Cinta Satu Malam Ceo

Cinta Satu Malam Ceo
Makan Bareng


__ADS_3

...HELO GUYS!...


...MAAF YA BELAKANGAN INI UP NYA CUMA DIKIT🥺...


...SOALNYA LAGI KEHABISAN IDE...


...GAK TAU LAGI JUGA MAU DIBAWA KEMANA INI NOVEL😂...


...SEMOGA KALIAN SUKA DAH WALAU CERITANYA GAJE😂😂...


...OK SELAMAT MEMBACA🎉...


...•...


...•...


...•...


Laila kembali ke ruangan Shella pada saat istirahat makan siang, dia juga mengajak Shella untuk makan bersama.


"Sel, makan bareng yuk! Sama kak Vano juga!" ujar Laila.


"Eee enggak deh aku disini aja makan bekal dari ibu," ucap Shella.


"Yah ayo dong! Ya mau ya, bawa aja bekal kamu terus kita makan bareng di restoran depan kantor itu!" ujar Laila.


"Gausah La, aku disini aja! Kalo kamu mau makan bareng abang kamu yaudah sana!" ujar Shella.


"Dih kok gitu sih? Lu gak suka ya sama kak Vano?" tanya Laila.


"Hah? Bukan gitu cuma gue mau makan disini aja," jawab Shella.


"Ah masa? Pasti iya kan lu gak mau diajak makan bareng karena gasuka sama abang gue.." ujar Laila.


"Gak gitu La!"


"Yaudah ayo kita makan bareng!" paksa Laila.


"Ayolah Shella! Udah lama loh kita gak makan bareng.." sambungnya.


Shella pun menelan saliva nya lalu terdiam sejenak.


"Kira-kira Laila udah tau apa belum ya, kalau yang hamilin gue itu abangnya.." gumam Shella.


Laila terus menatap Shella seperti memaksanya agar mau makan bareng dengan dia.


"Iya deh gue mau makan sama lu! Tapi, emang boleh bawa makanan dari luar ke restoran?" ucap Shella.


"Boleh lah aman, restoran itu kan punyanya kak Vano!" ujar Laila.


Shella terkejut karena ternyata Devano bukan hanya memiliki perusahaan besar, tapi juga punya restoran waw.


Lalu, Laila langsung menarik tangan Shella dan membawanya ke luar kantor.


Ya tepat sekali disana sudah ada Devano yang menunggu kedatangan mereka..


"Bang!" sapa Laila.


Devano menoleh dan tersenyum ke arah mereka.


"Akhirnya dateng juga.." ucap Devano.


Kemudian, Devano mendekati Shella dan berbicara padanya.


"Saya pikir kamu gak akan mau makan bareng saya.." ucap Devano pada Shella.


Shella memalingkan wajahnya dari Devano..


"Saya terpaksa," jawab Shella.


"Gapapa, yang penting kamu mau makan sama saya.." ujar Devano.


"Ish udah ayo kak kita makan!" potong Laila.


Devano mengulurkan tangannya ke arah Shella..

__ADS_1


"Mau apa?" tanya Shella.


"Taruh tangan kamu di atas tangan saya!" jawab Devano.


"Gak mau!" ujar Shella sambil menggelengkan kepalanya.


Tak disangka, Laila mengambil tangan Shella dan meletakkannya di atas tangan Devano.


"Nah udah gini aja kok repot!" ujar Laila.


Shella langsung menatap Laila dan berusaha melepaskan tangannya dari Devano, namun terlambat karena Devano telah menggenggam nya.


"Ayo kita jalan!" ucap Devano.


Akhirnya mereka bertiga berjalan ke restoran di sebrang kantor.


Disisi lain, Rafi memandangi mereka dari kejauhan.


"Semoga kamu bisa bahagia bersama Devano!" batin Rafi.


Tiba-tiba Novi menghampiri Rafi.


"Maaf pak, ada yang ingin bertemu dengan bapak!" ucap Novi.


"Siapa?" tanya Rafi.


Lalu, ada seorang pria berpakaian rapih yang datang.


"Saya!" ucapnya.


Rafi langsung mengarahkan pandangan nya ke lelaki itu..


...•••...


Mobil David dipepet dan ditendangin oleh dua orang pemotor, bahkan mereka juga mengetuk-ngetuk kaca mobil David.


David yang panik langsung menambah kecepatan mobilnya..


Namun, orang-orang itu masih terus mengejar David.


Akhirnya pemotor itu berhasil mencegat mobil David hingga membuat David tak bisa lagi menghindar.


2 orang itu langsung turun dari motornya dan menghampiri mobil David..


Mereka memaksa David untuk keluar dengan mengetuk-ngetuk kaca mobilnya.


David pun keluar dari mobilnya dan menemui mereka.


"Apa mau kalian?" tanya David.


Tanpa basa-basi mereka langsung memukul perut David dengan kencang, David merasa sangat kesakitan.


