
...HAY GUYS!...
...WELCOME TO MY STORY!...
..."CINTA SATU MALAM CEO"...
...-------------------------------------------------------...
#CSMC EPISODE 325
...•...
...•...
Leo sang asisten masuk ke dalam kamar tempat dimana Viona disekap oleh bosnya yakni Arga untuk mengecek gadis itu, sebenarnya Leo memang kasihan dan tidak tega dengan kejadian yang menimpa Viona karena ia mencintai gadis itu.
Leo pun menghampiri Viona yang masih tergeletak lemas di atas ranjang dengan posisi tangan serta kaki terikat, ia sangat merasa kasihan pada Viona apalagi perbuatan Arga padanya benar-benar tidak berperikemanusiaan dan terlalu kejam.
Saat melihat seseorang memasuki ruangan itu, mata Viona terbuka dan langsung mengarah pada sosok lelaki tersebut alias Leo. Viona ketakutan karena ia khawatir jika Leo akan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Arga padanya.
"Mau apa kamu kesini? Jangan coba-coba kamu untuk dekati aku!" ucap Viona ketakutan.
Leo tersenyum dengan mata berkaca-kaca karena kasihan pada gadis itu, ia mendekatinya lalu berhenti tepat di samping tubuh Viona yang sedang berbaring lemah disana, Leo sungguh tak bisa melihat wanita cantik yang dicintainya itu tersiksa seperti ini.
"Aku gak bakal apa-apain kamu kok, aku justru juga tidak setuju dengan rencana Arga untuk sekap kamu seperti ini." ucap Leo.
"Omong kosong! Kalau kamu memang gak setuju, kenapa kamu diam aja dan gak larang Arga buat lakuin ini ke aku?" ucap Viona tak percaya.
"Aku bisa apa, Viona? Aku ini cuma seorang asisten yang harus nurut dan mengikuti semua perintah dari atasan aku, dalam hal ini Arga lah yang menjadi bos aku!" ucap Leo.
"Itu artinya kamu sama aja kayak Arga, sukanya melecehkan seorang wanita aja!" ujar Viona.
__ADS_1
Mendengar ucapan gadis itu dan melihat wajah Viona yang berpaling darinya, membuat Leo makin merasa bersalah pada Viona. Namun, pria itu tak mungkin bisa berbuat apa-apa pada gadis di sampingnya karena ia hanyalah seorang asisten.
"Maafin aku, aku janji akan berusaha untuk lindungin kamu dan gak akan biarin Arga nyentuh kamu lagi! Karena aku tau, Arga tidurin kamu semalam bukan atas dasar cinta, tapi dia cuma ingin kamu berpihak sama dia dalam rencananya!" ucap Leo.
"Kalau begitu, kamu harus lepasin aku sekarang juga sebelum Arga datang!" ucap Viona kembali menoleh ke arah Leo dan menatap wajah pria itu.
"Lepasin kamu?" Leo terkejut dengan permintaan dari Viona padanya.
"Iya, kamu bilang kamu akan jagain aku kan? Sekarang mending kamu bebasin aku aja, supaya aku bisa lepas dari Arga!" ucap Viona.
Leo terdiam tanpa berkata-kata, pria itu masih bingung dengan apa yang harus ia lakukan saat ini untuk membela Viona, tentunya ia akan sangat takut jika harus membebaskan Viona dari sana karena pastinya Arga bisa marah dan memecatnya.
Namun, tatapan mata Viona yang penuh harap itu membuat Leo semakin kebingungan. Ia merasa tidak tega juga pada gadis itu dan tentunya tak ingin jika Viona akan kembali dipaksa melayani Arga malam hari nanti disana jika ia tak melepaskannya.
"Kenapa diem? Kamu cuma bohong kan kasian sama akunya?" ucap Viona.
"Enggak kok, aku beneran gak tega sama kamu. Aku juga mau akui sesuatu, selama ini aku cinta dan sayang sama kamu! Maka dari itu, aku bakal bebasin kamu dari sini." ucap Leo tulus.
"Kamu serius?" tanya Viona penuh harap.
