Cinta Satu Malam Ceo

Cinta Satu Malam Ceo
Yoga & Adrian


__ADS_3

...HAY GUYS!...


...WELCOME TO MY STORY!...


..."CINTA SATU MALAM CEO"...


...-------------------------------------------------------...


#CSMC EPISODE 143


...•...


...•...


Pagi itu Adrian sengaja mendatangi rumah Nadya untuk menjemput asistennya itu sekaligus meminta maaf atas perbuatan yang ia telah lakukan kemarin padanya, tampak ia sangat menyesal karena hampir saja memperkaos asistennya sendiri.


Namun, Adrian masih ragu untuk mendekat ke depan pagar rumah Nadya karena takut kalau Nadya akan mengusirnya mentah-mentah nanti.


"Gue gak yakin kalo Nadya mau ketemu sama gue lagi setelah kejadian kemarin, pasti Nadya tambah makin benci sama gue..." gumam Adrian yang saat ini wajahnya juga penuh lebam akibat pukulan dari kakeknya sendiri kemarin.


Adrian pun menghentikan mobilnya agak jauh dari pagar rumah Nadya untuk sekedar memantau gadis itu apakah dia akan pergi ke kantor atau tidak, namun ia malah dikejutkan dengan sebuah mobil yang parkir di depan pintu pagar itu.


"Itu mobilnya siapa ya? Setau gue Nadya atau mamahnya gak punya mobil kayak gitu, apa di rumah itu lagi ada tamu ya?" gumam Adrian bertanya-tanya.


Tak lama kemudian, keluar seorang pria dari dalam rumah Nadya bersama wanita yang tak lain adalah Nadya sendiri.... Adrian semakin dibuat cemburu ketika pria itu memberi kecupan di kening asistennya, tampak Nadya juga bahagia bersama pria di hadapannya itu.


"Jadi mobil itu punya cowok itu? Abis ngapain ya dia di dalam sama Nadya sampe datang pagi-pagi begini? Waduh gue jadi curiga kalau cowok itu pacarnya Nadya, tapi semoga aja enggak deh masa iya gue harus kehilangan cewek yang gue cintai dua kali! Gue samperin aja deh mereka..." gumam Adrian.


Dengan memberanikan diri, Adrian turun dari mobilnya dan berjalan mendekati Nadya yang tengah bersama seorang pria itu.

__ADS_1


"Selamat pagi!" ucap Adrian saat sampai di dekat Nadya, pria itu bahkan tanpa malu langsung menarik tubuh Nadya ke dekatnya dan juga merangkulnya.


Nadya hendak berontak tapi Adrian membisikkan kata-kata yang mengancam wanita itu juga berani teriak atau melawan dirinya.


"Hey, kamu gak mau kan kejadian kemarin terulang lagi? Sebaiknya kamu diam jangan melawan!" bisik Adrian pelan di telinga Nadya.


Ya Nadya yang sebenarnya tidak suka tubuhnya kembali disentuh oleh Adrian akhirnya terpaksa menurut karena ia takut dengan ancaman Adrian.


"Pagi, anda siapa ya? Kenapa main langsung peluk Nadya??" tanya Yoga yang sedikit kesal pada tingkah Adrian karena memang pria itu sukanya cari masalah aja.


"Anda tidak tau siapa saya? Perkenalkan saya Adrian Bagaskara pemilik sah pt kilau Bagaskara alias perusahaan terbesar di kota ini, saya juga adalah calon suami yang sebentar lagi akan menikah dengan Nadya! Harusnya saya yang bertanya pada anda, kenapa anda pagi-pagi begini sudah datang ke rumah calon istri saya? Siapa anda ha??" ujar Adrian.


"Calon suami? Apa benar yang dia katakan Nadya?" tanya Yoga tak percaya dengan penjelasan dari Adrian barusan, karena ia melihat tampang Nadya seperti tidak suka dengan kedatangan pria itu.


"Eee iya bener kok, tapi udah lah mas gausah diperpanjang ya! Kenalin ini namanya Yoga dia itu semalam udah selamatin aku, terus dia juga yang hibur aku pas lagi sedih..." ucap Nadya berbohong mengikuti kata-kata Adrian, ia juga mengenalkan Yoga pada Adrian.


"Ohh jadi benar ini calon suami kamu? Perkenalkan saya Achmad Prayoga, maaf kalau sikap saya tadi agak lancang dengan anda..." ucap Yoga mengulurkan tangannya ke arah Adrian.


"Ya tidak apa-apa salam kenal Yoga, terimakasih sudah menyelamatkan calon istri saya..!!" ucap Adrian sambil bersalaman dengan Yoga.


