
...HAY GUYS!...
...WELCOME TO MY STORY!...
..."CINTA SATU MALAM CEO"...
...-------------------------------------------------------...
#CSMC EPISODE 63
...•...
...•...
Shella langsung mendekati Adrian dengan penuh kemarahan, ya dia sangat tidak menyukai Adrian ada disana.
"Mau ngapain kamu kesini?" tanya Shella.
"Eee tenang Sel, aku gak mau apa-apa kok! Tadi aku cuma ngobrol-ngobrol aja sama ibu kamu, soalnya aku kangen bicara sama tante Jenar!" jawab Adrian.
"Gausah alasan deh, bilang aja kamu emang sengaja kesini terus mau paksa-paksa aku lagi kan buat gak nikahin mas Vano!" ujar Shella.
Adrian pun berdiri dari sofa dan kini ia berhadapan dengan Shella..
"Aku gak sama sekali bahas tentang kamu kok Sel! Tanya aja ibu kamu! Kita cuma ngobrol biasa aja," ujar Adrian.
"Iya Shella, kamu jangan kebawa emosi gitu dong! Nak Rian cuma mau ngobrol sama ibu!" ucap Jenar.
"Oh gitu, terus apa yang ibu sama dia omongin?" tanya Shella.
Jenar & Adrian terdiam bingung harus menjawab apa, mereka tak mau Shella mengetahui apa yang dibicarakan tadi.
"Kenapa diem? Bener kan ibu sama dia ngomongin aku??!!" sambung Shella.
"Enggak Shella, nak Rian cuma bahas tentang kantornya.." ucap Jenar.
"Iya bener Shella, aku kesini mau curhat soal masalah yang ada di kantor aku! Kebetulan kan aku udah gak punya ibu, jadi aku bingung mau curhat ke siapa.." ujar Adrian.
Kini giliran Shella yang terdiam, ia sepertinya percaya dengan perkataan Adrian barusan.
"Dengar kan Shella, kasihan loh nak Rian dia udah gak punya sosok ibu! Jadi biarlah nak Rian anggap ibu ini sebagai ibunya dia juga!" ucap Jenar.
"Shella, kalau kamu tidak senang aku ada disini.. Gapapa kok aku akan pergi sekarang juga, dan aku janji sama kamu aku gak akan datang kesini lagi!" ujar Adrian.
Shella masih diam tak tahu harus berbuat apa..
"Yasudah tante, saya permisi assalamualaikum.." sambung Adrian.
Adrian melangkahkan kakinya melewati Shella dan berjalan keluar dari rumah itu, ia berpapasan dengan Devano di depan pintu dan mereka saling bertatapan dengan sinis.
Tiba-tiba Shella memanggil nama Adrian..
"Adrian tunggu!" ucap Shella.
Sontak Adrian menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Shella.
"Ada apa Shella?" tanya Adrian.
"Maaf tadi aku udah marah-marah sama kamu, kamu boleh kok datang kesini kalau kamu pengen curhat sama ibu.." ucap Shella.
Adrian mengeluarkan senyumnya..
"Makasih Shella, aku tahu kamu emang orang baik.. Tapi sayang kamu harus memilih untuk bersama dia!" ujar Adrian.
__ADS_1
"Cukup ya Adrian! Sekali lagi kamu bicara seperti itu, aku gak akan izinin kamu datang kesini lagi..!!" ucap Shella.
"Iya Shella aku minta maaf, yaudah semuanya saya permisi.." ucap Adrian.
Adrian pun melanjutkan langkahnya dan pergi dari sana.
Sementara itu, Devano juga izin pamit pada Shella & Jenar.
"Eee honey, kalo gitu aku juga pamit pulang ya.." ucap Devano.
"Loh mas kamu gak mau masuk dulu?" tanya Shella.
"Enggak dulu ya honey, aku mau pulang aja!" jawab Devano.
"Oh yaudah deh gapapa hati-hati ya mas!" ucap Shella.
"Iya honey,"
Devano mengecup kening Shella kemudian menghampiri Jenar untuk berpamitan.
"Tante, saya permisi ya!" ucap Devano sambil mencium tangan Jenar.
"Iya nak Vano," ucap Jenar.
"Assalamualaikum.." ucap Devano.
"Waalaikumsallam," ucap Shella & Jenar.
Lalu, Devano pun berjalan pergi dari sana dengan cepat karena ingin menyusul Adrian.
Ya dia berhasil mengejar Adrian di depan gang, memang Adrian sudah masuk ke mobilnya tapi belum jalan.
"Turun, saya akan bicara dengan anda!" ujar Devano.
"Oke, anda tidak perlu turun! Saya hanya ingin sampaikan pada anda, jangan coba-coba menghasut Tante Jenar! Kalau anda lakukan itu maka anda akan terkena masalah besar!" ancam Devano.