Leo pun mulai melepaskan ikatan di tubuh Viona mulai dari bagian tangannya, ia berhati-hati dalam melakukan itu karena khawatir jika Arga akan muncul tiba-tiba ke dalam sana, setelahnya barulah ia melepas ikatan di kaki Viona.
Akhirnya Viona bisa lepas sempurna dari semua ikatan yang melekat di tubuhnya tadi, ia pun mampu bangkit dan duduk di atas ranjang sembari memandang wajah Leo, Viona tersenyum mengucap terimakasih pada pria tersebut.
"Makasih, kamu udah lepasin aku!" ucap Viona.
"Sama-sama, sekarang kita keluar dan pergi dari sini!" ucap Leo.
Viona mengangguk sembari tersenyum, ia pun perlahan menapakkan kaki ke lantai lalu berdiri dengan sekuat tenaga, ya energi Viona memang menipis karena digas semalaman oleh Arga secara kasar dalam permainan ranjang.
Mereka pun berjalan keluar dari ruangan itu dengan Leo yang menggandeng tangan Viona.
__ADS_1
•
•
Setelah berhasil keluar dari villa tersebut, Leo pun membawa Viona ke depan jalan untuk bisa membebaskan gadis itu dari sana. Leo sudah memesan taksi online untuk Viona agar gadis itu bisa pulang ke rumahnya.
"Sebentar lagi taksi kamu sampai, kamu harus pergi jauh dari sini dan jangan berurusan lagi sama Arga! Biar aku yang nanggung semuanya, termasuk amarah dari Arga!" ucap Leo menggenggam dua tangan gadis itu erat.
Viona tersenyum memandang wajah Leo yang saat ini juga tengah memandang ke arahnya, ketulusan Leo membuat Viona terharu dan akhirnya menitikkan air mata, baru kali ini Viona merasakan cinta dari seorang pria padanya.
Seharusnya rasa cinta ini dirasakan olehnya dari Arga sesuai keinginannya, namun pria itu selalu saja terobsesi dengan Shella yang sudah memiliki suami dibanding dirinya, Viona pun terpaksa harus melupakan balasan cinta dari Arga untuknya.
Hugg...
Secara tiba-tiba, Viona memeluk tubuh Leo dengan erat dan menangis di bahu pria tersebut sembari mengusap punggung Leo. Leo tersenyum bahagia karena bisa merasakan pelukan hangat serta kegembiraan dari gadis yang ia sayangi.
"Terimakasih, aku sangat berhutang budi sama kamu! Maafin aku ya, karena selama ini aku gak tau kalau kamu cinta sama aku!" ucap Viona.
"Gapapa, yang namanya cinta kan gak harus berbalas. Yang penting aku bisa tunjukin ke kamu kalau aku benar-benar tulus cinta sama kamu!" ucap Leo sembari mengusap rambut gadis itu.
Tak lama kemudian, sebuah taksi berhenti di depan mereka dan itu adalah taksi pesanan Leo yang ditujukan untuk Viona. Tentu saja Viona langsung melepas pelukannya lalu bergerak menuju taksi yang sudah datang di sampingnya.
"Taksi kamu udah sampe, sekarang kamu langsung pergi aja naik kesana!" ucap Leo.
"Iya, tapi sebelum itu aku mau ucapin sesuatu ke kamu. Aku juga cinta sama kamu, hati-hati ya dengan Arga! Aku akan selalu tunggu kemunculan kamu, supaya kita bisa lanjutin hubungan ke jenjang yang lebih serius!" ucap Viona tulus.
"Kamu serius? Kamu gak terpaksa kan bilang itu?" tanya Leo masih belum percaya.
Viona tersenyum manis lalu manggut-manggut pelan menatap wajah Leo, diluar dugaan ia mengecup bibir Leo sekilas lalu melambaikan tangan ke arah pria tersebut dan berjalan menuju taksi.
Leo masih terperangah disana memegangi bibirnya yang baru dikecup oleh Viona, ia tak menyangka jika bisa dicium oleh gadis yang dicintainya, ia pun bersyukur karena bisa membuat Viona bahagia serta cintanya kali ini terbalas.
__ADS_1
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...