Cinta Satu Malam Ceo

Cinta Satu Malam Ceo
Loh kamu..??


__ADS_3

...HAY GUYS!...


...WELCOME TO MY STORY!...


..."CINTA SATU MALAM CEO"...


...-------------------------------------------------------...


#CSMC EPISODE 91


...•...


...•...


Keesokan harinya pagi-pagi sekali Adrian sudah berada di depan rumah Nadya, tampak ia menunggu Nadya keluar sambil membawa setangkai mawar merah di tangannya.


"Gue harus terus deketin Nadya dan bikin dia jadi milik gue, ya pokoknya Nadya harus bisa jadi milik gue!" gumam Adrian mencium bunganya.


Lalu, tak lama kemudian Nadya keluar dari rumahnya dan sudah terlihat siap untuk berangkat ke kantor.


Nadya terkejut saat melihat bosnya berdiri di depan pagar, ia pun menghampirinya...


"Pak Adrian, bapak ngapain disini?" tanya Nadya.


"Eh akhirnya kamu keluar juga, selamat pagi Nadya sayang! Ini bunga untuk kamu.." ucap Adrian sambil memberikan setangkai mawar itu pada Nadya.


"Makasih, tapi harusnya bapak gak usah dateng kesini kalo cuma mau kasih bunga ke saya! Kan bisa nanti pas di kantor pak," ujar Nadya menerima bunga pemberian Adrian.


"Saya kesini bukan hanya sekedar untuk memberikan bunga saja, tapi saya juga mau jemput bidadari saya jadi kita bisa sama-sama berangkat ke kantor! Kamu udah siap kan? Yuk langsung aja masuk mobil!" ucap Adrian dengan nada romantis.


"Eee saya bisa berangkat ke kantor sendiri kok pak, jadi bapak gak perlu repot-repot jemput saya begini! Oh ya saya juga gak mau nantinya karyawan di kantor jadi punya pikiran yang enggak-enggak.." ucap Nadya menolak tawaran Adrian.


"Gapapa Nadya sayang, soal karyawan di kantor itu urusan saya mereka gak akan berani kok gangguin kamu apalagi gosipin kita berdua! Udah yuk naik, kebetulan aku juga ada sesuatu buat kamu di dalam!" ujar Adrian langsung menggandeng tangan Nadya.


Namun disaat Adrian ingin menarik Nadya ke dalam mobil, mamahnya Nadya keluar dari rumah dan menghampiri mereka berdua disana.


"Eh eh eh ada nak Adrian ternyata.. Bagus deh tante jadi tenang kalo Nadya pergi ke kantornya sama kamu," ujar mamah Nadya sambil tersenyum.


"Pagi tante, iya nih kebetulan saya emang tinggal di dekat sini jadi ya sekalian aja saya jemput asisten sekaligus pacar saya ini tante.." ujar Adrian sambil mencium punggung tangan mamah Nadya.


"Ohh beruntung banget kamu Nadya punya pacar perhatian kayak nak Adrian, ingat loh jarang ada cowok yang begini jadi kamu harus pertahanin nak Adrian jangan sampe lepas..!!" ujar mamah Nadya.


"Apa sih mah? Banyak kok cowok lain juga yang suka jemput pacarnya bukan cuma Adrian mah, jadi mamah gausah lebay deh!" ucap Nadya.


"Bukannya lebay sayang, kan mamah cuma gak mau hubungan kalian kanda di tengah jalan! Soalnya mamah udah ngerasa sreg sama nak Adrian!" ujar mamah Nadya.


"Hahaha tenang aja tante pasti saya gak akan ninggalin Nadya dan Nadya juga pasti akan melakukan hal yang sama tante! Insyaallah kami berdua bisa langgeng sampai pernikahan.." ucap Adrian tersenyum menatap mata Nadya.