"Haha anda pikir saya takut dengan ancaman anda itu? Saya Adrian Bagaskara tidak pernah takut pada siapapun apalagi anda yang hanya bisa mengancam!" ujar Adrian.
"Hey, saya pastikan anda akan mengalami kehancuran yang sangat besar..!! Camkan itu!" ucap Devano.
Devano berjalan pergi dari mobil Adrian dan menuju mobilnya, sementara Adrian tak memperdulikan perkataan Devano barusan.
"Dasar mesum, anda tidak akan pernah bisa mendapatkan Shella.. Karena sekarang saya sudah punya Nadya yang bisa diandalkan!" gumam Adrian.
Adrian pun menyalakan mobilnya lalu menginjak pedal gas dan pergi.
...•••...
Sadam mengajak Laila ke tempat favoritnya, ya mana lagi kalau bukan PIK.. ya tempat itu recommended banget guys buat kalian yang mau jalan-jalan..!! Anjay jadi promo🤣🤣
"Dam, gue mau nanya deh.." ucap Laila.
"Nanya apa?" ujar Sadam.
"Kenapa dulu lu selingkuh dari Shella? Padahal Shella itu cantik loh, dia aja idaman laki-laki di kampus!" tanya Laila.
"Ya ampun Laila ngapain sih lu bahas Shella lagi??!! Dia itu udah jadi masa lalu gue, dan gue udah susah payah buat lupain dia! Eh lu malah ingetin lagi," ujar Sadam.
"Maaf Dam gue gak bermaksud.. Gua cuma kepo aja gitu," ucap Laila.
"Bilang aja lu takut gua selingkuhin kan? Tenang aja Laila gua udah berubah kok, gua gak bakal kayak gitu lagi!" ujar Sadam.
"Iya gue percaya kok, yaudah gue mau lihat sunset deh Dam.." ucap Laila.
__ADS_1
"Ok kita kesana yuk!" ujar Sadam.
Sadam merangkul pundak Laila dan mereka pun berjalan sambil bergandengan juga.
...•••...
Bimo datang lagi ke rumah Zara, dia masih ingin melihat Zara walau dari jauh.
Tak lama kemudian, Zara keluar dengan pakaian rapih dan berdiri di depan pagar sambil bermain ponsel.
"Zara akhirnya kamu keluar juga, aku seneng banget bisa lihat kamu lagi walau cuma dari sini.." batin Bimo.
Lalu, sebuah mobil berhenti tepat di depan Zara.. ya itulah mobil milik David yang ingin menjemput Zara.
Terlihat juga David turun dari mobilnya dan langsung memeluk Zara dengan erat, hal itu membuat hati Bimo sangat sakit.
"Kenapa Zar? Kenapa kamu tega lakuin ini ke aku? Apa kamu tidak tahu kalau aku sangat mencintaimu??" batin Bimo.
Akhirnya Bimo memutuskan untuk pergi dari sana karena tak kuat melihat Zara & David bermesraan.
...•••...
Hari sudah mulai malam, Sadam mengantarkan Laila pulang ke rumah.
"Makasih Dam udah bikin hari gue bahagia.." ucap Laila.
"Sama-sama Laila, besok-besok kalo lu mau gua bakal ajak lu lagi ke tempat lain.." ucap Sadam.
"Pasti mau dong gue kan seneng jalan-jalan!" ujar Laila.
"Haha yaudah lu masuk gih!" ucap Sadam.
"Lu gak jalan?" tanya Laila.
"Nanti kalo lu udah masuk, jadi gua bisa tenang perginya.." ucap Sadam.
"Ahaha lebay lu ah! Yaudah gue masuk ya, bye!" ucap Laila.
"Iya bye!" ucap Sadam.
Laila pun masuk ke dalam rumah, dan setelah itu Sadam langsung menancap gas motornya.
Laila langsung disambut Devano di ruang tamu..
"Wih wih ada yang lagi seneng nih kayaknya, kenapa sih? Pasti gara-gara cowok yang barusan nganter lu ya! Siapa sih itu?" ujar Devano.
"Hah? Jadi lu lihat gue dianter pacar gue tadi??" ujar Laila.
"Ohh itu pacar lu?? Gak nyangka gua ada juga yang mau sama lu.." ledek Devano.
"Ish ya ada lah gue kan cantik!" ujar Laila.
"Ahaha iyain aja dah biar lu makin seneng! Eh kenalin dong cowok lu ke gue, kalo bisa kita doble date nanti! Gua sama Shella, lu sama pacar lu.." ucap Devano.
"Ya nanti gue tanyain dulu ke dia mau apa enggak, udah ah gua capek mau ke kamar!" ujar Laila.
Laila pun menuju ke kamarnya untuk membersihkan tubuh nya..
"Mana mungkin gue ajak Sadam ketemu Shella.. yang ada dia bisa cinta lagi sama Shella nanti!" gumam Laila.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1