Dia memegangi perutnya lalu perlahan jatuh terduduk di aspal.


Belum puas, 2 orang itu pun menarik tubuh David dan memukulinya kembali hingga babak belur.


Mereka dengan mudah menghajar David karena David tak memberikan perlawanan.


Setelah itu, mereka pergi meninggalkan David disana.


...•••...


Sementara itu, Shella, Devano & Laila telah sampai di restoran.


"Kamu mau pesan apa?" tanya Devano pada Shella.


"Gausah, saya bawa bekal dari ibu.." jawab Shella.


"Oh gitu ok," ucap Devano.


"Bang, kok gue gak ditanyain?" ujar Laila.


"Yaelah lu tinggal pilih sendiri itu di menu!" ucap Devano.


"Ah dasar lu bang!" ujar Laila.

__ADS_1


Devano & Laila pun memesan makanan..


"Shella, kalo kamu jadi istri aku.. Restoran ini bakal aku kasih ke kamu, buat kamu kelola! Aku tau, kamu punya cita-cita jadi pemilik restoran mewah kan! Itulah alasan aku beli restoran ini!" ucap Devano.


Shella sangat terkejut karena ternyata Devano membeli restoran ini bukan mendirikan nya.


"Loh saya kira bapak yang bikin restoran ini," ujar Shella.


"Enggak, saya gak pernah minta buat jalanin usaha seperti ini.. Tapi, setelah saya mengetahui kamu sangat ingin memilik sebuah restoran maka saya langsung beli tempat ini!" jawab Devano.


"Iya Sel, bang Vano baru beli restoran ini seminggu yang lalu loh!" ujar Laila.


Lagi-lagi Shella dibuat kaget.


"Wah emang beda orang kaya," ucap Shella.


"Makanya, lu nikah aja sama abang gue Shella! Jadi, kita juga bisa tinggal serumah kan.." ujar Laila.


"Apa sih La? Gue gak mungkin nikah sama abang lu!" ucap Shella.


"Kenapa gak mungkin? Gak ada yang gak mungkin di dunia ini Shella.." ujar Devano.


Lalu, pelayan mengantarkan pesanan mereka dan meletakkannya di atas meja.


Setelah itu, mereka bertiga pun memakan makanan masing-masing.


...•••...


Rafi mengajak pria tadi ke ruangannya untuk mengobrol disana..


"Silahkan duduk pak!" ucap Rafi.


"Terimakasih,"


"Maaf, sebelumnya anda siapa ya?" tanya Rafi.


"Saya Adrian Bagaskara, CEO dari perusahaan Kilau Bagaskara yang bekerjasama dengan perusahaan ini juga!" jawabnya.


"Ohh jadi anda ini pak Adrian? Wah sebuah kehormatan bagi saya bisa berbicara dengan anda pak," ujar Rafi.


"Tidak perlu berlebihan begitu, kita kan sama-sama manusia.." ucap Adrian.


"Iya benar pak, lalu apa yang anda ingin bicarakan pada saya?" tanya Rafi.


Adrian menegakkan posisi duduknya dan meletakkan kedua tangannya di atas meja.


"Saya ingin tanya, apa anda mengenal Shella?" ucap Adrian.


"Shella? Shella siapa ya pak? Maaf soalnya kan nama Shella itu banyak!" ujar Rafi.


"Iya iya, yang saya maksud itu Shella Oktaviani.." jawab Adrian.


"Ohh ya kalau itu saya kenal pak, dia kan salah satu karyawan disini!" ujar Rafi.


"Kalau boleh tau ada hubungan apa antara Anda dengan Shella?" tanya Adrian.


"Hubungan saya dengan Shella hanya sebatas atasan dan bawahan pak! Selain itu, tidak ada apa-apa diantara kita! Oh ya memangnya kenapa bapak bertanya seperti itu pada saya? Lalu, apa anda juga mengenal Shella?" ujar Rafi.


"Shella itu mantan saya! Sudah lama saya tidak bertemu lagi dengan dia, lalu saya mendapat kabar kalau dia sedang dekat dengan seorang pria bernama Rafi. Makanya saya menemui anda!" ucap Adrian.


"Oh begitu, betul Shella sedang dekat dengan seseorang.. Tapi itu bukan saya pak!" ujar Rafi.


"Lalu siapa?" tanya Adrian.


"Pak Devano, selaku CEO perusahaan ini pak! Mereka juga sebentar lagi akan menikah!" jawab Rafi.


Adrian membulatkan matanya karena terkejut dengan jawaban dari Rafi.


"Shella mau menikah dengan Devano? Saya gabisa biarkan ini terjadi! Saya harus selamatkan Shella!" gumam Adrian.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE, KOMEN & RATE YA GES YA!...


...KALO BISA SIH VOTE JUGA HEHE😁...

__ADS_1


__ADS_2