"Wah aamiin semoga tercapai ya..!!" ucap mamah Nadya yang sepertinya senang anaknya berpacaran dengan Adrian.


Ya disaat mamahnya serta Adrian tersenyum, Nadya malah cemberut karena dia sama sekali tidak mencintai Adrian.


"Ish mamah tuh kenapa sih? Padahal kan aku sama pak Adrian gak ada hubungan apa-apa, kalo gini sih makin susah buat aku lepas dari pak Adrian!" gumam Nadya.


"Eee yaudah tante kalo gitu kita langsung berangkat aja ya, udah waktunya masuk kantor juga.." ucap Adrian.

__ADS_1


"Iya iya hati-hati kalian..!!" ucap mamah Nadya.


Ya kemudian Adrian & Nadya mencium tangan mamah Nadya barulah setelah itu Adrian membuka pintu mobil dan Nadya pun masuk ke dalamnya.


Di dalam perjalanan, tampak Adrian & Nadya hanya diam-diam saja tanpa berbicara apapun.


Akhirnya Adrian membuka dashboard mobilnya dan mengambil boneka yang ada disana, yup dia pun memberikannya pada Nadya.


"Sayang, ini hadiah yang aku maksud.. Nih buat kamu!" ucap Adrian.


Nadya pun terperangah melihat boneka itu, bagaimana tidak boneka tersebut sangat lucu dan menggemaskan.


"Makasih pak, tapi dalam rangka apa ya bapak kasih ini ke saya? Kan ini bukan hari ulang tahun saya," ucap Nadya mengambil boneka tersebut.


"Gak dalam rangka apa-apa, kemarin saya lagi jalan terus gak sengaja lihat boneka itu dipajang di toko yaudah karena saya lihat boneka itu mirip sama kamu ya saya beli aja buat kamu.." ucap Adrian tersenyum.


"Ohh makasih ya pak, bonekanya cantik!" ucap Nadya mengelus boneka itu.


"Iya makanya saya bilang boneka itu mirip sama kamu, selain cantik dia juga lucu dan gemesin!" ujar Adrian yang membuat Nadya salting.



Ya itu dia bonekanya cantik kan? Iya dong cantik kayak yang lagi baca🤭😍


...•••...


Laila sedang jogging bertiga dengan Zara & Yasmin di sebuah taman, yup mereka tampak berbincang-bincang tentang pernikahan Devano.


"Eh eh guys, kemarin seru ya acara nikahannya Shella sama bang Vano! Gue suka tuh sama konsepnya, nanti kalo gue nikah sama David gue mau pake konsep begitu juga ah.." ujar Zara.


"Dih udah ngomongin nikah aja lu, belum tentu kan lu sama David bakalan sampe ke pelaminan.." ledek Yasmin sambil tertawa.


"Udah udah itu konsep emang bagus, soalnya yang ngerancang si Shella sendiri.. Jadi kalo lu mau pake ya silahkan aja bilang langsung ke Shella," ucap Laila menengahkan sahabatnya.


"Wih gg juga Shella, iya deh kapan-kapan gue temuin dia sekaligus ucapin selamat juga!" ujar Zara.


"Eh guys beli minum yuk, gue haus nih!" ucap Yasmin memegangi tenggorokannya.


"Kalian aja yang beli gue mau lari satu puteran lagi!" ucap Laila memberikan uang pada temannya.


"Siap, yuk Zar!" ujar Yasmin menggandeng tangan Zara dan pergi menuju warung terdekat.


Sementara Laila lanjut berlari memutari taman itu sesuai lintasan, yup dia tampak semangat untuk olahraga hingga tersandung batu dan jatuh.


"Aduh.. Sshhh sakit.." rintih Laila memegangi kakinya yang sepertinya terkilir.


Lalu, seorang pria mendatanginya dan menanyakan kondisi Laila sambil berjongkok di hadapannya.


"Gapapa?" tanya pria itu.


