Cinta Satu Malam Ceo

Cinta Satu Malam Ceo
Penculiknya ternyata....


__ADS_3

...HAY GUYS!...


...WELCOME TO MY STORY!...


..."CINTA SATU MALAM CEO"...


...-------------------------------------------------------...


#CSMC EPISODE 126


...•...


...•...


Tiba-tiba mobil yang ada di depan mobil Laila itu bergerak mundur, membuat Laila terkejut karena ia heran mengapa Devano malah memundurkan mobilnya.


"Eh eh La, mobilnya mundur tuh awas mobil lu jangan ngalangin mobil dia!" ujar Yasmin yang heboh sendiri saat melihat mobil di depannya bergerak mundur.


"Iya tuh La, akhirnya mobil itu pergi juga jadi kita bisa deh ke rumahnya Shella.." saut Zara.


Laila pun meminggirkan mobilnya agar mobil Devano bisa lewat dan pergi, setelahnya Laila memasukkan mobilnya ke dalam gang itu.


"Kok bang Vano malah pergi sih? Apa dia udah temuin Shella? Gak tau deh ah nanti aja gue tanya langsung ke dia pas di rumah..." gumam Laila.


Laila beserta teman-temannya pun turun dari mobil dan berjalan menuju rumah Shella yang tak jauh dari gang itu, tak lupa juga mereka membawa susu dan roti yang tadi dibeli sebelum datang kesana.


"Eh La, lu kenapa sih daritadi kok bengong aja? Ada yang lagi lu pikirin ya? Cerita dong sama kita, kan kita udah lumayan lama temenan jadi kalo misal lu ada masalah cerita aja ke kita..!!" ucap Yasmin.


"Gak ada kok Yas, gue cuma gak sabar aja mau ketemu Shella dan liat kondisinya sekarang! Jujur gue gak bisa bayangin gimana takutnya dia waktu diculik, apalagi kalo penculiknya itu kejam kayak di film-film!" ujar Laila coba mengalihkan pembicaraan.


"Iya sih bener, kasian juga Shella ya hidupnya menderita banget! Udah dulu dia diperkosa sama orang yang gak bertanggung jawab, terus sekarang diculik pas dia lagi hamil! Tapi untung aja Shella ketemu laki-laki baik kayak kak Devano, seenggaknya kak Vano bisa bikin Shella lupa sama hal-hal buruk yang menimpa dia selama ini..!!" ucap Zara.

__ADS_1


"Mereka bener-bener ngira kalau bang Vano itu baik, padahal nyatanya dia gak sebaik yang mereka kira! Tapi gue gak boleh cerita tentang itu ke mereka, biar aja mereka punya pandangan sendiri buat bang Vano!" gumam Laila.


Akhirnya mereka sudah sampai di depan pintu rumah Shella, perjalanan itu terasa singkat karena mereka sambil berbincang.


"La, ketuk gih pintunya! Tangan gue penuh nih bawa roti sama susu yang dibeli tadi," ujar Yasmin.


"Yeh iya iya..." ucap Laila lalu mengetuk pintu itu.


TOK TOK TOK...


Tak butuh waktu lama bagi mereka menunggu disana, karena saat itu juga Shella langsung keluar membukakan pintu untuk teman-temannya itu.


"Eh Laila, Yasmin, Zara! Ya ampun gue kangen banget loh sama kalian! Yuk yuk masuk kita ngobrol-ngobrol di dalem..!!" ucap Shella yang tampak bahagia melihat temannya datang.


"Iya Sel, sama loh kita juga kangen banget sama lu! Udah lama juga kan kita gak ketemu sejak pernikahan lu sebulan yang lalu itu..." ujar Yasmin.


"Aaaa mau peluk dong Shella, soalnya gue kangen banget sama lu...!!!" ucap Zara yang langsung maju dan memeluk Shella dengan erat.


"Oh iya maaf ya Shella gak sengaja hehe.." ucap Zara sambil nyengir lalu melonggarkan pelukannya.


"Iya gapapa kok, gue juga kangen banget sama kalian semua! Makasih ya udah pada mau dateng!" ucap Shella dalam pelukan Zara.


Setelah Zara melepas pelukannya, kini giliran Yasmin yang memeluk tubuh Shella temannya itu... barulah setelah Yasmin giliran Laila dan setelah semuanya memeluk Shella, mereka bertiga pun masuk ke dalam rumah Shella dan lanjut berbincang di sofa.


...•••...


