
...HAY GUYS!...
...WELCOME TO MY STORY!...
..."CINTA SATU MALAM CEO"...
...-------------------------------------------------------...
#CSMC EPISODE 175
...•...
...•...
Adrian membawa Jenar ke rumah sakit tempat jenazah Nadya berada, tampak Jenar sangat panik dan berlari menuju kamar jenazah sambil menangis.
Disaat mereka sampai di depan kamar jenazah itu, ada seorang office boy keluar yang tampaknya habis membersihkan kamar itu.
"Eee ayo tante kita langsung masuk aja!" ucap Adrian.
"Tunggu mas, ruangannya baru saya bersihkan! Emang masnya ini mau lihat jenazah siapa?" ujar office boy itu.
"Kita mau lihat jenazah wanita yang tadi pagi dibawa kesini mas, ini ibunya dan dia baru tau tentang kabar meninggalnya anaknya..." ucap Adrian menjelaskan pada ob itu.
"Ohh yang itu mah udah dipindahkan mas gak ada disini lagi," ujar office boy bernama Rahman itu.
"Hah? Dipindahkan gimana maksudnya mas? Apa jenazah itu sudah dimakamkan?" tanya Adrian tak mengerti.
"Oh bukan mas, justru jenazah tadi ternyata masih hidup mas! Makanya langsung dibawa ke ruang ICU mas sama perawat tadi!" jelas office boy itu.
Sontak Adrian & Jenar langsung ternganga mendengarnya seakan tak percaya dengan apa yang dikatakan si office boy itu.
"Serius mas? Mas gak bercanda kan? Jangan main-main ya mas sama kita, ini soal serius loh!" ujar Adrian.
"Iya mas saya serius, silahkan aja dicek ke ruang ICU mas..." ucap office boy.
"Alhamdulillah nak Rian, ternyata Sheila masih hidup! Ayo nak Rian kita ke ruang ICU sekarang! Tante mau ketemu sama Sheila sekarang!" ujar Jenar tampak sumringah.
"Iya iya tante, eee mas ruang ICU nya dimana ya?" ujar Adrian juga ikut bahagia.
"Oh disana mas, mas nya lurus sampe mentok nah yang sebelah kiri itu ruang ICU mas!" ucap office boy itu.
__ADS_1
"Makasih mas, ayo tante!" ucap Adrian.
Kemudian, mereka berdua pun pergi ke arah yang ditunjukkan oleh office boy itu untuk menemui Sheila alias Nadya.
Ya tak lama setelahnya, mereka pun sampai disana dan tampak Yoga sedang duduk sambil menundukkan kepalanya.
"Ini ruangannya tante, sebentar ya tan saya mau tanya sama dia dulu!" ucap Adrian kemudian menghampiri Yoga.
Jenar manggut-manggut setuju, ia menunggu di depan ruang ICU itu sambil berdoa untuk kesembuhan anaknya.
"Yoga!" ucap Adrian kini berdiri di hadapan Yoga yang masih tertunduk lesu.
Pria itu perlahan mendongakkan kepalanya ke atas menatap wajah Adrian sambil mengucek-ngucek matanya.
"Ada apa?" tanya Yoga.
"Gimana kondisi Nadya sekarang, dia baik-baik aja kan? Tadi gua dapet kabar dari office boy kalau ternyata Nadya masih hidup, apa itu benar?" ujar Adrian.
"Iya Alhamdulillah, tadi pas jasad Nadya mau dibawa ke mobil jenazah ternyata nadinya berdenyut lagi!" ucap Yoga.
"Terus sekarang gimana kondisi Nadya?" tanya Adrian penasaran.
"Nadya masih koma, oh ya itu ibu kandungnya Nadya?" ujar Yoga penasaran saat melihat ada wanita dewasa di belakang Adrian.
"Tadi si kata dokter kalo mau masuk boleh boleh aja, gue juga tadi udah temuin Nadya di dalem dan ya dia masih belum bisa respon apa-apa sekarang...." ucap Yoga.
"Oke, kalo gitu gue sama tante Jenar mau masuk dulu ke dalam tengok kondisi Nadya!" ujar Adrian.