"Rasanya kok gue gak percaya ya kalau pria ini emang calon suaminya Nadya, duh kenapa sih lu Yog? Kan tadi Nadya udah bilang sendiri kalau dia emang beneran calonnya...." gumam Yoga berdebat pada dirinya sendiri.


Setelah bersalaman, Yoga langsung izin pamit pada mereka berdua sekaligus memberikan nasihat untuk Adrian selaku calon suami Nadya.


"Yasudah saya permisi dulu ya, Nadya aku balik ke rumah ya! Ingat kamu jangan sedih-sedih lagi, sekarang kan udah ada calon suami kamu! Oh ya pak Adrian, sebaiknya anda perketat lagi penjagaan untuk Nadya karena semalam saya menemukan dia hampir jadi korban pelecahan di pinggir jalan!" ucap Yoga.


Adrian langsung terkejut dan menoleh ke arah Nadya seakan bertanya apakah benar yang dikatakan Yoga.


"Bener mas, habis dari rumah kamu semalam aku ketemu 2 orang pria asing di jalan... mereka hampir aja perkosa aku, untung ada Yoga yang nolongin aku semalam mas!" jelas Nadya.

__ADS_1


"Ya ampun sayang, maafin aku ya harusnya aku gak biarin kamu pulang sendirian apalagi udah malam begitu! Tapi kamu beneran gapapa kan sayang??" ujar Adrian cemas lalu mengecek tiap tubuh Nadya.


"Iya iya aku gapapa kok, kamu tenang aja mas kan ada Yoga yang nolongin aku semalam..!!" ucap Nadya.


"Yaudah syukurlah, makasih sekali lagi ya Yoga! Tapi bukan berarti karena anda sudah menolong Nadya, anda main seenaknya aja cium cium kening calon istri saya tadi! Gimanapun juga saya gak terima itu, tapi untuk kali ini tidak apa-apa saya maafkan anda!" ucap Adrian.


"Eee iya maafkan saya, harusnya memang tadi saya tidak main asal kasih kecupan ke kening Nadya! Yasudah saya permisi dulu semuanya...." ucap Yoga.


"Iya, hati-hati Yoga jangan ngebut!" ujar Nadya melambaikan tangannya ke arah Yoga, begitupun sebaliknya Yoga juga melambai ke arah Nadya.


Setelah Yoga pergi dari sana, Nadya dengan cepat langsung menyingkirkan tangan Adrian yang ada di pundaknya dan menjauh dari pria itu bahkan membersihkan bekas tangan Adrian di bajunya tadi.


"Nadya, saya datang kesini mau minta maaf sama kamu! Saya tau perbuatan saya kemarin itu sangat-sangat tidak bisa dimaafkan, tapi saya mohon sekali sama kamu tolong maafkan saya! Kemarin itu saya lepas kendali karena kesedihan dan emosi yang menimpa diri saya..!!" ucap Adrian memohon-mohon pada Nadya bahkan sampai berlutut di hadapan wanita itu.


Nadya jadi bingung pada saat itu tak tau harus apa, sebenarnya ia belum bisa memaafkan perbuatan Adrian kemarin yang hampir saja merenggut mahkotanya yang selama ini ia jaga.


"Kamu mau kan maafin saya Nadya? Saya janji apapun bakal saya lakukan untuk kamu, asal kamu mau memaafkan saya!" sambung Adrian sambil mendongak menatap mata Nadya.


Terlihat Nadya semakin bimbang, ia merasa kasihan juga pada Adrian karena saat ini pria itu benar-benar pandai memainkan emosinya... tapi Nadya juga tak kalah benci kepada laki-laki itu, maka dari itu akhirnya Nadya berani mengambil keputusan.


"Oke, aku bakal maafin kamu asal...." ucapan Nadya menggantung membuat Adrian bertanya-tanya syarat apakah yang akan diberikan oleh Nadya agar dirinya bisa kembali dimaafkan oleh gadis itu.


"Asal apa Nadya?" tanya Adrian yang sudah tidak sabar lagi ingin mendengar lanjutan perkataan Nadya, namun gadis itu malah menutup mata dan menghela nafas panjang membuat Adrian semakin deg-degan.


"Asal kamu pergi jauh dari aku dan jangan ganggu aku lagi, kamu juga harus pecat aku dari kantor kamu! Setelah itu, baru aku bakal bisa maafin kamu!" sambungan dari ucapan Nadya yang menyebabkan Adrian syok terkejut dan langsung membulatkan matanya.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2