
...HAY GUYS!...
...WELCOME TO MY STORY!...
..."CINTA SATU MALAM CEO"...
...-------------------------------------------------------...
#CSMC EPISODE 102
...•...
...•...
Shella terkejut saat ia menyadari kalau Devano sudah tidak ada disampingnya, ia pun beranjak dari kasur mencari keberadaan suaminya itu.
"Masih jam 6 kok tumben mas Vano udah gak ada di kasur? Biasanya dia paling susah dibangunin, kemana ya mas Vano sekarang??" ujar Shella bertanya-tanya pada dirinya sambil melirik jam dinding.
Terdengar suara air keran menyala dari dalam kamar mandi, Shella pun menyadari kalau suaminya ada di dalam sana.
"Mas Vano pasti lagi mandi, aku langsung siapin sarapan aja deh buat dia!" ucap Shella kemudian berjalan ke dapur membuatkan sarapan.
Tak lama kemudian, Devano keluar dari kamar mandi dengan handuk melilit di pinggangnya.
Ia langsung menuju lemari pakaian mengambil baju serta celananya dan memakainya disana, Devano baru menyadari kalau istrinya sudah tidak ada di ranjang dan ia pun penasaran kemana perginya Shella.
"Loh Shella kemana ya?" ujar Devano sambil mengoleskan deodoran di ketiaknya.
Lalu, Devano mencium bau harum dari arah dapur serta suara berisik seperti orang yang sedang masak.
"Ohh pasti Shella lagi masak, kebetulan deh jadi aku gak perlu beli makanan di luar untuk dikasih ke Vanya!" ucap Devano tersenyum lalu menutup lemari pakaiannya dan berjalan ke dapur menghampiri istrinya.
Benar saja dugaan Devano tadi, istrinya itu sedang sibuk membuat sarapan di dapur.
"Aduh aduh honey, kamu itu emang bener-bener istri idaman setiap pria deh.. Rajin banget sih kamu masih pagi begini udah masak aja!" ucap Devano mendekati Shella lalu membelai rambutnya.
"Iya mas, soalnya aku tau kamu mandi pagi-pagi gini pasti mau pergi keluar kan? Nah makanya aku buatin sarapan supaya kamu bisa makan dulu sebelum berangkat, mau ya kita makan dulu?" ucap Shella.
Cup..
Devano tersenyum kemudian mengecup kening istrinya, tampak Shella membulatkan matanya terkejut karena tiba-tiba suaminya itu mencium dirinya.
"Pasti mau dong honey, kan kamu udah siapin buat aku masa iya aku tega nolak makan masakan kamu! Makasih ya honey udah mau jadi istri aku!" ucap Devano meraih tangan Shella lalu mengecupnya.
"Ish mas lebay banget sih! Kan emang udah tugas aku sebagai istri kamu buat selalu melayani kamu mas, makasih juga ya udah mau jadi suami aku dan juga ayah dari anak aku..!!" ucap Shella kemudian menempelkan kepalanya di dada bidang Devano.
Setelah itu, mereka sama-sama pergi ke meja makan untuk sarapan berdua.. Tampak Devano tersenyum-senyum saat Shella menyendokkan nasi goreng yang ia buat ke piring.
"Nah ini mas buat kamu, kurang apa udah cukup?" ucap Shella menanyakan porsi nasi gorengnya.
__ADS_1
"Udah cukup honey, kalo banyak-banyak nanti aku kekenyangan terus gak bisa pergi.." ujar Devano tersenyum menampani piring dari tangan Shella.
"Iya yaudah, maaf ya mas lagi-lagi aku cuma bisa siapin sarapan nasi goreng.. Soalnya aku belum bisa masak yang lain lagi selain ini!" ucap Shella agak memelas pada suaminya.
"Gapapa kok honey, nasi goreng buatan kamu itu paling enak loh dari nasi goreng sebelum-sebelumnya yang aku pernah cobain!" ucap Devano coba memuji masakan istrinya itu agar dia tidak ngambek lagi.
"Makasih ya mas," ucap Shella tersenyum kemudian ikut makan bersama suaminya.
"Kayaknya gak mungkin aku bungkusin masakan Shella buat Vanya, nanti yang ada Shella curiga lagi! Iya deh aku beliin di jalan aja.." gumam Devano menyuap sesendok nasi.
"Mas, kamu tuh emang mau kemana sih pagi-pagi begini? Bukannya kamu udah bilang mau libur kerja seminggu ini??" tanya Shella.
"Eee iya sayang emang aku libur kok, tapi ini ada urusan penting di luar kerjaan aku yang harus diurus! Tapi aku janji kok cuma sebentar, gak akan kayak waktu itu lagi!" jawab Devano mengelus kepala istrinya.
"Urusan apa emang mas yang penting banget selain kerjaan?" tanya Shella penasaran.
"Ada pokoknya honey, oh ya kamu gapapa kan aku tinggal sendiri disini? Cuma sebentar kok honey, abis itu nanti kita bareng-bareng ke rumah mamah papah antar mereka ke bandara kan mereka mau balik ke USA lagi hari ini!" ucap Devano mengalihkan pembicaraan.
