Cinta Satu Malam Ceo

Cinta Satu Malam Ceo
Risa kabur


__ADS_3

...HAY GUYS!...


...WELCOME TO MY STORY!...


..."CINTA SATU MALAM CEO"...


...-------------------------------------------------------...


#CSMC EPISODE 53


...•...


...•...


Hari ini hari yang Devano tunggu, ya sekarang dia akan melamar Shella secara resmi dengan mendatangi rumahnya.


Rafi & Laila pun sudah bersiap untuk menemani Devano tentunya..


"La, abang lu mana sih? Lama banget ganti baju doang!" ujar Rafi.


"Gak tahu nih tumben dia lama gini biasanya cepet.." ucap Laila.


"Coba lu cek sana! Jangan-jangan dia malah tidur lagi!" ujar Rafi.


"Ok deh gue samperin ke kamarnya!" ucap Laila.


Laila langsung naik ke atas lagi menuju kamar Devano.


Sementara Rafi menunggu di sofa sambil bermain ponsel.


"Sebentar lagi gua bakal jadi saksi saat cewek yang gua suka dipinang sama orang lain.. Menyedihkan emang, tapi mau gak mau ya gua harus tabah!" batin Rafi.


Saat sedang melamun, tiba-tiba saja muncul suara ketukan dari dalam kamar tempat Risa disekap.


Rafi berusaha tak memperdulikan suara itu, namun karena suaranya semakin kencang akhirnya ia pun pergi ke kamar itu.


"Lu mau apa?" ujar Rafi dari luar kamar.


Rafi menempelkan telinganya di pintu kamar itu sambil mengetuk-ngetuk juga secara pelan.


Namun, tak kunjung ada jawaban dari Risa.. Bahkan suara ketukan tadi tak lagi terdengar.


Rafi pun memutuskan kembali ke sofa, tapi saat dia hendak pergi suara ketukan itu muncul lagi.


Merasa kesal, akhirnya Rafi mengambil kunci kamar itu dari dalam kamarnya dan membuka kamar tempat Risa disekap itu.


Saat masuk ke dalam, Rafi terheran karena Risa tidak ada disana..


"Lah kemana dia?" gumam Rafi.


Rafi mencari-cari ke seluruh sudut kamar itu, namun tak ada tanda-tanda Risa disana.


Lalu tiba-tiba saja ada yang memukul pundaknya dari belakang dan seketika Rafi pun kesakitan sambil memegangi bagian pundaknya.


Dia masih sempat menoleh dan melihat jika Risa lah yang memukul nya..


"Kurang ajar lu! Jangan harap lu bisa lepas dari sini!" ujar Rafi.

__ADS_1


"Udah lah lu gak akan bisa cegah gua!" ucap Risa.


Perlahan Rafi mulai terjatuh ke lantai dan akhirnya pingsan karena kesakitan.


Sedangkan Risa mengambil tasnya dan berjalan keluar dari kamar itu.


...•••...


Disisi lain, Laila menghampiri Devano di kamarnya.


"Bang, lu ngapain sih lama banget pake baju doang?" tanya Laila.


"Gua gugup La, lu kan tau ini pertama kalinya gua mau lamar cewek!" jawab Devano.


Laila pun mendekati abangnya itu dan duduk disampingnya.


"Bang, lu jangan gugup dong! Bukannya ini yang lu nanti-nanti dari kemarin? Katanya lu pengen bersanding di pelaminan sama Shella, ayo lah lu harus berani!" ujar Laila.


"Iya iya gue gak gugup kok! Tapi, nanti lu bantu ngomong ya pas disana!" ucap Devano sambil mengacak-acak rambut Laila.


"Ish jangan dong! Susah tau benerin nya!" ucap Laila kesal karena rambutnya jadi berantakan.


"Ahaha lebay lu kan tinggal disisir," ujar Devano.


Devano pun berdiri dan memakai jas hitamnya, setelah itu mereka berdua turun ke bawah menemui Rafi.


Namun, betapa terkejutnya mereka ketika Rafi tidak ada disana..


"Heh La, mana si Rafi?" tanya Devano.


"Gak tau kak, tadi pas gue samperin lu ke atas dia masih disini.." jawab Laila.


Devano langsung bergegas menuju kamar itu..