Laila menoleh ke depan dan terkejut melihat pria di depannya adalah Damar sepupu Shella.. Tak hanya Laila, Damar pun terkejut saat mengetahui wanita yang jatuh itu adalah adik Devano.


"Loh kamu..??" ucap Laila & Damar bersamaan.


...•••...

__ADS_1


Sementara itu, Shella baru selesai mandi dan kini mengenakan bathrobe untuk menutupi tubuhnya.


Lalu, ia membuka gorden jendela disana dan membiarkan cahaya memasuki ruangan itu tentu juga supaya suaminya terbangun dari tidurnya.


Tapi Devano hanya berbalik badan saja dan tetap tertidur pulas, yap Shella pun kesal dengan suaminya itu karena tak kunjung bangun.


Akhirnya Shella menghampiri Devano ke tempat tidur dan coba membangunkan suaminya itu.


"Mas, bangun dong mas udah siang ini!" ucap Shella yang kini duduk di pinggir ranjang.


Namun Devano tak merespon sama sekali, Shella pun maju lebih dekat lagi lalu mengusap-usap kepala suaminya itu agar cepat bangun.


"Mas bangun mas, aku udah masakin nasi goreng loh buat kamu! Yuk kita sarapan bareng..!!" ucap Shella yang terus mengelus kepala suaminya.


Akhirnya Devano berbalik dan membuka matanya walau sekejap, ia tersenyum saat melihat Shella ada di dekatnya lalu kembali menutup matanya.


"Ish mas kok malah merem lagi! Ayo bangun kita sarapan bareng! Ini kan hari pertama kita jadi suami-istri, emang kamu gak mau sarapan sama istri kamu ini??" ucap Shella yang sepertinya mulai kesal karena Devano susah dibangunin.


Ya Shella pun menggoyang-goyangkan tubuh Devano lalu menepuk-nepuk wajahnya..


"Mas bangun..!!" ujar Shella.


"Iya iya honey aku bangun kok, tapi kamu cium dulu dong pipi aku.." ucap Devano menunjuk pipinya memberi isyarat Shella untuk menciumnya.


"Hadeh mulai deh manjanya! Mentang-mentang udah jadi suami aku terus minta cium seenaknya," ujar Shella.


"Ingat honey, kamu gak boleh nentang permintaan suami.. Nanti dosa loh!" ucap Devano yang matanya masih terpejam.


"Iya iya mas Vano sayang.. Tapi kamu janji ya langsung bangun habis aku cium!" ucap Shella mencolek hidung suaminya.


"Janji kok," ucap Devano memajukan bibirnya.


"Ish ngapain begitu? Kan tadi minta cium pipi bukan bibir, udah nih aku cium.." ucap Shella yang lalu mendekatkan wajahnya ke Devano.


Cuppp..


Ya satu ciuman mendarat di pipi Devano, tampak dia langsung tersenyum dan membuka matanya.


"Nah gitu dong kan aku jadi semangat buat bangun," ucap Devano yang kini duduk di samping istrinya.


Kemudian Devano memeluk tubuh istrinya itu dan mengendus-endus lehernya merasakan wangi harum yang ada disana.


"Wangi banget kamu honey," ucap Devano.


"Iyalah kan aku udah mandi, makanya kamu mandi juga sana biar sama-sama wangi..!! Nah abis itu kita sarapan bareng deh," ujar Shella.


"Oke sayang," ucap Devano sambil mengecup bibir istrinya sekilas lalu berdiri dari tempat tidur dan masuk ke dalam kamar mandi.


Ya Shella hanya terkekeh karena suaminya itu benar-benar seperti anak kecil.


"Mas Vano lucu banget sih, ternyata gini ya rasanya punya suami.." gumam Shella sambil senyum-senyum sendiri.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1



Nah kalo ini bonus visual Damar guys, jadi gimana nih cocokan Laila Sadam apa Laila Damar🤔


__ADS_2