Yoga hanya manggut-manggut kemudian melempar senyum pada Jenar yang melihat ke arahnya, kemudian Adrian bersama Jenar pun masuk ke dalam meninggalkan Yoga sendirian disana.
...•••...
Devano mematikan lampu kamarnya lalu naik ke ranjang dan merebahkan tubuhnya di samping Shella, ia tersenyum menatap wajah Shella sambil mengusap rambutnya.
Shella yang juga masih bangun membalas senyuman Devano serta menaruh tangannya di atas dada bidang Devano.
"Tidur yang cukup honey, aku gak mau kamu sakit! Nanti kalau kondisi kamu udah mendingan, kita bisa lanjut bikin anak lagi sampe pagi...." ujar Devano nyengir.
"Ish itu mulu yang kamu pikirin sih mas, iya iya aku tidur kok ini! Tapi kamu juga tidur jangan malah begadang main game! Jadi besok gak ada alasan lagi buat kamu gak ke kantor!" ucap Shella tersenyum.
"Hahaha, iya honey...." ucap Devano juga tersenyum menatap wajah cantik istrinya sambil mendekap tubuh Shella. "Malam ini kamu jadi guling aku ya!" sambungnya.
__ADS_1
"Apa sih mas? Gimana aku bisa tidur kalau sesak begini?? Gausah ngada-ngada deh lagian kan kamu punya guling asli mas..." ucap Shella dengan nada manja membuat Devano yang mendengarnya jadi gemas.
"Tapi aku maunya tidur sambil meluk kamu honey, kan dari pertama kali kita nikah belum pernah aku peluk-peluk kamu sambil tidur begini!" ucap Devano malah mempererat pelukannya hingga Shella kesulitan bernafas.
"Ih mas... aku susah nafas kalo kayak gini, seenggaknya kamu kasih ruang sedikit buat aku gerak gitu!" ucap Shella menatap mata suaminya.
"Iya iya, gausah cemberut gitu dong! Kan aku jadi makin gemes sama kamu...." ucap Devano menggoda istrinya dengan mencolek hidung Shella sekilas.
Cupp... Devano mengecup bibir istrinya lalu melumatt dan menyesap nya rakus, Shella yang tak siap pun kaget dan sulit membalas permainan Devano.
Devano terus melumatt bibir Shella tanpa ampun, lidahnya menelusup masuk menyusuri rongga mulut Shella.
"Mmpphhh...." lenguh Shella yang kesulitan meladeni permainan lidah Devano.
Setelah puas bermain di mulut Shella, Devano beralih ke leher jenjang istrinya itu dan mencumbuinya serta menggigit sedikit tanpa meninggalkan jejak disana.
Disaat tengah asyik bermain di area leher istrinya, tiba-tiba Devano teringat pada berita mengenai kecelakaan yang menimpa Nadya.
Devano pun menghentikan aktivitasnya, terlihat wajah Shella penuh kekecewaan serta keheranan mengapa suaminya berhenti.
"Kenapa mas?" tanya Shella memasang wajah terheran-heran.
"Cie yang mulai ketagihan..." ujar Devano yang malah menggoda istrinya itu, sehingga Shella pun tersipu dan wajahnya memerah.
"Ish apa sih mas...??!!" ujar Shella malu-malu dan memukul pelan dada bidang Devano.
"Hahaha, aku berhenti sebentar doang kok! Soalnya aku mau kasih tau sesuatu sama kamu, ini tentang saudara kembar kamu Nadya!" ucap Devano kini merubah wajahnya dari tertawa jadi serius.
"Kenapa sama Nadya mas?" tanya Shella juga kini tampak sangat penasaran setelah suaminya menyebut nama Nadya.
"Tadi pagi aku baca berita di hp, ada mobil kecelakaan tercebur ke danau dan pengendaranya meninggal karena terjebak di dalam mobil yang tenggelam itu! Terus setelah aku cari tau ternyata nama korbannya itu Nadya Azzahra Lestari, itu saudara kembar kamu kan honey....??" ucap Devano menjelaskan yang ia temukan tadi.
"Apa???" ujar Shella syok sekaligus terkejut, ia reflek menutup mulutnya seakan tak percaya mendengar perkataan Devano.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
...|||...
__ADS_1
...Siapa yang seneng Nadya masih hidup?...
...❤️❤️❤️...