"Eh kak lu mau kemana?" ujar Laila lalu mengikuti abangnya itu.


Sesampainya disana, mereka terkejut karena Rafi tergeletak pingsan di lantai.


"Kak Rafi?" ujar Laila.


"La, lu cari Risa! Jangan sampe dia lepas!" perintah Devano.


Laila mengangguk dan langsung berlari keluar mencari Risa.


...•••...


Sementara itu, di kediaman Shella semua sedang bersiap untuk menyambut kedatangan Devano.


Terlihat ada beberapa ibu-ibu yang juga membantu disana.


Disaat yang lain tengah menyiapkan segalanya di luar, Shella masih berkutat di kamarnya karena gugup.


"Aduh kira-kira keputusan gue ini bener kagak ya? Jangan sampe nantinya gue nyesel karena udah terima Devano..!!" gumam Shella.


Lalu, handphone Shella berbunyi dan ada pesan masuk dari Devano.


Ya Devano memberi kabar pada Shella bahwa ia akan telat datang karena harus mengurus Rafi yang pingsan lebih dulu.

__ADS_1


Shella memahami alasan Devano itu, ia pun tidak marah pada Devano dan malah memintanya untuk fokus saja merawat Rafi sampai sadar.


Shella pun keluar dari kamarnya dan memberitahu pada Jenar bahwa Devano telat datang.


"Bu, barusan Devano sms aku dia bilang kalo dia datangnya telat karena ada urusan penting! Jadi ibu sama yang lainnya istirahat aja dulu!" ucap Shella.


"Oh gitu, ya bagus deh soalnya ini belum bisa selesai semuanya.. Eh ngomong-ngomong kamu cantik banget sayang!" ujar Jenar.


"Apa sih Bu aku biasa aja kok," ucap Shella malu-malu.


"Iya loh bener kamu cantik banget! Pasti laki-laki yang bisa dapatin kamu itu beruntung deh.." ujar Sarmi (tetangga yang membantu disana).


"Ah bisa aja ibu!" ucap Shella.


Ya Shella memang sudah memakai kebaya dan berdandan itulah sebabnya ibu-ibu disana memujinya.


Seperti itulah kira-kira Shella ya ges ya...


Sayang sekali Devano telat datang, jadinya kita juga harus nunggu lagi deh!


...•••...


Risa sedang ngumpet di balik tanaman milik Devano untuk menghindari Laila..


"Duh jangan sampe dia liat aku disini, bisa-bisa nanti aku disekap lagi!" gumam Risa.


Laila terus mencari-cari keberadaan Risa, kemudian Devano datang menghampiri nya.


"Gimana, ketemu gak?" tanya Devano.


"Enggak bang, tadi gue tanya satpam katanya dia gak ngeliat cewek keluar.. Makanya gue yakin dia pasti masih sembunyi disekitar sini!" ucap Laila.


"Yaudah lu cari kesana! Biar gue cari disana! Pastiin dia harus ketemu!!" ujar Devano.


"Ok kak,"


Laila pun pergi mencari Risa ke arah lain.


Sementara itu, Risa masih di tempat yang sama menunggu Devano pergi tentunya agar dia bisa keluar dari sana.


Namun, karena sembunyi di balik tanaman pastilah ada nyamuk yang mengganggunya..


"Ish banyak banget sih nyamuk disini! Kalo terus disini bisa bentol-bentol nih tangan gue! Mana pak Devano diem aja lagi gak pergi-pergi.." gumam Risa.


Ya karena terus-terusan disana, banyak nyamuk yang menempel di kulit Risa dan menggigit nya.


Karena gigitan nyamuk itu, Risa pun reflek memukul tangannya dan membuat kebisingan tentunya.


Devano yang masih ada disana pun mendengar itu dan langsung bergegas menuju tempat itu.


Risa panik karena Devano berjalan ke arahnya, dia pun bingung harus kemana lagi.


"Aduh mampus dah bisa ketangkep lagi nih gue..!!" batin Risa.


Devano semakin dekat dengan tempat persembunyian Risa..


...~Bersambung~...

__ADS_1


Guys, ada saran gak buat visual Devano & Adrian?


Bantu author ya please bingung nih🥺🥺🥺


__ADS_2