terarah ke leher Hendrik lalu menoleh ke asal suara. Kedua matanya menatap tak percaya kearah Hasman. Ada gurat kesedihan di wajahnya saat ia bisa kembali melihat dan mendengar Hasman memanggil namanya.


“ Hasman...,” kata hantu Desiree lirih.


“ Iya, ini Aku Desiree...,” sahut Hasman sambil melangkah mendekat kearah hantu Desiree sambil mengulurkan tangannya.


Hantu Desiree nampak tersenyum, ia juga mengulurkan tangannya untuk menyambut uluran tangan Hasman. Namun sesaat kemudian ia tersentak lalu melayang mundur seolah menjauhi Hasman.


“ Jangan sentuh Aku Hasman. Aku kotor, Aku kotor...,” kata hantu Desiree dengan air mata berlinang.


Hasman nampak sedih melihat wanita yang pernah ia cintai itu nampak mengenaskan. Tubuhnya nampak lebam dan mulai membusuk, disertai lendir yang mengeluarkan bau tak sedap. Hantu Desiree juga nampak berusaha menutupi tubuhnya yang terbuka itu karena tak ingin Hasman melihat ‘jejak’ yang ditinggalkan Hendrik di tubuhnya.


“ Semua udah lama berlalu Desiree. Lupakan semuanya dan maafkan dia...,” kata Hasman dengan suara parau karena tak sanggup membayangkan penderitaan Desiree saat dilecehkan dulu.


“ Kenapa Kamu nyuruh Aku maafin dia Hasman. Dia orang jahat, dia udah menghancurkan harga diriku, dia merenggut sesuatu yang kupersiapkan untukmu...!” sahut hantu Desiree marah.


“ Aku mengerti Sayang. Tapi liat dia sekarang. Dia juga udah menerima hukuman atas kejahatannya dulu. Dan Aku,


Aku ga mau Kamu masih terus berkeliaran tanpa arah seperti ini. Karena Desireeku bukan orang yang suka membuat kekacauan. Desireeku adalah wanita berhati lembut dan penuh kasih sayang. Yang menghargai orang lain meski pun berbeda. Itu lah sebabnya Aku jatuh cinta padamu Desiree...,” kata Hasman sambil mendekat kearah hantu Desiree yang berdiri sambil menatap kearahnya.


“ Maafkan Aku karena tak bisa jadi orang yang Kamu inginkan Hasman...,” sahut hantu Desiree.


“ Aku mengerti kenapa Kamu seperti ini Desiree. Aku mohon jangan berkubang dalam dendam yang tak berujung ini Desiree. Hentikan dan ambillah kesempatan untuk merubah takdirmu sekarang. Kembalilah kepada Allah dengan cara yang baik...,” pinta Hasman sungguh-sungguh.


“ Baik lah Hasman. Aku akan berhenti sekarang. Anggap saja ini persembahan terakhirku dan bukti cintaku padamu...,” sahut hantu Desiree sambil tersenyum.


“ Terima kasih Desiree Sayang...,” kata Hasman dengan mata berkaca-kaca.

__ADS_1


Hantu Desiree mengangguk sambi tersenyum manis lalu perlahan menghilang menyisakan aroma harum yang lembut dan menenangkan.


\=====


__ADS_2