Devano datang ke penjara tempat Rafi ditahan, ia ingin meminta penjelasan dari Rafi mengapa laki-laki itu tega mengkhianati dirinya padahal mereka adalah saudara sepupu yang sudah bersama sejak kecil.


Rafi pun datang diantar oleh polisi menemui Devano, tampak ia tak suka melihat Devano disana.


"Mau apa lu kesini? Gak puas lu udah masukin gue ke penjara ha?? Semua yang lu mau kan udah lu dapetin, apa masih kurang penderitaan gua ini?" ujar Rafi tampak emosional.

__ADS_1


"Gua cuma mau minta penjelasan lu Raf, kenapa lu tega lakuin ini semua sama gua? Kurang baik apa gua sama lu coba? Lu butuh kerjaan, gua kasih! Lu butuh tempat tinggal, gua juga kasih Raf! Tapi kenapa lu malah khianati gua ha?" ujar Devano.


"Kurang baik apa kata lu? Ya gua tau selama ini emang lu baik banget sama gua, tapi asal lu tau gua gak butuh semua itu yang lu sebutin! Gua cuma mau lu serahin Shella ke gue, tapi nyatanya apa? Lu gak mau kan lakuin itu dan malah nikahin dia, itu sebabnya gue melakukan ini semua sama lu! Sorry Dev, tapi gua sangat-sangat sayang dan cinta sama Shella dan gua gak akan berhenti kejar dia sampai gua berhasil dapetin dia...!!!" ucap Rafi.


"Jadi ini semua lu lakuin karena Shella? Kalo emang lu cinta banget sama dia, kenapa dulu lu bilang sama gua bakal berusaha buat hilangin rasa cinta lu itu ke Shella?? Harusnya lu jangan bilang seperti itu, pasti gua akan kasih Shella ke lu supaya hubungan diantara kita gak retak begini..." ucap Devano.


"Alah banyak omong lu! Kalaupun gua gak bilang itu, gua yakin lu pasti gak bakal serahin Shella ke gua! Karena lu itu udah dibutakan sama ***** lu buat nikahin Shella, selama ini lu nikahin Shella cuma karena ***** kan bukan cinta??!! Asal lu tau Dev, saking cintanya gua sama Shella gua sampai culik dia dan berpura-pura seolah-olah gua yang udah selamatin dia dan jadi pahlawan buat dia..!!" ujar Rafi.


Devano terkejut dengan perkataan terakhir Rafi, ia tak menyangka kalau sepupunya itulah yang sudah menculik Shella... sedangkan Rafi malah tersenyum saat itu ke arah Devano.


...•••...


Nadya merasa dirinya gagal bekerja sebagai asisten Adrian setelah ia menghilangkan satu calon investor di perusahaan itu, tentu saja saat ini Nadya merasa sangat menyesal dan bersedih pada dirinya sendiri.


Nadya pun pulang sambil terus menundukkan kepalanya, ia tak mau orang-orang disana mengetahui jika ia sedang menangis akibat gagal membujuk calon investor di perusahaan itu.


"Aku sepertinya emang gak bisa diandalkan, harusnya aku sadar diri dan mengundurkan diri dari pekerjaan ini! Karena aku sudah menghilangkan kesempatan perusahaan ini untuk mendapat dana tambahan dari investor itu, aku ini emang asisten yang gak berguna...!!!" gumam Nadya.


Bahkan saat kedua security di luar menyapanya, Nadya sama sekali tidak menggubris mereka dan terus berjalan menuju jalan raya.


Nadya juga tak perduli saat dirinya dijadikan bahan perbincangan karyawan-karyawan disana, ia memang merasa pantas mendapatkan itu karena sudah membuat perusahaan itu gagal mendapatkan investor baru.


Disaat Nadya sedang menunggu ojeknya datang, tiba-tiba seorang pemotor berhenti di dekatnya dan turun menghampirinya.


"Shella..???" sapa orang itu yang sepertinya mengira kalau Nadya itu Shella karena wajah mereka yang mirip.


Sontak Nadya kebingungan karena dipanggil dengan sebutan Shella, terlebih dia juga benci dengan saudara kembarnya itu yang sudah membuat ibunya tak sayang lagi padanya.


"Dia siapa sih? Kok dia panggil aku Shella ya? Apa mungkin dia ini temannya Shella??" gumam Nadya bertanya-tanya pada dirinya sendiri.


...~Bersambung~...

__ADS_1


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2