"Oh iya ya, yaudah gapapa kok mas aku sendiri! Tapi bener ya jangan lama-lama, terus juga kasih kabar aku jangan lupa!" ujar Shella.
"Iya honey iya cantik!" ucap Devano.
Mereka kembali melanjutkan sarapan, walau tampak masih ada kecurigaan dari wajah Shella pada suaminya itu.
"Maaf honey, aku gak bisa kasih tau kamu kalo sampai saat ini aku masih selidikin tentang siapa pelaku yang udah bikin kita kecelakaan hari itu! Karena aku yakin pelakunya pasti salah satu musuh aku dan bukan orang sembarangan..!!" gumam Devano.
...•••...
Ia tampak tersenyum smirk setelah mendengar percakapan 2 orang dalam rekaman itu.
"Eee iya sayang emang aku libur kok, tapi ini ada urusan penting di luar kerjaan aku yang harus diurus! Tapi aku janji kok cuma sebentar, gak akan kayak waktu itu lagi!"
"Urusan apa emang mas yang penting banget selain kerjaan?"
"Ada pokoknya honey, oh ya kamu gapapa kan aku tinggal sendiri disini? Cuma sebentar kok honey, abis itu nanti kita bareng-bareng ke rumah mamah papah antar mereka ke bandara kan mereka mau balik ke USA lagi hari ini!"
"Oh iya ya, yaudah gapapa kok mas aku sendiri! Tapi bener ya jangan lama-lama, terus juga kasih kabar aku jangan lupa!"
"Iya honey iya cantik!"
Pria itu pun meletakkan handphonenya di atas meja, lalu ia membungkukkan badannya dengan 2 tangan di atas pahanya.
"Shella ditinggal sendirian, ini kesempatan buat saya! Kamu akan kehilangan Shella selamanya Devano!" gumamnya sambil tersenyum licik.
Pria itu mengambil kembali ponselnya lalu mengirim pesan singkat pada seseorang.
Mulai sekarang...!!!
Begitulah isi pesan yang ia kirimkan ke sebuah nomor telepon yang tidak diberi nama olehnya.
__ADS_1
...•••...
TOK TOK TOK...
"Vanya, ini aku Devano! Aku bawa sarapan buat kamu, tolong buka pintunya Vanya!" ucap Devano sedikit meninggikan nada suaranya.
Devano sudah sampai di tempat tinggal Vanya, ya sebuah rumah minimalis yang berada di sebuah komplek perumahan.
Tak lama kemudian, terdengar suara orang membuka kunci pintu rumah itu.
Kreeekkkk..
Pintu tersebut terbuka dan terlihat seorang gadis cantik mengenakan baju tidur kimono warna ungu dibalik pintu itu.. ya tidak lain tidak bukan gadis itu ialah Vanya adik dari Kevin asisten Devano.
"Selamat pagi Vanya, baru bangun tidur ya?" ucap Devano tersenyum pada Vanya yang memang terlihat seperti orang baru bangun tidur.
Vanya mengangguk pelan lalu menutup mulutnya karena ingin menguap, Devano terkekeh melihat gadis itu seperti masih mengantuk.
"Ayo masuk!" ucap Vanya sambil mengucek-ngucek matanya lalu melebarkan pintu agar Devano dapat masuk.
"Iya makasih," ucap Devano melepas sepatunya lalu melangkah ke dalam rumah Vanya.
Setelah Devano masuk, Vanya langsung menutup pintu dan berjalan menuju meja makan.
"Selama ini kamu cuma tinggal berdua sama Kevin?" tanya Devano sambil melihat ke sekeliling rumah itu.
"Iya," jawab Vanya singkat juga pelan.
"Berarti sekarang kamu sendiri dong disini? Emang orang tua kamu kemana sih Van? Dari waktu kita pacaran dulu juga aku belum pernah ketemu sama mereka.." ujar Devano melontarkan pertanyaan pada Vanya yang membuat Vanya sedikit kaget.
"Mereka tinggal di luar negeri, udah gausah nanya-nanya terus! Mana katanya lu bawain gue makanan?" ujar Vanya berusaha mengalihkan pembicaraan.
"Iya iya nih aku bawa karedok kesukaan kamu, aku masih inget loh waktu dulu kita sering makan karedok bareng!" ucap Devano memberikan sebungkus karedok pada Vanya.
"Thanks, kok satu doang? Buat lu mana??" ujar Vanya menampani bungkus karedok itu.
"Aku udah makan tadi," ucap Devano tersenyum.
"Ohh yaudah terus lu mau ngapain lagi disini?" tanya Vanya.
"Numpang istirahat dulu, nanti juga aku pulang kok!" jawab Devano masih tersenyum.
"Oke," ucap Vanya lalu menuangkan karedok nya ke piring.
Devano hanya memandangi wajah gadis di hadapannya itu sambil membayangkan saat-saat dulu mereka pacaran.
"Maaf Vano, sampai saat ini aku belum bisa kasih tau kamu kalau aku diusir sama orang tua aku karena ketahuan hamil.." gumam Vanya.
...~Bersambung~...
__ADS_1
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...